Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X
perencanaan dan pengalamatan jaringan
Modul ajar (RPP) Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK kelas X materi perencanaan dan pengalamatan jaringan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan perencanaan dan pengalamatan jaringan yang Anda cari? Materi Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | perencanaan dan pengalamatan jaringan |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar jaringan komputer dan fungsi perangkat jaringan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis kebutuhan jaringan dan memilih skema pengalamatan yang paling efisien berdasarkan data teknis. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
Peserta didik bekerja dalam tim untuk merancang dan mengimplementasikan skema pengalamatan jaringan yang disepakati bersama. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mampu mengidentifikasi hambatan dalam perencanaan jaringan dan mencari solusi secara mandiri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu memahami perencanaan dan pengalamatan jaringan, serta menerapkan konsep dasar subnetting dan VLSM untuk efisiensi penggunaan alamat IP dalam berbagai skenario jaringan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Alamat IP 192.168.1.1 adalah contoh alamat IP yang digunakan pada banyak jaringan lokal. |
| Konseptual | Perencanaan jaringan melibatkan penentuan topologi, perangkat, dan skema pengalamatan untuk memastikan komunikasi data yang efektif. |
| Prosedural | Langkah-langkah pengalamatan jaringan meliputi pembagian subnet, penetapan alamat IP, dan konfigurasi gateway. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya perencanaan yang matang dalam membangun jaringan akan membantu peserta didik menghindari masalah di kemudian hari dan beradaptasi dengan teknologi baru. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya.
- Menjelaskan konsep dasar alamat IP dan kelas-kelasnya.
- Menganalisis kebutuhan pengalamatan jaringan berdasarkan skenario tertentu.
- Menerapkan konsep subnetting untuk pembagian jaringan secara efisien.
- Menggunakan Variable Length Subnet Mask (VLSM) untuk optimasi penggunaan alamat IP.
- Merancang skema pengalamatan IP untuk studi kasus jaringan sederhana.
- Mengkonfigurasi alamat IP pada perangkat jaringan secara simulasi.
- Mempresentasikan hasil perencanaan dan pengalamatan jaringan.
Pemahaman bermakna: Perencanaan dan pengalamatan jaringan yang tepat adalah fondasi utama bagi setiap infrastruktur teknologi informasi, memastikan efisiensi, keamanan, dan skalabilitas komunikasi data.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah kota bisa memiliki alamat jalan yang unik untuk setiap rumah, padahal jumlah rumahnya sangat banyak?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penerapan konsep bilangan biner dan desimal, serta perhitungan subnetting dan VLSM. Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penulisan laporan teknis yang jelas dan ringkas. Desain Komunikasi Visual: Pembuatan infografis atau diagram topologi jaringan yang mudah dipahami dan menarik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana jaringan internet di rumah mereka diatur, atau praktisi industri dapat diundang untuk berbagi pengalaman. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi komputer dan akses internet, serta software simulator jaringan yang terinstal untuk praktik konfigurasi yang aman dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform simulasi jaringan (misalnya Cisco Packet Tracer), sumber belajar online, dan forum diskusi daring untuk eksplorasi dan kolaborasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Topologi: Guru menunjukkan gambar topologi jaringan (bus, star, ring, mesh), peserta didik menebak namanya dan menyebutkan satu ciri khasnya secara cepat. Peserta didik menyimak salam, berdoa, presensi, dan apersepsi tentang pentingnya jaringan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik disampaikan untuk membangun kesadaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai jenis topologi jaringan (bus, star, ring, mesh, tree) melalui studi kasus sederhana yang relevan dengan lingkungan sekitar mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Setiap kelompok membuat poster mini atau infografis tentang satu jenis topologi jaringan, menyoroti kelebihan dan kekurangannya, serta contoh penerapannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep topologi jaringan, mengaitkannya dengan efisiensi dan keandalan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya dengan suasana yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan konsep dasar alamat IP dan kelas-kelasnya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: IP Bingo: Guru membacakan definisi atau contoh alamat IP, peserta didik mencoret di kartu bingo mereka. Siapa cepat dapat hadiah. Peserta didik menyimak salam, berdoa, presensi, dan apersepsi tentang bagaimana perangkat saling mengenali di jaringan. Tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik disampaikan untuk membangun kesadaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik secara mandiri atau berpasangan mencari informasi tentang konsep alamat IP, struktur IP address (oktet), dan pembagian kelas-kelas IP (A, B, C, D, E) dari berbagai sumber digital. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Peserta didik mengerjakan lembar kerja yang berisi latihan identifikasi kelas IP dari beberapa contoh alamat IP yang diberikan, serta menjelaskan rentang alamat pada setiap kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Beberapa peserta didik mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan klarifikasi, penguatan tentang fungsi alamat IP, dan menjelaskan pentingnya pengalamatan yang unik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan konsep alamat IP, memberikan apresiasi, dan memberikan motivasi untuk terus belajar dengan suasana yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menganalisis kebutuhan pengalamatan jaringan berdasarkan skenario tertentu. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Teka-teki Alamat: Guru memberikan potongan-potongan informasi tentang kebutuhan jaringan, peserta didik menyusunnya menjadi gambaran alamat yang diperlukan. Peserta didik menyimak salam, berdoa, presensi, dan apersepsi tentang pentingnya perencanaan sebelum membangun jaringan. Tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik disampaikan untuk membangun kesadaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik dalam kelompok kecil menganalisis studi kasus (misalnya, jaringan sekolah atau kantor kecil) untuk mengidentifikasi kebutuhan jumlah host, subnet, dan layanan yang memerlukan alamat IP. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Setiap kelompok menyusun daftar kebutuhan pengalamatan IP berdasarkan studi kasus, termasuk perkiraan jumlah perangkat untuk setiap departemen atau area. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Kelompok mempresentasikan analisis kebutuhan mereka dan saling memberikan masukan. Guru memfasilitasi diskusi untuk menyamakan persepsi tentang identifikasi kebutuhan pengalamatan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya analisis kebutuhan, memberikan apresiasi atas kerja keras, dan memotivasi untuk pertemuan selanjutnya dengan suasana yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menerapkan perhitungan subnetting untuk membagi jaringan menjadi beberapa subnet.
Alat & bahan: Komputer, koneksi internet, kalkulator, modul ajar, lembar kerja.
Langkah kerja:
- Pelajari kembali konsep subnetting dan kelas IP.
- Diberikan sebuah alamat IP dan jumlah host yang dibutuhkan, tentukan subnet mask yang sesuai.
- Hitunglah Network ID, Broadcast ID, dan rentang alamat IP host yang valid untuk setiap subnet.
- Ulangi perhitungan untuk skenario dengan jumlah host yang berbeda.
- Diskusikan hasil perhitungan dengan kelompok dan verifikasi keakuratannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang alamat IP?
- Mengapa perangkat di jaringan memerlukan alamat yang unik?
- Sebutkan dua jenis topologi jaringan yang Anda ketahui!
- Menurut Anda, apa pentingnya perencanaan sebelum membangun sebuah jaringan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan keakuratan LKPD, serta kemampuan memecahkan masalah saat simulasi.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek akhir perencanaan dan pengalamatan jaringan, termasuk dokumen rancangan, hasil simulasi, dan presentasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya. | Topologi jaringan (Bus, Star, Ring, Mesh, Tree) | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan konsep dasar alamat IP dan kelas-kelasnya. | Konsep alamat IP, struktur oktet, kelas IP (A, B, C, D, E) | 4 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis kebutuhan pengalamatan jaringan berdasarkan skenario tertentu. | Analisis kebutuhan host dan subnet | 4 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Menerapkan konsep subnetting untuk pembagian jaringan secara efisien. | Perhitungan Network ID, Broadcast ID, jumlah host, subnet mask | 4 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 5 | Menggunakan Variable Length Subnet Mask (VLSM) untuk optimasi penggunaan alamat IP. | Konsep VLSM dan perhitungan VLSM | 4 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 6 | Merancang skema pengalamatan IP untuk studi kasus jaringan sederhana. | Desain skema pengalamatan IP | 4 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 7 | Mengkonfigurasi alamat IP pada perangkat jaringan secara simulasi. | Konfigurasi IP pada simulator jaringan | 4 JP | kemandirian, penalaran kritis |
| 8 | Mempresentasikan hasil perencanaan dan pengalamatan jaringan. | Presentasi proyek dan laporan | 4 JP | kolaborasi, komunikasi |
Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami esensi perencanaan dan pengalamatan jaringan, dua pilar utama dalam membangun infrastruktur komunikasi data yang handal. Anda akan diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengaplikasikannya dalam skenario nyata, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga konfigurasi praktis menggunakan alat simulasi. Persiapkan diri Anda untuk menjadi perancang jaringan yang kompeten!
1. Pengenalan Perencanaan Jaringan
Perencanaan jaringan adalah tahap krusial sebelum implementasi, meliputi penentuan topologi yang tepat, pemilihan perangkat keras, dan alokasi sumber daya. Tujuan utamanya adalah memastikan jaringan dapat beroperasi secara efisien, aman, dan skalabel sesuai kebutuhan. Tanpa perencanaan matang, jaringan rentan terhadap masalah kinerja, keamanan, dan kesulitan pengembangan di masa depan. Ini adalah fondasi keberhasilan infrastruktur IT.
2. Memahami Topologi Jaringan
Topologi jaringan menggambarkan tata letak fisik atau logis dari sebuah jaringan. Jenis-jenis umum meliputi Bus (sederhana, rentan), Star (pusat, mudah dikelola), Ring (data searah, cepat), Mesh (banyak jalur, handal), dan Tree (hierarki, skalabel). Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangan dalam hal biaya, kinerja, keandalan, dan kemudahan instalasi. Pemilihan topologi harus disesuaikan dengan skala dan kebutuhan spesifik jaringan.
3. Konsep Dasar Alamat IP
Alamat IP (Internet Protocol) adalah identifikasi numerik unik untuk setiap perangkat yang terhubung ke jaringan. Alamat IP versi 4 (IPv4) terdiri dari 32 bit, dibagi menjadi empat oktet, masing-masing bernilai 0-255. Terdapat kelas-kelas IP (A, B, C, D, E) yang menentukan rentang alamat dan pembagian network ID serta host ID. Pemahaman ini penting untuk pengalamatan yang benar dan efisien dalam jaringan.
4. Subnetting dan Efisiensi Jaringan
Subnetting adalah proses membagi sebuah jaringan besar menjadi beberapa subnet yang lebih kecil. Ini dilakukan dengan meminjam bit dari host ID untuk membuat network ID tambahan. Manfaat subnetting meliputi efisiensi penggunaan alamat IP, peningkatan kinerja jaringan dengan mengurangi lalu lintas broadcast, dan kemudahan pengelolaan jaringan. Perhitungan subnet mask, network ID, dan broadcast ID menjadi kunci dalam implementasi subnetting.
5. Optimasi Penggunaan IP dengan VLSM
Variable Length Subnet Mask (VLSM) adalah teknik subnetting lanjutan yang memungkinkan penggunaan subnet mask yang berbeda-beda dalam satu jaringan. Ini mengatasi keterbatasan subnetting tradisional di mana semua subnet harus memiliki ukuran yang sama. Dengan VLSM, alamat IP dapat dialokasikan secara lebih granular sesuai kebutuhan riil setiap subnet, sehingga mengurangi pemborosan alamat IP secara signifikan dan meningkatkan efisiensi total.
Rangkuman: Perencanaan dan pengalamatan jaringan adalah aspek fundamental dalam Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Pemilihan topologi yang tepat, pemahaman mendalam tentang alamat IP (IPv4), serta penerapan teknik subnetting dan VLSM adalah kunci untuk membangun jaringan yang efisien, aman, dan skalabel. Dengan menguasai konsep-konsep ini, Anda akan mampu merancang dan mengimplementasikan solusi jaringan yang optimal untuk berbagai kebutuhan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Topologi Jaringan | Tata letak fisik atau logis dari perangkat dalam jaringan. |
| Alamat IP | Identifikasi numerik unik untuk perangkat di jaringan. |
| Subnetting | Proses membagi jaringan besar menjadi subnet lebih kecil. |
| VLSM | Variable Length Subnet Mask, teknik subnetting dengan mask bervariasi. |
| Network ID | Bagian alamat IP yang mengidentifikasi jaringan. |
| Host ID | Bagian alamat IP yang mengidentifikasi perangkat di jaringan. |
| Subnet Mask | Angka 32-bit yang memisahkan Network ID dan Host ID. |
| Broadcast ID | Alamat khusus untuk mengirim data ke semua perangkat di subnet. |
| Router | Perangkat yang meneruskan paket data antar jaringan. |
| Switch | Perangkat yang menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "perencanaan dan pengalamatan jaringan" mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Proses Bisnis Bidang Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerkembangan Teknologi Jaringan dan TelekomunikasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProfesi dan Kewirausahaan Bidang Jaringan dan Telekomunikasi (Job-Profile dan Technopreneurship)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan Budaya Kerja IndustriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan TelekomunikasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMedia dan Jaringan TelekomunikasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenggunaan Alat Ukur JaringanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi perencanaan dan pengalamatan jaringan ini gratis?
Ya. Modul perencanaan dan pengalamatan jaringan untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul perencanaan dan pengalamatan jaringan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas perencanaan dan pengalamatan jaringan untuk Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul perencanaan dan pengalamatan jaringan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi perencanaan dan pengalamatan jaringan pada Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
Bisakah modul perencanaan dan pengalamatan jaringan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan perencanaan dan pengalamatan jaringan dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.