Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XII
Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki kemampuan dasar dalam memahami teks fiksi dan nonfiksi serta mampu menyampaikan pendapat secara lisan maupun tulisan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi dari teks fiksi dan nonfiksi untuk mengidentifikasi masalah dan solusi terkait keamanan dan kenyamanan sekolah. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan mempresentasikan kampanye atau program peningkatan keamanan dan kenyamanan sekolah. - komunikasi — elemen: menyampaikan gagasan dan informasi
Peserta didik menyusun dan mempresentasikan argumen persuasif serta solusi konkret untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan opini secara logis, sistematis, serta persuasif dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan struktur teks yang sesuai konteks. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman mendukung proses belajar mengajar serta tumbuh kembang peserta didik secara optimal. |
| Konseptual | Konsep lingkungan sekolah yang aman dan nyaman mencakup aspek fisik, sosial, dan psikologis yang saling terkait untuk menciptakan suasana positif. |
| Prosedural | Prosedur yang dipelajari meliputi analisis masalah, perumusan solusi, penyusunan rencana aksi, dan penyampaian gagasan secara efektif untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya peran aktif mereka dalam menciptakan dan menjaga lingkungan sekolah yang positif, serta mampu mengevaluasi efektivitas strategi komunikasi yang digunakan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis kasus dari teks novel, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah dengan tepat.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat merumuskan solusi inovatif untuk mengatasi masalah keamanan dan kenyamanan sekolah berdasarkan hasil analisis.
- Melalui penulisan teks persuasif, peserta didik dapat menyusun argumen yang kuat untuk mendukung program peningkatan keamanan dan kenyamanan sekolah sesuai kaidah kebahasaan.
- Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat mengomunikasikan rencana program peningkatan keamanan dan kenyamanan sekolah secara efektif dan meyakinkan.
Pemahaman bermakna: Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah, tetapi juga seluruh warga sekolah melalui partisipasi aktif dan komunikasi efektif, yang dapat diinspirasi dari berbagai jenis teks.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita atau artikel dapat menginspirasi kita untuk menjadikan sekolah kita tempat yang lebih aman dan nyaman bagi semua?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menciptakan kerukunan dan toleransi di lingkungan sekolah untuk mendukung keamanan dan kenyamanan. Seni Budaya: Pemanfaatan elemen desain grafis dan estetika dalam membuat poster atau media kampanye yang menarik dan persuasif. Informatika: Penggunaan aplikasi pengolah kata dan presentasi untuk menyusun laporan proyek dan menyampaikan gagasan secara digital. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat dilibatkan dalam menyebarkan informasi kampanye program sekolah aman dan nyaman yang dirancang peserta didik melalui media sosial. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dan area diskusi di sekolah perlu ditata agar nyaman untuk kerja kelompok dan presentasi, serta dilengkapi akses internet yang stabil. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan platform media sosial atau aplikasi desain grafis untuk membuat poster digital atau infografis sebagai bagian dari kampanye program mereka. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis kasus dari teks novel, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Lingkungan Aman: Guru menyebutkan kata kunci (misal: 'disiplin', 'bersih'), peserta didik menebak kata yang berhubungan dengan keamanan/kenyamanan sekolah, lalu menyebutkan alasannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat merumuskan solusi inovatif untuk mengatasi masalah keamanan dan kenyamanan sekolah berdasarkan hasil analisis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Emoji: Guru menampilkan beberapa emoji (misal: senyum, sedih, marah) dan peserta didik menebak situasi di sekolah yang mungkin menyebabkan perasaan tersebut, lalu mengaitkannya dengan keamanan/kenyamanan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis kutipan novel untuk mengidentifikasi masalah keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah.
Alat & bahan: Kutipan novel (terlampir), alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini. Diskusikan dengan kelompokmu, apa saja yang bisa membuat lingkungan sekolah tidak aman?
Gambar 1. Peta pikiran - Bacalah kutipan novel yang diberikan guru dengan saksama. Catatlah setiap peristiwa atau dialog yang menunjukkan adanya masalah keamanan atau kenyamanan di sekolah.
- Identifikasi dampak dari masalah-masalah tersebut bagi tokoh dalam novel dan bagi lingkungan sekolah secara umum.
- Diskusikan potensi solusi awal yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut di sekolahmu sendiri.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang 'lingkungan sekolah aman'?
- Menurutmu, apa saja contoh tindakan yang membuat sekolah tidak nyaman?
- Pernahkah kamu membaca cerita atau artikel tentang masalah di sekolah?
- Bagaimana cara menyampaikan ide agar didengar orang lain?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan guru terhadap rancangan solusi serta kerangka teks persuasif.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi kelompok yang mencakup identifikasi masalah, inovasi solusi, kekuatan argumen persuasif, dan efektivitas komunikasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. | Analisis masalah dari teks novel. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Merumuskan solusi inovatif untuk mengatasi masalah keamanan dan kenyamanan sekolah. | Perumusan solusi dan penyusunan kerangka teks persuasif. | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Mengomunikasikan rencana program peningkatan keamanan dan kenyamanan sekolah secara efektif. | Presentasi program dan kampanye. | 2 JP | komunikasi |
Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman adalah fondasi penting bagi proses belajar mengajar yang efektif. Modul ini akan membimbing Anda untuk menganalisis berbagai aspek yang memengaruhi keamanan dan kenyamanan di sekolah, baik dari sudut pandang fiksi maupun nonfiksi. Kita akan belajar merumuskan solusi inovatif dan mengomunikasikannya secara persuasif, sehingga Anda dapat berkontribusi aktif dalam menciptakan suasana sekolah yang positif.
1. Memahami Konsep Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman
Lingkungan sekolah yang aman berarti bebas dari ancaman fisik (misalnya perundungan, kekerasan, bahaya kebakaran) dan psikis (misalnya diskriminasi, tekanan mental). Sementara itu, lingkungan yang nyaman merujuk pada suasana yang mendukung proses belajar, interaksi positif, dan kesejahteraan emosional peserta didik serta seluruh warga sekolah. Ini mencakup kebersihan, fasilitas yang memadai, serta hubungan interpersonal yang harmonis. Kedua aspek ini saling melengkapi dan esensial untuk perkembangan holistik peserta didik.
2. Peran Teks Fiksi dalam Menggambarkan Isu Lingkungan Sekolah
Novel dan cerita pendek seringkali menjadi cerminan realitas sosial, termasuk isu-isu yang terjadi di lingkungan sekolah. Melalui alur cerita, karakter, dan latar, teks fiksi dapat menggambarkan secara mendalam berbagai masalah seperti perundungan, diskriminasi, kurangnya fasilitas, atau konflik antarwarga sekolah. Dengan menganalisis teks fiksi, kita dapat mengembangkan empati, memahami kompleksitas masalah, dan merenungkan solusi kreatif yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Ini membantu kita melihat masalah dari berbagai perspektif.
3. Mengidentifikasi Masalah Keamanan dan Kenyamanan
Identifikasi masalah adalah langkah awal dalam mencari solusi. Ini melibatkan kemampuan untuk membaca secara kritis, memilah informasi, dan menganalisis sebab-akibat. Dalam konteks sekolah, masalah keamanan bisa berupa tindakan kekerasan, narkoba, atau kecelakaan. Masalah kenyamanan bisa berupa fasilitas yang rusak, kebersihan yang kurang, atau kurangnya ruang interaksi positif. Penting untuk mengumpulkan data dan bukti, baik dari teks maupun observasi langsung, untuk mendukung identifikasi masalah tersebut.
4. Merumuskan Solusi Inovatif dan Realistis
Setelah masalah teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah merumuskan solusi. Solusi yang baik harus inovatif, yaitu menawarkan pendekatan baru atau berbeda dari yang sudah ada, dan realistis, artinya dapat diterapkan dengan sumber daya yang tersedia. Proses ini sering melibatkan brainstorming, diskusi kelompok, dan evaluasi ide. Pertimbangkan berbagai aspek seperti biaya, waktu, dan keterlibatan berbagai pihak. Contoh solusi bisa berupa program sosialisasi, perbaikan fasilitas, atau pembentukan tim anti-perundungan.
5. Menyusun Teks Persuasif untuk Kampanye
Teks persuasif bertujuan untuk meyakinkan pembaca atau pendengar agar setuju dengan suatu gagasan atau melakukan tindakan tertentu. Dalam kampanye lingkungan sekolah aman dan nyaman, teks persuasif (misalnya poster, artikel, pidato) harus memiliki argumen yang kuat, didukung data atau bukti, dan menggunakan bahasa yang menarik serta mudah dipahami. Struktur teks persuasif umumnya meliputi pengantar yang menarik perhatian, argumen-argumen pendukung, dan ajakan bertindak (call to action) yang jelas. Pilihlah kata-kata yang membangkitkan emosi positif dan rasa tanggung jawab.
6. Strategi Komunikasi Efektif
Komunikasi yang efektif sangat penting dalam menyampaikan gagasan dan mengajak orang lain berpartisipasi. Ini tidak hanya tentang apa yang dikatakan, tetapi juga bagaimana cara menyampaikannya. Perhatikan bahasa tubuh, intonasi suara, dan kontak mata saat presentasi. Gunakan media visual yang menarik seperti poster atau infografis. Sesuaikan gaya komunikasi dengan audiens. Pastikan pesan yang disampaikan jelas, ringkas, dan mudah diingat. Mendengarkan masukan dan memberikan respons yang baik juga merupakan bagian dari komunikasi efektif.
Rangkuman: Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman memerlukan analisis masalah yang cermat, perumusan solusi inovatif, dan komunikasi persuasif yang efektif. Teks fiksi dapat menjadi inspirasi untuk memahami isu-isu ini. Dengan menyusun argumen yang kuat dan mengomunikasikan program secara jelas, seluruh warga sekolah dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan suasana belajar yang positif dan mendukung.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Persuasif | Bersifat membujuk atau meyakinkan. |
| Inovatif | Bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; bersifat pembaharuan. |
| Empati | Keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. |
| Perundungan | Tindakan mengganggu, menindas, atau menyakiti orang lain yang lebih lemah. |
| Holistik | Memandang sesuatu sebagai satu kesatuan utuh yang saling terkait. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Mengomunikasikan Informasi Penting tentang Pendidikan dan/atau PekerjaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMeningkatkan Produktivitas melalui Gaya Hidup Sehat, Aktif, dan SeimbangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Menerapkan Kecerdasan Artifisial dalam Kehidupan ModernModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAMengungkapkan Kekaguman tentang Kearifan LokalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Kalimat efektif dalam teks prosedurBahasa Indonesia Kelas XII SMKkonjungsi dan diskusi tentang kecerdasan buatanBahasa Indonesia Kelas XII SMKKritik dan EsaiBahasa Indonesia Kelas XII SMKLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman pada Bahasa Indonesia SMK, Fase F, elemen Menulis.
Modul Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XII SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman ini gratis?
Ya. Modul Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman untuk Bahasa Indonesia kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.