Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X
Penerapan Pertanian Berkelanjutan
Modul ajar (RPP) Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMK kelas X materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Penerapan Pertanian Berkelanjutan yang Anda cari? Materi Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Agribisnis Tanaman |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Penerapan Pertanian Berkelanjutan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman budidaya dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi tentang praktik pertanian berkelanjutan dari berbagai sumber untuk mengambil keputusan yang tepat. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan proyek pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mengembangkan ide-ide inovatif untuk solusi masalah pertanian berkelanjutan yang relevan dengan kondisi lokal.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Agribisnis Tanaman |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami prinsip-prinsip agribisnis tanaman, mengidentifikasi potensi dan tantangan sektor pertanian, serta menerapkan praktik budidaya tanaman yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pertanian berkelanjutan dapat dilihat dari contoh nyata seperti kebun organik tanpa pestisida kimia di sekitar kita. |
| Konseptual | Konsep inti pertanian berkelanjutan adalah mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi praktik budidaya tanaman secara berkelanjutan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dalam memilih metode pertanian yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar pertanian berkelanjutan dengan tepat.
- Setelah mengidentifikasi permasalahan, peserta didik dapat merancang proyek budidaya tanaman berbasis pertanian berkelanjutan secara runtut.
- Dengan bimbingan guru dan alat praktik, peserta didik dapat melaksanakan teknik budidaya tanaman berkelanjutan sesuai prosedur.
- Melalui observasi dan pencatatan, peserta didik dapat mengevaluasi hasil praktik budidaya tanaman berkelanjutan dengan kriteria yang jelas.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat dan tantangan penerapan pertanian berkelanjutan di lingkungan sekitar.
Pemahaman bermakna: Pertanian berkelanjutan bukan hanya tentang menghasilkan panen, tetapi juga menjaga kesehatan tanah, air, dan keanekaragaman hayati untuk masa depan yang lebih baik.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa terus menanam pangan tanpa merusak bumi yang kita tinggali?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Mempelajari siklus hidup tanaman, jenis-jenis hama dan penyakit, serta ekosistem pertanian. Kimia: Memahami komposisi tanah, fungsi unsur hara, dan proses pembuatan pupuk organik. Ekonomi: Menganalisis nilai ekonomi produk pertanian berkelanjutan dan potensi pasar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Sekolah dapat menjalin kemitraan dengan petani lokal atau komunitas pertanian organik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman praktik pertanian berkelanjutan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Area kebun sekolah atau lahan kosong di sekitar sekolah dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup untuk praktik budidaya tanaman berkelanjutan yang aman dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat memanfaatkan aplikasi pertanian digital untuk memantau kondisi tanaman, mencari informasi pupuk organik, atau berbagi hasil proyek melalui media sosial. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar pertanian berkelanjutan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Pertanian: Guru menampilkan gambar-gambar terkait pertanian (misal: sawah, pupuk, traktor). Peserta didik menebak dan menjelaskan keterkaitannya dengan pertanian berkelanjutan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan alat praktik, peserta didik dapat melaksanakan teknik budidaya tanaman berkelanjutan sesuai prosedur. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Kata Berantai Tanaman: Guru menyebut satu kata terkait tanaman (misal: 'pupuk'). Peserta didik selanjutnya menyebut kata lain yang berhubungan (misal: 'kompos'), dan seterusnya, tanpa mengulang kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui observasi dan pencatatan, peserta didik dapat mengevaluasi hasil praktik budidaya tanaman berkelanjutan dengan kriteria yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Manfaat Tanaman: Guru menyebut nama tanaman (misal: 'padi'). Peserta didik secara bergantian menyebutkan manfaatnya bagi manusia dan lingkungan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang proyek budidaya tanaman berkelanjutan secara sistematis.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, penggaris, spidol warna, lembar kerja
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang kondisi lahan pertanian yang berbeda, lalu diskusikan potensi dan masalahnya dalam kelompok.
- Pilih satu jenis tanaman yang cocok dibudidayakan di lingkungan sekolah dan jelaskan alasannya.
- Buatlah desain denah lahan atau media tanam yang akan digunakan untuk proyek budidaya kalian.
- Identifikasi bahan dan alat yang diperlukan, serta sumber daya manusia yang terlibat dalam proyek.
- Susun jadwal kegiatan proyek dari persiapan hingga panen, lengkap dengan penanggung jawabnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pertanian?
- Menurutmu, apa itu lingkungan yang sehat?
- Sebutkan dua contoh tanaman yang biasa kamu lihat!
- Bagaimana cara kita merawat tanaman?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat merancang dan melaksanakan proyek budidaya tanaman berkelanjutan, serta penilaian partisipasi diskusi.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan proyek dan presentasi hasil budidaya tanaman berkelanjutan, serta tes tertulis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar pertanian berkelanjutan | Konsep pertanian berkelanjutan, prinsip-prinsip, dan contoh praktik. | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Merancang proyek budidaya tanaman berbasis pertanian berkelanjutan | Identifikasi masalah, perencanaan proyek (jenis tanaman, media, pupuk, irigasi). | 4 JP | kolaborasi, kreativitas |
| 3 | Melaksanakan dan mengevaluasi teknik budidaya tanaman berkelanjutan | Praktik budidaya, observasi, pencatatan, analisis, pelaporan, presentasi. | 4 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
Pertanian berkelanjutan adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan kita tanpa merusak bumi. Modul ini akan membimbing Anda memahami prinsip-prinsip penting dan menerapkan praktik budidaya tanaman yang ramah lingkungan, menciptakan masa depan pertanian yang lebih hijau dan produktif untuk semua.
1. Pengertian Pertanian Berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan adalah sistem pertanian yang mengelola sumber daya alam secara efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan serat manusia saat ini, tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Ini mencakup aspek lingkungan (menjaga kualitas tanah dan air), sosial (keadilan bagi petani dan masyarakat), dan ekonomi (kelayakan usaha tani). Tujuannya adalah menciptakan sistem pangan yang tangguh, efisien, dan adil. Konsep ini menekankan pada keseimbangan ekologi dan tanggung jawab sosial.
2. Prinsip-prinsip Pertanian Berkelanjutan
Ada beberapa prinsip utama dalam pertanian berkelanjutan. Pertama, pengelolaan sumber daya alam yang efisien, termasuk konservasi tanah dan air. Kedua, perlindungan keanekaragaman hayati dengan menghindari monokultur dan mendukung ekosistem alami. Ketiga, pengurangan penggunaan input eksternal seperti pupuk dan pestisida kimia, diganti dengan praktik organik. Keempat, integrasi sistem pertanian, seperti pertanian terpadu. Kelima, peningkatan kualitas hidup petani dan masyarakat pedesaan. Prinsip-prinsip ini saling terkait untuk mencapai tujuan keberlanjutan.
3. Teknik Budidaya Tanaman Berkelanjutan
Beberapa teknik budidaya yang mendukung pertanian berkelanjutan meliputi rotasi tanaman untuk menjaga kesuburan tanah dan mengendalikan hama. Penggunaan pupuk organik dan kompos menggantikan pupuk kimia sintetis. Pengendalian hama dan penyakit terpadu (PHT) yang meminimalkan penggunaan pestisida. Konservasi air melalui irigasi tetes atau penampungan air hujan. Selain itu, pemilihan varietas tanaman lokal yang adaptif terhadap lingkungan setempat juga menjadi bagian penting dalam praktik ini. Penerapan teknik ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang ekosistem lokal.
4. Manfaat Pertanian Berkelanjutan
Penerapan pertanian berkelanjutan membawa banyak manfaat. Dari sisi lingkungan, dapat meningkatkan kesuburan tanah, menjaga kualitas air, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan melestarikan keanekaragaman hayati. Secara ekonomi, dapat mengurangi biaya produksi jangka panjang, meningkatkan nilai jual produk organik, dan menciptakan lapangan kerja lokal. Dari sisi sosial, dapat meningkatkan kesehatan konsumen, memberdayakan petani, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Manfaat ini menjadikannya pilihan strategis untuk masa depan.
5. Tantangan Penerapan di Indonesia
Penerapan pertanian berkelanjutan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan modal dan pengetahuan petani, ketersediaan pupuk organik yang belum merata, serta masih tingginya ketergantungan pada input kimia. Selain itu, perubahan iklim dan konversi lahan pertanian juga menjadi hambatan. Namun, dengan dukungan pemerintah, riset, dan edukasi, serta kolaborasi antarpihak, tantangan ini dapat diatasi. Peningkatan kesadaran masyarakat juga penting untuk mendukung transisi menuju pertanian berkelanjutan.
6. Peran Generasi Muda dalam Pertanian Berkelanjutan
Generasi muda memiliki peran krusial dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan. Dengan semangat inovasi dan penguasaan teknologi, mereka dapat menciptakan solusi cerdas untuk masalah pertanian, seperti pengembangan aplikasi pemantau tanaman atau teknik budidaya urban. Edukasi dan advokasi tentang pentingnya pertanian berkelanjutan juga dapat disebarkan melalui media sosial. Keterlibatan aktif dalam praktik langsung, seperti berkebun di sekolah atau komunitas, akan menumbuhkan kesadaran dan keterampilan yang dibutuhkan untuk masa depan pertanian yang lebih baik.
Rangkuman: Pertanian berkelanjutan adalah pendekatan holistik untuk menghasilkan pangan secara bertanggung jawab, menjaga lingkungan, dan menyejahterakan masyarakat. Dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti konservasi sumber daya, penggunaan input organik, dan perlindungan keanekaragaman hayati, kita dapat membangun sistem pangan yang tangguh. Meskipun ada tantangan, peran aktif generasi muda dan inovasi teknologi akan menjadi kunci keberhasilan pertanian berkelanjutan di masa depan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Agribisnis | Usaha yang berkaitan dengan produksi dan distribusi hasil pertanian. |
| Konservasi | Upaya perlindungan dan pelestarian sumber daya alam. |
| Kompos | Pupuk organik yang berasal dari pelapukan bahan-bahan organik. |
| PHT | Pengendalian Hama Terpadu, pendekatan ekologis untuk mengelola hama. |
| Monokultur | Sistem budidaya satu jenis tanaman secara terus-menerus di lahan yang sama. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penerapan Pertanian Berkelanjutan" mata pelajaran Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Proses Bisnis secara Menyeluruh di Bidang Agribisnis TanamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerkembangan Teknologi Produksi Tanaman dan Isu-Isu GlobalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProfil Entrepreneur, Job Profile, dan Peluang Usaha Bidang Agribisnis TanamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPembiakan Tanaman secara Generatif dan VegetatifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Penyiapan Lahan dan Persiapan TanamBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemeliharaan Tanaman: Pengairan, Pemupukan, dan Pengendalian OPTBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPanen dan Penanganan PascapanenBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengemasan dan Distribusi Produk Hasil PanenBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman lain yang sudah tersedia
Pertanian BerkelanjutanDasar-Dasar Agribisnis Tanaman Kelas X SMKisu-isu global terkait dengan lingkungan dan pengelolaan limbah pertanianDasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan pada Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMK, Fase E, elemen Agribisnis Tanaman.
Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini gratis?
Ya. Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penerapan Pertanian Berkelanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penerapan Pertanian Berkelanjutan untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penerapan Pertanian Berkelanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.