Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
gerak dan gaya
Modul ajar (RPP) IPA SMP kelas VII materi gerak dan gaya lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan gerak dan gaya yang Anda cari? Materi IPA Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | gerak dan gaya |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (8 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP · Pertemuan 3 3 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami bahwa benda dapat bergerak atau diam dan dapat merasakan adanya dorongan atau tarikan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPA |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisika dan kimia, serta menganalisis konsep energi, gaya, dan gerak dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kapal nelayan bergerak di laut karena dorongan mesin dan tarikan gravitasi, serta dipengaruhi oleh gaya air dan angin. |
| Konseptual | Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan, sementara gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan gerak atau bentuk benda. |
| Prosedural | Peserta didik akan melakukan percobaan untuk mengamati pengaruh gaya terhadap gerak benda dan menganalisis data hasil percobaan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang gerak dan gaya sangat penting untuk menjelaskan berbagai fenomena di sekitar mereka, termasuk kegiatan sehari-hari di daerah pesisir. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai jenis gerak (gerak lurus, gerak melingkar) dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis hubungan antara jarak, waktu, dan kecepatan pada gerak lurus beraturan.
- Menjelaskan pengertian gaya dan jenis-jenis gaya (gaya sentuh dan gaya tak sentuh) beserta contohnya.
- Menganalisis pengaruh gaya terhadap gerak benda melalui percobaan sederhana.
- Merancang dan membuat model sederhana yang menunjukkan prinsip gerak dan gaya.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep gerak dan gaya memungkinkan kita menjelaskan mengapa benda bergerak atau diam, bagaimana interaksi antar benda terjadi, serta merancang solusi untuk masalah terkait gerak dan gaya dalam kehidupan nyata.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa perahu nelayan bisa bergerak maju meskipun arusnya kuat, dan bagaimana cara nelayan menghentikan perahunya?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Perhitungan jarak, waktu, kecepatan, dan percepatan, serta analisis data percobaan. Bahasa Indonesia: Menulis laporan hasil percobaan dan mempresentasikan ide proyek secara lisan. Seni Budaya dan Prakarya: Mendesain dan membuat model sederhana dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat di daerah pesisir dapat diundang untuk berbagi pengalaman tentang penerapan gerak dan gaya dalam pekerjaan mereka (misal: cara mengemudikan perahu, teknik memancing). |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah, seperti lapangan atau area terbuka untuk percobaan gerak, serta sumber daya lokal seperti bahan bekas dari daerah pesisir untuk proyek model. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video simulasi gerak dan gaya, aplikasi pengukuran kecepatan sederhana di ponsel, atau platform belajar daring untuk mengakses bahan ajar tambahan dan referensi desain model. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis gerak (gerak lurus, gerak melingkar) dalam kehidupan sehari-hari dan menganalisis hubungan antara jarak, waktu, dan kecepatan pada gerak lurus beraturan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa, memeriksa kehadiran, lalu menampilkan video singkat tentang aktivitas di pantai (misal: ombak, perahu melaju, anak bermain layang-layang) sebagai apersepsi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja jenis gerakan yang kalian lihat di video tadi dan bagaimana kita bisa mengukurnya?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar atau video fenomena gerak di daerah pesisir (perahu melaju, kincir angin, ayunan di dermaga). Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi jenis-jenis gerak (gerak lurus, gerak melingkar, gerak parabola) dan mencoba merumuskan pengertian gerak. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana mengukur waktu tempuh benda bergerak lurus (misalnya bola menggelinding di lantai atau mobil mainan) pada jarak yang berbeda. Mereka mencatat data jarak dan waktu, kemudian menghitung kecepatan rata-rata benda tersebut. Hasilnya didiskusikan untuk menemukan hubungan antara jarak, waktu, dan kecepatan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan perhitungan mereka. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan konsep gerak, jarak, waktu, dan kecepatan. Peserta didik diajak menyimpulkan jenis-jenis gerak dan cara menghitung kecepatan. Mereka juga merefleksikan bagaimana konsep ini relevan dengan fenomena di daerah pesisir. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang gerak dan kecepatan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan selanjutnya mengenai gaya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan pengertian gaya dan jenis-jenis gaya (gaya sentuh dan gaya tak sentuh) beserta contohnya serta menganalisis pengaruh gaya terhadap gerak benda melalui percobaan sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran. Mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang gerak. Guru menampilkan gambar atau video nelayan menarik jaring atau mendorong perahu. Pertanyaan pemantik: 'Apa yang menyebabkan jaring dan perahu itu bergerak? Apa saja gaya yang bekerja di sana?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok membaca bahan ajar tentang gaya, jenis-jenis gaya (sentuh dan tak sentuh), serta hukum Newton. Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi contoh-contoh gaya dalam aktivitas di sekitar pantai (misalnya gaya dorong perahu, gaya gesek air, gaya gravitasi pada ikan yang jatuh). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana menggunakan balok kayu atau mobil mainan di permukaan yang berbeda (licin, kasar) dan mengukur gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkannya menggunakan dinamometer sederhana. Mereka juga mengamati pengaruh gaya dorong atau tarikan terhadap perubahan arah dan kecepatan benda. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan diskusi mereka, menjelaskan jenis gaya yang terlibat dan pengaruhnya terhadap gerak benda. Guru memberikan penguatan konsep gaya, hukum Newton, dan contoh aplikasinya. Peserta didik diajak untuk menghubungkan konsep gaya dengan fenomena sehari-hari di daerah pesisir, seperti bagaimana angin dan air mempengaruhi perahu. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pengertian gaya, jenis-jenisnya, dan pengaruhnya terhadap gerak. Guru memberikan apresiasi atas antusiasme peserta didik dan memberikan gambaran tentang proyek pembuatan model sederhana pada pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang dan membuat model sederhana yang menunjukkan prinsip gerak dan gaya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Mengulas kembali konsep gerak dan gaya yang telah dipelajari. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat model sederhana yang mengaplikasikan konsep gerak dan gaya. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa membuat model perahu layar yang bergerak dengan bantuan angin, atau alat pancing yang menggunakan prinsip gaya?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok berdiskusi untuk memilih ide proyek model sederhana (misal: perahu layar, alat pancing sederhana, kincir air mini) yang mengaplikasikan konsep gerak dan gaya. Mereka membuat rencana desain, daftar alat dan bahan, serta langkah kerja. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok mulai merancang dan membuat model sederhana sesuai desain yang telah disepakati. Mereka menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah didapat (misalnya botol bekas, stik es krim, benang, karet gelang). Selama proses pembuatan, guru membimbing dan memfasilitasi kebutuhan peserta didik. Mereka juga mencoba menguji model yang dibuat dan melakukan perbaikan jika diperlukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan model sederhana yang telah dibuat, menjelaskan prinsip gerak dan gaya yang diaplikasikan pada model tersebut, serta mendemonstrasikan cara kerjanya. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas kreativitas dan hasil karya peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang gerak dan gaya secara keseluruhan, mengaitkan dengan proyek yang telah dibuat. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan hasil karya peserta didik, serta memberikan motivasi untuk terus bereksplorasi. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengamati dan menganalisis hubungan antara gaya dan gerak benda.
Alat & bahan: Balok kayu, tali/benang, dinamometer sederhana (atau karet gelang dan penggaris), meja, stopwatch
Langkah kerja:
- Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
- Ikat balok kayu dengan tali, lalu tarik dengan dinamometer di atas meja. Catat besar gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan balok.
- Ulangi langkah 2 dengan menarik balok lebih cepat atau lebih lambat. Amati perubahan gerak balok.
- Letakkan balok di permukaan yang berbeda (misal: permukaan kasar) dan ulangi percobaan. Bandingkan gaya yang dibutuhkan.
- Diskusikan hasil pengamatan dan catat kesimpulan kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang dimaksud dengan gerak?
- Berikan contoh benda yang bergerak di sekitar kita!
- Apa yang menyebabkan benda dapat bergerak atau berhenti?
- Pernahkah kamu menarik atau mendorong sesuatu? Apa yang terjadi pada benda tersebut?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi kelompok dalam diskusi dan percobaan, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi model sederhana dan hasil karya model, serta tes tertulis untuk konsep gerak dan gaya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis gerak dan menganalisis hubungan jarak, waktu, kecepatan. | Gerak lurus, kecepatan. | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian gaya, jenis gaya, dan pengaruhnya terhadap gerak. | Gaya sentuh, gaya tak sentuh, hukum Newton. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merancang dan membuat model sederhana yang menunjukkan prinsip gerak dan gaya. | Aplikasi gerak dan gaya. | 3 JP | kreativitas, kolaborasi |
Gerak dan gaya adalah dua konsep fundamental dalam ilmu fisika yang selalu kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari perahu nelayan yang melaju di laut, ombak yang menghantam karang, hingga kita berjalan atau berlari, semuanya melibatkan gerak dan gaya. Memahami kedua konsep ini akan membuka wawasan kita tentang bagaimana dunia di sekitar kita bekerja, terutama di daerah pesisir yang kaya akan fenomena alam.
1. Mengenal Gerak Benda
Gerak adalah perubahan posisi suatu benda dari titik acuan tertentu. Benda dikatakan bergerak jika posisinya berubah terhadap titik acuan tersebut. Ada berbagai jenis gerak, antara lain gerak lurus (misalnya mobil di jalan datar), gerak melingkar (roda sepeda), dan gerak parabola (bola yang dilempar). Untuk menggambarkan gerak, kita menggunakan besaran seperti jarak (panjang lintasan), perpindahan (perubahan posisi), waktu, dan kecepatan (jarak per satuan waktu). Contohnya, kecepatan perahu nelayan dapat dihitung dari jarak tempuh dan waktu yang dibutuhkan.
2. Perhitungan Kecepatan dan Percepatan
Kecepatan adalah besaran yang menunjukkan seberapa cepat benda bergerak dan ke arah mana benda itu bergerak. Kecepatan dihitung dengan membagi jarak yang ditempuh dengan waktu yang dibutuhkan (v = s/t). Jika kecepatan benda berubah, baik menjadi lebih cepat atau lebih lambat, benda tersebut mengalami percepatan. Percepatan adalah perubahan kecepatan per satuan waktu. Dalam konteks gerak perahu, jika perahu mulai bergerak dari diam atau mengerem, ia mengalami percepatan atau perlambatan.
3. Memahami Gaya dan Jenisnya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan keadaan gerak suatu benda, seperti benda yang semula diam menjadi bergerak, benda bergerak menjadi diam, atau mengubah arah dan bentuk benda. Gaya diukur dalam satuan Newton (N). Gaya dapat dibedakan menjadi gaya sentuh (membutuhkan kontak fisik, seperti gaya dorong, gaya gesek) dan gaya tak sentuh (tidak membutuhkan kontak fisik, seperti gaya gravitasi, gaya magnet). Nelayan menarik jaring adalah contoh gaya sentuh, sedangkan jatuhnya air laut ke bawah adalah gaya tak sentuh.
4. Pengaruh Gaya terhadap Gerak Benda
Gaya memiliki peran penting dalam mengubah gerak benda. Menurut Hukum Newton I, benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja padanya (atau resultan gayanya nol). Hukum Newton II menyatakan bahwa percepatan suatu benda sebanding dengan gaya yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya (F = ma). Semakin besar gaya yang diberikan pada benda, semakin besar percepatannya. Hukum Newton III menjelaskan bahwa setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah. Contohnya, saat perahu mendorong air ke belakang, air mendorong perahu ke depan.
Rangkuman: Gerak adalah perubahan posisi benda terhadap titik acuan, yang dapat diukur dengan besaran seperti jarak, waktu, dan kecepatan. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mengubah keadaan gerak atau bentuk benda, dibagi menjadi gaya sentuh dan tak sentuh. Konsep gerak dan gaya sangat relevan untuk menjelaskan berbagai fenomena di sekitar kita, termasuk aktivitas di daerah pesisir seperti perahu yang melaju atau ombak yang bergerak.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gerak | Perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. |
| Gaya | Tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan gerak atau bentuk benda. |
| Kecepatan | Perbandingan antara jarak yang ditempuh dengan waktu yang dibutuhkan. |
| Percepatan | Perubahan kecepatan benda per satuan waktu. |
| Gaya Sentuh | Gaya yang terjadi karena adanya kontak langsung antara dua benda. |
| Gaya Tak Sentuh | Gaya yang bekerja tanpa adanya kontak langsung antara dua benda. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "gerak dan gaya" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Objek IPA dan PengukuranModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKlasifikasi Makhluk HidupModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat dan PerubahannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSuhu dan KalorModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
EnergiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Organisasi KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkosistemModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPencemaran LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri IPA di kelas lain
Mekanika: Gerak Lurus dan GayaIPA Kelas VII SMPFotosintesisIPA Kelas VII SMPHakikat Ilmu Sain dan Metode IlmiahIPA Kelas VII SMPHakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahIPA Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar IPA gerak dan gaya ini gratis?
Ya. Modul gerak dan gaya untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul gerak dan gaya ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VII SMP.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas gerak dan gaya untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul gerak dan gaya ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi gerak dan gaya pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman IPA.
Bisakah modul gerak dan gaya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan gerak dan gaya dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.