Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X
K3LH dan Budaya Kerja Industri
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | K3LH dan Budaya Kerja Industri |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis Menyeluruh Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu memahami K3LH dan budaya kerja industri, mengidentifikasi potensi bahaya, serta menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja dalam lingkungan kerja teknik jaringan komputer dan telekomunikasi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kecelakaan kerja sering terjadi akibat kelalaian dalam menerapkan K3LH, seperti tersengat listrik saat instalasi jaringan atau terjatuh karena lantai licin. |
| Konseptual | K3LH mencakup keselamatan kerja, kesehatan kerja, dan lingkungan hidup yang bertujuan menciptakan tempat kerja aman, sehat, dan nyaman untuk meningkatkan produktivitas. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah identifikasi risiko, penggunaan APD, penanganan limbah, serta penerapan etika dan budaya kerja industri. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya proaktif dalam menjaga keselamatan diri dan orang lain di lingkungan kerja serta dampak positif dari budaya kerja yang baik. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati video kasus kecelakaan kerja, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga potensi bahaya di lingkungan kerja Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi dengan tepat.
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pentingnya penerapan K3LH dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan argumentasi yang logis.
- Dengan menggunakan lembar observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang relevan untuk pekerjaan instalasi jaringan dengan benar.
- Setelah melakukan simulasi praktik penggunaan APD, peserta didik dapat menerapkan prosedur penggunaan APD dengan runtut dan sesuai standar keselamatan kerja.
- Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan rekomendasi perbaikan kondisi kerja yang tidak aman berdasarkan prinsip K3LH dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan K3LH serta budaya kerja industri bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi penting untuk keselamatan diri, kesehatan, dan keberlanjutan produktivitas dalam bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus selalu memikirkan keselamatan dan kesehatan sebelum memulai pekerjaan, terutama di bidang yang berhubungan dengan listrik dan perangkat keras?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam menyampaikan informasi K3LH dan menyusun laporan. Pendidikan Pancasila: Membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan bersama. Teknik Komputer dan Jaringan: Penerapan K3LH secara langsung dalam instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan perangkat jaringan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung pembelajaran dengan memastikan lingkungan belajar di rumah aman dan mendorong kebiasaan hidup sehat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan belajar fisik yang aman, bersih, dan tertata rapi di bengkel/laboratorium, serta platform digital untuk berbagi materi dan diskusi online. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial penggunaan APD, simulasi virtual identifikasi bahaya, dan platform kolaborasi online untuk diskusi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati video kasus kecelakaan kerja, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga potensi bahaya di lingkungan kerja Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menggunakan lembar observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang relevan untuk pekerjaan instalasi jaringan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja dan menentukan APD yang tepat untuk pencegahannya.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, gambar potensi bahaya
Langkah kerja:
- Tuliskan bagian tubuh yang dilindungi setiap APD pada tabel berikut, lalu tuliskan pekerjaan yang memerlukannya.
Alat pelindung diri (APD) Alat pelindung diri Bagian dilindungi Masker Penyumbat telinga Kacamata pengaman Helm pengaman Gambar 1. Tabel - Amati potensi bahaya kerja di bawah ini dengan seksama.
- Identifikasi minimal tiga potensi bahaya.
- Tuliskan jenis APD yang paling sesuai untuk mencegah setiap bahaya yang telah diidentifikasi.
- Jelaskan secara singkat mengapa APD tersebut penting digunakan dalam situasi tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah Anda tahu apa itu K3LH?
- Sebutkan minimal dua potensi bahaya yang mungkin terjadi di sekitar Anda!
- Menurut Anda, mengapa penting menggunakan helm saat naik motor?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan identifikasi bahaya, dan demonstrasi penggunaan APD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan jobsheet praktik identifikasi APD dan prosedur K3.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja TJKT | Identifikasi bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, psikologi | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis pentingnya penerapan K3LH | Manfaat K3LH, dampak kecelakaan kerja | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi dan menerapkan penggunaan APD | Jenis APD, prosedur penggunaan, perawatan APD | 2 JP | kesehatan |
| 4 | Menyajikan rekomendasi perbaikan kondisi kerja | Analisis studi kasus, solusi K3LH | 2 JP | kolaborasi |
Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) adalah aspek krusial dalam setiap bidang pekerjaan, tak terkecuali di Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). Memahami K3LH bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga membangun kesadaran untuk melindungi diri, rekan kerja, dan lingkungan dari berbagai risiko yang mungkin timbul. Modul ini akan membimbing Anda memahami dasar-dasar K3LH dan bagaimana menerapkannya dalam budaya kerja industri.
1. Pengertian dan Tujuan K3LH
K3LH adalah upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman, serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, dan pencemaran lingkungan. Tujuannya meliputi melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja, meningkatkan produktivitas kerja, memastikan setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di sekitar tempat kerja. K3LH menjadi fondasi penting dalam menciptakan budaya kerja yang positif dan berkelanjutan, terutama di industri yang memiliki risiko tinggi seperti TJKT.
2. Potensi Bahaya di Lingkungan TJKT
Lingkungan kerja Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi memiliki berbagai potensi bahaya. Bahaya fisik meliputi sengatan listrik, jatuh dari ketinggian saat instalasi, kebisingan, dan suhu ekstrem. Bahaya kimia bisa berasal dari bahan pembersih perangkat atau asap solder. Bahaya ergonomi muncul dari posisi kerja yang tidak benar atau penggunaan peralatan yang tidak sesuai. Bahaya psikologi dapat berupa stres akibat tekanan kerja. Identifikasi dini terhadap potensi bahaya ini sangat penting untuk merencanakan langkah pencegahan yang efektif dan meminimalkan risiko kecelakaan atau penyakit akibat kerja.
3. Alat Pelindung Diri (APD)
Alat Pelindung Diri (APD) adalah perlengkapan yang wajib digunakan oleh pekerja untuk melindungi diri dari bahaya atau risiko kecelakaan kerja. Contoh APD di bidang TJKT meliputi helm safety untuk melindungi kepala dari benturan, sarung tangan anti-listrik atau anti-panas, kacamata pengaman untuk melindungi mata dari percikan atau debu, sepatu safety untuk melindungi kaki dari benda tajam atau berat, serta rompi reflektif untuk meningkatkan visibilitas. Penggunaan APD harus sesuai standar, dirawat dengan baik, dan diperiksa secara berkala untuk memastikan efektivitas perlindungannya.
4. Prosedur Keselamatan Kerja
Prosedur keselamatan kerja merupakan langkah-langkah yang harus diikuti untuk melakukan suatu pekerjaan dengan aman. Ini mencakup identifikasi risiko sebelum memulai tugas, perencanaan kerja yang aman, penggunaan peralatan yang sesuai dan dalam kondisi baik, serta penanganan darurat. Misalnya, sebelum memasang kabel jaringan di ketinggian, pastikan menggunakan tangga yang stabil dan body harness. Selalu periksa kondisi alat sebelum digunakan dan laporkan jika ada kerusakan. Kepatuhan terhadap prosedur ini sangat penting untuk mencegah insiden dan memastikan lingkungan kerja yang aman bagi semua pihak yang terlibat.
5. Budaya Kerja Industri
Budaya kerja industri mencakup nilai, norma, kebiasaan, dan etika yang diterapkan dalam lingkungan kerja. Ini termasuk disiplin, tanggung jawab, inisiatif, kerja sama tim, komunikasi efektif, serta komitmen terhadap kualitas dan keselamatan. Dalam konteks TJKT, budaya kerja yang baik berarti selalu mengutamakan K3LH, menjaga kebersihan dan kerapian area kerja, menghargai waktu, serta proaktif dalam mencari solusi. Budaya ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil kerja, tetapi juga menciptakan lingkungan yang harmonis, produktif, dan minim risiko kecelakaan.
Rangkuman: K3LH dan Budaya Kerja Industri adalah pilar utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di bidang TJKT. Memahami potensi bahaya, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat, mengikuti prosedur keselamatan, serta menginternalisasi nilai-nilai budaya kerja seperti disiplin dan tanggung jawab, adalah kunci untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Dengan menerapkan K3LH secara konsisten, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga berkontribusi pada keberhasilan dan keberlanjutan industri secara keseluruhan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| K3LH | Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup. |
| APD | Alat Pelindung Diri. |
| Ergonomi | Ilmu tentang penyesuaian lingkungan kerja dengan manusia. |
| TJKT | Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "K3LH dan Budaya Kerja Industri" mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan K3LH dan Budaya Kerja Industri yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Proses Bisnis di Bidang Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerkembangan Teknologi di Bidang Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProfesi dan KewirausahaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Modul Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi lain yang sudah tersedia
Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan Budaya Kerja IndustriDasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X SMKCara Menggunakan Alat Ukur Jaringan Komputer dan Telekomunikasi sesuai SOP IndustriDasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X SMKDasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiDasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X SMKIP Address, Sistem TCP/IP, Sistem Layanan Jaringan, Sistem Keamanan JaringanDasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi K3LH dan Budaya Kerja Industri pada Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Menyeluruh Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
Modul K3LH dan Budaya Kerja Industri ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi materi K3LH dan Budaya Kerja Industri ini gratis?
Ya. Modul K3LH dan Budaya Kerja Industri untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar K3LH dan Budaya Kerja Industri ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul K3LH dan Budaya Kerja Industri ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan K3LH dan Budaya Kerja Industri dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul K3LH dan Budaya Kerja Industri ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi K3LH dan Budaya Kerja Industri tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas K3LH dan Budaya Kerja Industri untuk Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul K3LH dan Budaya Kerja Industri ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar K3LH dan Budaya Kerja Industri beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi K3LH dan Budaya Kerja Industri disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.