Modul Ajar & RPP Guru Kelas VI
Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru Kelas |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang lingkungan sekitar dan beberapa fenomena alam yang pernah mereka amati atau dengar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bentuk syukur atas ciptaan Allah saat menghadapi bencana. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam, penyebab, dan dampaknya melalui berbagai sumber informasi dengan cermat. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun rencana mitigasi sederhana guna mengurangi risiko bencana di lingkungan sekitar.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Geografi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami karakteristik geografis, fenomena alam, dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat, serta mengembangkan kesadaran mitigasi bencana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tanah longsor sering terjadi di Indonesia. |
| Konseptual | Bencana alam adalah peristiwa alam yang dapat menyebabkan kerusakan dan kerugian bagi kehidupan manusia serta lingkungan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah identifikasi jenis bencana, penyebab, dampak, dan upaya mitigasi sederhana. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya memahami bencana alam membantu peserta didik lebih siap dan bijak dalam menghadapi potensi risiko di masa depan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengembangkan rasa syukur atas karunia alam dan kesadaran untuk menjaga ciptaan Allah dari kerusakan akibat bencana. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan keingintahuan dan semangat mencari ilmu tentang fenomena alam serta cara-cara mitigasi bencana. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai upaya mencegah bencana. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati dan semangat tolong-menolong terhadap sesama yang menjadi korban bencana alam. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meningkatkan kesiapsiagaan dan rasa cinta tanah air dengan berpartisipasi aktif dalam upaya mitigasi bencana di Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan video, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bencana alam dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan penyebab terjadinya minimal tiga jenis bencana alam dengan benar.
- Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak negatif bencana alam terhadap lingkungan dan masyarakat secara runtut.
- Melalui simulasi sederhana, peserta didik dapat menyusun rencana mitigasi bencana alam di lingkungan sekitar dengan langkah-langkah yang realistis.
- Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil diskusi tentang jenis bencana alam dan upaya mitigasinya dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami jenis-jenis bencana alam, penyebab, dan dampaknya dapat membantu peserta didik mengembangkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengetahui berbagai jenis bencana alam dan bagaimana cara kita bisa melindungi diri serta lingkungan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | IPA: Mempelajari proses geologi dan hidrologi yang menyebabkan bencana alam seperti gempa bumi dan banjir. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Mengembangkan sikap gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi dampak bencana. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis laporan dan presentasi tentang bencana alam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi tentang potensi bencana di lingkungan rumah dan cara menghadapinya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif dengan poster edukasi bencana dan area diskusi kelompok yang nyaman akan mendukung proses belajar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari platform terpercaya dan aplikasi simulasi bencana sederhana dapat memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan video, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bencana alam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tebak Suara Alam: Guru memutarkan rekaman suara gemuruh air, angin kencang, atau tanah bergeser. Peserta didik menebak suara apa dan mengaitkannya dengan bencana alam.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui simulasi sederhana, peserta didik dapat menyusun rencana mitigasi bencana alam di lingkungan sekitar dengan langkah-langkah yang realistis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Rantai Kata Bencana: Guru menyebutkan satu jenis bencana alam. Peserta didik berikutnya secara bergiliran menyebutkan satu kata terkait bencana tersebut, membentuk rantai kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 30 menit
Tujuan: Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam, penyebab, dampak, dan merancang upaya mitigasi sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Bencana alam adalah peristiwa yang terjadi di alam dan dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia serta lingkungan. Indonesia, sebagai negara yang terletak di 'cincin api' Pasifik, seringkali mengalami berbagai jenis bencana alam.
Alat & bahan: Kertas LKPD, alat tulis, pensil warna, gunting, lem, gambar atau kartu jenis bencana.
Langkah kerja:
- Amati bencana alam yang ditampilkan oleh guru dengan cermat.
- Diskusikan dalam kelompokmu, identifikasi jenis bencana alam, penyebabnya, dan dampak yang ditimbulkan.
- Catat hasil diskusimu pada tabel 'Jenis-Jenis Bencana Alam' di bawah ini.
- Gunting kartu mitigasi yang tersedia dan tempelkan pada kolom 'Upaya Mitigasi' yang sesuai dengan jenis bencananya.
Gambar 1. Gunting & tempel - Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang bencana alam?
- Sebutkan satu contoh bencana alam yang pernah kamu dengar!
- Menurutmu, apa yang menyebabkan terjadinya bencana alam tersebut?
Formatif (proses): Pengamatan partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan evaluasi jawaban soal esai tentang mitigasi bencana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam. | Jenis-jenis bencana alam (banjir, gempa, longsor). | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan penyebab terjadinya bencana alam. | Penyebab bencana alam (hujan lebat, aktivitas tektonik). | 3 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi dampak negatif bencana alam. | Dampak bencana (kerusakan, kerugian, korban jiwa). | 3 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Menyusun rencana mitigasi bencana alam sederhana. | Langkah-langkah mitigasi (penanaman pohon, evakuasi). | 3 JP | kolaborasi |
Bencana alam adalah peristiwa yang terjadi di alam dan dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia serta lingkungan. Indonesia, sebagai negara yang terletak di 'cincin api' Pasifik, seringkali mengalami berbagai jenis bencana alam. Memahami jenis-jenis bencana ini sangat penting agar kita dapat lebih siap dan bijak dalam menghadapinya.
1. 1. Pengertian Bencana Alam
Bencana alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh alam itu sendiri, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan puting beliung. Peristiwa ini dapat menimbulkan kerugian baik harta benda, lingkungan, maupun korban jiwa. Bencana alam bukan hanya sekadar fenomena alam biasa, tetapi memiliki potensi merusak yang besar dan seringkali terjadi secara tiba-tiba.
2. 2. Jenis-Jenis Bencana Alam
Bencana alam dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Pertama, bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus, yang disebabkan oleh aktivitas di dalam bumi. Kedua, bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan puting beliung, yang berkaitan dengan cuaca dan iklim. Ketiga, bencana ekologi seperti kebakaran hutan yang seringkali dipicu oleh faktor manusia namun berdampak luas pada ekosistem.
3. 3. Penyebab Bencana Alam
Setiap jenis bencana alam memiliki penyebab yang berbeda. Gempa bumi disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik. Tsunami terjadi akibat gempa bawah laut yang menimbulkan gelombang besar. Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap atau drainase yang buruk. Tanah longsor terjadi akibat curah hujan tinggi pada lereng yang labil. Kekeringan disebabkan oleh musim kemarau panjang, dan puting beliung disebabkan oleh perbedaan tekanan udara ekstrem.
4. 4. Dampak Bencana Alam
Dampak bencana alam sangat luas, meliputi kerusakan fisik seperti rumah, jembatan, dan jalan. Selain itu, bencana juga menyebabkan kerugian ekonomi seperti gagal panen dan hilangnya mata pencarian. Yang paling menyedihkan adalah dampak sosial berupa korban jiwa, luka-luka, pengungsian, dan trauma psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Lingkungan juga bisa rusak parah, seperti hilangnya hutan akibat kebakaran atau tercemarnya sumber air.
5. 5. Mitigasi Bencana Alam
Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Contoh mitigasi struktural adalah pembangunan tanggul penahan banjir, terasering di lereng bukit, dan bangunan tahan gempa. Mitigasi non-struktural meliputi edukasi masyarakat, penyuluhan, latihan evakuasi, dan pembuatan peta rawan bencana. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi dampak buruk bencana.
6. 6. Peran Kita dalam Menghadapi Bencana
Sebagai peserta didik, kita memiliki peran penting dalam mitigasi bencana. Kita bisa memulai dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan untuk mencegah banjir, serta menanam pohon untuk mencegah tanah longsor. Selain itu, kita juga perlu belajar tentang jalur evakuasi di sekolah dan rumah, serta mengetahui nomor-nomor darurat. Saling tolong-menolong dan peduli terhadap sesama juga merupakan wujud kesiapsiagaan sosial.
Rangkuman: Bencana alam adalah peristiwa alam yang dapat merugikan kehidupan. Jenisnya beragam, mulai dari geologi hingga hidrometeorologi, masing-masing dengan penyebab dan dampaknya. Upaya mitigasi, baik struktural maupun non-struktural, penting untuk mengurangi risiko. Kesadaran dan kesiapsiagaan kita, termasuk menjaga lingkungan dan saling membantu, sangat berarti dalam menghadapi potensi bencana.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bencana Alam | Peristiwa alam yang dapat menyebabkan kerusakan dan kerugian. |
| Mitigasi | Upaya mengurangi risiko bencana. |
| Gempa Bumi | Getaran permukaan bumi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba. |
| Banjir | Meluapnya air hingga merendam daratan. |
| Tanah Longsor | Pergerakan massa tanah atau batuan menuruni lereng. |
| Tsunami | Gelombang laut besar akibat gempa bawah laut. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam" mata pelajaran Guru Kelas Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam yang Anda cari? Materi Guru Kelas Kelas VI lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru Kelas kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam pada Guru Kelas MI, Fase C, elemen Geografi.
Modul Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam untuk Guru Kelas kelas VI.
Apakah modul ajar Guru Kelas materi Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam ini gratis?
Ya. Modul Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru Kelas kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru Kelas kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam untuk Guru Kelas kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru Kelas kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru Kelas kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru Kelas ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Bab.4 Jenis-Jenis Bencana Alam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.