Modul Ajar & RPP Antropologi Kelas XI
Etnografi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Antropologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Etnografi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep budaya, masyarakat, dan metode penelitian sosial. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — elemen: Menganalisis peran dan hak warga negara
Peserta didik memahami peran etnografi dalam membentuk identitas budaya dan berkontribusi pada pemahaman keragaman masyarakat. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik mampu menganalisis data etnografi dari berbagai sumber untuk menarik kesimpulan yang valid tentang suatu kelompok budaya. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dengan orang lain
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang, melaksanakan, dan menyajikan proyek etnografi sederhana.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami dan menganalisis dinamika budaya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis dinamika budaya, termasuk perubahan dan keberlanjutan, melalui pendekatan etnografi untuk memahami keragaman sosial budaya di Indonesia dan dunia. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Etnografi adalah metode penelitian yang melibatkan pengamatan partisipatif dan wawancara mendalam untuk mendeskripsikan suatu kelompok budaya. |
| Konseptual | Konsep inti etnografi meliputi budaya, informan kunci, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan deskripsi tebal (thick description). |
| Prosedural | Langkah-langkah pelaksanaan etnografi melibatkan pemilihan lokasi, pengumpulan data, analisis data, dan penulisan laporan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri dalam proses penelitian etnografi untuk menghindari bias dan meningkatkan objektivitas. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh laporan etnografi, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar etnografi dan tujuannya dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tahapan penelitian etnografi secara runtut.
- Dengan bimbingan guru dan panduan LKPD, peserta didik dapat merancang proposal proyek etnografi sederhana yang relevan dengan lingkungan sekitar secara kolaboratif.
- Setelah melakukan pengumpulan data lapangan sederhana, peserta didik dapat menyusun laporan etnografi singkat berdasarkan data yang diperoleh dengan kaidah penulisan yang sesuai.
- Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat mengkomunikasikan temuan etnografi mereka secara jelas dan menarik.
Pemahaman bermakna: Etnografi membantu kita memahami kekayaan dan kompleksitas budaya masyarakat secara mendalam, sehingga menumbuhkan penghargaan terhadap keragaman.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita benar-benar memahami kehidupan dan kebudayaan suatu kelompok masyarakat tanpa hanya melihat dari luar?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Memahami struktur sosial dan interaksi dalam masyarakat sebagai konteks studi etnografi. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis laporan observasi dan wawancara secara deskriptif dan analitis. Sejarah: Mengaitkan praktik budaya yang diamati dengan latar belakang sejarah dan perubahan sosial. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai informan kunci atau membantu peserta didik mengakses informasi budaya lokal untuk proyek etnografi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan sekolah dan sekitar tempat tinggal peserta didik menjadi laboratorium hidup untuk observasi dan wawancara sederhana dalam proyek etnografi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misal: Canva, Google Slides) untuk menyajikan hasil proyek dan platform kolaborasi daring untuk menyusun laporan kelompok. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh laporan etnografi, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar etnografi dan tujuannya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Budaya: Guru menyebutkan satu kata terkait budaya (misal: 'adat'). Peserta didik secara bergiliran menyebutkan kata lain yang berhubungan dengan budaya tersebut.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan panduan LKPD, peserta didik dapat merancang proposal proyek etnografi sederhana yang relevan dengan lingkungan sekitar secara kolaboratif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Budaya: Peserta didik duduk melingkar. Satu orang menyebutkan kata kunci dari materi sebelumnya. Orang berikutnya menyebutkan kata yang berhubungan dan seterusnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Melalui LKPD ini, kamu akan merancang proposal proyek etnografi sederhana tentang budaya di lingkunganmu.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Etnografi adalah jantung dari ilmu antropologi, sebuah metode penelitian yang membawa kita langsung ke dalam kehidupan masyarakat untuk memahami budaya mereka dari sudut pandang 'orang dalam'.
Alat & bahan: Alat tulis, buku catatan, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang keragaman aktivitas budaya di Indonesia, lalu diskusikan dengan kelompokmu apa saja yang menarik dari gambar tersebut.
- Diskusikan dengan kelompokmu, topik budaya apa di lingkungan sekolah atau sekitar tempat tinggalmu yang menarik untuk diteliti secara sederhana (misalnya: kebiasaan saat istirahat, tradisi lokal kecil, atau pola komunikasi).
- Rumuskan pertanyaan penelitian yang jelas dan fokus untuk proyekmu (misalnya: 'Bagaimana kebiasaan makan siang di kantin sekolah mencerminkan interaksi sosial antar siswa?').
- Identifikasi siapa saja yang bisa menjadi informan kunci (orang yang akan diwawancarai) dan apa saja yang akan kamu amati (aspek observasi).
- Susun kerangka jadwal sederhana untuk pengumpulan data dan penulisan laporan proyekmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang budaya?
- Pernahkah kamu melakukan pengamatan terhadap suatu kebiasaan di lingkunganmu?
- Menurutmu, mengapa kita perlu memahami budaya orang lain?
- Apakah kamu tahu apa itu penelitian?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan guru terhadap progres proyek etnografi.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan etnografi dan presentasi hasil proyek kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar etnografi dan tujuannya. | Konsep dasar etnografi, tujuan etnografi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi tahapan penelitian etnografi. | Tahapan penelitian etnografi, etika penelitian. | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Merancang proposal proyek etnografi sederhana dan menyusun laporan. | Perancangan proyek, pengumpulan data (observasi, wawancara), penulisan laporan. | 2 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis, Kolaborasi |
Etnografi adalah jantung dari ilmu antropologi, sebuah metode penelitian yang membawa kita langsung ke dalam kehidupan masyarakat untuk memahami budaya mereka dari sudut pandang 'orang dalam'. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi dunia etnografi, dari konsep dasar hingga praktik sederhana, agar kamu dapat mengapresiasi keragaman budaya di sekitarmu.
1. Pengertian dan Tujuan Etnografi
Etnografi berasal dari kata 'ethnos' (bangsa atau budaya) dan 'graphein' (menulis). Secara sederhana, etnografi adalah tulisan atau deskripsi tentang budaya suatu kelompok masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk memahami cara pandang, nilai, kepercayaan, dan praktik kehidupan sehari-hari dari kelompok tersebut secara holistik dan mendalam. Etnografi berusaha menangkap 'makna' di balik tindakan sosial, bukan sekadar fakta permukaan. Ini berbeda dengan survei yang cenderung mengumpulkan data kuantitatif dari banyak responden.
2. Karakteristik Utama Etnografi
Etnografi memiliki beberapa karakteristik khas. Pertama, fokus pada studi mendalam (in-depth study) terhadap satu atau beberapa kelompok kecil. Kedua, peneliti seringkali terlibat dalam observasi partisipatif, yaitu ikut serta dalam aktivitas sehari-hari informan. Ketiga, penggunaan data kualitatif seperti wawancara mendalam, catatan lapangan, dan dokumen pribadi. Keempat, penekanan pada deskripsi tebal (thick description) yang tidak hanya menjelaskan apa yang terjadi, tetapi juga konteks dan makna di baliknya. Kelima, perspektif emik, yaitu berusaha memahami dunia dari sudut pandang subjek penelitian.
3. Tahapan Penelitian Etnografi
Penelitian etnografi umumnya melewati beberapa tahapan. Dimulai dari pemilihan lokasi dan topik penelitian, kemudian memasuki tahap persiapan seperti perizinan dan pengenalan diri. Selanjutnya adalah pengumpulan data lapangan yang intensif, melibatkan observasi partisipatif dan wawancara. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis data untuk menemukan pola dan tema. Terakhir adalah penulisan laporan etnografi yang menyajikan temuan secara deskriptif dan analitis.
4. Observasi Partisipatif sebagai Inti Etnografi
Observasi partisipatif adalah teknik kunci dalam etnografi, di mana peneliti tidak hanya mengamati tetapi juga ikut berpartisipasi dalam aktivitas yang diteliti. Tujuannya adalah untuk merasakan dan memahami pengalaman subjek penelitian dari dalam. Tingkat partisipasi bisa bervariasi, dari partisipasi pasif hingga partisipasi aktif penuh. Peneliti harus menjaga keseimbangan antara terlibat dan tetap objektif sebagai pengamat. Catatan lapangan yang detail sangat penting selama proses ini.
5. Wawancara Mendalam dalam Etnografi
Selain observasi, wawancara mendalam merupakan teknik pengumpulan data vital. Wawancara ini bersifat semi-terstruktur atau tidak terstruktur, memungkinkan informan untuk bercerita secara bebas. Tujuannya adalah untuk menggali pemahaman, interpretasi, dan pengalaman pribadi informan tentang fenomena budaya. Peneliti perlu membangun hubungan baik (rapport) dengan informan agar mereka merasa nyaman berbagi informasi. Pemilihan informan kunci yang memiliki pengetahuan mendalam tentang budaya sangat krusial.
6. Etika Penelitian Etnografi
Melakukan penelitian etnografi melibatkan interaksi dengan manusia, sehingga etika sangat penting. Peneliti harus memastikan persetujuan informan (informed consent), menjaga kerahasiaan identitas informan, dan menghindari eksploitasi. Penting juga untuk bersikap jujur dan transparan tentang tujuan penelitian. Peneliti harus menghormati norma dan nilai budaya setempat, serta berusaha untuk tidak menimbulkan dampak negatif pada komunitas yang diteliti. Kepekaan budaya adalah kunci dalam beretika.
7. Pentingnya Deskripsi Tebal (Thick Description)
Konsep deskripsi tebal, yang diperkenalkan oleh Clifford Geertz, menekankan bahwa etnografi tidak hanya mencatat fakta, tetapi juga menginterpretasi makna di baliknya. Misalnya, kedipan mata bisa berarti banyak hal (kedipan saraf, kode rahasia, ajakan). Deskripsi tebal berusaha menjelaskan konteks sosial, budaya, dan psikologis dari suatu tindakan, sehingga pembaca dapat memahami 'apa' dan 'mengapa' tindakan itu dilakukan. Ini membantu pembaca merasakan pengalaman seperti yang dialami oleh informan.
8. Peran Etnografi dalam Memahami Keragaman
Etnografi memiliki peran krusial dalam memahami dan mengapresiasi keragaman budaya. Dengan memberikan gambaran mendalam tentang berbagai cara hidup, etnografi membantu kita melihat dunia dari perspektif yang berbeda. Ini dapat mengurangi stereotip, meningkatkan toleransi, dan mendorong dialog antarbudaya. Di era globalisasi, pemahaman etnografi menjadi semakin penting untuk membangun masyarakat yang inklusif dan saling menghargai.
Rangkuman: Etnografi adalah metode penelitian antropologi untuk mendeskripsikan budaya secara mendalam melalui observasi partisipatif dan wawancara. Karakteristiknya meliputi fokus mendalam, data kualitatif, dan deskripsi tebal. Tahapannya mencakup pemilihan topik, pengumpulan data lapangan, analisis, dan penulisan laporan. Etika penelitian sangat penting untuk menjaga kerahasiaan dan menghormati informan. Etnografi berperan vital dalam memahami dan menghargai keragaman budaya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Etnografi | Metode penelitian yang mendeskripsikan budaya suatu kelompok secara mendalam. |
| Observasi Partisipatif | Teknik pengumpulan data di mana peneliti ikut serta dalam aktivitas yang diteliti. |
| Informan Kunci | Individu dalam komunitas yang memiliki pengetahuan mendalam tentang budaya. |
| Deskripsi Tebal | Penjelasan yang tidak hanya mencatat fakta, tetapi juga makna dan konteks di baliknya. |
| Perspektif Emik | Memahami budaya dari sudut pandang anggota budaya itu sendiri. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Etnografi" mata pelajaran Antropologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Etnografi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Antropologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Berkenalan dengan AntropologiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAntropologi RagawiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKebudayaan Zaman PrasejarahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Keanekaragaman BahasaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Antropologi di kelas lain
Perubahan dan Kontinuitas KebudayaanAntropologi Kelas XII SMAKonsep Dasar AntropologiAntropologi Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Antropologi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Antropologi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Etnografi pada Antropologi SMA, Fase F, elemen Memahami dan menganalisis dinamika budaya.
Modul Etnografi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Antropologi kelas XI SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Antropologi materi Etnografi ini gratis?
Ya. Modul Etnografi untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Etnografi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Antropologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Antropologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Etnografi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Etnografi dapat Anda sesuaikan dengan murid Antropologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Antropologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Etnografi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Etnografi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Etnografi untuk Antropologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Etnografi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Antropologi kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Etnografi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Antropologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Antropologi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Etnografi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Antropologi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.