Modul Ajar & RPP Bahasa Jepang Kelas X
Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu)
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Jepang |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik diharapkan memiliki pengetahuan dasar tentang pentingnya komunikasi dan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Menyimak – Berbicara (Fase E) |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami informasi tersurat dan tersirat dari berbagai teks lisan sederhana serta dapat berinteraksi secara lisan dalam berbagai konteks sosial dengan menggunakan ungkapan dan kosakata yang tepat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas ungkapan salam dan perkenalan diri yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Jepang. |
| Konseptual | Konsep inti adalah memahami dan menggunakan ungkapan aisatsu (salam) dan jikoshoukai (perkenalan diri) sesuai konteks sosial dan budaya Jepang. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah mengucapkan salam, menanyakan kabar, dan memperkenalkan diri dalam Bahasa Jepang. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya adaptasi budaya dan penggunaan bahasa yang tepat dalam berinteraksi sosial akan ditumbuhkan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan peniruan, peserta didik dapat mengucapkan salam (aisatsu) dalam Bahasa Jepang dengan lafal dan intonasi yang tepat.
- Dengan mendengarkan contoh percakapan, peserta didik dapat mengidentifikasi ungkapan perkenalan diri (jikoshoukai) dalam Bahasa Jepang dengan benar.
- Melalui latihan berpasangan, peserta didik dapat melakukan percakapan perkenalan diri sederhana menggunakan ungkapan yang sesuai konteks dan tata bahasa yang benar.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merancang dialog perkenalan diri dengan menyertakan informasi pribadi dasar dalam Bahasa Jepang dengan runtut.
- Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat mempresentasikan dialog perkenalan diri di depan kelas dengan percaya diri dan komunikatif.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menggunakan ungkapan salam serta perkenalan diri dalam Bahasa Jepang tidak hanya tentang menghafal kosakata, tetapi juga tentang menghargai budaya dan membangun hubungan baik dalam interaksi sosial.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari cara menyapa dan memperkenalkan diri dalam Bahasa Jepang, meskipun kita belum pernah ke Jepang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap saling menghargai dan toleransi antarbudaya melalui pemahaman etika perkenalan diri di Jepang. Seni Budaya: Mempelajari gestur dan ekspresi non-verbal yang menyertai salam dan perkenalan diri dalam budaya Jepang. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas yang memiliki pengalaman berbahasa Jepang dapat diundang untuk berbagi pengalaman atau menjadi narasumber praktis. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan peserta didik bergerak bebas untuk praktik percakapan, serta tersedia sudut baca dengan buku-buku bergambar tentang budaya Jepang. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi pembelajaran bahasa Jepang seperti Duolingo atau Memrise untuk latihan kosakata dan ungkapan secara mandiri, serta menonton video percakapan otentik di YouTube. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan peniruan, peserta didik dapat mengucapkan salam (aisatsu) dalam Bahasa Jepang dengan lafal dan intonasi yang tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui latihan berpasangan, peserta didik dapat melakukan percakapan perkenalan diri sederhana menggunakan ungkapan yang sesuai konteks dan tata bahasa yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 55 menit
Tujuan: Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan ungkapan salam serta perkenalan diri dalam Bahasa Jepang.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Selamat datang di modul Bahasa Jepang! Di awal perjalanan belajar bahasa ini, kita akan mempelajari dasar-dasar interaksi sosial yang sangat penting, yaitu salam dan perkenalan diri.
Alat & bahan: Kertas, pensil, kamus Bahasa Jepang (opsional), kartu ungkapan
Langkah kerja:
- Tuliskan padanan kata bahasa Jepang pada tabel berikut, lalu ucapkan dan gunakan dalam kalimat sederhana.
Gambar 1. Tabel - ビデオをみて、あいさつとじこしょうかいのぶんをさがしましょう。(Bideo o mite, aisatsu to jikoshoukai no bun o sagashimashou. — Tontonlah video dan temukan kalimat salam serta perkenalan diri.)
- グループで、あいさつのことばをれんしゅうしましょう。(Gurūpu de, aisatsu no kotoba o renshū shimashou. — Dalam kelompok, mari berlatih kata-kata salam.)
- じこしょうかいのダイアログをかんがえましょう。(Jikoshoukai no daiarogu o kangaemashou. — Mari pikirkan dialog perkenalan diri.)
- グループでダイアログをえんぎしましょう。(Gurūpu de daiarogu o engi shimashou. — Mari perankan dialog dalam kelompok.)
- せんせいやともだちからのフィードバックをききましょう。(Sensei ya tomodachi kara no fīdobakku o kikimashou. — Dengarkan umpan balik dari guru dan teman.)
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu tahu cara menyapa orang lain dalam Bahasa Jepang?
- Apa saja ungkapan salam yang kamu ketahui?
- Menurutmu, mengapa perkenalan diri itu penting?
- Pernahkah kamu mencoba memperkenalkan diri dalam bahasa asing?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, latihan percakapan, dan saat memberikan umpan balik.
Sumatif (akhir): Penilaian performa peserta didik saat mempresentasikan dialog perkenalan diri di depan kelas menggunakan rubrik penilaian.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengucapkan salam (aisatsu) dalam Bahasa Jepang dengan lafal dan intonasi yang tepat. | Ungkapan Salam (Aisatsu) | 4 JP | Komunikasi |
| 2 | Mengidentifikasi ungkapan perkenalan diri (jikoshoukai) dalam Bahasa Jepang dengan benar. | Ungkapan Perkenalan Diri (Jikoshoukai) | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Melakukan percakapan perkenalan diri sederhana menggunakan ungkapan yang sesuai konteks dan tata bahasa yang benar. | Praktik Percakapan | 4 JP | Kolaborasi |
Selamat datang di modul Bahasa Jepang! Di awal perjalanan belajar bahasa ini, kita akan mempelajari dasar-dasar interaksi sosial yang sangat penting, yaitu salam dan perkenalan diri. Kemampuan ini akan menjadi kunci utama Anda untuk memulai percakapan dan membangun hubungan baik dengan penutur Bahasa Jepang. Mari kita mulai dengan semangat!
1. Pentingnya Aisatsu (Salam)
Aisatsu (あいさつ) atau salam adalah bagian tak terpisahkan dari komunikasi sehari-hari di Jepang. Mengucapkan salam yang tepat menunjukkan rasa hormat dan sopan santun. Ada berbagai jenis salam yang digunakan sesuai waktu dan situasi. Misalnya, 'Ohayou gozaimasu' untuk pagi hari, 'Konnichiwa' untuk siang/sore, dan 'Konbanwa' untuk malam hari. Mempelajari dan menggunakan aisatsu dengan benar akan membantu Anda diterima dengan baik dalam lingkungan sosial Jepang.
2. Ungkapan Salam Dasar
Berikut adalah beberapa ungkapan salam dasar yang wajib Anda ketahui: 'Ohayou gozaimasu' (おはようございます) artinya 'Selamat pagi'. 'Konnichiwa' (こんにちは) artinya 'Selamat siang/sore'. 'Konbanwa' (こんばんは) artinya 'Selamat malam'. Untuk perpisahan, kita bisa menggunakan 'Sayounara' (さようなら) yang berarti 'Sampai jumpa'. Selain itu, ada juga 'Oyasumi nasai' (おやすみなさい) untuk 'Selamat tidur' dan 'O-genki desu ka?' (おげんきですか。) untuk menanyakan 'Apa kabar?'.
3. Jikoshoukai (Perkenalan Diri)
Jikoshoukai (じこしょうかい) adalah perkenalan diri. Ini adalah langkah pertama untuk memperkenalkan diri Anda kepada orang lain. Ungkapan paling dasar adalah 'Hajimemashite' (はじめまして) yang berarti 'Senang berkenalan'. Setelah itu, Anda bisa menyebutkan nama Anda dengan 'Watashi no namae wa [Nama Anda] desu.' (わたしのなまえは [Nama Anda] です。). Untuk mengakhiri perkenalan, biasanya diikuti dengan 'Douzo yoroshiku onegai shimasu.' (どうぞよろしくおねがいします。) yang berarti 'Mohon bimbingannya' atau 'Senang bekerja sama'.
4. Informasi Pribadi dalam Perkenalan
Setelah mengucapkan salam dan nama, Anda bisa menambahkan informasi pribadi lain seperti asal atau pekerjaan. Misalnya, 'Watashi wa Indonesia kara kimashita.' (わたしはインドネシアからきました。) yang berarti 'Saya berasal dari Indonesia.' atau 'Watashi wa gakusei desu.' (わたしはがくせい です。) yang berarti 'Saya adalah seorang siswa.' Penting untuk menjaga perkenalan tetap singkat dan jelas di awal, fokus pada informasi yang paling relevan untuk memulai percakapan.
5. Lafal dan Intonasi
Lafal (pengucapan) dan intonasi (nada suara) sangat penting dalam Bahasa Jepang. Kesalahan lafal bisa mengubah makna kata, sementara intonasi yang tidak tepat bisa membuat percakapan terdengar kaku atau tidak sopan. Berlatihlah secara berulang dengan mendengarkan penutur asli atau rekaman audio. Perhatikan panjang pendek vokal, konsonan ganda, dan penekanan pada suku kata. Dengan latihan yang konsisten, Anda akan semakin lancar dan percaya diri dalam berbicara.
Rangkuman: Salam (aisatsu) dan perkenalan diri (jikoshoukai) adalah fondasi komunikasi dalam Bahasa Jepang. Ungkapan seperti 'Ohayou gozaimasu', 'Konnichiwa', 'Konbanwa', dan 'Hajimemashite' adalah kunci untuk memulai interaksi. Penting untuk memperhatikan lafal, intonasi, dan konteks penggunaan untuk menunjukkan rasa hormat dan membangun hubungan baik. Latihan rutin akan meningkatkan kemampuan Anda dalam berinteraksi sosial dengan penutur Bahasa Jepang.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aisatsu | Salam |
| Jikoshoukai | Perkenalan diri |
| Ohayou gozaimasu | Selamat pagi |
| Konnichiwa | Selamat siang/sore |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu)" mata pelajaran Bahasa Jepang Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) yang Anda cari? Materi Bahasa Jepang Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Jepang kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) pada Bahasa Jepang SMK, Fase E, elemen Menyimak – Berbicara (Fase E).
Modul Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) untuk Bahasa Jepang kelas X.
Apakah modul ajar Bahasa Jepang materi Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) ini gratis?
Ya. Modul Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Jepang kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Jepang kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Jepang kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Jepang kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) untuk Bahasa Jepang kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Jepang kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Jepang kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Jepang ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Salam dan Perkenalan Diri (Aisatsu) disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.