Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
peredaran darah
Modul ajar (RPP) IPAS MI kelas VI materi peredaran darah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan peredaran darah yang Anda cari? Materi IPAS Kelas VI lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | peredaran darah |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal bagian-bagian tubuh manusia secara umum dan fungsi dasarnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Meyakini ciptaan Allah
Peserta didik menyadari keagungan ciptaan Allah SWT melalui kompleksitas sistem peredaran darah manusia. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik mampu menganalisis informasi tentang fungsi organ peredaran darah dan dampaknya pada kesehatan. - kesehatan — elemen: Menjaga kesehatan fisik dan mental
Peserta didik menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan struktur serta fungsi berbagai sistem organ tubuh manusia, dan menghubungkannya dengan cara menjaga kesehatan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sistem peredaran darah manusia terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah. |
| Konseptual | Darah mengalir ke seluruh tubuh membawa oksigen dan nutrisi serta mengangkut sisa metabolisme. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengukur denyut nadi dan merancang poster kesehatan sistem peredaran darah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami cara kerja tubuh untuk menjaga kesehatan diri secara mandiri. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem peredaran darah manusia dan fungsinya.
- Menjelaskan proses peredaran darah besar dan kecil pada manusia.
- Menganalisis komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, keping darah, plasma darah) dan perannya.
- Menjelaskan jenis-jenis pembuluh darah (arteri, vena, kapiler) dan perbedaannya.
- Mengidentifikasi berbagai gangguan pada sistem peredaran darah manusia.
- Merancang dan membuat poster tentang upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
Pemahaman bermakna: Memahami sistem peredaran darah membantu kita menghargai tubuh sebagai anugerah Tuhan dan mengambil tindakan proaktif untuk menjaga kesehatan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa jantung kita terus berdenyut tanpa henti setiap saat, bahkan saat kita tidur?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Menyadari kebesaran Allah SWT sebagai pencipta tubuh manusia yang sempurna dan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan teks informatif untuk poster kesehatan. Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam mendesain poster edukasi yang menarik dan informatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung peserta didik menerapkan pola makan sehat dan aktivitas fisik di rumah, serta mendiskusikan pentingnya menjaga kesehatan jantung. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dilengkapi dengan poster anatomi tubuh, model torso, dan akses ke sudut baca dengan buku-buku kesehatan yang relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi interaktif tentang sistem peredaran darah dari platform belajar online dan aplikasi sederhana untuk menghitung denyut nadi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem peredaran darah manusia dan fungsinya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Organ: Peserta didik menebak nama organ yang disebutkan fungsinya oleh guru, misalnya 'Memompa darah'. Peserta didik menyapa, berdoa, dan presensi. Guru menampilkan video singkat tentang denyut jantung, lalu bertanya 'Apa yang kalian lihat dan rasakan?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa jantung kita terus berdenyut tanpa henti setiap saat, bahkan saat kita tidur?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati model torso manusia atau gambar sistem peredaran darah, lalu secara berkelompok mengidentifikasi organ-organ utamanya (jantung, paru-paru, pembuluh darah) dan menduga fungsinya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi LKPD dengan menuliskan nama organ dan fungsi yang mereka diskusikan, serta menggambarkan sketsa sederhana posisi organ tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang fungsi dasar jantung dan pembuluh darah sebagai pengantar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan organ utama peredaran darah. Guru mengapresiasi kerja keras semua kelompok dan memberikan tantangan untuk mencari tahu lebih banyak di rumah, lalu ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan proses peredaran darah besar dan kecil pada manusia. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Gerak Jantungku: Peserta didik menirukan gerakan memompa jantung dengan tangan sambil menghitung denyutan dalam 15 detik. Peserta didik menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang organ peredaran darah. Guru menunjukkan gambar jalur peredaran darah dan bertanya 'Bagaimana darah bisa sampai ke seluruh tubuh lalu kembali lagi ke jantung?'. Guru menyampaikan tujuan pertemuan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menganalisis diagram peredaran darah besar dan kecil, mencari perbedaan jalur dan fungsinya melalui studi literatur singkat yang disediakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Secara berkelompok, peserta didik membuat peta konsep atau diagram alir sederhana yang menggambarkan jalur peredaran darah besar dan kecil, lengkap dengan keterangan organ yang terlibat dan jenis darah (kaya oksigen/karbon dioksida). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan peta konsepnya. Guru mengoreksi dan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan peredaran darah besar dan kecil serta pentingnya paru-paru dalam proses ini. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik merefleksikan proses belajar hari ini. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik dan mengingatkan pentingnya memahami alur ini, lalu ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menganalisis komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, keping darah, plasma darah) dan perannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Fungsi Darah: Guru menyebutkan peran darah (misalnya 'melawan kuman'), peserta didik menebak komponen darah yang bertanggung jawab. Peserta didik menyapa, berdoa, dan presensi. Guru bertanya 'Apa yang kalian tahu tentang darah? Apakah darah hanya berwarna merah saja?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar mikroskopis darah atau simulasi video tentang komponen darah. Mereka diajak berhipotesis tentang fungsi masing-masing komponen. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan panduan LKPD, peserta didik mencari informasi dari buku atau internet tentang sel darah merah, sel darah putih, keping darah, dan plasma darah, lalu mencatat fungsi masing-masing komponen dan mengaitkannya dengan kesehatan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok membagikan hasil penemuan mereka. Guru memfasilitasi diskusi tentang peran vital setiap komponen darah dan menjelaskan akibat jika salah satu komponen terganggu. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan fungsi komponen darah. Guru memberikan apresiasi dan mengajak peserta didik bersyukur atas kesempurnaan ciptaan Allah dalam tubuh, lalu ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi organ-organ sistem peredaran darah dan fungsinya.
Alat & bahan: Gambar sistem peredaran darah, pensil, penghapus, pewarna (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar sistem peredaran darah yang disediakan oleh gurumu.
- Diskusikan dengan kelompokmu, bagian-bagian tubuh mana saja yang termasuk dalam sistem peredaran darah.
- Tuliskan nama-nama organ tersebut pada kolom yang tersedia.
- Diskusikan fungsi dari setiap organ tersebut dan tuliskan di kolom fungsi.
- Warnai gambar organ-organ tersebut dengan warna yang berbeda agar lebih jelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan salah satu organ yang ada di dalam dada kita!
- Menurutmu, apa fungsi darah?
- Pernahkah kamu merasa denyutan di pergelangan tanganmu? Itu apa?
- Apa yang terjadi jika tubuh kita tidak mendapatkan makanan dan minuman?
Formatif (proses): Penilaian observasi saat diskusi kelompok, presentasi, dan keaktifan dalam mengerjakan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian poster proyek akhir dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem peredaran darah manusia dan fungsinya. | Organ dan fungsi peredaran darah | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan proses peredaran darah besar dan kecil pada manusia. | Peredaran darah besar dan kecil | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi berbagai gangguan pada sistem peredaran darah manusia. | Gangguan peredaran darah dan pencegahannya | 2 JP | kesehatan |
| 4 | Merancang dan membuat poster tentang upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah. | Proyek poster kesehatan peredaran darah | 4 JP | kreativitas, kesehatan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini kebesaran Allah SWT atas penciptaan sistem peredaran darah yang sempurna dan menjaga amanah tubuh. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali informasi tentang cara kerja tubuh dan pentingnya menjaga kesehatan peredaran darah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memahami bahwa lingkungan bersih mendukung kesehatan, termasuk kesehatan sistem peredaran darah dari polutan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menerapkan gaya hidup sehat sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan mengingatkan sesama tentang pentingnya kesehatan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjaga kesehatan diri agar dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa dan negara. |
Sistem peredaran darah adalah salah satu sistem paling menakjubkan dalam tubuh kita. Ia bekerja tanpa henti, memompa darah ke setiap sudut tubuh kita, memastikan setiap sel mendapatkan yang dibutuhkan untuk hidup. Memahami cara kerjanya adalah langkah awal untuk menghargai tubuh dan menjaga kesehatan kita.
1. Organ-Organ Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah manusia terdiri dari tiga komponen utama: jantung, pembuluh darah, dan darah itu sendiri. Jantung adalah organ berotot seukuran kepalan tangan yang terletak di rongga dada, sedikit ke kiri. Fungsinya adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Pembuluh darah adalah saluran seperti pipa yang mengalirkan darah, dan darah adalah cairan yang membawa oksigen, nutrisi, serta mengangkut limbah dari sel-sel tubuh.
2. Peredaran Darah Besar dan Kecil
Ada dua jenis peredaran darah: peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Peredaran darah kecil dimulai dari jantung (bilik kanan), menuju paru-paru untuk mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida, lalu kembali ke jantung (serambi kiri). Peredaran darah besar dimulai dari jantung (bilik kiri), memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh, lalu darah kotor (kaya karbon dioksida) kembali ke jantung (serambi kanan). Kedua siklus ini bekerja bersamaan untuk menjaga tubuh berfungsi dengan baik.
3. Komponen Darah
Darah kita bukan hanya cairan merah biasa. Darah terdiri dari beberapa komponen penting: sel darah merah (eritrosit) yang membawa oksigen, sel darah putih (leukosit) yang melawan infeksi, keping darah (trombosit) yang membantu pembekuan darah, dan plasma darah yang merupakan cairan kuning tempat semua komponen lain ini terlarut. Setiap komponen memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan tubuh kita.
4. Jenis-Jenis Pembuluh Darah
Pembuluh darah dibagi menjadi tiga jenis utama. Arteri adalah pembuluh yang membawa darah bersih (kaya oksigen) dari jantung ke seluruh tubuh. Vena adalah pembuluh yang membawa darah kotor (kaya karbon dioksida) kembali ke jantung. Kapiler adalah pembuluh darah sangat halus yang menghubungkan arteri dan vena, tempat pertukaran oksigen, nutrisi, dan limbah terjadi antara darah dan sel-sel tubuh. Setiap jenis pembuluh memiliki struktur dan fungsi yang berbeda sesuai perannya.
5. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah dapat mengalami berbagai gangguan. Beberapa contohnya adalah anemia (kekurangan sel darah merah), hipertensi (tekanan darah tinggi), hipotensi (tekanan darah rendah), dan penyakit jantung koroner (penyempitan pembuluh darah jantung). Gangguan ini bisa disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, faktor genetik, atau infeksi. Penting untuk mengetahui penyebab dan gejalanya agar dapat melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat.
6. Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah
Menjaga kesehatan sistem peredaran darah sangat penting untuk hidup sehat. Caranya antara lain dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya zat besi dan rendah lemak jenuh. Rutin berolahraga, tidak merokok, dan menghindari stres juga sangat membantu. Istirahat yang cukup dan pemeriksaan kesehatan berkala juga diperlukan untuk mendeteksi dini masalah yang mungkin timbul. Dengan menjaga sistem peredaran darah, kita menjaga anugerah Allah SWT.
Rangkuman: Sistem peredaran darah manusia, terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah, bekerja tanpa henti untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh serta mengangkut limbah. Ada peredaran darah besar dan kecil, serta berbagai komponen darah (sel darah merah, putih, keping darah, plasma) dan jenis pembuluh darah (arteri, vena, kapiler) dengan fungsi spesifik. Penting untuk menjaga kesehatan sistem ini melalui gaya hidup sehat untuk mencegah berbagai gangguan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Arteri | Pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. |
| Vena | Pembuluh darah yang membawa darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung. |
| Kapiler | Pembuluh darah terkecil tempat pertukaran zat antara darah dan sel. |
| Jantung | Organ pemompa darah dalam tubuh. |
| Plasma darah | Cairan kuning dalam darah tempat sel-sel darah terlarut. |
| Anemia | Kondisi kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. |
| Hipertensi | Tekanan darah tinggi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "peredaran darah" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Sistem Tata SuryaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisListrik dan MagnetModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerkembangbiakan Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProklamasi KemerdekaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisASEAN dan Kerja Sama AntarnegaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Listrik dan Magnet di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTata SuryaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIndonesia dan Negara Tetangga (ASEAN)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGlobalisasi dan ModernisasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri IPAS di kelas lain
Alat gerak pada manusiaIPAS Kelas VI MIBencana Alam dan DampaknyaIPAS Kelas VI MIBenua-Benua di DuniaIPAS Kelas VI MICiri-Ciri Khusus Makhluk HidupIPAS Kelas VI MILihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar IPAS peredaran darah ini gratis?
Ya. Modul peredaran darah untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul peredaran darah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas peredaran darah untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul peredaran darah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi peredaran darah pada IPAS MI, Fase C, elemen Pemahaman Sains.
Bisakah modul peredaran darah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan peredaran darah dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.