Modul Ajar & RPP Bimbingan konseling Kelas VII
Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bimbingan konseling |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami pentingnya interaksi sosial dan memiliki ide dasar tentang potensi diri. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pengembangan Diri |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas, membangun kolaborasi, serta menunjukkan kemandirian dan komunikasi efektif dalam mencapai tujuan hidup. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peserta didik dapat melihat contoh penawaran ide, karya kolaboratif, dan individu mandiri di lingkungan sekitar. |
| Konseptual | Peserta didik memahami konsep dasar penawaran, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi sebagai elemen penting dalam pengembangan diri. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah dalam menyusun penawaran, melakukan curah pendapat kreatif, bekerja sama, mengambil keputusan mandiri, dan berkomunikasi secara efektif. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana kemampuan penawaran, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi dapat membantu mereka mencapai tujuan pribadi dan karir. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur penawaran yang efektif dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghasilkan ide-ide kreatif untuk pemecahan masalah dengan minimal tiga ide orisinal.
- Melalui simulasi proyek, peserta didik dapat menunjukkan sikap kolaboratif dan saling mendukung dalam tim dengan baik.
- Setelah mengerjakan tugas individu, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya kemandirian dalam pengambilan keputusan dengan contoh yang relevan.
- Dengan praktik presentasi, peserta didik dapat menyampaikan gagasan secara lisan dengan bahasa yang jelas dan persuasif.
Pemahaman bermakna: Kemampuan penawaran, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi adalah fondasi penting untuk pengembangan diri yang adaptif dan sukses di masa depan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita agar ide-ide brilian kita bisa diterima dan diwujudkan bersama?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang efektif dalam menyampaikan penawaran dan presentasi proyek. Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai gotong royong dan musyawarah dalam kegiatan kolaborasi kelompok. IPS: Menganalisis peran individu dan kelompok dalam memecahkan masalah sosial di lingkungan sekitar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi untuk mendukung kemandirian peserta didik dalam mengambil keputusan sederhana di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata untuk mendukung kerja kelompok dan diskusi interaktif, serta memanfaatkan area luar kelas untuk observasi contoh kolaborasi di lingkungan sekolah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi presentasi online untuk menyajikan ide-ide kreatif dan alat komunikasi digital untuk koordinasi proyek kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur penawaran yang efektif dengan tepat dan dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghasilkan ide-ide kreatif untuk pemecahan masalah dengan minimal tiga ide orisinal. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui simulasi proyek, peserta didik dapat menunjukkan sikap kolaboratif dan saling mendukung dalam tim dengan baik serta dengan praktik presentasi, peserta didik dapat menyampaikan gagasan secara lisan dengan bahasa yang jelas dan persuasif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan proyek kelompok yang menunjukkan kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi efektif.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami dan mengembangkan lima keterampilan penting: penawaran, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi.
Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, kartu ide, kertas tempel, lem, gunting
Langkah kerja:
- Gambar 1: Buatlah peta pikiran tentang ide-ide proyek yang bisa bermanfaat untuk sekolahmu, dengan 'Proyek Sekolahku' sebagai pusatnya.
Gambar 1. Peta pikiran - Diskusikan dalam kelompok, pilih satu ide proyek terbaik, dan tuliskan alasannya di kolom 'Alasan Pemilihan'.
- Rancanglah tujuan proyek, target audiens, dan langkah-langkah kerja proyekmu secara detail.
- Bagilah tugas kepada setiap anggota kelompok dan tentukan batas waktu penyelesaian setiap tugas.
- Siapkan presentasi singkat (maksimal 5 menit) untuk memaparkan proyek kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang 'penawaran'?
- Bagaimana kamu biasanya menyampaikan idemu kepada teman?
- Pernahkah kamu bekerja sama dalam tim? Apa yang kamu lakukan?
- Apa yang membuat seseorang disebut 'mandiri'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi individu dalam proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi proyek kelompok dan hasil LKPD yang mencakup unsur penawaran, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur penawaran efektif | Penawaran | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menghasilkan ide-ide kreatif untuk pemecahan masalah | Kreativitas | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menunjukkan sikap kolaboratif dan saling mendukung | Kolaborasi | 2 JP | Kolaborasi |
| 4 | Menyampaikan gagasan secara lisan dengan jelas dan persuasif | Komunikasi | 2 JP | Komunikasi |
Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami dan mengembangkan lima keterampilan penting: penawaran, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi. Keterampilan ini tidak hanya berguna di sekolah, tetapi juga akan menjadi bekal berharga untuk masa depanmu, baik dalam karir maupun kehidupan pribadi. Mari kita jelajahi potensi diri dan bangun kemampuan untuk menjadi individu yang adaptif dan berdaya saing!
1. Memahami Penawaran yang Efektif
Penawaran adalah cara kita mengajukan ide, produk, atau layanan kepada orang lain dengan tujuan agar diterima atau disetujui. Penawaran yang efektif membutuhkan kejelasan tentang apa yang ditawarkan, siapa targetnya, dan apa manfaatnya. Misalnya, saat kamu ingin mengajak teman untuk belajar bersama, kamu perlu menjelaskan manfaat belajar kelompok dan waktu yang tepat. Penawaran yang baik juga mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan pihak yang dituju, sehingga lebih besar kemungkinannya untuk berhasil.
2. Membangun Kreativitas dalam Berpikir
Kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru dan orisinal, serta menemukan solusi inovatif untuk suatu masalah. Ini bukan hanya tentang seni, tetapi juga cara berpikir yang berbeda untuk melihat peluang. Misalnya, jika ada masalah sampah di sekolah, ide kreatif bisa berupa membuat kerajinan dari sampah daur ulang atau mengadakan lomba kebersihan dengan hadiah menarik. Kreativitas mendorong kita untuk tidak takut mencoba hal baru dan berpikir di luar kebiasaan.
3. Pentingnya Kolaborasi Tim
Kolaborasi adalah kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Dalam kolaborasi, setiap anggota tim berkontribusi dengan ide, keahlian, dan tenaganya. Misalnya, saat mengerjakan tugas kelompok, setiap anggota memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi semua bekerja menuju satu hasil akhir. Kolaborasi mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan, mendengarkan pendapat orang lain, dan mencari solusi terbaik secara kolektif.
4. Mengembangkan Kemandirian Diri
Kemandirian adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu atau mengambil keputusan sendiri tanpa terlalu bergantung pada orang lain. Ini bukan berarti tidak butuh bantuan, tetapi lebih kepada memiliki inisiatif dan tanggung jawab pribadi. Contohnya, mengerjakan PR tanpa disuruh, memilih kegiatan ekstrakurikuler yang diminati, atau menyelesaikan masalah pribadi dengan upaya sendiri. Kemandirian membangun kepercayaan diri dan melatih kita untuk bertanggung jawab atas pilihan-pilihan kita.
5. Komunikasi Efektif dalam Interaksi
Komunikasi efektif adalah kemampuan untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan memahami pesan orang lain dengan baik. Ini melibatkan berbicara, mendengarkan, dan memahami bahasa tubuh. Misalnya, saat kamu berdiskusi, kamu tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan dengan saksama apa yang dikatakan temanmu. Komunikasi yang efektif membantu menghindari kesalahpahaman, membangun hubungan yang baik, dan memastikan bahwa ide-ide dapat disampaikan dan diterima dengan baik.
Rangkuman: Penawaran efektif, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi adalah keterampilan esensial untuk pengembangan diri yang holistik. Dengan menguasai kemampuan ini, kamu akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan, beradaptasi dengan perubahan, dan mencapai potensi maksimalmu di sekolah maupun di kehidupan. Teruslah berlatih untuk menjadi individu yang berdaya dan inspiratif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Penawaran | Proses mengajukan ide, produk, atau layanan agar diterima. |
| Kreativitas | Kemampuan menghasilkan ide baru dan solusi inovatif. |
| Kolaborasi | Kerja sama antar individu untuk mencapai tujuan bersama. |
| Kemandirian | Kemampuan bertindak dan mengambil keputusan sendiri. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi" mata pelajaran Bimbingan konseling Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi yang Anda cari? Materi Bimbingan konseling Kelas VII lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Bimbingan konseling Terkait
BulyngBimbingan konseling Kelas VII SMPMengenal Profesi dan Perencanaan KarirBimbingan Konseling Kelas VII SMPPencegahan Perundungan dan Mencari BatuanBimbingan Konseling Kelas VII SMPKelola EmosiBimbingan konseling Kelas VIII SMPmengatasi bulying ( perundungan)Bimbingan konseling Kelas VIII SMPPilihan Karir setelah Lulus SMPBimbingan konseling Kelas IX SMPPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bimbingan konseling kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi pada Bimbingan konseling SMP, Fase D, elemen Pengembangan Diri.
Modul Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi untuk Bimbingan konseling kelas VII.
Apakah modul ajar Bimbingan konseling materi Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi ini gratis?
Ya. Modul Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bimbingan konseling kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bimbingan konseling kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bimbingan konseling kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bimbingan konseling kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi untuk Bimbingan konseling kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bimbingan konseling kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bimbingan konseling kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bimbingan konseling ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Penawaran, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.