MAKelas XIIFase F

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas XII
Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Indonesia pernah menerapkan Demokrasi Liberal (1950-1959) dengan sistem parlementer dan multi-partai yang menyebabkan ketidakstabilan politik. Kemudian, beralih ke Demokrasi Terpimpin (1959-1966) yang dipimpin Presiden Soekarno, berfokus pada stabilitas dengan sentralisasi kekuasaan. Kedua era ini menunjukkan tantangan dalam membangun sistem pemerintahan yang efektif dan stabil di Indonesia pasca-kemerdekaan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin
Sejarah · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin
Sejarah · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasF / XII
Materi PokokIndonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami proklamasi kemerdekaan dan awal pembentukan negara Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik menganalisis dinamika politik masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin sebagai cerminan nilai-nilai keadilan dalam bernegara.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mengidentifikasi penyebab dan dampak perubahan sistem pemerintahan terhadap kehidupan masyarakat Indonesia pada periode tersebut.
  3. cinta tanah air — elemen: memahami sejarah dan budaya bangsa
    Peserta didik menelusuri jejak perjuangan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan mengisi kemerdekaan melalui sistem politik yang berbeda.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSejarah
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis perkembangan masyarakat Indonesia dari masa kemerdekaan hingga reformasi, termasuk perubahan sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya, serta peran Indonesia dalam dinamika global.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPada masa Demokrasi Liberal, Indonesia mengalami pergantian kabinet yang sering dan ketidakstabilan politik.
KonseptualDemokrasi Liberal adalah sistem pemerintahan yang mengutamakan kebebasan individu dan peran partai politik, sedangkan Demokrasi Terpimpin adalah sistem yang terpusat pada kepemimpinan presiden.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis sumber-sumber sejarah, mengidentifikasi pola perubahan politik, dan menyimpulkan dampak kebijakan pada era tersebut.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana perubahan sistem politik dapat memengaruhi stabilitas negara dan kesejahteraan rakyat, serta pentingnya belajar dari masa lalu.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenganalisis sejarah Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin sebagai bentuk syukur atas karunia kemerdekaan dan anugerah Allah SWT.
2. Cinta IlmuMengembangkan keingintahuan terhadap peristiwa sejarah dan mencari kebenaran fakta melalui berbagai sumber terpercaya.
3. Cinta LingkunganMempelajari dampak kebijakan pembangunan terhadap lingkungan sosial dan fisik serta upaya menjaga kelestarian alam dalam konteks sejarah.
4. Cinta Diri dan SesamaMenghargai keberagaman pandangan politik dan menghormati perjuangan para tokoh bangsa dalam membangun Indonesia.
5. Cinta Tanah AirMenganalisis kebijakan dan peristiwa masa lalu untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta mempertahankan kedaulatan NKRI.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis sumber primer dan sekunder, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin dengan tepat.
  2. Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis penyebab dan dampak ketidakstabilan politik pada masa Demokrasi Liberal secara runtut.
  3. Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengevaluasi kebijakan ekonomi dan politik pada masa Demokrasi Terpimpin dengan kritis.
  4. Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan perbandingan antara Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin dengan jelas dan akurat.
  5. Setelah mengkaji peran tokoh-tokoh, peserta didik dapat menjelaskan kontribusi tokoh nasional dalam menjaga keutuhan bangsa pada masa Demokrasi Terpimpin dengan minimal tiga contoh.
Halaman 2 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dinamika politik, ekonomi, dan sosial pada masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin membantu kita mengenali tantangan pembangunan bangsa serta menghargai nilai-nilai persatuan dan kesatuan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana perubahan sistem demokrasi di Indonesia pada pertengahan abad ke-20 membentuk karakter bangsa kita saat ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Peserta didik menganalisis kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin serta dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Peserta didik mengkaji relevansi nilai-nilai Pancasila dalam sistem pemerintahan Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.
Bahasa Indonesia: Peserta didik mengembangkan kemampuan menyajikan analisis sejarah secara runtut dan argumentatif melalui presentasi dan penulisan laporan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan peserta didik tentang pengalaman atau cerita keluarga terkait masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin di Indonesia.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang interaktif dan nyaman, serta tersedia akses ke perpustakaan madrasah untuk mencari referensi tambahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan mesin pencari, situs berita sejarah online, dan platform video untuk mengakses sumber-sumber primer dan sekunder terkait materi.
Halaman 3 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis sumber primer dan sekunder, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Tokoh Sejarah: Guru menyebutkan ciri-ciri singkat seorang tokoh penting pada masa Demokrasi Liberal, peserta didik menebak namanya.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menayangkan gambar suasana sidang kabinet pada masa Demokrasi Liberal dan meminta peserta didik mengutarakan kesan mereka.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin serta pertanyaan pemantik yang akan dijawab.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang pergantian kabinet yang sering pada masa Demokrasi Liberal dan meminta peserta didik untuk merumuskan pertanyaan terkait fenomena tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan bahan ajar serta Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi stimulus berupa kutipan teks dan gambar.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin berdasarkan informasi dari bahan ajar dan sumber lain yang relevan (internet, buku teks).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik membandingkan karakteristik kedua sistem demokrasi tersebut, mencatat persamaan dan perbedaannya pada LKPD.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menyusun poin-poin penting mengenai ciri-ciri masing-masing sistem demokrasi dan menyiapkan argumentasi untuk presentasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memberikan umpan balik konstruktif.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang karakteristik Demokrasi Liberal dan Terpimpin.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri utama Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik dalam diskusi.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya mengenai penyebab dan dampak ketidakstabilan politik, serta menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis penyebab dan dampak ketidakstabilan politik pada masa Demokrasi Liberal secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Sejarah: Guru menyebutkan satu kata terkait Demokrasi Liberal, lalu peserta didik secara bergantian menyebutkan kata lain yang berhubungan, membentuk rantai.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas kembali ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin dari pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis penyebab dan dampak ketidakstabilan politik serta mengevaluasi kebijakan pada masa Demokrasi Terpimpin.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis mengenai jumlah kabinet pada masa Demokrasi Liberal dan meminta peserta didik merumuskan masalah terkait penyebab seringnya pergantian kabinet.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD studi kasus tentang ketidakstabilan politik dan kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dan menganalisis penyebab ketidakstabilan politik pada masa Demokrasi Liberal dari berbagai sumber.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mengidentifikasi dampak dari ketidakstabilan politik tersebut terhadap kehidupan masyarakat dan negara.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik menganalisis kebijakan ekonomi dan politik pada masa Demokrasi Terpimpin, serta mengevaluasi keberhasilan atau kegagalannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka mengenai penyebab dan dampak ketidakstabilan politik Demokrasi Liberal serta evaluasi kebijakan Demokrasi Terpimpin.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan pertanyaan kritis dan guru memfasilitasi diskusi untuk memperdalam pemahaman.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan materi, mengoreksi miskonsepsi, dan menyimpulkan poin-poin penting.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang dinamika politik Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.
  2. Guru memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta didik untuk terus belajar dari sejarah.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari informasi tentang peran tokoh-tokoh penting di era tersebut dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Era Demokrasi IndonesiaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri, penyebab, dan dampak Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.

Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kertas flipchart, spidol, gambar.

Langkah kerja:

  1. Lengkapi garis waktu peristiwa sejarah berikut, lalu ceritakan makna salah satu peristiwa.
    1950DemokrasiLiberal195919661998Reformasi
    Gambar 1. Garis waktu
  2. Amati 1 tentang suasana politik pada masa Demokrasi Liberal dan diskusikan apa yang kalian lihat.
  3. Baca bahan ajar dan identifikasi ciri-ciri utama Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin, catat pada tabel yang tersedia.
  4. Diskusikan dalam kelompok penyebab ketidakstabilan politik pada masa Demokrasi Liberal dan tuliskan minimal tiga penyebab.
  5. Analisis dampak dari kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin terhadap kehidupan masyarakat.
  6. Presentasikan hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas dan berikan tanggapan atas presentasi kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang sistem pemerintahan Indonesia setelah kemerdekaan?
  2. Sebutkan salah satu tokoh penting di awal kemerdekaan Indonesia!
  3. Menurut kalian, mengapa suatu negara perlu memiliki sistem pemerintahan yang stabil?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian esai mengenai perbandingan Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin serta dampaknya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi TerpimpinCiri-ciri Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis penyebab dan dampak ketidakstabilan politik pada masa Demokrasi LiberalPenyebab dan dampak ketidakstabilan politik Demokrasi Liberal2 JPpenalaran kritis
3Mengevaluasi kebijakan ekonomi dan politik pada masa Demokrasi TerpimpinKebijakan ekonomi dan politik Demokrasi Terpimpin2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Periode pasca-kemerdekaan Indonesia adalah masa yang penuh gejolak. Dua sistem demokrasi yang pernah diterapkan, yaitu Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin, memiliki karakteristik dan tantangannya masing-masing. Memahami kedua era ini penting untuk melihat bagaimana fondasi negara kita dibangun di tengah berbagai dinamika politik dan ekonomi.

1. Demokrasi Liberal (1950-1959)
Setelah pengakuan kedaulatan, Indonesia memasuki era Demokrasi Liberal. Sistem ini ditandai dengan berlakunya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 dan seringnya pergantian kabinet. Partai-partai politik bersaing ketat untuk merebut kekuasaan, yang mengakibatkan ketidakstabilan politik. Kabinet Natsir, Sukiman, Wilopo, Ali Sastroamidjojo I, Burhanuddin Harahap, dan Ali Sastroamidjojo II silih berganti dalam waktu singkat. Ketidakstabilan ini menghambat program pembangunan dan penyelesaian masalah negara. Pemilu pertama tahun 1955 menjadi salah satu puncak demokrasi parlementer ini, namun tidak mampu menciptakan stabilitas politik yang diharapkan.

2. Ciri-ciri Demokrasi Liberal
Ciri utama Demokrasi Liberal adalah sistem parlementer, di mana kabinet bertanggung jawab kepada parlemen. Perdana Menteri memegang kekuasaan eksekutif. Adanya multi-partai yang sangat banyak menyebabkan fragmentasi politik dan koalisi yang rapuh. Kebebasan berpendapat dan berserikat dijunjung tinggi. Namun, seringkali kebebasan ini disalahgunakan untuk kepentingan golongan, bukan kepentingan bangsa. Kondisi ekonomi juga belum stabil, menghadapi inflasi dan defisit anggaran yang terus membengkak.

3. Penyebab Ketidakstabilan Demokrasi Liberal
Beberapa faktor menjadi penyebab utama ketidakstabilan pada masa ini. Pertama, persaingan antarpartai yang sangat tajam dan tidak sehat. Kedua, tidak adanya mayoritas tunggal di parlemen, sehingga koalisi yang terbentuk seringkali rapuh dan mudah pecah. Ketiga, konflik internal dalam tubuh angkatan bersenjata. Keempat, tuntutan daerah yang ingin otonomi lebih besar, bahkan ada yang ingin memisahkan diri. Kelima, masalah ekonomi yang belum teratasi dengan baik, seperti kesulitan menstabilkan harga dan mengatasi pengangguran.

4. Konsepsi Demokrasi Terpimpin (1959-1966)
Melihat ketidakstabilan yang berkepanjangan, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Dekrit ini menandai berakhirnya Demokrasi Liberal dan dimulainya era Demokrasi Terpimpin. Inti dari Demokrasi Terpimpin adalah kembali ke UUD 1945 dan dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Soekarno ingin menciptakan stabilitas politik dengan memusatkan kekuasaan pada presiden dan mengurangi dominasi partai politik. Konsep ini diharapkan mampu mengatasi perpecahan dan membawa Indonesia menuju pembangunan yang lebih terarah.

5. Ciri-ciri Demokrasi Terpimpin
Ciri-ciri Demokrasi Terpimpin meliputi dominasi presiden yang sangat kuat, pembubaran DPR hasil Pemilu 1955 dan pembentukan DPR-GR, serta pembentukan MPRS dan DPA. Peran partai politik dibatasi dan dikontrol oleh pemerintah. Ideologi Manipol-USDEK (Manifesto Politik-Undang-Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, Kepribadian Indonesia) menjadi landasan negara. Kebijakan luar negeri cenderung condong ke Blok Timur dan sangat anti-Barat, serta aktif dalam gerakan Non-Blok. Kebijakan ekonomi juga diatur secara terpusat oleh pemerintah.

6. Kebijakan dan Dampak Demokrasi Terpimpin
Pada masa Demokrasi Terpimpin, beberapa kebijakan penting dikeluarkan, seperti pembentukan Front Nasional, konfrontasi dengan Malaysia, dan pembangunan proyek-proyek mercusuar. Di bidang ekonomi, pemerintah berupaya melakukan nasionalisasi perusahaan asing dan membentuk Dewan Perancang Nasional (Depernas). Namun, kebijakan-kebijakan ini seringkali tidak diikuti dengan perencanaan yang matang, mengakibatkan inflasi tinggi dan kesulitan ekonomi bagi rakyat. Di sisi lain, Demokrasi Terpimpin berhasil menjaga kesatuan bangsa dan mengembalikan Irian Barat ke pangkuan RI, tetapi juga menimbulkan sentralisasi kekuasaan yang berlebihan.

Rangkuman: Indonesia pernah menerapkan Demokrasi Liberal (1950-1959) dengan sistem parlementer dan multi-partai yang menyebabkan ketidakstabilan politik. Kemudian, beralih ke Demokrasi Terpimpin (1959-1966) yang dipimpin Presiden Soekarno, berfokus pada stabilitas dengan sentralisasi kekuasaan. Kedua era ini menunjukkan tantangan dalam membangun sistem pemerintahan yang efektif dan stabil di Indonesia pasca-kemerdekaan.

Halaman 9 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Demokrasi LiberalSistem pemerintahan yang memberi kebebasan individu dan partai politik.
Demokrasi TerpimpinSistem pemerintahan yang memusatkan kekuasaan pada presiden.
Kabinet ParlementerKabinet yang bertanggung jawab kepada parlemen.
Dekrit Presiden 5 Juli 1959Perintah Presiden Soekarno untuk kembali ke UUD 1945.
Manipol-USDEKIdeologi negara pada masa Demokrasi Terpimpin.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin" mata pelajaran Sejarah Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIPeta Konsep
Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi TerpimpinDemokrasi Liberal (1950-1959)Ciri-ciri Demokrasi LiberalPenyebab Ketidakstabilan Demokrasi LiberalKonsepsi Demokrasi Terpimpin (1959-1966)Ciri-ciri Demokrasi Terpimpin
Dari sub-bab Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi TerpimpinHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisCinta tanah air
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin pada Sejarah MA, Fase F, elemen Sejarah.

Modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin untuk Sejarah kelas XII.

Apakah modul ajar Sejarah materi Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini gratis?

Ya. Modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin untuk Sejarah kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Indonesia Masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sejarah SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sejarah MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.