SMPKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP BAHASA SUNDA Kelas VII
Bahasa Sunda

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Modul ini memperkenalkan dasar-dasar Bahasa Sunda, meliputi unsur-unsur kalimat (jejer, caritaan, objek, katerangan) dan ragam bahasa loma serta lemes. Kamu juga belajar cara menyusun kalimat efektif dan menyimpulkan ide pokok serta informasi penting dari teks. Pemahaman ini penting untuk berkomunikasi dengan baik dan melestarikan budaya Sunda.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bahasa Sunda
BAHASA SUNDA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bahasa Sunda
BAHASA SUNDA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBAHASA SUNDA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokBahasa Sunda
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang kosakata sederhana dan ungkapan sehari-hari dalam bahasa Sunda.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis struktur kalimat dan penggunaan kata dalam berbagai konteks berbahasa Sunda untuk memahami makna.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan kalimat atau teks pendek berbahasa Sunda dengan ide-ide baru dan ungkapan yang menarik.
  3. komunikasi — elemen: Berkomunikasi secara efektif
    Peserta didik menyampaikan gagasan dan informasi dalam bahasa Sunda dengan jelas dan santun kepada teman sebaya dan guru.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami, menganalisis, dan memproduksi berbagai jenis teks dalam bahasa Sunda sesuai konteks dan kaidah kebahasaan, serta mengapresiasi nilai-nilai budaya Sunda.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini mencakup fakta-fakta tentang struktur kalimat, jenis-jenis kata, dan ragam bahasa dalam Bahasa Sunda.
KonseptualKonsep inti adalah penggunaan kaidah tata bahasa Sunda yang benar dalam berkomunikasi lisan maupun tulisan.
ProseduralPeserta didik akan belajar prosedur menyusun kalimat efektif dan membuat teks pendek berbahasa Sunda yang koheren.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berbahasa Sunda yang baik dan benar sebagai identitas budaya dan alat komunikasi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur kalimat dasar Bahasa Sunda (jejer, caritaan, objek, katerangan) dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan ragam bahasa Sunda (loma, lemes) dan penggunaannya dalam situasi yang berbeda secara runtut.
  3. Melalui latihan menulis, peserta didik dapat menyusun kalimat efektif berbahasa Sunda yang sesuai dengan konteks dan kaidah tata bahasa.
  4. Setelah membaca teks pendek, peserta didik dapat menyimpulkan ide pokok dan informasi penting dari teks berbahasa Sunda dengan akurat.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis ragam bahasa Sunda di depan kelas secara percaya diri.
  6. Melalui proyek sederhana, peserta didik dapat membuat teks deskripsi pendek berbahasa Sunda tentang objek di lingkungan sekitar dengan kreativitas.
Halaman 2 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menggunakan kaidah bahasa Sunda yang tepat tidak hanya membantu berkomunikasi secara efektif, tetapi juga melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menggunakan bahasa Sunda agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik dan tidak menyinggung perasaan orang lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial: Memahami ragam bahasa Sunda sebagai bagian dari kearifan lokal dan budaya masyarakat.
Seni Budaya: Menganalisis teks berbahasa Sunda yang mengandung unsur sastra daerah seperti dongeng atau puisi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik berlatih menggunakan bahasa Sunda di rumah dan menceritakan cerita rakyat Sunda.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai objek deskripsi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video percakapan berbahasa Sunda dan platform daring untuk mencari teks bacaan atau referensi kamus Sunda-Indonesia.
Halaman 3 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur kalimat dasar Bahasa Sunda (jejer, caritaan, objek, katerangan) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tepuk Kata Sunda: Guru menyebutkan kata dalam bahasa Sunda, peserta didik menepuk tangan jika kata tersebut dikenal dan menyebutkan artinya. Jika tidak tahu, mereka bertanya.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam menggunakan bahasa Sunda sehari-hari dan kesulitan yang dihadapi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur kalimat dasar Bahasa Sunda dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa penting bagi kita untuk memahami struktur kalimat yang baik dalam bahasa Sunda?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh kalimat berbahasa Sunda sederhana di papan tulis atau proyektor.
  2. Guru meminta peserta didik mengamati kalimat-kalimat tersebut dan mencoba mencari tahu apa saja bagian-bagian yang membentuk kalimat.
  3. Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang pengamatan awal peserta didik mengenai struktur kalimat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi daftar kalimat berbahasa Sunda dan instruksi untuk mengidentifikasi jejer (subjek), caritaan (predikat), objek, dan katerangan (keterangan) dari setiap kalimat.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi dan bekerja sama untuk mengisi LKPD, dengan bimbingan dari guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur kalimat dari LKPD di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan mengoreksi jika ada kesalahan.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang unsur-unsur kalimat dasar Bahasa Sunda (jejer, caritaan, objek, katerangan) dan fungsinya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali materi tentang unsur-unsur kalimat dasar Bahasa Sunda.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merefleksikan pentingnya memahami struktur kalimat.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari 5 contoh kalimat bahasa Sunda dari lingkungan sekitar dan menentukan unsur-unsurnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan ragam bahasa Sunda (loma, lemes) dan penggunaannya dalam situasi yang berbeda secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Rantai Kata Sunda: Peserta didik duduk melingkar. Satu orang memulai dengan menyebutkan kata Sunda, orang berikutnya menyebutkan kata Sunda lain yang berawalan huruf terakhir dari kata sebelumnya.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menanyakan kembali tugas rumah pertemuan sebelumnya dan membahas beberapa contoh kalimat yang ditemukan peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis ragam bahasa Sunda (loma, lemes) dan penggunaannya, serta pertanyaan pemantik: 'Apakah semua orang Sunda berbicara dengan cara yang sama dalam setiap situasi?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa video pendek atau rekaman audio percakapan dalam bahasa Sunda yang menunjukkan perbedaan penggunaan bahasa loma dan lemes dalam konteks yang berbeda (misalnya, percakapan dengan teman sebaya dan dengan orang tua).
  2. Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan perbedaan kata-kata dan intonasi yang digunakan dalam setiap percakapan.
  3. Identifikasi masalah: Peserta didik diminta mengidentifikasi apa saja perbedaan mencolok yang mereka temukan dari tayangan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pengumpulan data: Guru membagikan lembar kerja yang berisi tabel perbandingan kata-kata dalam bahasa loma dan lemes.
  2. Peserta didik secara berkelompok mencari dan menuliskan contoh kata-kata yang termasuk ragam loma dan lemes berdasarkan tayangan video dan pengetahuan awal mereka.
  3. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok menganalisis kapan dan kepada siapa ragam bahasa loma dan lemes tersebut digunakan, serta mencatat hasil analisisnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang perbedaan dan penggunaan ragam bahasa loma dan lemes, disertai contoh.
  2. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan secara bersama mengenai kaidah penggunaan ragam bahasa Sunda (loma dan lemes) yang tepat.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kesantunan berbahasa dalam budaya Sunda.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang ragam bahasa Sunda dan konteks penggunaannya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok dan mendorong peserta didik untuk terus berlatih menggunakan bahasa Sunda dengan santun.
  3. Guru memberikan tugas untuk membuat dialog singkat menggunakan ragam bahasa loma dan lemes, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKNgaguar Kalimah Sunda
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 35 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi unsur-unsur kalimat dasar Bahasa Sunda dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Bahasa Sunda adalah bagian tak terpisahkan dari identitas dan budaya Jawa Barat. Mempelajari bahasa ini bukan hanya tentang menghafal kata-kata, tetapi juga memahami cara berkomunikasi yang santun dan efektif.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, kamus Sunda-Indonesia (opsional)

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234567Mendatar3. Predikat atau tindakan/keadaandalam kalimat.5. Subjek atau pelaku dalamkalimat.6. Pihak yang dikenai tindakan.7. Ragam bahasa Sunda yangakrab/kasar.Menurun1. Keterangan tambahan (tempat,waktu, cara).2. Cerita pendek dalam bahasaSunda.4. Ragam bahasa Sunda yanghalus/sopan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati gambar di bawah ini dengan saksama dan perhatikan aktivitas yang terjadi.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu, buatlah 3 kalimat berbahasa Sunda yang menggambarkan aktivitas.
  4. Identifikasi jejer (subjek), caritaan (predikat), objek, dan katerangan (keterangan) dari setiap kalimat yang telah kamu buat.
  5. Tuliskan hasil identifikasi kelompokmu pada tabel yang tersedia.
  6. Siapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bisakah kamu menyebutkan 3 kata benda dalam bahasa Sunda?
  2. Apakah kamu pernah mendengar orang berbicara bahasa Sunda yang berbeda dalam situasi yang berbeda?
  3. Coba buat satu kalimat sederhana dalam bahasa Sunda!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek pembuatan teks deskripsi pendek berbahasa Sunda.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur kalimat dasar Bahasa SundaUnsur kalimat (jejer, caritaan, objek, katerangan)3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis perbedaan ragam bahasa Sunda (loma, lemes)Ragam bahasa Sunda (loma, lemes) dan penggunaannya3 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Menyusun kalimat efektif berbahasa SundaPenyusunan kalimat efektif3 JPkreativitas, komunikasi
4Menyimpulkan ide pokok dan informasi penting dari teks berbahasa SundaIde pokok dan informasi penting teks3 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bahasa Sunda adalah bagian tak terpisahkan dari identitas dan budaya Jawa Barat. Mempelajari bahasa ini bukan hanya tentang menghafal kata-kata, tetapi juga memahami cara berkomunikasi yang santun dan efektif. Modul ini akan membimbing kamu untuk menguasai dasar-dasar bahasa Sunda, mulai dari struktur kalimat hingga ragam bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Unsur-unsur Kalimat Dasar Bahasa Sunda
Kalimat dalam bahasa Sunda, seperti halnya bahasa lain, memiliki unsur-unsur pembentuknya. Unsur utama yang sering ditemukan adalah jejer (subjek), caritaan (predikat), objek, dan katerangan (keterangan). Jejer adalah pelaku atau pokok pembicaraan dalam kalimat. Caritaan adalah tindakan atau keadaan yang dilakukan oleh jejer. Objek adalah pihak yang dikenai tindakan oleh caritaan. Sementara itu, katerangan memberikan informasi tambahan tentang waktu, tempat, cara, atau tujuan. Contohnya, dalam kalimat 'Bapa nuju maca koran di tepas', 'Bapa' adalah jejer, 'nuju maca' adalah caritaan, 'koran' adalah objek, dan 'di tepas' adalah katerangan.

2. Ragam Bahasa Sunda: Loma dan Lemes
Bahasa Sunda memiliki kekayaan ragam bahasa yang disebut undak-usuk basa. Dua ragam yang paling umum adalah bahasa loma (kasar/akrab) dan bahasa lemes (halus). Bahasa loma digunakan untuk berbicara dengan teman sebaya, orang yang lebih muda, atau dalam suasana santai. Contoh kata loma: 'datang', 'dahareun', 'balik'. Sedangkan bahasa lemes digunakan untuk berbicara dengan orang yang lebih tua, dihormati, atau dalam situasi formal. Contoh kata lemes: 'sumping' (untuk datang), 'tuangeun' (untuk makanan), 'mulih' (untuk pulang). Pemilihan ragam bahasa sangat penting untuk menunjukkan rasa hormat dan kesantunan dalam berkomunikasi.

3. Menyusun Kalimat Efektif Bahasa Sunda
Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan gagasan atau pesan secara tepat, jelas, dan mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca. Untuk menyusun kalimat efektif dalam bahasa Sunda, perhatikan unsur-unsur kalimatnya agar lengkap dan berurutan. Hindari penggunaan kata yang berlebihan atau ambigu. Pastikan juga penggunaan ragam bahasa (loma atau lemes) sesuai dengan konteks dan lawan bicara. Contoh kalimat tidak efektif: 'Si Udin balik ti sakola jeung babaturanana.' (ambigu, siapa yang punya babaturan). Kalimat efektif: 'Si Udin mulih ti sakola sareng rerencanganana.' (lebih jelas dan santun).

4. Mengidentifikasi Ide Pokok Teks
Ide pokok adalah gagasan utama atau inti dari sebuah paragraf atau teks. Ide pokok biasanya terletak di awal, tengah, atau akhir paragraf, atau tersirat di seluruh paragraf. Untuk menemukan ide pokok, kamu bisa membaca teks secara keseluruhan, kemudian mencari kalimat utama yang menjadi dasar pengembangan paragraf. Setelah itu, ringkas kalimat utama tersebut menjadi satu inti gagasan. Misalnya, jika sebuah paragraf menceritakan tentang keindahan Gunung Tangkuban Parahu, ide pokoknya mungkin 'Keindahan alam Gunung Tangkuban Parahu'.

5. Menyimpulkan Informasi Penting Teks
Selain ide pokok, sebuah teks juga mengandung informasi penting yang mendukung atau menjelaskan ide pokok tersebut. Informasi penting bisa berupa fakta, contoh, deskripsi, atau detail-detail lain yang relevan. Cara menyimpulkan informasi penting adalah dengan membaca teks secara cermat, mengidentifikasi kata kunci, dan mencatat poin-poin penting yang menjawab pertanyaan seperti 'siapa', 'apa', 'kapan', 'di mana', 'mengapa', dan 'bagaimana'. Setelah itu, susun poin-poin tersebut menjadi ringkasan yang padat dan jelas dengan bahasamu sendiri.

6. Apresiasi Sastra Sunda
Bahasa Sunda kaya akan karya sastra seperti dongeng, carpon (carita pondok/cerpen), puisi, dan pupuh. Membaca dan mengapresiasi sastra Sunda dapat memperkaya kosakata dan pemahamanmu tentang budaya Sunda. Dongeng seringkali mengandung pesan moral atau kearifan lokal. Carpon menggambarkan kehidupan sehari-hari dengan berbagai konflik dan solusi. Puisi Sunda, seperti sajak, mengekspresikan perasaan dan pemikiran melalui pilihan kata yang indah. Melalui sastra, kamu bisa merasakan keindahan bahasa dan mendalami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Rangkuman: Modul ini memperkenalkan dasar-dasar Bahasa Sunda, meliputi unsur-unsur kalimat (jejer, caritaan, objek, katerangan) dan ragam bahasa loma serta lemes. Kamu juga belajar cara menyusun kalimat efektif dan menyimpulkan ide pokok serta informasi penting dari teks. Pemahaman ini penting untuk berkomunikasi dengan baik dan melestarikan budaya Sunda.

Halaman 9 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
JejerSubjek atau pelaku dalam kalimat.
CaritaanPredikat atau tindakan/keadaan dalam kalimat.
ObjekPihak yang dikenai tindakan.
KateranganKeterangan tambahan (tempat, waktu, cara).
LomaRagam bahasa Sunda yang akrab/kasar.
LemesRagam bahasa Sunda yang halus/sopan.
Undak-usuk BasaTingkatan atau ragam bahasa Sunda.
CarponCerita pendek dalam bahasa Sunda.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bahasa Sunda" mata pelajaran BAHASA SUNDA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bahasa Sunda — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bahasa Sunda ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIPeta Konsep
Bahasa SundaUnsur-unsur Kalimat Dasar Bahasa SundaRagam Bahasa Sunda: Loma dan LemesMenyusun Kalimat Efektif Bahasa SundaMengidentifikasi Ide Pokok TeksMenyimpulkan Informasi Penting Teks
Dari sub-bab Bahasa SundaHalaman 12
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar BAHASA SUNDA kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bahasa Sunda pada BAHASA SUNDA SMP, Fase D, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Bahasa Sunda ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bahasa Sunda untuk BAHASA SUNDA kelas VII.

Apakah modul ajar BAHASA SUNDA materi Bahasa Sunda ini gratis?

Ya. Modul Bahasa Sunda untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bahasa Sunda ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas BAHASA SUNDA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul BAHASA SUNDA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bahasa Sunda ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bahasa Sunda dapat Anda sesuaikan dengan murid BAHASA SUNDA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar BAHASA SUNDA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bahasa Sunda ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bahasa Sunda tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bahasa Sunda untuk BAHASA SUNDA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bahasa Sunda ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh BAHASA SUNDA kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bahasa Sunda beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap BAHASA SUNDA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul BAHASA SUNDA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Bahasa Sunda yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar BAHASA SUNDA SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.