Modul Ajar & RPP KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI
Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)
Modul ajar (RPP) KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN SMK kelas XI materi Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) yang Anda cari? Materi KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI lainnya:
Lihat peta materi setahun12 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya sikap positif dalam menghadapi tantangan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kemandirian, kreativitas, penalaran kritis.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi diri sebagai wirausaha, menganalisis peluang dan tantangan usaha, serta merancang strategi inovasi yang berkelanjutan dengan menerapkan pola pikir berkembang. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pola pikir berkembang dapat dilihat dari kisah sukses wirausahawan yang bangkit dari kegagalan dan terus belajar. |
| Konseptual | Pola pikir berkembang adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat ditingkatkan melalui dedikasi dan kerja keras. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan langkah-langkah praktis untuk mengubah pola pikir tetap menjadi pola pikir berkembang melalui refleksi dan tindakan nyata. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana keyakinan tentang kemampuan diri memengaruhi proses belajar dan keberhasilan mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri pola pikir berkembang dan pola pikir tetap dengan tepat.
- Menganalisis dampak pola pikir berkembang terhadap keberhasilan kewirausahaan.
- Merancang strategi pribadi untuk mengembangkan pola pikir berkembang dalam kehidupan sehari-hari.
- Menerapkan pola pikir berkembang dalam menghadapi tantangan dan kegagalan dalam konteks proyek kewirausahaan.
Pemahaman bermakna: Memahami pola pikir berkembang membantu peserta didik melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh, bukan sebagai hambatan yang tidak bisa diatasi, sehingga mereka lebih gigih dan inovatif dalam berwirausaha.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa beberapa orang tampak lebih mudah bangkit dari kegagalan dan terus mencoba hal baru, sementara yang lain mudah menyerah?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penulisan refleksi diri yang efektif dalam jurnal. Bimbingan dan Konseling: Pengenalan konsep resiliensi dan manajemen stres dalam menghadapi kegagalan. Ekonomi Bisnis: Analisis studi kasus kegagalan bisnis dan strategi pemulihan yang inovatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Guru dapat mengundang praktisi wirausaha lokal yang memiliki kisah inspiratif tentang bangkit dari kegagalan untuk berbagi pengalaman dengan peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang dinamis dan presentasi, serta tersedia area 'pojok inspirasi' dengan kutipan motivasi tentang pola pikir berkembang. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan platform kolaborasi online (misalnya Google Docs/Padlet) untuk berbagi hasil analisis studi kasus dan merancang poster infografis, serta mencari referensi video inspiratif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri pola pikir berkembang dan pola pikir tetap dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa bersama, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan video singkat tentang tokoh inspiratif yang berhasil setelah beberapa kegagalan. Peserta didik diajak berdiskusi tentang pesan moral dari video. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa beberapa orang tampak lebih mudah bangkit dari kegagalan dan terus mencoba hal baru, sementara yang lain mudah menyerah?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi konsep pola pikir berkembang dan pola pikir tetap melalui studi kasus wirausahawan sukses dan gagal yang disediakan guru. Mereka membandingkan karakteristik masing-masing pola pikir dan mengidentifikasi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat poster infografis sederhana yang memuat perbedaan antara pola pikir berkembang dan pola pikir tetap, dilengkapi contoh konkret yang relevan dengan dunia SMK atau kewirausahaan. Poster ini akan menjadi panduan visual mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil poster infografisnya. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi, serta mengaitkan pentingnya pola pikir ini dalam pengembangan diri sebagai calon wirausahawan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri Growth Mindset. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memotivasi peserta didik untuk mulai mengamati pola pikir diri sendiri. Guru memberikan penugasan awal untuk mengidentifikasi situasi di mana mereka memiliki pola pikir tetap. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis dampak pola pikir berkembang terhadap keberhasilan kewirausahaan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengingatkan kembali materi sebelumnya. Peserta didik secara singkat berbagi hasil pengamatan pola pikir tetap mereka dari tugas sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan pentingnya pola pikir berkembang dalam menghadapi tantangan kewirausahaan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menganalisis studi kasus nyata tentang kegagalan bisnis atau tantangan dalam proyek kewirausahaan. Mereka mengidentifikasi bagaimana pola pikir wirausahawan dalam studi kasus tersebut memengaruhi keputusan dan hasil yang dicapai, khususnya dalam konteks 'growth mindset' atau 'fixed mindset'. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merumuskan solusi inovatif untuk studi kasus tersebut dengan menerapkan prinsip pola pikir berkembang. Mereka menyusun rencana tindakan yang menunjukkan bagaimana tantangan dapat diubah menjadi peluang belajar dan pengembangan, serta memprediksi dampaknya terhadap keberlanjutan usaha. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis dan solusi mereka, berfokus pada bagaimana pola pikir berkembang dapat mengubah hasil akhir. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan umpan balik konstruktif, menyoroti contoh-contoh terbaik, dan menguatkan pemahaman tentang hubungan erat antara pola pikir dan resiliensi wirausaha. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan dampak positif pola pikir berkembang terhadap resiliensi dan inovasi dalam berwirausaha. Guru memberikan apresiasi atas diskusi yang mendalam dan memotivasi untuk terus mengembangkan pola pikir ini. Guru memberikan tugas untuk mencari satu contoh nyata wirausahawan lokal yang memiliki pola pikir berkembang. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang strategi pribadi untuk mengembangkan pola pikir berkembang dalam kehidupan sehari-hari dan menerapkan pola pikir berkembang dalam menghadapi tantangan dan kegagalan dalam konteks proyek kewirausahaan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengulas kembali diskusi tentang dampak pola pikir berkembang. Peserta didik berbagi temuan mereka tentang wirausahawan lokal dengan pola pikir berkembang. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu merancang strategi pribadi dan mempraktikkannya dalam simulasi tantangan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu merancang 'Jurnal Pola Pikir Berkembang' yang berisi strategi personal untuk mengubah pola pikir tetap menjadi pola pikir berkembang. Jurnal ini mencakup identifikasi pemicu pola pikir tetap, afirmasi positif, dan rencana tindakan konkret saat menghadapi tantangan atau kegagalan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melakukan simulasi 'Pitching Ide Bisnis' di mana mereka harus mempresentasikan ide bisnis dan menerima umpan balik kritis atau menghadapi tantangan tak terduga (misalnya, kekurangan dana, penolakan). Mereka kemudian diminta untuk menunjukkan respons mereka menggunakan strategi pola pikir berkembang yang telah dirancang dalam jurnal. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setelah simulasi, peserta didik saling memberikan umpan balik tentang bagaimana mereka merespons tantangan dan mengidentifikasi praktik pola pikir berkembang yang efektif. Guru memimpin diskusi tentang pembelajaran yang didapat dari simulasi dan bagaimana mereka dapat mengaplikasikan ini dalam proyek kewirausahaan nyata. Guru juga memberikan penguatan dan apresiasi atas keberanian dan upaya mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya konsistensi dalam menerapkan pola pikir berkembang. Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui dan memotivasi peserta didik untuk menjadikan pola pikir berkembang sebagai bagian dari identitas mereka. Guru memberikan informasi tentang asesmen akhir dan tindak lanjut. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis studi kasus dan merumuskan strategi pola pikir berkembang untuk mengatasi tantangan kewirausahaan.
Alat & bahan: Kertas flipchart, spidol warna, studi kasus tercetak, laptop/tablet (opsional)
Langkah kerja:
- Baca dengan seksama studi kasus 'Tantangan Startup Kuliner' yang diberikan.
- Identifikasi masalah utama dan pola pikir (tetap/berkembang) yang ditunjukkan oleh tokoh dalam studi kasus.
- Diskusikan dalam kelompok, bagaimana pola pikir berkembang dapat mengubah hasil akhir dari situasi tersebut.
- Rumuskan minimal 3 strategi konkret yang dapat diterapkan tokoh untuk mengatasi tantangan dengan pola pikir berkembang.
- Sajikan hasil diskusi kelompok dalam bentuk peta pikiran atau poin-poin penting.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang kata 'mindset'?
- Menurut Anda, apakah kecerdasan seseorang bisa berubah atau sudah tetap sejak lahir?
- Bagaimana perasaan Anda saat menghadapi kegagalan atau kesulitan dalam belajar?
- Sebutkan satu tokoh yang menurut Anda memiliki semangat pantang menyerah!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, presentasi, dan kelengkapan Jurnal Pola Pikir Berkembang.
Sumatif (akhir): Proyek simulasi 'Pitching Ide Bisnis' dan respons peserta didik terhadap umpan balik/tantangan dengan menerapkan pola pikir berkembang.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri pola pikir berkembang dan pola pikir tetap dengan tepat. | Konsep Pola Pikir Berkembang dan Pola Pikir Tetap | 2 JP | Kemandirian, Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis dampak pola pikir berkembang terhadap keberhasilan kewirausahaan. | Dampak Pola Pikir pada Kewirausahaan | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Merancang strategi pribadi untuk mengembangkan pola pikir berkembang dalam kehidupan sehari-hari. | Strategi Pengembangan Pola Pikir Berkembang | 2 JP | Kemandirian, Kreativitas |
Pola pikir adalah cara kita memandang diri sendiri dan dunia. Dalam kewirausahaan, pola pikir yang tepat menjadi kunci untuk menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan. Materi ini akan membahas tentang Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset), sebuah konsep yang akan mengubah cara Anda melihat kegagalan dan kesuksesan sebagai peluang untuk terus belajar dan bertumbuh.
1. Mengenal Pola Pikir (Mindset)
Pola pikir (mindset) adalah kumpulan keyakinan yang membentuk cara kita memahami dunia dan diri sendiri. Keyakinan ini memengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. Dalam konteks pendidikan dan karier, pola pikir yang kita miliki sangat menentukan bagaimana kita merespons tantangan, kegagalan, dan kesuksesan. Ada dua jenis utama pola pikir yang dikenal, yaitu pola pikir tetap (fixed mindset) dan pola pikir berkembang (growth mindset), yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam sub-bab berikutnya.
2. Pola Pikir Tetap (Fixed Mindset)
Pola pikir tetap adalah keyakinan bahwa kemampuan dasar, kecerdasan, dan bakat seseorang adalah sifat yang sudah pasti dan tidak dapat diubah. Orang dengan pola pikir tetap cenderung menghindari tantangan karena takut gagal, melihat usaha sebagai hal yang sia-sia, dan merasa terancam oleh kesuksesan orang lain. Mereka percaya bahwa kegagalan mencerminkan kurangnya kemampuan mereka, bukan sebagai peluang untuk belajar. Hal ini dapat menghambat inovasi dan kemajuan, terutama dalam dunia kewirausahaan yang penuh ketidakpastian.
3. Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)
Sebaliknya, pola pikir berkembang adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat ditingkatkan melalui dedikasi dan kerja keras. Individu dengan pola pikir ini melihat tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh, menganggap usaha sebagai jalan menuju penguasaan, dan belajar dari kritik serta inspirasi dari keberhasilan orang lain. Mereka tidak takut gagal, melainkan menganggap kegagalan sebagai umpan balik berharga. Pola pikir ini sangat krusial bagi seorang wirausahawan untuk beradaptasi, berinovasi, dan bangkit dari kemunduran.
4. Dampak Pola Pikir Berkembang dalam Kewirausahaan
Dalam dunia kewirausahaan, pola pikir berkembang memiliki dampak yang sangat positif. Wirausahawan dengan growth mindset lebih berani mengambil risiko yang terukur, gigih menghadapi hambatan, dan cepat beradaptasi dengan perubahan pasar. Mereka cenderung lebih inovatif karena tidak takut mencoba hal baru dan belajar dari kesalahan. Kemampuan untuk melihat kegagalan sebagai batu loncatan, bukan akhir dari segalanya, adalah kunci untuk membangun bisnis yang berkelanjutan dan sukses di tengah persaingan yang ketat.
5. Strategi Mengembangkan Pola Pikir Berkembang
Mengembangkan pola pikir berkembang memerlukan kesadaran dan praktik yang konsisten. Beberapa strategi meliputi: (1) Mengenali dan menantang suara 'fixed mindset' dalam diri, (2) Fokus pada proses belajar dan usaha, bukan hanya hasil akhir, (3) Menganggap kegagalan sebagai peluang belajar, (4) Mencari umpan balik konstruktif dan belajar dari kritik, (5) Merayakan kemajuan kecil dan melihat potensi pertumbuhan dalam diri sendiri dan orang lain. Dengan praktik ini, Anda dapat membangun resiliensi dan kreativitas yang dibutuhkan untuk sukses.
Rangkuman: Pola pikir berkembang (growth mindset) adalah keyakinan bahwa kemampuan dapat ditingkatkan melalui kerja keras dan dedikasi. Ini berbeda dengan pola pikir tetap yang percaya kemampuan bersifat permanen. Dalam kewirausahaan, pola pikir berkembang sangat penting untuk menghadapi tantangan, belajar dari kegagalan, berinovasi, dan meraih kesuksesan. Mengembangkan pola pikir ini memerlukan kesadaran diri dan strategi praktik yang konsisten.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mindset | Cara berpikir atau pandangan seseorang terhadap sesuatu. |
| Fixed Mindset | Keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan seseorang sudah tetap dan tidak bisa diubah. |
| Growth Mindset | Keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui usaha dan dedikasi. |
| Resiliensi | Kemampuan untuk bangkit kembali dari kesulitan atau kegagalan. |
| Kewirausahaan | Proses menciptakan sesuatu yang baru dengan mengambil risiko dan ketidakpastian untuk mencapai keuntungan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)" mata pelajaran KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 6 siap unduh
Konsep KreativitasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 6 siap unduh
Konsep InovasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengembangan Produk InovatifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Teknologi dalam Pengambilan Keputusan BerinovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomersialisasi InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEvaluasi dan Perbaikan InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN di kelas lain
[UJIAN pts1]KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI SMKKarakteristik dan sikap wirausahawanKREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI SMKKreativitas, Inovasi dan KewirausahaanKreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Kelas XI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) ini gratis?
Ya. Modul Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) untuk KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) pada KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN SMK, Fase F, elemen Kewirausahaan.
Bisakah modul Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset) dapat Anda sesuaikan dengan murid KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.