Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XI
Teks Prosedur
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia Paket C kelas XI materi Teks Prosedur lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Teks Prosedur yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Teks Prosedur |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis teks sederhana dan mampu mengidentifikasi informasi penting dari sebuah bacaan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Warga belajar menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur untuk mengevaluasi keefektifannya dalam menyampaikan informasi. - kreativitas — elemen: Menghasilkan Karya dan Tindakan Orisinal
Warga belajar menciptakan teks prosedur yang inovatif dan relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari atau pekerjaan mereka. - komunikasi — elemen: Berkomunikasi dengan Efektif
Warga belajar menyampaikan hasil analisis dan teks prosedur yang mereka buat secara jelas, lugas, dan mudah dipahami oleh audiens.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, warga belajar mampu menulis berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan prosedur) untuk berbagai tujuan dan konteks dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat, serta mampu menyajikan gagasan secara logis, kritis, dan kreatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks prosedur dapat ditemukan dalam bentuk resep masakan, petunjuk penggunaan aplikasi, atau panduan keselamatan kerja. |
| Konseptual | Teks prosedur adalah jenis teks yang menjelaskan langkah-langkah untuk melakukan atau membuat sesuatu secara berurutan dan sistematis. |
| Prosedural | Warga belajar akan mempelajari cara mengidentifikasi struktur, kaidah kebahasaan, dan menyusun teks prosedur yang efektif dan mudah diikuti. |
| Metakognitif | Warga belajar menyadari pentingnya kemampuan menyusun teks prosedur yang jelas dan akurat dalam berbagai aspek kehidupan, baik personal maupun profesional. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri umum dan fungsi teks prosedur dengan tepat.
- Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur dengan cermat.
- Menyusun kerangka teks prosedur berdasarkan topik yang relevan dengan kehidupan warga belajar.
- Menulis teks prosedur yang runtut, logis, dan menggunakan kaidah kebahasaan yang benar.
- Mempresentasikan teks prosedur yang telah dibuat dengan percaya diri dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menyusun teks prosedur yang jelas dan sistematis akan membantu warga belajar dalam berbagai aktivitas, mulai dari mengikuti instruksi hingga memberikan panduan kepada orang lain, meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah Anda merasa kesulitan mengikuti petunjuk atau panduan? Kira-kira, apa yang membuat petunjuk tersebut sulit dipahami?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kewirausahaan: Menyusun teks prosedur 'Cara Membuat Produk Kerajinan' atau 'Langkah-langkah Memasarkan Produk UMKM'. Pendidikan Lingkungan Hidup: Menulis teks prosedur tentang 'Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga' atau 'Panduan Menanam Pohon di Lahan Sempit'. Teknologi Informasi: Membuat petunjuk penggunaan aplikasi atau panduan pemeliharaan perangkat elektronik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat berbagi pengalaman dalam membuat atau mengikuti prosedur kerja atau resep masakan, menjadi narasumber, atau membantu memfasilitasi praktik di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat memanfaatkan lingkungan sekitar PKBM atau rumah warga belajar sebagai sumber ide topik teks prosedur, serta menggunakan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi dan presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai untuk mencari referensi teks prosedur, menonton video tutorial, atau mengetik dan menyunting teks prosedur yang dibuat warga belajar. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri umum dan fungsi teks prosedur dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Tutor memperagakan gerakan sederhana (misal, cara membuat teh) tanpa bicara, warga belajar menebak dan menyebutkan langkah-langkahnya. Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Dilanjutkan dengan apersepsi tentang pengalaman warga belajar mengikuti petunjuk. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu warga belajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Warga belajar secara berkelompok mengamati berbagai contoh teks prosedur (resep, petunjuk penggunaan alat, panduan) yang disediakan tutor, lalu mengidentifikasi ciri-ciri umum dan fungsi dari teks-teks tersebut melalui diskusi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang ciri umum dan fungsi teks prosedur. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan konsep, lalu meminta warga belajar untuk mengidentifikasi teks prosedur di lingkungan sekitar mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Warga belajar secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang teks prosedur. Tutor memberikan penguatan bahwa memahami ciri teks prosedur membantu kita mengikuti instruksi lebih baik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Tutor bersama warga belajar menyimpulkan materi hari ini. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Tutor menyebutkan satu kata, warga belajar berikutnya menambahkan kata yang berhubungan hingga membentuk rantai kata tentang 'langkah-langkah'. Tutor menyapa warga belajar, melakukan presensi, dan mengulas kembali materi sebelumnya. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik terkait pentingnya susunan kalimat yang jelas. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Warga belajar menganalisis teks prosedur yang diberikan tutor (misalnya, 'Cara Membuat Kopi Susu Kekinian') untuk mengidentifikasi bagian-bagian struktur (tujuan, bahan/alat, langkah-langkah) dan kaidah kebahasaan yang digunakan (kata kerja imperatif, konjungsi, keterangan cara). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, warga belajar membandingkan dua teks prosedur dengan topik serupa namun kualitas berbeda, lalu mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal struktur dan kebahasaan. Mereka kemudian mencoba memperbaiki teks yang kurang efektif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan perbaikan teks prosedur mereka. Tutor memberikan penguatan tentang pentingnya struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat agar teks prosedur mudah dipahami dan diikuti. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Warga belajar merangkum poin-poin penting tentang struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur. Tutor memberikan apresiasi atas kerja keras warga belajar dan memberikan motivasi untuk terus berlatih. Pertemuan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menulis teks prosedur yang runtut, logis, dan menggunakan kaidah kebahasaan yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tukar Perintah: Warga belajar berpasangan, satu orang memberikan perintah sederhana kepada pasangannya (misal, 'ambil pulpen'), pasangannya melakukan. Lalu bertukar peran. Tutor menyapa warga belajar, melakukan presensi, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya teks prosedur yang baik. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menulis dan mempresentasikan teks prosedur karya sendiri, serta menjelaskan proyek yang akan dikerjakan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Tutor memfasilitasi diskusi tentang topik-topik teks prosedur yang relevan dengan kehidupan warga belajar (misalnya, 'Cara Memulai Usaha Kecil', 'Panduan Mengelola Keuangan Keluarga', 'Cara Merawat Tanaman Hias'). Warga belajar memilih topik dan menyusun kerangka teks prosedur secara individu. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Warga belajar secara mandiri menulis teks prosedur berdasarkan kerangka yang telah dibuat, dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan yang telah dipelajari. Tutor berkeliling memberikan bimbingan individual dan umpan balik konstruktif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Warga belajar mempresentasikan teks prosedur yang telah mereka buat di depan kelas. Warga belajar lain dan tutor memberikan umpan balik konstruktif mengenai kejelasan, kelengkapan, dan keefektifan teks prosedur tersebut. Tutor memberikan penguatan dan apresiasi atas karya warga belajar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Tutor bersama warga belajar merefleksikan seluruh rangkaian pembelajaran teks prosedur. Tutor memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses belajar dan karya yang dihasilkan. Pertemuan diakhiri dengan motivasi untuk terus berkarya dan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis struktur serta kaidah kebahasaan teks prosedur secara mandiri.
Alat & bahan: Teks prosedur cetak atau digital, alat tulis, gawai (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah dengan saksama teks prosedur yang diberikan oleh tutor.
- Identifikasi tujuan dari teks prosedur tersebut.
- Temukan dan catat bagian-bagian struktur teks prosedur (tujuan, bahan/alat, langkah-langkah) pada tabel yang tersedia.
- Analisis kaidah kebahasaan yang digunakan (kata kerja imperatif, konjungsi, keterangan cara, dll.) dan berikan contohnya.
- Buatlah simpulan singkat mengenai keefektifan teks prosedur tersebut dalam menyampaikan informasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang petunjuk atau panduan?
- Pernahkah Anda menuliskan langkah-langkah untuk melakukan sesuatu?
- Menurut Anda, apa ciri-ciri petunjuk yang mudah dipahami?
Formatif (proses): Observasi partisipasi warga belajar dalam diskusi kelompok, analisis teks, dan penyusunan kerangka teks prosedur, serta umpan balik terhadap draf teks prosedur.
Sumatif (akhir): Penilaian teks prosedur hasil karya warga belajar dan presentasinya berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri umum dan fungsi teks prosedur dengan tepat. | Ciri umum dan fungsi teks prosedur. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur dengan cermat. | Struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur. | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 3 | Menulis teks prosedur yang runtut, logis, dan menggunakan kaidah kebahasaan yang benar. | Penyusunan dan presentasi teks prosedur. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks prosedur adalah salah satu jenis teks yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Dari resep masakan hingga panduan merakit furnitur, teks prosedur membantu kita melakukan atau membuat sesuatu dengan benar. Memahami dan mampu menyusun teks prosedur yang baik akan memudahkan banyak aktivitas dan pekerjaan kita. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai keterampilan ini.
1. Pengertian dan Tujuan Teks Prosedur
Teks prosedur adalah teks yang berisi petunjuk, langkah-langkah, atau cara untuk melakukan atau membuat sesuatu secara berurutan agar mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan utama teks prosedur adalah memberikan panduan yang jelas dan sistematis kepada pembaca atau pengguna. Contohnya, resep masakan bertujuan agar pembaca dapat menghasilkan masakan yang enak, atau petunjuk penggunaan alat elektronik agar alat tersebut berfungsi dengan baik dan aman. Teks prosedur sering ditemukan dalam buku petunjuk, artikel, atau media digital.
2. Ciri-ciri Umum Teks Prosedur
Teks prosedur memiliki beberapa ciri khas. Pertama, berisi langkah-langkah yang berurutan. Kedua, menggunakan kalimat perintah atau imperatif (misalnya, 'campurkan', 'masukkan', 'aduklah'). Ketiga, menggunakan konjungsi atau kata penghubung untuk mengurutkan kegiatan (misalnya, 'kemudian', 'selanjutnya', 'setelah itu'). Keempat, menggunakan kata keterangan untuk menyatakan waktu, tempat, dan cara yang akurat. Kelima, sering disertai dengan angka atau poin untuk memudahkan pembaca mengikuti langkah-langkahnya. Ciri-ciri ini membantu teks prosedur menjadi jelas dan mudah dipahami.
3. Struktur Teks Prosedur
Teks prosedur umumnya memiliki tiga bagian struktur utama. Bagian pertama adalah 'Tujuan', yang berisi pengantar atau hasil akhir yang ingin dicapai. Bagian kedua adalah 'Bahan/Alat', yang mencantumkan semua bahan dan alat yang diperlukan. Bagian ketiga adalah 'Langkah-langkah', yang merupakan inti dari teks prosedur, berisi urutan kegiatan yang harus dilakukan secara sistematis. Terkadang, ada juga bagian 'Penutup' atau 'Saran' yang berisi informasi tambahan atau tips. Memahami struktur ini penting agar teks yang kita buat runtut.
4. Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur
Selain struktur, teks prosedur juga memiliki kaidah kebahasaan khusus. Penggunaan kata kerja imperatif (perintah) adalah yang paling menonjol, seperti 'potong', 'rebus', 'hindari'. Selain itu, banyak menggunakan konjungsi temporal (penghubung waktu) seperti 'pertama', 'kedua', 'setelah itu', 'lalu'. Kata keterangan cara (misalnya, 'perlahan', 'dengan hati-hati'), kata keterangan alat (misalnya, 'menggunakan pisau'), dan kata bilangan (misalnya, 'dua sendok', 'tiga buah') juga sering ditemukan. Penggunaan kalimat yang lugas dan efektif sangat diutamakan.
5. Jenis-jenis Teks Prosedur
Teks prosedur dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Ada teks prosedur sederhana yang hanya berisi dua atau tiga langkah (misalnya, 'Cara Menghidupkan Komputer'). Ada teks prosedur kompleks yang berisi banyak langkah dan sub-langkah, serta melibatkan alat dan bahan yang lebih beragam (misalnya, 'Prosedur Pembuatan KTP'). Ada pula teks prosedur protokol yang langkah-langkahnya tidak harus berurutan secara ketat, namun tujuan akhirnya tetap tercapai (misalnya, 'Tips Merawat Kulit Wajah'). Setiap jenis memiliki karakteristik dan tingkat kerumitan yang berbeda.
6. Langkah-langkah Menyusun Teks Prosedur
Menyusun teks prosedur yang baik memerlukan beberapa langkah. Pertama, tentukan topik atau tujuan prosedur yang akan ditulis. Kedua, kumpulkan informasi lengkap mengenai bahan, alat, dan langkah-langkah yang diperlukan. Ketiga, susun kerangka teks prosedur dengan urutan yang logis. Keempat, tuliskan teks prosedur dengan menggunakan kalimat yang jelas, lugas, dan baku, serta perhatikan kaidah kebahasaan yang sesuai. Kelima, periksa kembali teks yang telah dibuat untuk memastikan tidak ada kesalahan dan mudah dipahami oleh pembaca. Berlatih menulis akan meningkatkan kemampuan Anda.
Rangkuman: Teks prosedur adalah jenis teks yang memandu kita melakukan atau membuat sesuatu secara berurutan. Ciri utamanya meliputi langkah-langkah berurutan, penggunaan kalimat perintah, dan konjungsi temporal. Strukturnya terdiri dari tujuan, bahan/alat, dan langkah-langkah. Kaidah kebahasaannya menonjolkan kata kerja imperatif dan keterangan. Memahami teks prosedur membantu kita mengikuti instruksi, dan mampu menyusunnya akan memudahkan kita dalam berbagi pengetahuan dan keterampilan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Imperatif | Bersifat memerintah; kalimat perintah. |
| Konjungsi | Kata penghubung antar kata, frasa, klausa, atau kalimat. |
| Sistematis | Tersusun menurut sistem; teratur. |
| Lugas | Jelas dan tidak berbelit-belit. |
| Protokol | Urutan tindakan atau prosedur yang disepakati untuk diikuti. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Prosedur" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
ProposalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarya IlmiahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisResensiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDramaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
Teks EditorialBahasa Indonesia Kelas XII Paket CLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Prosedur ini gratis?
Ya. Modul Teks Prosedur untuk kelas XI Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Prosedur ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI Paket C.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Prosedur untuk Bahasa Indonesia kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Teks Prosedur ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XI Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Prosedur pada Bahasa Indonesia Paket C, Fase F, elemen Menulis.
Bisakah modul Teks Prosedur ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Prosedur dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.