Modul Ajar & RPP Biologi Kelas X
Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang ciri-ciri makhluk hidup dan lingkungan di sekitarnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Meyakini keberadaan Tuhan
Peserta didik mengagumi ciptaan Allah melalui pengamatan keanekaragaman makhluk hidup dan interaksi di alam. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis data keanekaragaman hayati dan interaksi ekosistem untuk menarik kesimpulan yang logis. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis keanekaragaman hayati.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep keanekaragaman hayati, klasifikasi makhluk hidup, serta interaksi antarorganisme dan dengan lingkungannya untuk menjaga keseimbangan ekosistem. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Keanekaragaman hayati meliputi berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang hidup di berbagai ekosistem. |
| Konseptual | Konsep keanekaragaman hayati mencakup tingkat gen, jenis, dan ekosistem, serta pentingnya interaksi dalam menjaga keseimbangan alam. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis peran makhluk hidup dalam rantai makanan dan jaring-jaring makanan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap lingkungan dan ciptaan Tuhan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Peserta didik mengagumi keanekaragaman makhluk hidup sebagai bukti kebesaran Allah SWT dan mensyukurinya. |
| 2. Cinta Ilmu | Peserta didik aktif mencari tahu dan menganalisis informasi tentang keanekaragaman hayati dan interaksi di alam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Peserta didik menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Peserta didik berkolaborasi dengan teman dalam memahami dan menyajikan materi keanekaragaman hayati. |
| 5. Cinta Tanah Air | Peserta didik menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan lokal sebagai bagian dari cinta tanah air Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem dengan tepat.
- Dengan melakukan studi kasus interaksi antarorganisme, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi (simbiosis, predasi, kompetisi) dan dampaknya terhadap ekosistem secara runtut.
- Melalui analisis data ekosistem, peserta didik dapat menganalisis peran produsen, konsumen, dan dekomposer dalam rantai dan jaring-jaring makanan dengan benar.
- Setelah melakukan proyek pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi keanekaragaman hayati lokal dan interaksinya dengan bertanggung jawab.
Pemahaman bermakna: Keanekaragaman makhluk hidup dan interaksinya di alam merupakan anugerah yang harus disyukuri dan dijaga, karena setiap komponen memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem global.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa di satu hutan kita bisa menemukan berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang berbeda, namun di padang pasir hanya sedikit jenis makhluk hidup yang mampu bertahan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan keanekaragaman hayati sebagai bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT serta tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis laporan observasi dan presentasi lisan tentang hasil pengamatan keanekaragaman hayati. Geografi: Memahami persebaran keanekaragaman hayati di berbagai bioma dan faktor geografis yang memengaruhinya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam proyek pengamatan keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar rumah atau sekolah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan taman sekolah, kebun, atau lingkungan sekitar sebagai laboratorium alam untuk observasi langsung keanekaragaman dan interaksi makhluk hidup. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan aplikasi identifikasi spesies, platform video edukasi, dan sumber daya online untuk eksplorasi keanekaragaman hayati dan ekosistem. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Alam: Guru menampilkan gambar-gambar close-up bagian tumbuhan atau hewan, peserta didik menebak nama makhluk hidupnya dan alasannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan studi kasus interaksi antarorganisme, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi (simbiosis, predasi, kompetisi) dan dampaknya terhadap ekosistem secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gaya Interaksi: Guru memperagakan gaya atau suara hewan yang berinteraksi (misal: singa mengejar rusa, lebah menghisap nektar), peserta didik menebak jenis interaksinya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi keanekaragaman makhluk hidup dan interaksinya di lingkungan sekitar.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, kamera ponsel (opsional), alat identifikasi sederhana (misal: lup), penggaris
Langkah kerja:
- Lengkapi rantai makanan pada gambar, lalu tentukan produsen dan konsumennya.
Gambar 1. Rantai makanan - Amati ekosistem sawah di bawah ini dan identifikasi minimal 5 jenis makhluk hidup yang ada.
- Catatlah nama makhluk hidup yang ditemukan dan kelompokkan berdasarkan perannya (produsen, konsumen, dekomposer).
- Buatlah minimal 3 contoh rantai makanan yang mungkin terjadi di ekosistem tersebut.
- Diskusikan dalam kelompok, apa yang akan terjadi jika populasi salah satu makhluk hidup (misal: ular) berkurang drastis?
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan tiga contoh makhluk hidup yang kamu ketahui!
- Apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup?
- Apakah semua makhluk hidup saling membutuhkan? Berikan contohnya!
- Bagaimana cara kita menjaga kebersihan lingkungan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep keanekaragaman hayati, interaksi, dan peranannya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem. | Konsep keanekaragaman hayati. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi antarorganisme (simbiosis, predasi, kompetisi) dan dampaknya. | Bentuk-bentuk interaksi makhluk hidup. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis peran produsen, konsumen, dan dekomposer dalam rantai dan jaring-jaring makanan. | Peran makhluk hidup dalam ekosistem. | 2 JP | kolaborasi |
Alam semesta adalah ciptaan Allah SWT yang penuh dengan keajaiban dan keberagaman. Setiap makhluk hidup, dari yang terkecil hingga terbesar, memiliki peran unik dan saling berinteraksi membentuk keseimbangan yang harmonis. Mempelajari keanekaragaman makhluk hidup dan interaksinya akan membuka wawasan kita tentang betapa kompleks dan indahnya sistem kehidupan di bumi, serta menumbuhkan rasa syukur dan tanggung jawab kita untuk menjaganya.
1. Tingkat Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah variasi makhluk hidup di Bumi. Keanekaragaman ini tidak hanya terbatas pada perbedaan jenis organisme, tetapi juga mencakup variasi di dalam spesies itu sendiri dan variasi ekosistem tempat mereka hidup. Ada tiga tingkat keanekaragaman hayati: tingkat gen, tingkat jenis (spesies), dan tingkat ekosistem. Keanekaragaman gen adalah variasi genetik dalam satu spesies, misalnya perbedaan warna bulu pada kucing. Keanekaragaman jenis adalah variasi antarspesies dalam satu genus atau famili, seperti harimau, singa, dan kucing. Sedangkan keanekaragaman ekosistem adalah variasi habitat dan komunitas biologis di dalamnya, seperti hutan hujan tropis, padang rumput, atau terumbu karang. Setiap tingkat ini saling berkaitan dan penting untuk menjaga stabilitas alam.
2. Interaksi Antarorganisme
Makhluk hidup di alam tidak hidup sendiri, melainkan saling berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungannya. Interaksi ini dapat berupa simbiosis, predasi, atau kompetisi. Simbiosis adalah hubungan erat antara dua organisme yang berbeda jenis, yang dapat saling menguntungkan (mutualisme, contoh: lebah dan bunga), satu untung satu tidak rugi (komensalisme, contoh: anggrek menempel di pohon), atau satu untung satu rugi (parasitisme, contoh: cacing di dalam tubuh manusia). Predasi adalah hubungan makan-memakan di mana satu organisme (predator) memangsa organisme lain (mangsa), seperti singa memangsa zebra. Kompetisi terjadi ketika dua atau lebih organisme bersaing untuk mendapatkan sumber daya yang terbatas, seperti dua tumbuhan yang berebut cahaya matahari atau nutrisi di tanah. Interaksi-interaksi ini membentuk jaring-jaring kehidupan yang kompleks.
3. Rantai dan Jaring-jaring Makanan
Dalam setiap ekosistem, energi mengalir dari satu organisme ke organisme lainnya melalui proses makan-memakan. Urutan makan-memakan ini disebut rantai makanan. Rantai makanan selalu diawali oleh produsen, yaitu organisme yang mampu membuat makanannya sendiri melalui fotosintesis (misalnya tumbuhan). Kemudian diikuti oleh konsumen primer (herbivora) yang memakan produsen, konsumen sekunder (karnivora atau omnivora) yang memakan konsumen primer, dan seterusnya. Selain itu, ada dekomposer (pengurai) seperti bakteri dan jamur yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup. Di alam, rantai makanan jarang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan membentuk jaring-jaring makanan yang lebih kompleks. Jaring-jaring makanan menunjukkan banyak jalur aliran energi dan nutrisi dalam suatu ekosistem. Keseimbangan dalam jaring-jaring makanan sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem.
4. Peran Produsen, Konsumen, dan Dekomposer
Setiap organisme dalam ekosistem memiliki peran spesifik. Produsen adalah dasar dari semua rantai makanan, menghasilkan energi melalui fotosintesis yang kemudian menjadi sumber energi bagi organisme lain. Tanpa produsen, tidak akan ada makanan bagi konsumen. Konsumen adalah organisme yang mendapatkan energi dengan memakan organisme lain. Konsumen dibagi menjadi herbivora (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan segala). Dekomposer atau pengurai memiliki peran vital dalam mengembalikan nutrisi ke dalam tanah dengan menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang mati. Proses ini memastikan bahwa nutrisi tersedia kembali untuk produsen, sehingga siklus kehidupan dapat terus berlanjut. Keseimbangan peran ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kesehatan ekosistem.
5. Dampak Perubahan dalam Ekosistem
Ekosistem adalah sistem yang dinamis dan rentan terhadap perubahan. Perubahan pada satu komponen ekosistem dapat menimbulkan efek domino yang memengaruhi komponen lainnya. Misalnya, jika populasi predator berkurang drastis, populasi mangsanya bisa meningkat secara tidak terkendali, yang kemudian akan menyebabkan berkurangnya sumber makanan bagi mangsa tersebut. Sebaliknya, jika populasi produsen berkurang (misalnya akibat penebangan hutan), maka konsumen primer akan kekurangan makanan, yang kemudian akan berdampak pada konsumen sekunder dan seterusnya. Perubahan iklim, polusi, dan aktivitas manusia lainnya juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati dan bahkan kepunahan spesies. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan ekosistem adalah tanggung jawab kita bersama.
Rangkuman: Keanekaragaman makhluk hidup meliputi tingkat gen, jenis, dan ekosistem, membentuk sistem kehidupan yang kompleks. Interaksi antarorganisme seperti simbiosis, predasi, dan kompetisi sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap makhluk hidup, baik sebagai produsen, konsumen, maupun dekomposer, memiliki peran vital dalam rantai dan jaring-jaring makanan, memastikan aliran energi dan daur nutrisi berjalan lancar. Memahami keanekaragaman dan interaksi ini krusial untuk melestarikan alam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Biodiversitas | Keanekaragaman makhluk hidup di Bumi. |
| Ekosistem | Sistem ekologi yang terbentuk dari interaksi antara komunitas makhluk hidup dan lingkungan fisiknya. |
| Produsen | Organisme yang menghasilkan makanannya sendiri melalui fotosintesis. |
| Konsumen | Organisme yang mendapatkan energi dengan memakan organisme lain. |
| Dekomposer | Organisme pengurai sisa-sisa makhluk hidup (bakteri, jamur). |
| Simbiosis | Hubungan erat antara dua organisme yang berbeda jenis. |
| Predasi | Interaksi makan-memakan di mana satu organisme memangsa organisme lain. |
| Kompetisi | Persaingan antarorganisme untuk sumber daya terbatas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam" mata pelajaran Biologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun2 dari 3 siap unduh
Virus dan PeranannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Biologi lain yang sudah tersedia
Keanekaragaman HayatiBIOLOGI Kelas X MAPerubahan dan Pelestarian Lingkungan HidupBiologi Kelas X MATingkatan Keanekaragaman Hayati dan Manfaat Keanekaragaman HayatiBiologi Kelas X MAInovasi Teknologi BiologiBiologi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Biologi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam pada Biologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Biologi kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam ini gratis?
Ya. Modul Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam untuk Biologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Keanekaragaman Makhluk Hidup, Interaksi, dan Peranannya di Alam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.