SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X
Penerapan Pertanian Berkelanjutan

Modul ajar (RPP) Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMK kelas X materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Sampul modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pertanian berkelanjutan adalah pendekatan holistik untuk menghasilkan pangan secara bertanggung jawab, menjaga lingkungan, dan menyejahterakan masyarakat. Dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti konservasi sumber daya, penggunaan input organik, dan perlindungan keanekaragaman hayati, kita dapat membangun sistem pangan yang tangguh. Meskipun ada tantangan, peran aktif generasi muda dan inovasi teknologi akan menjadi kunci keberhasilan pertanian berkelanjutan di masa depan.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Penerapan Pertanian Berkelanjutan
Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Penerapan Pertanian Berkelanjutan
Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Agribisnis Tanaman
Fase / KelasE / X
Materi PokokPenerapan Pertanian Berkelanjutan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman budidaya dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi tentang praktik pertanian berkelanjutan dari berbagai sumber untuk mengambil keputusan yang tepat.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan proyek pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mengembangkan ide-ide inovatif untuk solusi masalah pertanian berkelanjutan yang relevan dengan kondisi lokal.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainAgribisnis Tanaman
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami prinsip-prinsip agribisnis tanaman, mengidentifikasi potensi dan tantangan sektor pertanian, serta menerapkan praktik budidaya tanaman yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPertanian berkelanjutan dapat dilihat dari contoh nyata seperti kebun organik tanpa pestisida kimia di sekitar kita.
KonseptualKonsep inti pertanian berkelanjutan adalah mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi praktik budidaya tanaman secara berkelanjutan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dalam memilih metode pertanian yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar pertanian berkelanjutan dengan tepat.
  2. Setelah mengidentifikasi permasalahan, peserta didik dapat merancang proyek budidaya tanaman berbasis pertanian berkelanjutan secara runtut.
  3. Dengan bimbingan guru dan alat praktik, peserta didik dapat melaksanakan teknik budidaya tanaman berkelanjutan sesuai prosedur.
  4. Melalui observasi dan pencatatan, peserta didik dapat mengevaluasi hasil praktik budidaya tanaman berkelanjutan dengan kriteria yang jelas.
  5. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat dan tantangan penerapan pertanian berkelanjutan di lingkungan sekitar.
Halaman 2 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pertanian berkelanjutan bukan hanya tentang menghasilkan panen, tetapi juga menjaga kesehatan tanah, air, dan keanekaragaman hayati untuk masa depan yang lebih baik.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa terus menanam pangan tanpa merusak bumi yang kita tinggali?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Mempelajari siklus hidup tanaman, jenis-jenis hama dan penyakit, serta ekosistem pertanian.
Kimia: Memahami komposisi tanah, fungsi unsur hara, dan proses pembuatan pupuk organik.
Ekonomi: Menganalisis nilai ekonomi produk pertanian berkelanjutan dan potensi pasar.
Kemitraan PembelajaranSekolah dapat menjalin kemitraan dengan petani lokal atau komunitas pertanian organik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman praktik pertanian berkelanjutan.
Lingkungan PembelajaranArea kebun sekolah atau lahan kosong di sekitar sekolah dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup untuk praktik budidaya tanaman berkelanjutan yang aman dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat memanfaatkan aplikasi pertanian digital untuk memantau kondisi tanaman, mencari informasi pupuk organik, atau berbagi hasil proyek melalui media sosial.
Halaman 3 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar pertanian berkelanjutan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Gambar Pertanian: Guru menampilkan gambar-gambar terkait pertanian (misal: sawah, pupuk, traktor). Peserta didik menebak dan menjelaskan keterkaitannya dengan pertanian berkelanjutan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang dampak praktik pertanian konvensional dan bertanya 'Apa yang kalian rasakan setelah melihat video ini?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa terus menanam pangan tanpa merusak bumi yang kita tinggali?' untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merumuskan pertanyaan esensial 'Bagaimana kita dapat menerapkan pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah kita?'.
  2. Guru menugaskan peserta didik secara berkelompok untuk mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) mengenai pengertian, prinsip, dan contoh praktik pertanian berkelanjutan.
  3. Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi permasalahan pertanian yang relevan di lingkungan sekitar sekolah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok merancang sebuah proyek budidaya tanaman yang menerapkan prinsip pertanian berkelanjutan, mencakup jenis tanaman, media tanam, pupuk, dan sistem irigasi.
  2. Peserta didik membuat proposal proyek sederhana yang berisi latar belakang, tujuan, metode pelaksanaan, dan estimasi kebutuhan bahan/alat.
  3. Guru memberikan umpan balik awal terhadap proposal proyek yang telah dibuat oleh masing-masing kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan proyek budidaya pertanian berkelanjutan mereka di depan kelas.
  2. Peserta didik lain memberikan masukan dan saran konstruktif terhadap presentasi kelompok penyaji.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang konsep pertanian berkelanjutan dan pentingnya perencanaan proyek yang matang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang konsep dan perencanaan proyek pertanian berkelanjutan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memotivasi untuk pertemuan selanjutnya.
  3. Guru memberikan tugas untuk mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan sesuai rancangan proyek, kemudian menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan alat praktik, peserta didik dapat melaksanakan teknik budidaya tanaman berkelanjutan sesuai prosedur.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Kata Berantai Tanaman: Guru menyebut satu kata terkait tanaman (misal: 'pupuk'). Peserta didik selanjutnya menyebut kata lain yang berhubungan (misal: 'kompos'), dan seterusnya, tanpa mengulang kata.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang rancangan proyek budidaya yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya dan menanyakan kesiapan bahan/alat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melaksanakan proyek budidaya dan mengingatkan pentingnya kerja sama tim.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok menyusun jadwal pelaksanaan proyek secara lebih detail, termasuk pembagian tugas dan target waktu untuk setiap tahapan.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk menyelaraskan jadwal dan memastikan semua anggota memahami perannya.
  3. Peserta didik mengidentifikasi potensi kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek dan merumuskan solusi alternatif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai melaksanakan proyek budidaya tanaman berkelanjutan di area praktik sekolah sesuai dengan rancangan dan jadwal yang telah disepakati.
  2. Setiap kelompok melakukan persiapan lahan/media tanam, penyemaian bibit, atau penanaman sesuai jenis tanaman proyek mereka.
  3. Guru secara aktif berkeliling membimbing, mengobservasi, dan memberikan arahan teknis kepada setiap kelompok selama praktik berlangsung.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Peserta didik dalam kelompok mendokumentasikan setiap tahapan pelaksanaan proyek, termasuk foto dan catatan kegiatan.
  2. Setiap kelompok melakukan refleksi singkat tentang progres kerja, kendala yang dihadapi, dan solusi yang diterapkan hari ini.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap pelaksanaan praktik dan mendorong peserta didik untuk terus menjaga komitmen tim.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kegiatan praktik yang telah dilakukan dan mengidentifikasi langkah selanjutnya.
  2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus merawat tanaman proyek mereka dan mengingatkan pentingnya konsistensi.
  3. Guru menyampaikan agenda untuk pertemuan berikutnya yaitu presentasi hasil proyek, kemudian menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui observasi dan pencatatan, peserta didik dapat mengevaluasi hasil praktik budidaya tanaman berkelanjutan dengan kriteria yang jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Manfaat Tanaman: Guru menyebut nama tanaman (misal: 'padi'). Peserta didik secara bergantian menyebutkan manfaatnya bagi manusia dan lingkungan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajak peserta didik meninjau kembali kondisi tanaman proyek mereka dan menanyakan 'Apa saja perkembangan yang kalian amati?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengevaluasi dan menyajikan hasil proyek serta pentingnya berbagi pengalaman.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok melakukan observasi dan pencatatan data terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman proyek mereka secara berkala.
  2. Peserta didik menganalisis data yang terkumpul untuk mengidentifikasi keberhasilan atau tantangan dalam penerapan teknik budidaya berkelanjutan.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengaitkan hasil pengamatan dengan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan yang telah dipelajari.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok menyusun laporan akhir proyek yang berisi latar belakang, tujuan, metode, hasil observasi, analisis, dan kesimpulan.
  2. Peserta didik menyiapkan media presentasi (misalnya poster, slide) yang menarik dan informatif untuk menyajikan hasil proyek mereka.
  3. Guru membimbing peserta didik dalam menyusun laporan dan presentasi agar sistematis dan mudah dipahami.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan laporan dan hasil proyek budidaya pertanian berkelanjutan mereka di depan kelas.
  2. Peserta didik dari kelompok lain memberikan pertanyaan, tanggapan, dan apresiasi terhadap presentasi yang disajikan.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengevaluasi keseluruhan proses dan hasil proyek, serta memberikan penguatan konsep.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang penerapan pertanian berkelanjutan dan capaian proyek masing-masing kelompok.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik, serta mendorong untuk terus berkarya.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa pemeliharaan berkelanjutan proyek di sekolah dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat merancang proyek budidaya tanaman berkelanjutan secara sistematis.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, penggaris, spidol warna, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang kondisi lahan pertanian yang berbeda, lalu diskusikan potensi dan masalahnya dalam kelompok.
  2. Pilih satu jenis tanaman yang cocok dibudidayakan di lingkungan sekolah dan jelaskan alasannya.
  3. Buatlah desain denah lahan atau media tanam yang akan digunakan untuk proyek budidaya kalian.
  4. Identifikasi bahan dan alat yang diperlukan, serta sumber daya manusia yang terlibat dalam proyek.
  5. Susun jadwal kegiatan proyek dari persiapan hingga panen, lengkap dengan penanggung jawabnya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pertanian?
  2. Menurutmu, apa itu lingkungan yang sehat?
  3. Sebutkan dua contoh tanaman yang biasa kamu lihat!
  4. Bagaimana cara kita merawat tanaman?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat merancang dan melaksanakan proyek budidaya tanaman berkelanjutan, serta penilaian partisipasi diskusi.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan proyek dan presentasi hasil budidaya tanaman berkelanjutan, serta tes tertulis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep dasar pertanian berkelanjutanKonsep pertanian berkelanjutan, prinsip-prinsip, dan contoh praktik.4 JPpenalaran kritis
2Merancang proyek budidaya tanaman berbasis pertanian berkelanjutanIdentifikasi masalah, perencanaan proyek (jenis tanaman, media, pupuk, irigasi).4 JPkolaborasi, kreativitas
3Melaksanakan dan mengevaluasi teknik budidaya tanaman berkelanjutanPraktik budidaya, observasi, pencatatan, analisis, pelaporan, presentasi.4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 9 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pertanian berkelanjutan adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan kita tanpa merusak bumi. Modul ini akan membimbing Anda memahami prinsip-prinsip penting dan menerapkan praktik budidaya tanaman yang ramah lingkungan, menciptakan masa depan pertanian yang lebih hijau dan produktif untuk semua.

1. Pengertian Pertanian Berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan adalah sistem pertanian yang mengelola sumber daya alam secara efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan serat manusia saat ini, tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Ini mencakup aspek lingkungan (menjaga kualitas tanah dan air), sosial (keadilan bagi petani dan masyarakat), dan ekonomi (kelayakan usaha tani). Tujuannya adalah menciptakan sistem pangan yang tangguh, efisien, dan adil. Konsep ini menekankan pada keseimbangan ekologi dan tanggung jawab sosial.

2. Prinsip-prinsip Pertanian Berkelanjutan
Ada beberapa prinsip utama dalam pertanian berkelanjutan. Pertama, pengelolaan sumber daya alam yang efisien, termasuk konservasi tanah dan air. Kedua, perlindungan keanekaragaman hayati dengan menghindari monokultur dan mendukung ekosistem alami. Ketiga, pengurangan penggunaan input eksternal seperti pupuk dan pestisida kimia, diganti dengan praktik organik. Keempat, integrasi sistem pertanian, seperti pertanian terpadu. Kelima, peningkatan kualitas hidup petani dan masyarakat pedesaan. Prinsip-prinsip ini saling terkait untuk mencapai tujuan keberlanjutan.

3. Teknik Budidaya Tanaman Berkelanjutan
Beberapa teknik budidaya yang mendukung pertanian berkelanjutan meliputi rotasi tanaman untuk menjaga kesuburan tanah dan mengendalikan hama. Penggunaan pupuk organik dan kompos menggantikan pupuk kimia sintetis. Pengendalian hama dan penyakit terpadu (PHT) yang meminimalkan penggunaan pestisida. Konservasi air melalui irigasi tetes atau penampungan air hujan. Selain itu, pemilihan varietas tanaman lokal yang adaptif terhadap lingkungan setempat juga menjadi bagian penting dalam praktik ini. Penerapan teknik ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang ekosistem lokal.

4. Manfaat Pertanian Berkelanjutan
Penerapan pertanian berkelanjutan membawa banyak manfaat. Dari sisi lingkungan, dapat meningkatkan kesuburan tanah, menjaga kualitas air, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan melestarikan keanekaragaman hayati. Secara ekonomi, dapat mengurangi biaya produksi jangka panjang, meningkatkan nilai jual produk organik, dan menciptakan lapangan kerja lokal. Dari sisi sosial, dapat meningkatkan kesehatan konsumen, memberdayakan petani, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Manfaat ini menjadikannya pilihan strategis untuk masa depan.

5. Tantangan Penerapan di Indonesia
Penerapan pertanian berkelanjutan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan modal dan pengetahuan petani, ketersediaan pupuk organik yang belum merata, serta masih tingginya ketergantungan pada input kimia. Selain itu, perubahan iklim dan konversi lahan pertanian juga menjadi hambatan. Namun, dengan dukungan pemerintah, riset, dan edukasi, serta kolaborasi antarpihak, tantangan ini dapat diatasi. Peningkatan kesadaran masyarakat juga penting untuk mendukung transisi menuju pertanian berkelanjutan.

6. Peran Generasi Muda dalam Pertanian Berkelanjutan
Generasi muda memiliki peran krusial dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan. Dengan semangat inovasi dan penguasaan teknologi, mereka dapat menciptakan solusi cerdas untuk masalah pertanian, seperti pengembangan aplikasi pemantau tanaman atau teknik budidaya urban. Edukasi dan advokasi tentang pentingnya pertanian berkelanjutan juga dapat disebarkan melalui media sosial. Keterlibatan aktif dalam praktik langsung, seperti berkebun di sekolah atau komunitas, akan menumbuhkan kesadaran dan keterampilan yang dibutuhkan untuk masa depan pertanian yang lebih baik.

Rangkuman: Pertanian berkelanjutan adalah pendekatan holistik untuk menghasilkan pangan secara bertanggung jawab, menjaga lingkungan, dan menyejahterakan masyarakat. Dengan menerapkan prinsip-prinsip seperti konservasi sumber daya, penggunaan input organik, dan perlindungan keanekaragaman hayati, kita dapat membangun sistem pangan yang tangguh. Meskipun ada tantangan, peran aktif generasi muda dan inovasi teknologi akan menjadi kunci keberhasilan pertanian berkelanjutan di masa depan.

Halaman 10 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AgribisnisUsaha yang berkaitan dengan produksi dan distribusi hasil pertanian.
KonservasiUpaya perlindungan dan pelestarian sumber daya alam.
KomposPupuk organik yang berasal dari pelapukan bahan-bahan organik.
PHTPengendalian Hama Terpadu, pendekatan ekologis untuk mengelola hama.
MonokulturSistem budidaya satu jenis tanaman secara terus-menerus di lahan yang sama.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Penerapan Pertanian Berkelanjutan" mata pelajaran Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Penerapan Pertanian Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XPeta Konsep
Penerapan Pertanian BerkelanjutanPengertian Pertanian BerkelanjutanPrinsip-prinsip Pertanian BerkelanjutanTeknik Budidaya Tanaman BerkelanjutanManfaat Pertanian BerkelanjutanTantangan Penerapan di Indonesia
Dari sub-bab Penerapan Pertanian BerkelanjutanHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Proses Bisnis secara Menyeluruh di Bidang Agribisnis Tanaman1Perkembangan Teknologi Produksi Tanaman dan Isu-Isu Global1Profil Entrepreneur, Job Profile, dan Peluang Usaha Bidang Agribisnis Tanaman1Pembiakan Tanaman secara Generatif dan Vegetatif2Penyiapan Lahan dan Persiapan Tanam…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDProses Bisnis secara Menyeluruh di Bidang Agribisnis TanamanPerkembangan Teknologi Produksi Tanaman dan Isu-Isu GlobalProfil Entrepreneur, Job Profile, dan Peluang Usaha Bidang Agribisnis TanamanPembiakan Tanaman secara Generatif dan Vegetatif
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan pada Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMK, Fase E, elemen Agribisnis Tanaman.

Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini gratis?

Ya. Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penerapan Pertanian Berkelanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penerapan Pertanian Berkelanjutan untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Penerapan Pertanian Berkelanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penerapan Pertanian Berkelanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Penerapan Pertanian Berkelanjutan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.