SMAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Geografi Kelas X
Proyeksi Peta

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Proyeksi peta adalah proses memindahkan permukaan bumi yang melengkung ke bidang datar, yang inevitably menimbulkan distorsi. Tiga jenis utama proyeksi adalah silinder (baik untuk ekuator), kerucut (baik untuk lintang sedang), dan azimutal (baik untuk kutub). Setiap proyeksi memiliki karakteristik distorsi yang berbeda pada bentuk, luas, jarak, atau arah. Memilih proyeksi yang tepat sangat penting untuk memastikan keakuratan informasi geografis sesuai tujuan penggunaan peta.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Proyeksi Peta
Geografi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Proyeksi Peta
Geografi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasE / X
Materi PokokProyeksi Peta
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar peta dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Geografi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis fenomena geosfer melalui peta dan sistem informasi geografis, serta mengaplikasikan pengetahuan geografi untuk memecahkan masalah lingkungan dan sosial secara bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeta dunia yang kita lihat sehari-hari merupakan hasil proyeksi dari bentuk bumi yang bulat.
KonseptualProyeksi peta adalah teknik memindahkan bentuk permukaan bumi yang melengkung ke bidang datar dengan distorsi seminimal mungkin.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari dan mencoba berbagai jenis proyeksi peta serta memahami karakteristik masing-masing.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memilih proyeksi peta yang tepat untuk tujuan tertentu dan memahami keterbatasan setiap proyeksi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan berbagai jenis peta, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis proyeksi peta berdasarkan bentuk bidang proyeksinya dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis sifat-sifat proyeksi peta, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik distorsi pada setiap jenis proyeksi peta secara runtut.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan kelebihan dan kekurangan proyeksi peta kerucut, silinder, dan azimutal dengan benar.
  4. Melalui praktik menggambar sketsa proyeksi peta sederhana, peserta didik dapat menunjukkan prinsip dasar proyeksi peta dengan akurat.
Halaman 2 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami proyeksi peta membantu kita menginterpretasikan informasi geografis secara akurat dan menyadari bahwa setiap peta memiliki keterbatasan atau distorsi yang perlu dipertimbangkan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa peta dunia yang kita lihat di atlas atau Google Maps memiliki bentuk yang berbeda-beda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Konsep geometri dan trigonometri digunakan dalam perhitungan dan penggambaran proyeksi peta.
Seni Budaya: Pembuatan sketsa proyeksi peta melibatkan kreativitas dalam visualisasi dan representasi spasial.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak berbagi pengalaman penggunaan peta dalam pekerjaan mereka (misalnya pelaut, surveyor, atau pengemudi logistik) untuk memberikan konteks nyata.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur dengan kelompok diskusi, dilengkapi dengan meja untuk praktik menggambar sketsa proyeksi, serta akses ke perpustakaan atau sudut baca untuk referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pemetaan digital (misalnya Google Earth, QGIS) untuk membandingkan berbagai proyeksi peta dan melihat secara langsung efek distorsi pada wilayah yang berbeda.
Halaman 3 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan berbagai jenis peta, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis proyeksi peta berdasarkan bentuk bidang proyeksinya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar berbagai jenis peta dunia (misalnya peta Mercator, Gall-Peters, Robinson) dan bertanya, 'Apa yang kalian perhatikan dari bentuk benua dan samudra pada peta-peta ini? Adakah perbedaan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis-jenis proyeksi peta dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang bagaimana bumi yang bulat digambarkan pada bidang datar, lalu bertanya, 'Bagaimana para pembuat peta mengatasi masalah ini?'
  2. Guru membagikan beberapa contoh peta dengan proyeksi yang berbeda-beda (misalnya peta Indonesia, peta kutub, peta jalur pelayaran) kepada setiap kelompok.
  3. Peserta didik dalam kelompok mengamati gambar peta-peta tersebut dan mencatat perbedaan bentuk, ukuran, atau arah yang terlihat pada setiap peta.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta setiap kelompok untuk memilih satu peta yang paling menarik perhatian mereka dan mencoba menebak mengapa peta tersebut dibuat dengan bentuk seperti itu.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari bahan ajar dan sumber digital tentang jenis-jenis proyeksi peta (silinder, kerucut, azimutal) dan ciri-cirinya.
  3. Peserta didik mengisi LKPD 1 untuk mengidentifikasi jenis proyeksi berdasarkan bidang proyeksinya dan mencatat karakteristik awal yang mereka temukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang satu jenis proyeksi peta, menjelaskan ciri-ciri utamanya, dan menunjukkan contoh pada peta yang mereka pegang.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan mengenai presentasi tersebut, dan guru memfasilitasi diskusi.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang jenis-jenis proyeksi peta dan mengklarifikasi miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang jenis-jenis proyeksi peta yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka melakukan refleksi singkat mengenai pembelajaran hari ini.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan berikutnya tentang distorsi proyeksi peta dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis sifat-sifat proyeksi peta, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik distorsi pada setiap jenis proyeksi peta secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulang pertanyaan pemantik pertemuan sebelumnya: 'Mengapa peta dunia yang kita lihat di atlas atau Google Maps memiliki bentuk yang berbeda-beda?' dan mengaitkannya dengan materi distorsi proyeksi peta.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis distorsi pada proyeksi peta dan menjelaskan karakteristiknya, serta menginformasikan kegiatan praktik proyeksi peta sederhana.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar perbandingan ukuran sebenarnya dari beberapa negara dengan ukuran negara tersebut pada peta Mercator, lalu bertanya, 'Mengapa Greenland terlihat sebesar Afrika pada peta ini, padahal aslinya jauh lebih kecil?'
  2. Guru membagikan lembar kerja yang berisi ilustrasi distorsi pada proyeksi peta (misalnya distorsi bentuk, luas, jarak, dan arah).
  3. Peserta didik dalam kelompok menganalisis ilustrasi tersebut dan membaca bahan ajar untuk memahami konsep distorsi pada proyeksi peta.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta setiap kelompok untuk memilih dua jenis proyeksi peta yang berbeda dan mengidentifikasi jenis distorsi yang paling dominan pada masing-masing proyeksi.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mengisi LKPD 2 untuk mencatat jenis distorsi yang terjadi pada proyeksi silinder, kerucut, dan azimutal, serta menjelaskan karakteristik distorsi tersebut.
  3. Peserta didik melakukan praktik sederhana menggambar sketsa proyeksi peta, misalnya proyeksi silinder sederhana menggunakan kertas dan globe kecil, untuk memahami prinsip distorsi secara visual.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang distorsi pada proyeksi peta yang dipilih, serta menunjukkan hasil sketsa proyeksi sederhana mereka.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan guru mengarahkan diskusi untuk membandingkan temuan antarkelompok.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami distorsi dalam pemilihan proyeksi peta untuk tujuan tertentu.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang distorsi proyeksi peta dan pentingnya memilih proyeksi yang tepat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka dalam praktik, serta meminta mereka melakukan refleksi mengenai pemahaman baru yang didapatkan.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk mempersiapkan diri menghadapi evaluasi dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi jenis-jenis proyeksi peta, menganalisis distorsi, dan mempraktikkan sketsa proyeksi sederhana.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Peta adalah representasi visual dari permukaan bumi atau sebagian darinya. Namun, bumi kita berbentuk bulat (geoid), sementara peta berbentuk datar.

Alat & bahan: Berbagai contoh peta, globe kecil, kertas gambar, pensil, penggaris, busur derajat

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1 yang menampilkan tiga jenis bidang proyeksi peta. Identifikasi bentuk dasar bidang proyeksi tersebut (silinder, kerucut, azimutal).
  2. Bandingkan peta-peta contoh yang diberikan guru (peta Mercator, peta kutub, peta negara kepulauan). Kelompokkan peta-peta tersebut ke dalam jenis proyeksi yang sesuai dengan bidang proyeksi yang kamu amati.
  3. Catat pada Tabel 1 jenis proyeksi, bidang proyeksi, dan karakteristik awal yang kamu temukan (misalnya, area mana yang terlihat lebih akurat atau terdistorsi).
  4. Diskusikan dengan kelompokmu, jenis distorsi apa saja yang mungkin terjadi pada setiap proyeksi (bentuk, luas, jarak, arah).
  5. Pilih satu jenis proyeksi (silinder, kerucut, atau azimutal). Gambarlah sketsa sederhana bagaimana permukaan bumi diproyeksikan ke bidang datar tersebut. Tandai bagian yang menurutmu mengalami distorsi paling besar.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang peta?
  2. Menurutmu, apakah bentuk bumi di peta sama persis dengan bentuk aslinya?
  3. Mengapa penting untuk memiliki peta?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan pengisian LKPD, serta kemampuan presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep proyeksi peta dan distorsi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis proyeksi peta berdasarkan bentuk bidang proyeksinya.Jenis-jenis proyeksi peta (silinder, kerucut, azimutal).2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan karakteristik distorsi pada setiap jenis proyeksi peta.Distorsi pada proyeksi peta (bentuk, luas, jarak, arah).2 JPpenalaran kritis
3Membandingkan kelebihan dan kekurangan proyeksi peta.Kelebihan dan kekurangan proyeksi peta.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Peta adalah representasi visual dari permukaan bumi atau sebagian darinya. Namun, bumi kita berbentuk bulat (geoid), sementara peta berbentuk datar. Proses mengubah bentuk melengkung bumi ke bidang datar inilah yang disebut proyeksi peta. Setiap proyeksi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, terutama dalam hal distorsi. Memahami proyeksi peta sangat penting untuk mendapatkan informasi geografis yang akurat dan menghindari kesalahan interpretasi.

1. Pengertian Proyeksi Peta
Proyeksi peta adalah suatu sistem matematis untuk memindahkan garis-garis paralel dan meridian dari permukaan bumi yang melengkung ke bidang datar. Tujuannya adalah untuk menggambarkan fitur geografis seperti benua, negara, dan samudra pada peta. Karena bentuk bumi yang tidak sempurna bulat dan bidang datar yang kaku, proses proyeksi ini pasti akan menimbulkan distorsi. Oleh karena itu, tidak ada satu pun proyeksi peta yang sempurna dan bebas dari distorsi secara keseluruhan.

2. Jenis-jenis Proyeksi Peta
Secara umum, proyeksi peta dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk bidang proyeksinya menjadi tiga jenis utama. Pertama, Proyeksi Silinder, menggunakan bidang silinder yang menyelimuti globe. Kedua, Proyeksi Kerucut, menggunakan bidang kerucut yang menyinggung atau memotong globe. Ketiga, Proyeksi Azimutal (atau Proyeksi Bidang Datar), menggunakan bidang datar yang menyinggung atau memotong globe pada titik tertentu. Setiap jenis proyeksi ini memiliki karakteristik dan area penggunaan yang berbeda.

3. Proyeksi Silinder
Proyeksi silinder paling cocok untuk menggambarkan daerah ekuator atau daerah lintang rendah karena distorsinya minimal di sekitar ekuator. Contoh paling terkenal adalah Proyeksi Mercator, yang sering digunakan untuk peta navigasi karena mempertahankan arah dan bentuk dengan baik, meskipun sangat mendistorsi luas area di lintang tinggi. Greenland, misalnya, tampak jauh lebih besar dari ukuran sebenarnya pada peta Mercator karena terletak di lintang tinggi.

4. Proyeksi Kerucut dan Azimutal
Proyeksi kerucut ideal untuk menggambarkan daerah lintang sedang, seperti negara-negara di Eropa atau Amerika Utara, karena distorsinya minimal di sepanjang garis lintang standar. Proyeksi ini sering digunakan untuk peta regional atau nasional. Sementara itu, Proyeksi Azimutal paling sesuai untuk menggambarkan daerah kutub atau area yang berpusat pada satu titik. Proyeksi ini mempertahankan arah dari titik pusat ke semua arah lainnya dengan baik, menjadikannya pilihan untuk peta navigasi udara atau peta yang fokus pada kutub.

5. Distorsi pada Proyeksi Peta
Distorsi adalah perubahan bentuk, luas, jarak, atau arah yang terjadi saat permukaan bumi yang melengkung dipindahkan ke bidang datar. Setiap proyeksi peta memiliki jenis distorsi yang berbeda. Proyeksi konformal mempertahankan bentuk tetapi mendistorsi luas. Proyeksi ekuivalen mempertahankan luas tetapi mendistorsi bentuk. Proyeksi ekuidistan mempertahankan jarak dari titik pusat tetapi mendistorsi luas dan bentuk. Pemilihan proyeksi yang tepat bergantung pada tujuan penggunaan peta, apakah untuk navigasi, pengukuran luas, atau tujuan lainnya.

Rangkuman: Proyeksi peta adalah proses memindahkan permukaan bumi yang melengkung ke bidang datar, yang inevitably menimbulkan distorsi. Tiga jenis utama proyeksi adalah silinder (baik untuk ekuator), kerucut (baik untuk lintang sedang), dan azimutal (baik untuk kutub). Setiap proyeksi memiliki karakteristik distorsi yang berbeda pada bentuk, luas, jarak, atau arah. Memilih proyeksi yang tepat sangat penting untuk memastikan keakuratan informasi geografis sesuai tujuan penggunaan peta.

Halaman 9 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
Proyeksi PetaSistem matematis untuk memindahkan permukaan bumi yang melengkung ke bidang datar.
DistorsiPerubahan bentuk, luas, jarak, atau arah pada peta akibat proyeksi.
Proyeksi SilinderProyeksi menggunakan bidang silinder, cocok untuk daerah ekuator.
Proyeksi KerucutProyeksi menggunakan bidang kerucut, cocok untuk daerah lintang sedang.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Proyeksi Peta" mata pelajaran Geografi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Proyeksi Peta — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Proyeksi Peta ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XPeta Konsep
Proyeksi PetaPengertian Proyeksi PetaJenis-jenis Proyeksi PetaProyeksi SilinderProyeksi Kerucut dan AzimutalDistorsi pada Proyeksi Peta
Dari sub-bab Proyeksi PetaHalaman 12
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Proyeksi Peta yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Geografi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proyeksi Peta pada Geografi SMA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Geografi.

Modul Proyeksi Peta ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Proyeksi Peta untuk Geografi kelas X.

Apakah modul ajar Geografi materi Proyeksi Peta ini gratis?

Ya. Modul Proyeksi Peta untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Proyeksi Peta ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Proyeksi Peta ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proyeksi Peta dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Geografi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Proyeksi Peta ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proyeksi Peta tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proyeksi Peta untuk Geografi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Proyeksi Peta ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proyeksi Peta beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Geografi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Proyeksi Peta yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Geografi SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.