SMPKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Bimbingan konseling Kelas VII
Motivasi Belajar

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang menggerakkan kita untuk belajar. Ada motivasi intrinsik (dari dalam diri) dan ekstrinsik (dari luar diri). Faktor seperti cita-cita, minat, lingkungan, dan dukungan sangat memengaruhi motivasi. Memahami dan mengelola motivasi sangat penting agar kamu lebih bersemangat, tekun, dan berhasil dalam mencapai tujuan belajarmu.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Motivasi Belajar
Bimbingan konseling · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Motivasi Belajar
Bimbingan konseling · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBimbingan konseling
Fase / KelasD / VII
Materi PokokMotivasi Belajar
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya belajar dan beberapa tujuan hidup sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPerkembangan Diri
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan mengelola potensi diri, serta mengembangkan motivasi untuk mencapai tujuan belajar dan karir di masa depan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFaktanya, banyak peserta didik menunjukkan semangat belajar yang berbeda-beda dalam keseharian mereka.
KonseptualMotivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang menggerakkan dan mengarahkan individu untuk mencapai tujuan belajar.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah untuk mengidentifikasi jenis motivasi, menemukan faktor pendorong, dan merancang strategi peningkatan motivasi belajar.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan mengelola motivasi belajar mereka sendiri untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi dua jenis motivasi belajar (intrinsik dan ekstrinsik) dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik mampu menganalisis tiga faktor yang memengaruhi motivasi belajar secara akurat.
  3. Setelah melakukan refleksi diri, peserta didik mampu menyusun rencana aksi pribadi untuk meningkatkan motivasi belajarnya secara mandiri.
Halaman 2 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami motivasi belajar membantu peserta didik mengenali kekuatan pendorong dalam diri mereka dan menggunakannya untuk mencapai tujuan akademik serta kehidupan. Dengan motivasi yang kuat, proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada teman yang sangat semangat belajar dan ada yang kurang, padahal pelajaran yang dihadapi sama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyusun kalimat motivasi yang efektif dan menyampaikan ide secara lisan dengan jelas.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik belajar tentang pentingnya kolaborasi dan saling mendukung dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Peserta didik menganalisis pengaruh lingkungan sosial dan budaya terhadap motivasi belajar individu.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya dukungan di rumah untuk meningkatkan motivasi belajar anak, misalnya dengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman, bersih, dan dilengkapi dengan poster motivasi atau 'Pohon Motivasi' untuk menempelkan kalimat penyemangat dari peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video inspiratif dari platform edukasi online dan penggunaan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil diskusi kelompok.
Halaman 3 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi dua jenis motivasi belajar (intrinsik dan ekstrinsik) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang anak-anak yang bersemangat belajar di berbagai kondisi, lalu bertanya, “Apa yang membuat mereka begitu semangat belajar?”
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengulang pertanyaan pemantik, “Mengapa ada teman yang sangat semangat belajar dan ada yang kurang, padahal pelajaran yang dihadapi sama?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru membagikan kasus singkat tentang dua peserta didik dengan tingkat motivasi belajar yang berbeda, lalu meminta peserta didik membaca dan mengamati kasus tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diminta untuk berdiskusi tentang perbedaan motivasi pada dua kasus tersebut, serta mencoba mengidentifikasi penyebabnya.
  3. Bimbingan individu/kelompok: Guru berkeliling membimbing diskusi, memastikan setiap kelompok memahami masalah dan mulai mengidentifikasi jenis-jenis dorongan belajar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil diskusi mereka tentang perbedaan motivasi dalam kasus, termasuk dugaan jenis-jenis motivasi yang ada.
  2. Guru memberikan penguatan konsep tentang motivasi intrinsik dan ekstrinsik, serta contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Peserta didik dalam kelompok menganalisis kembali kasus yang diberikan dengan menggunakan konsep motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang baru dipelajari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis kasus mereka, mengidentifikasi jenis motivasi yang dominan pada masing-masing peserta didik dalam kasus.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok dan mengklarifikasi pemahaman peserta didik tentang motivasi belajar.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik bahwa motivasi bisa berasal dari dalam diri (intrinsik) maupun dari luar diri (ekstrinsik).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang pengertian dan jenis-jenis motivasi belajar.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat tentang apa yang mereka pelajari hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mencari contoh motivasi intrinsik dan ekstrinsik di lingkungan sekitar, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik mampu menganalisis tiga faktor yang memengaruhi motivasi belajar secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru meminta beberapa peserta didik berbagi contoh motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang mereka temukan sebagai tugas rumah, lalu bertanya, “Menurutmu, apa yang menyebabkan motivasi seseorang bisa naik atau turun?”
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan pentingnya memahami faktor-faktor pendorong motivasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar diagram lingkaran tentang berbagai faktor yang memengaruhi motivasi belajar (misalnya, lingkungan, tujuan, minat, dukungan), dan meminta peserta didik mengamati serta menginterpretasikan data pada gambar tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya diminta untuk berdiskusi, “Faktor apa saja yang paling memengaruhi motivasi belajar kita?” dan mencatat hipotesis awal mereka.
  3. Bimbingan individu/kelompok: Guru membagikan lembar kerja yang berisi studi kasus tentang peserta didik yang mengalami penurunan atau peningkatan motivasi belajar, dan meminta kelompok untuk menganalisis kasus tersebut berdasarkan hipotesis awal mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan membaca bahan ajar tentang faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar dan membandingkannya dengan analisis kasus mereka.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran (mind map) yang merangkum faktor-faktor pendorong motivasi belajar dan mengaitkannya dengan contoh kasus yang diberikan.
  3. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok untuk saling memberikan masukan terhadap peta pikiran yang dibuat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka, menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar dan bagaimana faktor tersebut berperan dalam kasus yang dianalisis.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi tiga faktor utama yang paling sering memengaruhi motivasi belajar dan memberikan penguatan konsep.
  3. Guru meminta peserta didik untuk merefleksikan faktor-faktor apa saja yang paling memengaruhi motivasi belajar mereka pribadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang faktor-faktor utama yang memengaruhi motivasi belajar.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu kalimat motivasi untuk diri sendiri di kertas tempel dan menempelkannya di 'Pohon Motivasi' di kelas, serta memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan pengantar untuk pertemuan berikutnya tentang strategi meningkatkan motivasi, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Motivasi Belajar!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi jenis dan faktor motivasi belajar dari berbagai kasus.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Motivasi belajar adalah kunci utama keberhasilan dalam setiap proses pendidikan. Tanpa motivasi yang kuat, belajar bisa terasa berat dan membosankan.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, spidol warna, kertas tempel, lembar studi kasus.

Langkah kerja:

  1. Amati gambar diagram lingkaran yang menunjukkan faktor-faktor motivasi belajar.
    Faktor Motivasi BelajarMinat (30)Dukungan Orang (25)Tujuan Belajar (30)Lingkungan Sek (15)
    Gambar 1. Diagram lingkaran
  2. Baca dengan saksama dua studi kasus yang diberikan oleh guru.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu, jenis motivasi apa yang dominan pada setiap kasus (intrinsik/ekstrinsik) dan faktor apa yang paling memengaruhinya.
  4. Catat hasil diskusimu pada tabel yang tersedia.
  5. Buatlah satu kalimat motivasi singkat untuk setiap kasus, lalu tempelkan di kertas tempel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang kata 'motivasi'?
  2. Pernahkah kamu merasa sangat semangat atau kurang semangat dalam belajar? Ceritakan alasannya!
  3. Menurutmu, apa saja yang bisa membuat seseorang semangat belajar?
  4. Seberapa penting motivasi dalam mencapai cita-citamu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas peta pikiran yang dihasilkan.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap rencana aksi pribadi peningkatan motivasi belajar yang disusun peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis motivasi belajar (intrinsik dan ekstrinsik).Pengertian dan jenis-jenis motivasi belajar.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar.Faktor pendorong motivasi belajar.2 JPpenalaran kritis
3Merumuskan strategi peningkatan motivasi belajar.Strategi meningkatkan motivasi belajar.2 JPkreativitas
4Menyusun rencana aksi pribadi untuk meningkatkan motivasi belajar.Rencana aksi pribadi.2 JPkemandirian
Halaman 8 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Motivasi belajar adalah kunci utama keberhasilan dalam setiap proses pendidikan. Tanpa motivasi yang kuat, belajar bisa terasa berat dan membosankan. Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami apa itu motivasi, mengapa motivasi itu penting, serta bagaimana cara menumbuhkan dan mempertahankannya. Dengan memahami motivasi, kamu akan lebih bersemangat mencapai cita-cita.

1. Pengertian Motivasi Belajar
Motivasi belajar adalah dorongan, baik dari dalam maupun luar diri, yang membangkitkan, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku belajar. Dorongan ini penting agar kamu terus berusaha dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan. Motivasi bisa muncul karena keinginan untuk mencapai prestasi, mendapatkan pujian, atau sekadar menikmati proses belajar itu sendiri. Ini adalah energi yang menggerakkan kamu menuju tujuan akademikmu.

2. Jenis-jenis Motivasi Belajar
Motivasi belajar terbagi menjadi dua jenis utama. Pertama, motivasi intrinsik, yaitu dorongan yang berasal dari dalam diri kamu sendiri, seperti rasa ingin tahu, minat, atau kepuasan pribadi saat berhasil. Contohnya, kamu belajar karena memang suka dengan materi pelajaran tersebut. Kedua, motivasi ekstrinsik, yaitu dorongan yang berasal dari luar diri, seperti pujian, hadiah, nilai bagus, atau menghindari hukuman. Contohnya, kamu belajar giat karena ingin mendapatkan hadiah dari orang tua.

3. Faktor-faktor yang Memengaruhi Motivasi
Banyak faktor yang dapat memengaruhi tinggi rendahnya motivasi belajar. Faktor internal meliputi cita-cita, minat, kondisi fisik dan mental, serta kebutuhan pribadi. Misalnya, jika kamu punya cita-cita tinggi, kamu akan lebih termotivasi. Faktor eksternal meliputi lingkungan belajar, dukungan orang tua dan guru, metode mengajar guru, serta sarana prasarana sekolah. Lingkungan yang nyaman dan dukungan positif dapat meningkatkan semangat belajarmu.

4. Pentingnya Motivasi Belajar
Motivasi belajar sangat penting karena ia berfungsi sebagai pendorong utama dalam mencapai tujuan pendidikan. Dengan motivasi, kamu akan lebih fokus, tekun, dan tidak mudah putus asa. Motivasi membantu kamu mengatasi kesulitan, mencari solusi, dan terus berkembang. Selain itu, motivasi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna, bukan sekadar kewajiban. Ini akan berdampak positif pada prestasi akademikmu.

Rangkuman: Motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang menggerakkan kita untuk belajar. Ada motivasi intrinsik (dari dalam diri) dan ekstrinsik (dari luar diri). Faktor seperti cita-cita, minat, lingkungan, dan dukungan sangat memengaruhi motivasi. Memahami dan mengelola motivasi sangat penting agar kamu lebih bersemangat, tekun, dan berhasil dalam mencapai tujuan belajarmu.

Halaman 9 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MotivasiDorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.
IntrinsikBerasal dari dalam diri individu, tanpa adanya rangsangan dari luar.
EkstrinsikBerasal dari luar diri individu, seperti hadiah, pujian, atau hukuman.
Rencana AksiDaftar langkah-langkah konkret yang akan dilakukan untuk mencapai suatu tujuan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Motivasi Belajar" mata pelajaran Bimbingan konseling Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Motivasi Belajar — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Motivasi Belajar ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIPeta Konsep
Motivasi BelajarPengertian Motivasi BelajarJenis-jenis Motivasi BelajarFaktor-faktor yang Memengaruhi MotivasiPentingnya Motivasi Belajar
Dari sub-bab Motivasi BelajarHalaman 12
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIProfil Lulusan
KemandirianPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bimbingan konseling kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Motivasi Belajar pada Bimbingan konseling SMP, Fase D, elemen Perkembangan Diri.

Modul Motivasi Belajar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Motivasi Belajar untuk Bimbingan konseling kelas VII.

Apakah modul ajar Bimbingan konseling materi Motivasi Belajar ini gratis?

Ya. Modul Motivasi Belajar untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Motivasi Belajar ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bimbingan konseling kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bimbingan konseling kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Motivasi Belajar ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Motivasi Belajar dapat Anda sesuaikan dengan murid Bimbingan konseling kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bimbingan konseling kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Motivasi Belajar ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Motivasi Belajar tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Motivasi Belajar untuk Bimbingan konseling kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Motivasi Belajar ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bimbingan konseling kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Motivasi Belajar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bimbingan konseling kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bimbingan konseling ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Motivasi Belajar yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Bimbingan konseling SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.