Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas IX
Beriman kepada Qada dan Qadar
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Beriman kepada Qada dan Qadar |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Warga Belajar:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang rukun iman dan rukun Islam serta pentingnya keyakinan dalam agama Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
Warga belajar menunjukkan sikap tawakal dan sabar dalam menghadapi cobaan hidup, sebagai wujud iman kepada Qada dan Qadar. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Warga belajar menganalisis berbagai fenomena alam dan sosial untuk mengidentifikasi keterkaitannya dengan konsep Qada dan Qadar. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Warga belajar mampu mengidentifikasi potensi diri dan merencanakan masa depan dengan ikhtiar maksimal, tanpa menafikan takdir Allah.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akidah Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar memahami konsep iman kepada Qada dan Qadar, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, sabar, dan tawakal. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Qada dan Qadar adalah dua ketentuan Allah SWT yang meliputi segala sesuatu di alam semesta, seperti kelahiran, kematian, rezeki, dan jodoh. |
| Konseptual | Konsep iman kepada Qada dan Qadar mengajarkan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, yang menuntut manusia untuk berikhtiar dan bertawakal. |
| Prosedural | Warga belajar akan belajar bagaimana menyikapi takdir dengan ikhtiar maksimal, berdoa, dan berserah diri kepada Allah SWT. |
| Metakognitif | Warga belajar akan menyadari pentingnya merenungkan hikmah di balik setiap peristiwa dan bagaimana keyakinan ini memengaruhi pola pikir serta tindakan mereka. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menginternalisasi keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, mendorong ketaatan dan rasa syukur kepada-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong warga belajar untuk terus mencari pengetahuan tentang hukum alam dan sunnatullah sebagai bagian dari takdir Allah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memahami bahwa menjaga alam adalah bagian dari ikhtiar terhadap Qadar Allah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun sikap sabar, tawakal, dan optimis dalam menghadapi cobaan hidup, serta memotivasi untuk saling mendukung dalam kebaikan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meningkatkan rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada tanah air, serta berikhtiar untuk memajukan bangsa sesuai dengan takdir yang telah digariskan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian dalil naqli dan aqli, warga belajar dapat menjelaskan pengertian Qada dan Qadar dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi perbedaan antara Qada dan Qadar serta contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.
- Melalui studi kasus, warga belajar dapat menganalisis hikmah beriman kepada Qada dan Qadar dalam konteks kehidupan pedesaan dengan minimal tiga contoh yang relevan.
- Setelah melakukan simulasi, warga belajar dapat mempraktikkan sikap ikhtiar, doa, dan tawakal dalam menghadapi cobaan atau tantangan hidup dengan benar.
- Dengan presentasi hasil diskusi, warga belajar dapat menyajikan penerapan iman kepada Qada dan Qadar dalam membentuk pribadi yang sabar dan optimis secara percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami iman kepada Qada dan Qadar bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan mendorong warga belajar untuk berikhtiar maksimal, berdoa, dan kemudian bertawakal atas hasil yang Allah tetapkan, sehingga hidup menjadi lebih tenang dan produktif.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang sukses setelah berusaha keras, dan ada pula yang belum berhasil meskipun sudah berjuang maksimal?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mempelajari fenomena alam seperti siklus air, perubahan iklim, atau pertumbuhan tanaman sebagai contoh Qada Allah yang memiliki hukum sebab-akibat. Sosiologi: Menganalisis pola-pola sosial dan faktor-faktor yang memengaruhi nasib suatu komunitas atau individu, serta bagaimana masyarakat menyikapi keberhasilan dan kegagalan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Warga belajar didorong untuk berdiskusi dengan tokoh agama atau sesepuh di komunitas mereka tentang pengalaman hidup yang berkaitan dengan Qada dan Qadar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat memanfaatkan lingkungan sekitar PKBM atau desa sebagai sumber contoh nyata fenomena alam dan sosial yang berkaitan dengan Qada dan Qadar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek dari YouTube tentang kisah-kisah inspiratif terkait ketabahan dan tawakal dalam menghadapi takdir, serta penggunaan aplikasi presentasi sederhana untuk menyajikan hasil diskusi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian dalil naqli dan aqli, warga belajar dapat menjelaskan pengertian Qada dan Qadar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berantai: Tutor membisikkan satu kata kunci terkait takdir kepada warga belajar pertama, lalu ia membisikkan ke sebelahnya, hingga kata terakhir disampaikan ke tutor. Kata yang disampaikan harus sama persis.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi perbedaan antara Qada dan Qadar serta contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Benang Kusut Hikmah: Warga belajar berdiri membentuk lingkaran. Tutor memegang gulungan benang dan menyebut satu hikmah beriman kepada Qada dan Qadar, lalu melempar benang ke warga belajar lain. Warga belajar yang menerima benang menyebut hikmah lain dan melempar ke yang lain, hingga membentuk jaring-jaring hikmah.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Tutor |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Warga belajar dapat menganalisis studi kasus dan merumuskan sikap ikhtiar, doa, serta tawakal yang tepat dalam menghadapi takdir.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Iman kepada Qada dan Qadar merupakan rukun iman yang keenam dalam ajaran Islam. Keyakinan ini mengajarkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan, telah ditentukan oleh Allah SWT.
Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, bahan ajar digital atau cetak, gambar 1 (fenomena alam)
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
1 2 3 4 4 5 Mendatar 1. Sesuatu yang sudah ada sejak dahulu kala, tanpa permulaan. 4. Perwujudan atau realisasi dari ketetapan Allah (Qada) pada waktu tertentu. 5. Berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah melakukan ikhtiar dan doa. Menurun 2. Usaha sungguh-sungguh yang dilakukan manusia untuk mencapai tujuan. 3. Permohonan atau harapan yang disampaikan kepada Allah SWT. 4. Ketetapan Allah yang azali, sebelum segala sesuatu terjadi. Gambar 1. Teka-teki silang - Amati fenomena alam seperti kekeringan atau banjir di lingkungan pedesaan, kemudian diskusikan dalam kelompok apa saja dampak yang ditimbulkan.
- Baca studi kasus berikut: 'Pak Ahmad, seorang petani di desa, menghadapi gagal panen selama dua musim berturut-turut karena serangan hama. Ia merasa sangat sedih dan putus asa. Namun, ia teringat pelajaran tentang Qada dan Qadar.'
- Diskusikan dalam kelompok Anda: Sikap ikhtiar apa yang seharusnya dilakukan Pak Ahmad? Doa apa yang bisa ia panjatkan? Bagaimana wujud tawakal Pak Ahmad dalam situasi ini?
- Catat hasil diskusi Anda pada tabel yang disediakan, kemudian siapkan untuk dipresentasikan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang rukun iman?
- Menurut Anda, apakah semua yang terjadi dalam hidup kita sudah ditentukan?
- Bisakah kita mengubah nasib kita?
- Apa yang Anda lakukan ketika menghadapi kesulitan hidup?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan simulasi role play, serta hasil kerja LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan proyek poster/infografis tentang 'Ikhtiar dan Tawakal dalam Hidupku'.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian Qada dan Qadar | Pengertian Qada dan Qadar, Dalil Naqli dan Aqli | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi perbedaan Qada dan Qadar serta contohnya | Perbedaan Qada dan Qadar, Contoh dalam kehidupan | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis hikmah beriman kepada Qada dan Qadar | Hikmah beriman kepada Qada dan Qadar, Sikap ikhtiar, doa, dan tawakal | 2 JP | kemandirian |
Iman kepada Qada dan Qadar merupakan rukun iman yang keenam dalam ajaran Islam. Keyakinan ini mengajarkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan, telah ditentukan oleh Allah SWT. Memahami dan mengamalkan rukun iman ini akan membentuk pribadi yang kuat, sabar, dan senantiasa berikhtiar.
1. Pengertian Qada
Qada secara bahasa berarti ketetapan, hukum, atau keputusan. Sedangkan menurut istilah, Qada adalah ketetapan Allah SWT yang azali (sudah ada sejak dahulu sebelum alam semesta diciptakan) terhadap segala sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Ketetapan ini bersifat menyeluruh dan meliputi semua makhluk serta peristiwa. Contohnya, Allah telah menetapkan kapan seseorang akan lahir dan meninggal dunia, siapa jodohnya, serta berapa rezekinya. Semua ini telah tertulis di Lauhul Mahfuzh.
2. Pengertian Qadar
Qadar secara bahasa berarti ukuran, batasan, atau ketentuan. Menurut istilah, Qadar adalah perwujudan atau realisasi dari ketetapan Allah SWT (Qada) yang telah ada sejak azali. Qadar adalah pelaksanaan dari Qada yang terjadi pada waktu dan kondisi tertentu. Jadi, Qada adalah rencana atau blueprint, sedangkan Qadar adalah eksekusi dari rencana tersebut. Misalnya, Allah telah menetapkan (Qada) bahwa manusia akan memiliki kemampuan untuk berpikir dan berusaha. Kemudian, Qadar adalah sejauh mana manusia tersebut menggunakan kemampuan berpikir dan usahanya untuk mencapai tujuan tertentu.
3. Perbedaan Qada dan Qadar
Meskipun sering disebut bersamaan, Qada dan Qadar memiliki perbedaan. Qada adalah ketetapan Allah yang bersifat umum dan azali, belum terwujud. Sedangkan Qadar adalah perwujudan dari ketetapan tersebut pada waktu dan tempat tertentu. Ibaratnya, Qada adalah 'takdir secara umum' yang telah Allah tuliskan, dan Qadar adalah 'takdir secara khusus' yang terjadi pada diri kita. Contoh: Allah menetapkan (Qada) bahwa ada siang dan malam, sedangkan terjadinya siang dan malam setiap hari adalah Qadar.
4. Dalil Naqli tentang Qada dan Qadar
Banyak dalil dalam Al-Qur'an dan Hadis yang menjelaskan tentang Qada dan Qadar. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qamar ayat 49: 'إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ' (Inna kulla syai'in khalaqnahu biqadarin), yang artinya: 'Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (Qadar).' Hadis Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan: 'Iman itu adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada Qadar, baik yang baik maupun yang buruk.' (HR. Muslim). Dalil-dalil ini menegaskan bahwa iman kepada Qada dan Qadar adalah bagian integral dari keimanan seorang Muslim.
5. Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar
Beriman kepada Qada dan Qadar memiliki banyak hikmah. Pertama, menumbuhkan sikap tawakal setelah berikhtiar maksimal. Kedua, menumbuhkan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah. Ketiga, menjauhkan diri dari sifat sombong saat meraih keberhasilan. Keempat, menumbuhkan optimisme dan semangat untuk terus berusaha karena setiap usaha akan dinilai oleh Allah. Kelima, memberikan ketenangan jiwa karena yakin bahwa segala sesuatu terjadi atas izin-Nya. Hikmah-hikmah ini sangat relevan dalam menghadapi tantangan hidup, terutama di lingkungan pedesaan yang seringkali bergantung pada faktor alam.
6. Sikap Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Iman kepada Qada dan Qadar tidak berarti pasrah tanpa usaha. Justru sebaliknya, ia mendorong kita untuk berikhtiar (berusaha) semaksimal mungkin, berdoa memohon yang terbaik kepada Allah, dan kemudian bertawakal (berserah diri) atas hasil yang Allah tetapkan. Ini adalah trilogi penting dalam menjalani hidup. Contohnya, seorang petani harus berikhtiar dengan mengolah tanah, menanam, dan merawat tanamannya. Setelah itu, ia berdoa agar tanamannya tumbuh subur, dan bertawakal atas hasil panennya, baik melimpah atau kurang, karena yakin itu adalah ketetapan Allah.
Rangkuman: Iman kepada Qada dan Qadar adalah rukun iman keenam, meyakini bahwa segala sesuatu telah ditetapkan dan akan terwujud atas kehendak Allah SWT. Qada adalah ketetapan azali, sedangkan Qadar adalah perwujudan ketetapan tersebut. Keyakinan ini mendorong kita untuk berikhtiar maksimal, berdoa, dan bertawakal, sehingga menumbuhkan kesabaran, syukur, optimisme, serta ketenangan jiwa dalam menghadapi setiap peristiwa hidup.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Qada | Ketetapan Allah yang azali, sebelum segala sesuatu terjadi. |
| Qadar | Perwujudan atau realisasi dari ketetapan Allah (Qada) pada waktu tertentu. |
| Ikhtiar | Usaha sungguh-sungguh yang dilakukan manusia untuk mencapai tujuan. |
| Doa | Permohonan atau harapan yang disampaikan kepada Allah SWT. |
| Tawakal | Berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah melakukan ikhtiar dan doa. |
| Azali | Sesuatu yang sudah ada sejak dahulu kala, tanpa permulaan. |
| Lauhul Mahfuzh | Kitab catatan takdir segala sesuatu yang ada di alam semesta. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Beriman kepada Qada dan Qadar" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Beriman kepada Qada dan Qadar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Al-Qur’an Menginspirasi: Meraih Kesuksesan dengan Semangat Mencari IlmuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeyakini Hari Akhir dengan Mawas DiriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIndahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi IslamiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBersyukur dengan Akikah, Peduli Sesama dengan BerkurbanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengapresiasi Peradaban Daulah UsmaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Al-Qur’an Menginspirasi: Menjadi Khalifatullah fil ‘Ard Penebar Kasih SayangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeraih Ketenangan Jiwa dengan Meyakini Qada dan QadarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDengan Seni Islami, Kehidupan Semakin HarmoniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengenal Imam Mazhab, Ibadah Semakin MantapBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengapresiasi Peradaban pada Masa Syafawi dan India MughalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Rukhsah dalam BeribadahPendidikan Agama Islam Kelas IX Paket BSabar Menghadapi Musibah dan UjianPendidikan Agama Islam Kelas IX Paket BMembiasakan Syukur kepada Allah SwtPendidikan Agama Islam Kelas VII Paket BAl-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII Paket BLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Beriman kepada Qada dan Qadar pada Pendidikan Agama Islam Paket B, Fase D, elemen Akidah Akhlak.
Modul Beriman kepada Qada dan Qadar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Beriman kepada Qada dan Qadar untuk Pendidikan Agama Islam kelas IX.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Beriman kepada Qada dan Qadar ini gratis?
Ya. Modul Beriman kepada Qada dan Qadar untuk kelas IX Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Beriman kepada Qada dan Qadar ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Beriman kepada Qada dan Qadar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Beriman kepada Qada dan Qadar dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Beriman kepada Qada dan Qadar ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas IX Paket B. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Beriman kepada Qada dan Qadar tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Beriman kepada Qada dan Qadar untuk Pendidikan Agama Islam kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Beriman kepada Qada dan Qadar ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas IX Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Beriman kepada Qada dan Qadar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket B negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket B Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Beriman kepada Qada dan Qadar disusun untuk Paket B dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.