Modul Ajar & RPP PJOK Kelas X
Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan)
Modul ajar (RPP) PJOK Paket C kelas X materi Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis permainan bola besar dan mampu melakukan beberapa gerakan dasar olahraga.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kesehatan — elemen: Kesehatan Fisik dan Mental
Warga belajar menganalisis dan mempraktikkan gerakan dasar bola besar untuk menjaga kebugaran fisik dan mental. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi
Warga belajar menganalisis teknik dasar permainan bola besar dan mengevaluasi efektivitasnya dalam situasi permainan. - kolaborasi — elemen: Kerja Sama dan Interaksi
Warga belajar bekerja sama dalam kelompok untuk merancang strategi permainan dan saling memberikan umpan balik.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Keterampilan Gerak dan Perilaku Hidup Sehat |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar menunjukkan kemampuan menganalisis dan mempraktikkan keterampilan gerak spesifik permainan bola besar, serta memahami pentingnya pola hidup sehat dan keselamatan dalam beraktivitas fisik. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Permainan bola besar seperti sepak bola, bola voli, dan bola basket adalah olahraga populer yang dimainkan di seluruh dunia. |
| Konseptual | Analisis keterampilan melibatkan identifikasi, deskripsi, dan evaluasi teknik gerakan spesifik dalam permainan bola besar. |
| Prosedural | Langkah-langkah menganalisis keterampilan meliputi pengamatan, identifikasi kesalahan, dan pemberian umpan balik korektif untuk perbaikan. |
| Metakognitif | Warga belajar menyadari strategi belajar mereka dalam menguasai keterampilan gerak dan bagaimana menganalisis performa diri serta orang lain. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi teknik dasar permainan bola besar (sepak bola, bola voli, bola basket) dengan benar.
- Menganalisis kesalahan gerakan dalam teknik dasar permainan bola besar secara kritis.
- Mempraktikkan teknik dasar permainan bola besar dengan koordinasi yang baik.
- Memberikan umpan balik konstruktif terhadap performa gerakan teman sejawat.
- Merancang strategi sederhana dalam permainan bola besar berdasarkan analisis keterampilan.
Pemahaman bermakna: Menganalisis keterampilan gerak dalam permainan bola besar membantu warga belajar tidak hanya mahir secara fisik, tetapi juga mampu memahami strategi dan taktik permainan secara lebih mendalam, yang relevan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa bermain bola besar dengan lebih efektif jika kita memahami setiap gerakan yang kita lakukan?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Menghitung skor, probabilitas keberhasilan tendangan/lemparan, atau mengukur jarak dan kecepatan bola. Bahasa Indonesia: Menyusun laporan analisis gerakan, presentasi lisan, atau membuat petunjuk teknis permainan. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami prinsip fisika gaya, gerak, dan energi saat memukul/menendang bola, serta anatomi tubuh. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat mendukung dengan menyediakan ruang atau waktu bagi warga belajar untuk mempraktikkan gerakan di luar jam pembelajaran dan memberikan dorongan positif. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat dilakukan di lapangan terbuka, aula olahraga, atau ruang kelas yang cukup luas, didukung dengan proyektor dan akses internet untuk video demonstrasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi perekam video di ponsel untuk merekam gerakan warga belajar, kemudian dianalisis bersama menggunakan fitur slow-motion atau anotasi sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi teknik dasar permainan bola besar (sepak bola, bola voli, bola basket) dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Tutor memeragakan gerakan dasar bola besar, warga belajar menebak nama gerakannya dan fungsinya. Seru dan melatih fokus. Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi tentang pengalaman bermain bola besar. Tujuan pembelajaran disampaikan agar warga belajar memahami apa yang akan dicapai dan bagaimana proses belajarnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Warga belajar mengamati video atau demonstrasi tutor tentang teknik dasar sepak bola (menendang, menggiring), bola voli (passing bawah, servis), dan bola basket (dribbling, shooting), kemudian mengidentifikasi ciri-ciri gerakan yang benar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Warga belajar secara berpasangan atau berkelompok kecil mempraktikkan teknik dasar yang telah diidentifikasi. Mereka saling mengamati dan mencatat poin-poin penting dari gerakan teman. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan praktik mereka, kemudian tutor memberikan penguatan konsep dan meluruskan pemahaman yang keliru. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Tutor dan warga belajar menyimpulkan materi hari ini, melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran, memberikan apresiasi atas partisipasi, dan menyampaikan rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis kesalahan gerakan dalam teknik dasar permainan bola besar secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Gerakan: Satu warga belajar melakukan satu gerakan bola besar, dilanjutkan teman sebelahnya dengan gerakan berbeda. Melatih memori dan koordinasi. Tutor membuka pertemuan dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, serta mengulas kembali materi identifikasi teknik dasar. Pertanyaan pemantik diajukan untuk menghubungkan materi sebelumnya dengan materi analisis kesalahan gerakan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Warga belajar dibagi dalam kelompok, masing-masing diberikan studi kasus berupa video pendek atau skenario tertulis tentang performa gerakan yang kurang tepat dalam permainan bola besar. Mereka berdiskusi untuk menganalisis letak kesalahannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempraktikkan kembali teknik dasar yang salah, kemudian mencoba memperbaiki gerakan tersebut berdasarkan analisis mereka. Tutor berkeliling memberikan bimbingan dan pertanyaan pancingan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan perbaikan gerakan. Tutor memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik komprehensif, menyoroti pentingnya detail dalam analisis gerakan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Warga belajar bersama tutor merangkum pentingnya analisis kesalahan untuk peningkatan performa. Refleksi dilakukan tentang tantangan dalam menganalisis dan cara mengatasinya. Tutor memberikan motivasi dan tugas mandiri untuk mengamati gerakan di lingkungan sekitar. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang strategi sederhana dalam permainan bola besar berdasarkan analisis keterampilan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Teka-teki Gerak: Tutor menyebutkan ciri-ciri gerakan, warga belajar menebak gerakan apa itu dan untuk permainan apa. Menghubungkan deskripsi dengan aksi. Tutor menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Mengajak warga belajar mengingat kembali pentingnya analisis gerakan. Tujuan pertemuan disampaikan bahwa mereka akan merancang strategi berdasarkan analisis yang sudah dipelajari. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Tutor menjelaskan konsep dasar strategi dalam permainan bola besar dan bagaimana analisis keterampilan individu dapat digunakan untuk membangun strategi tim. Warga belajar menonton contoh video strategi sederhana. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, warga belajar merancang sebuah strategi sederhana untuk permainan bola besar (pilih salah satu: sepak bola, voli, atau basket) dengan mempertimbangkan keterampilan dasar yang telah dianalisis. Mereka dapat menggunakan gambar atau narasi untuk mempresentasikan strategi mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan rancangan strateginya, menjelaskan alasan di balik pilihan strategi tersebut. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya kolaborasi dan adaptasi strategi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Tutor memimpin simpulan akhir materi analisis keterampilan permainan bola besar, memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas warga belajar. Refleksi menyeluruh dilakukan. Tutor menyampaikan pesan motivasi untuk terus beraktivitas fisik dan menjaga kesehatan. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis keterampilan dasar permainan bola besar dan mengidentifikasi area perbaikan.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, video demonstrasi/praktik, bola (sepak bola/voli/basket), stopwatch
Langkah kerja:
- Amati demonstrasi atau video gerakan dasar (misal: passing bawah voli) secara seksama.
- Catat poin-poin penting dari gerakan yang benar pada kolom 'Indikator Gerakan Benar'.
- Praktekkan gerakan tersebut dan minta teman merekam atau mengamati performa Anda.
- Identifikasi kesalahan yang terjadi pada gerakan Anda atau teman, lalu catat di kolom 'Analisis Kesalahan'.
- Tuliskan saran perbaikan konkret untuk meningkatkan keterampilan gerakan tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Permainan bola besar apa yang paling Anda sukai?
- Gerakan dasar apa yang Anda ketahui dalam permainan sepak bola?
- Menurut Anda, apa yang membuat seseorang 'jago' dalam bermain bola?
- Apakah Anda pernah mencoba menganalisis gerakan teman saat berolahraga?
Formatif (proses): Observasi tutor saat warga belajar berdiskusi, praktik, dan memberikan umpan balik, serta penilaian kelengkapan dan ketepatan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa praktik teknik dasar dan presentasi rancangan strategi permainan kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi teknik dasar permainan bola besar (sepak bola, bola voli, bola basket) dengan benar. | Pengenalan dan identifikasi teknik dasar sepak bola, voli, basket. | 2 JP | kesehatan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis kesalahan gerakan dalam teknik dasar permainan bola besar secara kritis. | Analisis video/demonstrasi kesalahan gerakan dan praktik perbaikan. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merancang strategi sederhana dalam permainan bola besar berdasarkan analisis keterampilan. | Konsep strategi, simulasi, dan presentasi strategi kelompok. | 2 JP | kolaborasi, penalaran kritis |
Permainan bola besar adalah aktivitas fisik yang menyenangkan dan bermanfaat untuk kesehatan. Untuk dapat bermain dengan baik, kita perlu memahami dan menguasai teknik dasarnya. Lebih dari itu, kemampuan menganalisis gerakan akan membantu kita meningkatkan performa secara signifikan, baik untuk diri sendiri maupun saat bekerja sama dalam tim. Modul ini akan membimbing warga belajar untuk tidak hanya mempraktikkan, tetapi juga menganalisis setiap gerakan.
1. Pengertian Permainan Bola Besar
Permainan bola besar adalah jenis olahraga yang menggunakan bola berukuran besar sebagai objek utamanya. Contoh populer meliputi sepak bola, bola voli, dan bola basket. Masing-masing permainan memiliki aturan, lapangan, dan teknik dasar yang unik. Olahraga ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga koordinasi, ketangkasan, dan kemampuan berpikir strategis. Keterlibatan dalam permainan ini juga membantu membangun kerja sama tim dan sportivitas antar warga belajar.
2. Teknik Dasar Sepak Bola
Sepak bola melibatkan berbagai teknik dasar. Menendang bola adalah kemampuan mengumpan atau menembak ke gawang menggunakan kaki, seperti tendangan punggung kaki atau kaki bagian dalam. Menggiring bola adalah membawa bola dengan sentuhan-sentuhan kecil kaki agar bola tetap dalam penguasaan. Mengontrol bola adalah menghentikan laju bola dengan bagian tubuh tertentu. Menyundul bola adalah menggunakan kepala untuk mengoper atau mencetak gol, dan merebut bola adalah mengambil alih penguasaan bola dari lawan.
3. Teknik Dasar Bola Voli
Bola voli memiliki teknik dasar seperti passing bawah (menerima bola dengan lengan bawah), passing atas (mengumpan bola dengan jari-jari tangan di atas kepala), servis (memulai permainan dengan memukul bola ke lapangan lawan), smash (pukulan keras untuk mematikan lawan), dan blocking (membendung serangan lawan di dekat net). Setiap teknik ini membutuhkan koordinasi mata dan tangan yang baik serta kekuatan otot yang memadai untuk menghasilkan gerakan yang efektif dan akurat.
4. Teknik Dasar Bola Basket
Dalam bola basket, teknik dasar meliputi dribbling (menggiring bola dengan memantulkannya ke lantai), shooting (melempar bola ke ring untuk mencetak poin), passing (mengumpan bola ke rekan satu tim), dan rebound (merebut bola pantulan setelah tembakan gagal). Penguasaan teknik ini sangat penting untuk membangun serangan dan pertahanan yang efektif. Kelincahan dan kecepatan juga menjadi faktor penentu keberhasilan dalam permainan bola basket.
5. Pentingnya Analisis Keterampilan
Analisis keterampilan adalah proses mengamati, memecah, dan mengevaluasi gerakan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan. Dalam permainan bola besar, analisis ini membantu kita memahami mengapa suatu gerakan berhasil atau gagal. Dengan menganalisis, kita dapat menemukan area untuk perbaikan, mengembangkan teknik yang lebih efisien, dan mencegah cedera. Ini juga melatih kemampuan berpikir kritis dan problem-solving yang berguna di berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan dan interaksi sosial.
6. Langkah-langkah Menganalisis Gerakan
Langkah pertama adalah mengamati gerakan secara menyeluruh, baik melalui demonstrasi langsung, video, atau praktik. Kedua, pecah gerakan menjadi fase-fase kecil (misalnya, fase persiapan, aksi, dan tindak lanjut). Ketiga, identifikasi indikator gerakan yang benar pada setiap fase. Keempat, bandingkan gerakan yang diamati dengan indikator benar untuk menemukan kesalahan atau penyimpangan. Terakhir, berikan umpan balik yang konstruktif dan spesifik untuk perbaikan, disertai contoh atau demonstrasi cara melakukan gerakan yang benar.
7. Umpan Balik Konstruktif
Umpan balik konstruktif adalah cara memberikan masukan yang bertujuan untuk membantu orang lain meningkatkan performa tanpa menjatuhkan semangat. Kuncinya adalah spesifik, fokus pada perilaku (bukan pribadi), dan berorientasi pada solusi. Contohnya, daripada mengatakan 'tendanganmu jelek', lebih baik katakan 'posisi kaki tumpu kurang dekat dengan bola saat menendang, coba lebih dekat agar tenaga lebih maksimal'. Umpan balik yang baik juga harus disampaikan dengan bahasa yang positif dan mendukung.
8. Merancang Strategi Permainan
Strategi permainan adalah rencana yang disusun untuk mencapai tujuan tertentu dalam pertandingan, seperti mencetak gol atau memenangkan poin. Dalam permainan bola besar, strategi melibatkan penempatan pemain, pola serangan, dan taktik pertahanan. Analisis keterampilan individu tim sangat penting dalam merancang strategi. Misalnya, jika ada pemain yang unggul dalam shooting, strategi dapat difokuskan untuk menciptakan peluang baginya. Strategi juga harus fleksibel dan dapat diadaptasi sesuai kondisi lapangan dan lawan.
Rangkuman: Modul ini membahas analisis keterampilan dalam permainan bola besar, mencakup sepak bola, bola voli, dan bola basket. Warga belajar diajak mengidentifikasi teknik dasar, menganalisis kesalahan gerakan, dan memberikan umpan balik konstruktif. Pemahaman mendalam tentang gerakan dan strategi tidak hanya meningkatkan performa fisik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi. Kemampuan ini sangat relevan untuk kesehatan pribadi dan interaksi dalam masyarakat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dribbling | Menggiring bola dengan memantulkannya ke lantai (basket) atau menyentuhkannya dengan kaki (sepak bola). |
| Passing | Mengumpan bola kepada rekan satu tim. |
| Shooting | Melempar/menendang bola ke arah gawang/ring/lapangan lawan untuk mencetak poin. |
| Smash | Pukulan keras dalam bola voli yang bertujuan mematikan lawan. |
| Rebound | Merebut bola pantulan setelah tembakan gagal dalam bola basket. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan)" mata pelajaran PJOK Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi PJOK Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Kebugaran Jasmani Terkait KesehatanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSenam LantaiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAktivitas RitmikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisNAPZA dan Pergaulan SehatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar PJOK Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) ini gratis?
Ya. Modul Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) untuk kelas X Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar PJOK kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X Paket C.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) untuk PJOK kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas X Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) pada PJOK Paket C, Fase E, elemen Keterampilan Gerak dan Perilaku Hidup Sehat.
Bisakah modul Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Permainan Bola Besar (Analisis Keterampilan) dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.