SMKKelas XFase ESemester 2

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X
Pascapanen dan Pemasaran

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pascapanen dan pemasaran adalah tahapan krusial dalam agribisnis. Penanganan pascapanen yang tepat, meliputi sortasi, grading, pencucian, pengeringan, pendinginan, dan pengemasan, bertujuan menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan produk. Sementara itu, strategi pemasaran yang efektif, dengan mempertimbangkan saluran distribusi, harga, dan promosi, akan meningkatkan nilai jual dan daya saing produk pertanian. Keduanya saling mendukung untuk mencapai keberhasilan agribisnis tanaman.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pascapanen dan Pemasaran
Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pascapanen dan Pemasaran
Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Agribisnis Tanaman
Fase / KelasE / X
Materi PokokPascapanen dan Pemasaran
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang budidaya tanaman dan jenis-jenis produk pertanian.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mampu menghasilkan ide-ide inovatif dalam penanganan pascapanen dan strategi pemasaran produk agribisnis tanaman.
  2. kolaborasi — elemen: kerja sama
    Peserta didik berinteraksi secara positif dan bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek pascapanen dan pemasaran.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik mengenali potensi diri dan situasi pasar untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pengembangan produk agribisnis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDasar-dasar Agribisnis Tanaman
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip-prinsip penanganan pascapanen, distribusi, dan pemasaran hasil tanaman serta mengelola limbah pertanian secara berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata kerusakan produk pertanian setelah panen dan fluktuasi harga di pasar tradisional.
KonseptualPrinsip utama yang dipelajari adalah pentingnya penanganan pascapanen untuk menjaga kualitas dan nilai jual produk serta strategi pemasaran yang efektif.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah sortasi, grading, pengemasan, dan teknik promosi produk pertanian.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan dan adaptasi terhadap perubahan pasar dalam menentukan keberhasilan agribisnis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati video kasus kerusakan hasil panen, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kerusakan pascapanen dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan berbagai teknik penanganan pascapanen untuk mempertahankan kualitas produk dengan benar.
  3. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis jalur distribusi dan strategi pemasaran produk pertanian yang efektif secara logis.
  4. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat melakukan sortasi dan grading produk hortikultura sesuai standar mutu dengan cermat.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang kemasan produk pertanian yang menarik dan fungsional berdasarkan karakteristik produk.
  6. Setelah presentasi proyek, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran produk pertanian yang telah dirancang dengan kriteria yang jelas.
Halaman 2 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Penanganan pascapanen yang tepat dan strategi pemasaran yang efektif adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk agribisnis tanaman di pasar.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa harga sayuran di pasar bisa jatuh drastis padahal panennya melimpah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuKewirausahaan: Peserta didik belajar mengembangkan ide produk, menentukan harga, dan strategi promosi untuk memasarkan hasil pertanian.
Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun teks promosi, label produk, dan presentasi hasil proyek dengan bahasa yang efektif dan menarik.
Seni Budaya: Peserta didik merancang desain kemasan produk pertanian yang estetis dan memiliki nilai jual.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas petani dapat berbagi pengalaman tentang tantangan pascapanen dan pemasaran produk pertanian di daerah mereka.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan lahan sekolah atau kebun percobaan untuk praktik penanganan pascapanen dan simulasi pemasaran langsung produk pertanian.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil analisis, mencari informasi pemasaran online, dan membuat desain kemasan digital.
Halaman 3 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati video kasus kerusakan hasil panen, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kerusakan pascapanen dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Kata Pertanian: Guru menyebutkan ciri-ciri produk pertanian atau masalah pascapanen, peserta didik menebak kata yang dimaksud secara cepat dan tepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik atau keluarga terkait hasil panen yang rusak atau tidak laku dijual, lalu mengaitkannya dengan pentingnya penanganan pascapanen.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa produk pertanian yang sudah dipanen seringkali cepat rusak atau busuk?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kerusakan hasil panen (misalnya tomat busuk, cabai layu) di pasar atau gudang penyimpanan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi studi kasus kerusakan pascapanen.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan, faktor-faktor penyebab (biotik dan abiotik), serta dampaknya terhadap nilai jual produk berdasarkan video dan LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merumuskan daftar faktor penyebab kerusakan pascapanen dan menyajikannya dalam bentuk mind map atau daftar poin-poin penting di kertas plano.
  2. Peserta didik mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital yang relevan untuk memperkuat analisis mereka.
  3. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan temuan faktor-faktor penyebab kerusakan pascapanen.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi kelompok penyaji.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil identifikasi dan presentasi setiap kelompok, meluruskan konsep yang kurang tepat.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang berbagai faktor yang menyebabkan kerusakan pascapanen dan pentingnya penanganan awal yang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting tentang faktor penyebab kerusakan pascapanen.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama dalam diskusi.
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa observasi singkat di lingkungan sekitar terkait penanganan pascapanen sederhana dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan berbagai teknik penanganan pascapanen untuk mempertahankan kualitas produk dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Rantai Kata: Guru menyebutkan satu kata terkait pascapanen (misal: 'sortasi'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan (misal: 'grading'), dan seterusnya secara berantai.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali hasil identifikasi faktor kerusakan pascapanen dari pertemuan sebelumnya dan bertanya, 'Bagaimana cara kita mencegah kerusakan-kerusakan itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Teknik apa saja yang bisa kita terapkan agar produk pertanian tetap segar dan berkualitas setelah dipanen?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar atau video teknik penanganan pascapanen (misalnya pencucian, pengeringan, pendinginan, pengemasan sederhana) pada produk hortikultura.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengamati gambar/video dan mencatat teknik-teknik yang mereka lihat, serta pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak mereka.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dibagi dalam kelompok dan setiap kelompok diberikan beberapa jenis produk pertanian (misalnya cabai, tomat, kentang) dan diminta untuk mengidentifikasi karakteristik fisik produk tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan teknik penanganan pascapanen yang paling sesuai untuk masing-masing produk yang diamati, mempertimbangkan karakteristik dan tujuan penyimpanan atau pemasaran.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil diskusinya dengan informasi dari buku teks atau sumber belajar lain mengenai teknik penanganan pascapanen yang direkomendasikan.
  3. Peserta didik membuat infografis sederhana atau poster tentang 'Teknik Penanganan Pascapanen untuk Produk X' (sesuai produk yang mereka amati) yang berisi langkah-langkah dan manfaatnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan infografisnya dan menjelaskan teknik penanganan pascapanen yang telah mereka identifikasi dan pelajari.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan hasil infografis peserta didik, mengklarifikasi jika ada kesalahpahaman.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya pemilihan teknik penanganan pascapanen yang tepat untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan produk.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum berbagai teknik penanganan pascapanen yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik dalam membuat infografis dan partisipasi aktif mereka.
  3. Guru menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan fokus pada praktik sortasi dan grading, serta memberikan tugas untuk mencari contoh kemasan produk pertanian di pasaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Pascapanen Tanaman!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi faktor penyebab kerusakan pascapanen dan teknik penanganannya.

Alat & bahan: Alat tulis, buku catatan, akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar5. Pemisahan produk berdasarkanada/tidaknya cacat ataukerusakan.6. Proses pernapasan padatumbuhan yang menghasilkanenergi dan melepaskan CO2.Menurun1. Kegiatan setelah panen hinggaproduk siap dikonsumsi/diolah.2. Mudah rusak atau busuk.3. Penyaluran produk dariprodusen ke konsumen.4. Pengelompokan produkberdasarkan standar mutu(ukuran, warna, dll.).
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati 1 yang menunjukkan berbagai kondisi produk pertanian. Identifikasi masalah yang terjadi pada setiap produk.
  3. Diskusikan dalam kelompok, faktor-faktor apa saja yang mungkin menyebabkan kondisi tersebut.
  4. Carilah informasi mengenai teknik penanganan pascapanen yang dapat mencegah atau mengurangi masalah tersebut.
  5. Isi tabel pengamatan dengan hasil identifikasi dan diskusi kelompokmu.
  6. Jawab pertanyaan refleksi di akhir lembar kerja.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang 'pascapanen'?
  2. Menurutmu, mengapa produk pertanian seringkali cepat rusak setelah dipanen?
  3. Pernahkah kamu melihat produk pertanian yang dikemas dengan menarik? Produk apa itu?
  4. Bagaimana cara petani menjual hasil panennya?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi hasil identifikasi, dan praktik sortasi/grading.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian proyek akhir berupa laporan perencanaan pemasaran produk pertanian.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi faktor penyebab kerusakan pascapanen.Faktor penyebab kerusakan pascapanen.4 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan berbagai teknik penanganan pascapanen.Teknik sortasi, grading, pencucian, pengeringan, penyimpanan.4 JPkreativitas
3Melakukan sortasi dan grading produk hortikultura.Praktik sortasi dan grading produk hortikultura.4 JPkemandirian
Halaman 8 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Penanganan pascapanen dan pemasaran adalah dua aspek krusial dalam agribisnis tanaman yang seringkali diabaikan. Setelah panen, produk pertanian sangat rentan terhadap kerusakan yang dapat menurunkan kualitas dan nilai jualnya. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjaga kesegaran dan memperpanjang masa simpan produk, serta strategi pemasaran yang efektif agar produk sampai ke tangan konsumen dengan nilai optimal.

1. Pengertian Pascapanen dan Kerusakan
Pascapanen merujuk pada serangkaian kegiatan yang dilakukan setelah produk pertanian dipanen hingga siap dikonsumsi atau diolah lebih lanjut. Tahapan ini sangat penting karena produk pertanian bersifat mudah rusak (perishable). Kerusakan pascapanen dapat disebabkan oleh faktor fisik (memar, pecah), biologis (serangan hama penyakit), kimia (perubahan komposisi), dan fisiologis (respirasi, transpirasi). Contoh kerusakan umum meliputi pembusukan pada buah, layu pada sayuran daun, atau perkecambahan dini pada umbi-umbian.

2. Tujuan dan Prinsip Penanganan Pascapanen
Tujuan utama penanganan pascapanen adalah mempertahankan kualitas, memperpanjang masa simpan, mengurangi kehilangan hasil, dan meningkatkan nilai jual produk. Prinsip dasar yang harus diperhatikan meliputi kecepatan penanganan, kebersihan, suhu yang tepat, kelembaban yang sesuai, dan perlindungan dari kerusakan mekanis. Penerapan prinsip ini akan sangat membantu menjaga integritas produk dari lapangan hingga ke konsumen akhir.

3. Teknik Sortasi dan Grading
Sortasi adalah proses pemisahan produk berdasarkan ada tidaknya cacat, kerusakan, atau benda asing. Produk yang rusak parah atau tidak layak konsumsi harus dipisahkan. Grading adalah pengelompokan produk berdasarkan standar mutu tertentu, seperti ukuran, bentuk, warna, kematangan, atau berat. Misalnya, cabai dapat digrading menjadi 'super', 'grade A', dan 'grade B'. Kedua teknik ini bertujuan untuk menyeragamkan kualitas produk sehingga lebih menarik bagi pembeli dan memiliki harga jual yang stabil.

4. Pencucian dan Pengeringan
Pencucian dilakukan untuk menghilangkan kotoran, residu pestisida, atau mikroorganisme pada permukaan produk. Air yang digunakan harus bersih dan bebas kontaminan. Setelah dicuci, produk perlu dikeringkan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri, terutama jika akan disimpan dalam waktu lama. Pengeringan dapat dilakukan secara alami (jemur matahari) atau buatan (menggunakan oven pengering) tergantung jenis produk dan skala produksi.

5. Pendinginan dan Penyimpanan
Pendinginan adalah salah satu cara paling efektif untuk memperlambat laju respirasi dan aktivitas mikroorganisme pada produk segar, sehingga memperpanjang masa simpannya. Produk seperti buah dan sayuran sering disimpan dalam ruang pendingin (cold storage) atau lemari es. Suhu dan kelembaban harus diatur sesuai dengan karakteristik spesifik masing-masing produk untuk mencegah kerusakan dingin atau kekeringan.

6. Pengemasan Produk Pertanian
Pengemasan berfungsi melindungi produk dari kerusakan fisik, kimia, dan biologis selama transportasi dan penyimpanan. Selain itu, kemasan juga menjadi media informasi dan promosi. Bahan kemasan bervariasi dari karung, kotak karton, hingga plastik vakum, disesuaikan dengan jenis produk. Desain kemasan yang menarik dan informatif dapat meningkatkan daya saing produk di pasaran.

7. Distribusi dan Saluran Pemasaran
Distribusi adalah proses penyaluran produk dari produsen ke konsumen. Saluran pemasaran dapat bervariasi, mulai dari penjualan langsung ke konsumen, melalui pedagang pengumpul, pengecer, hingga supermarket. Pemilihan saluran distribusi yang tepat sangat mempengaruhi efisiensi dan jangkauan pasar. Pertimbangan dalam memilih saluran meliputi jenis produk, target pasar, biaya, dan kontrol yang diinginkan.

8. Strategi Pemasaran Produk Agribisnis
Strategi pemasaran meliputi penentuan harga, promosi, dan tempat penjualan. Harga harus kompetitif namun tetap memberikan keuntungan. Promosi dapat dilakukan melalui media sosial, pameran, atau kemitraan. Pemilihan tempat penjualan yang strategis akan memudahkan konsumen mengakses produk. Pemasaran digital juga menjadi sangat penting untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan brand awareness produk pertanian.

Rangkuman: Pascapanen dan pemasaran adalah tahapan krusial dalam agribisnis. Penanganan pascapanen yang tepat, meliputi sortasi, grading, pencucian, pengeringan, pendinginan, dan pengemasan, bertujuan menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan produk. Sementara itu, strategi pemasaran yang efektif, dengan mempertimbangkan saluran distribusi, harga, dan promosi, akan meningkatkan nilai jual dan daya saing produk pertanian. Keduanya saling mendukung untuk mencapai keberhasilan agribisnis tanaman.

Halaman 9 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PascapanenKegiatan setelah panen hingga produk siap dikonsumsi/diolah.
SortasiPemisahan produk berdasarkan ada/tidaknya cacat atau kerusakan.
GradingPengelompokan produk berdasarkan standar mutu (ukuran, warna, dll.).
PerishableMudah rusak atau busuk.
RespirasiProses pernapasan pada tumbuhan yang menghasilkan energi dan melepaskan CO2.
TranspirasiProses pelepasan uap air dari permukaan tumbuhan.
Cold storageRuang penyimpanan berpendingin untuk produk segar.
DistribusiPenyaluran produk dari produsen ke konsumen.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pascapanen dan Pemasaran" mata pelajaran Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pascapanen dan Pemasaran — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pascapanen dan Pemasaran ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XPeta Konsep
Pascapanen dan PemasaranPengertian Pascapanen dan KerusakanTujuan dan Prinsip Penanganan PascapanenTeknik Sortasi dan GradingPencucian dan PengeringanPendinginan dan Penyimpanan
Dari sub-bab Pascapanen dan PemasaranHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Agribisnis Tanaman · Kelas XProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pascapanen dan Pemasaran yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pascapanen dan Pemasaran pada Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Agribisnis Tanaman.

Modul Pascapanen dan Pemasaran ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman materi Pascapanen dan Pemasaran ini gratis?

Ya. Modul Pascapanen dan Pemasaran untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pascapanen dan Pemasaran ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pascapanen dan Pemasaran ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pascapanen dan Pemasaran dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pascapanen dan Pemasaran ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pascapanen dan Pemasaran tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pascapanen dan Pemasaran untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pascapanen dan Pemasaran ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pascapanen dan Pemasaran beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pascapanen dan Pemasaran disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.