SMKKelas XIFase F📘 Bab 1Semester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas XI
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir kritis dan mencintai Iptek adalah ajaran fundamental dalam Islam, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an (misalnya Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. ar-Rahmān/55: 33) dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Keduanya mendorong umat Islam untuk merenungi ciptaan Allah, mencari ilmu, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara bijak demi kemaslahatan. Dengan demikian, seorang muslim diharapkan menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi diri, masyarakat, dan agama.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Pendidikan Agama Islam · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Pendidikan Agama Islam · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMembiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan agama Islam dalam kehidupan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis dan mengevaluasi ajaran Islam tentang berpikir kritis dan mencintai iptek berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mengembangkan diri dan masyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAl-Qur'an dan Hadis mengandung banyak ayat dan sabda yang mendorong umat Islam untuk berpikir kritis dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
KonseptualBerpikir kritis adalah kemampuan menganalisis informasi secara objektif dan rasional, sedangkan mencintai iptek adalah semangat untuk mengembangkan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemaslahatan.
ProseduralPeserta didik akan belajar menelaah dalil Al-Qur'an dan Hadis, mengidentifikasi pesan moral, dan menyusun strategi penerapan dalam konteks kehidupan modern.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa proses berpikir kritis dan semangat mencintai iptek adalah bagian integral dari ajaran Islam yang membawa kemajuan dan keberkahan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMerenungi penciptaan alam semesta sebagai wujud kebesaran-Nya dan menggunakan akal untuk lebih mengenal Allah SWT dan ajaran Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuAktif mencari, menelaah, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan diri serta kemaslahatan umat manusia.
3. Cinta LingkunganMenggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi masalah ekologis.
4. Cinta Diri dan SesamaMemanfaatkan Iptek untuk meningkatkan kualitas hidup diri sendiri dan membantu sesama manusia, serta membangun hubungan sosial yang positif.
5. Cinta Tanah AirBerinovasi dan berkarya dalam bidang Iptek untuk memajukan bangsa dan negara, serta menjaga nama baik Indonesia di kancah global.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian Q.S. Ali Imrān/3: 190-191, peserta didik dapat mengidentifikasi kandungan ayat tentang berpikir kritis dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis berbagai sumber, peserta didik mampu menyimpulkan hikmah berpikir kritis dalam Islam sesuai Hadis Nabi Muhammad SAW.
  3. Setelah menelaah Q.S. ar-Rahmān/55: 33, peserta didik dapat menjelaskan makna mencintai iptek dengan benar.
  4. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang contoh penerapan berpikir kritis dan semangat mencintai iptek dalam konteks kehidupan SMK dengan kreatif.
  5. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat menyajikan hasil telaah dan contoh penerapan berpikir kritis dan mencintai iptek secara kolaboratif.
Halaman 2 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir kritis dan mencintai iptek adalah perintah agama yang harus diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan muslim, bukan hanya untuk kemajuan individu tetapi juga untuk kemaslahatan umat.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Al-Qur'an dan Hadis sangat menganjurkan kita untuk berpikir kritis dan mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks Al-Qur'an dan Hadis, serta menyusun argumen dalam presentasi dan diskusi kelompok.
Informatika: Memanfaatkan perangkat lunak untuk membuat poster digital atau infografis, serta mencari informasi dari internet secara kritis.
Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai berpikir kritis dan inovasi dengan semangat kebangsaan dan kemajuan bangsa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong diskusi di rumah tentang berita dan informasi yang diterima, serta membimbing anak dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas didesain agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi akses internet yang stabil dan proyektor untuk menayangkan materi visual dan hasil karya digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform diskusi online atau aplikasi presentasi digital untuk kolaborasi kelompok dalam merancang poster/infografis dan berbagi sumber belajar.
Halaman 3 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian Q.S. Ali Imrān/3: 190-191, peserta didik dapat mengidentifikasi kandungan ayat tentang berpikir kritis dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, "Apakah kamu pernah ragu dengan suatu informasi yang kamu terima? Bagaimana kamu menyikapinya?" lalu mengaitkan dengan pentingnya berpikir kritis.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan, "Bagaimana Islam mendorong kita untuk berpikir kritis?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang fenomena alam (misalnya, perubahan iklim atau proses penciptaan) dan meminta peserta didik untuk mengamati serta merumuskan pertanyaan terkait kebesaran Allah SWT.
  2. Guru membagikan potongan ayat Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Hadis terkait berpikir kritis, lalu meminta peserta didik membacanya secara individu.
  3. Guru membimbing peserta didik untuk mencari terjemah dan tafsir singkat dari ayat dan Hadis tersebut menggunakan buku teks atau sumber digital.
  4. Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan makna dan kandungan utama dari Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Hadis yang telah dibaca.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil, setiap kelompok mendapatkan tugas untuk mengidentifikasi kata kunci dan pesan moral dari Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 tentang berpikir kritis.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok membuat peta pikiran sederhana yang memuat konsep berpikir kritis berdasarkan ayat dan Hadis yang ditelaah.
  3. Peserta didik mencari contoh-contoh nyata aplikasi berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah atau masyarakat.
  4. Setiap kelompok menyusun daftar pertanyaan reflektif tentang bagaimana berpikir kritis dapat mencegah penyebaran informasi palsu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil peta pikiran dan daftar pertanyaan reflektif mereka di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, menyoroti aspek-aspek berpikir kritis yang muncul dari diskusi.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya berpikir kritis sebagai ajaran Islam dan hubungannya dengan keimanan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang berpikir kritis berdasarkan Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Hadis.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif setiap kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mencari contoh penerapan Iptek dalam kehidupan sehari-hari sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah menelaah Q.S. ar-Rahmān/55: 33, peserta didik dapat menjelaskan makna mencintai iptek dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam menggunakan teknologi terbaru dan mengaitkan dengan pentingnya Iptek dalam kehidupan modern.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan, "Bagaimana Islam memandang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar inovasi teknologi terkini dan bertanya, "Bagaimana Islam mendorong umatnya untuk menciptakan inovasi seperti ini?"
  2. Guru membagikan potongan ayat Q.S. ar-Rahmān/55: 33 dan Hadis terkait pentingnya ilmu pengetahuan, lalu meminta peserta didik membacanya secara individu.
  3. Guru membimbing peserta didik untuk mencari terjemah dan tafsir singkat dari ayat dan Hadis tersebut menggunakan buku teks atau sumber digital.
  4. Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan makna dan kandungan utama dari Q.S. ar-Rahmān/55: 33 tentang mencintai Iptek.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan meminta mereka untuk mengidentifikasi pesan moral Q.S. ar-Rahmān/55: 33 tentang semangat mencintai Iptek.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok membuat daftar contoh Iptek yang bermanfaat dan yang berpotensi merugikan jika tidak digunakan dengan bijak.
  3. Peserta didik merancang sebuah poster digital atau infografis tentang bagaimana seorang muslim dapat menerapkan semangat mencintai Iptek sesuai ajaran Islam.
  4. Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat mengenai rancangan poster/infografis mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan poster digital atau infografis mereka, menjelaskan pesan yang ingin disampaikan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik tentang kreativitas, kejelasan pesan, dan relevansi poster/infografis dengan materi.
  3. Guru menguatkan bahwa mencintai Iptek berarti menggunakannya untuk kebaikan dan kemaslahatan, bukan kerusakan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mencintai Iptek sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT dan manfaatnya bagi kehidupan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal yang akan mereka lakukan untuk menerapkan semangat mencintai Iptek dan memberikan apresiasi atas semua usaha.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan penguatan untuk terus belajar dan berinovasi, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajah Ilmu dan Teknologi
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan menelaah dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis dan mencintai Iptek, lalu merancang penerapannya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Dalam ajaran Islam, berpikir kritis dan semangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) adalah dua hal yang sangat ditekankan.

Alat & bahan: Al-Qur'an terjemah, buku tafsir/buku teks PAI, alat tulis, kertas A3/kertas flipchart, spidol warna, perangkat digital (laptop/ponsel) dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar3. Penjelasan atau interpretasimakna ayat-ayat Al-Qur'an.Menurun1. Perkataan, perbuatan, atauketetapan Nabi Muhammad SAW.2. Usaha sungguh-sungguh untukmengeluarkan hukum syariatdari dalil-dalilnya.4. Ilmu Pengetahuan danTeknologi.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati inovasi teknologi berikut. Diskusikan dengan kelompokmu, apa manfaat dan tantangan dari teknologi ini?
  3. Bacalah Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. Ar-Rahmān/55: 33 beserta terjemah dan tafsirnya. Catat poin-poin penting dari setiap ayat.
  4. Identifikasi minimal 3 contoh Hadis yang mendorong berpikir kritis atau mencintai ilmu pengetahuan. Tuliskan intisari Hadis tersebut.
  5. Diskusikan bagaimana kamu dapat menerapkan berpikir kritis dan semangat mencintai Iptek dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SMK.
  6. Rancanglah sebuah poster digital atau infografis yang menggambarkan ajakan untuk berpikir kritis dan mencintai Iptek, dengan mengacu pada dalil yang telah kamu telaah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang pentingnya berpikir sebelum bertindak?
  2. Menurutmu, apa peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Apakah ada ayat Al-Qur'an yang kamu ketahui tentang ilmu pengetahuan?
  4. Bagaimana cara kita mengetahui suatu informasi itu benar atau salah?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil poster digital/infografis dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi kandungan Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Hadis tentang berpikir kritis.Telaah Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Hadis tentang berpikir kritis.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan makna mencintai Iptek berdasarkan Q.S. ar-Rahmān/55: 33.Telaah Q.S. ar-Rahmān/55: 33 dan Hadis tentang mencintai Iptek.2 JPkreativitas
3Merancang contoh penerapan berpikir kritis dan semangat mencintai Iptek dalam kehidupan SMK.Diskusi dan perancangan proyek penerapan.2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam ajaran Islam, berpikir kritis dan semangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) adalah dua hal yang sangat ditekankan. Al-Qur'an dan Hadis tidak hanya memerintahkan umatnya untuk beribadah, tetapi juga untuk merenungi ciptaan Allah SWT dan terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Dengan berpikir kritis, kita dapat memilah informasi, membuat keputusan yang tepat, dan tidak mudah terjerumus pada kesesatan. Sementara itu, semangat mencintai Iptek akan mendorong kita untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi demi kemaslahatan umat manusia.

1. Berpikir Kritis dalam Islam
Berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis informasi dan membuat penilaian yang beralasan. Dalam Islam, berpikir kritis adalah pondasi untuk memahami kebenaran dan menghindari kesesatan. Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 secara eksplisit mengajak kita untuk merenungi penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang sebagai tanda-tanda kebesaran Allah SWT bagi orang-orang yang berakal. Ayat ini mendorong manusia untuk tidak hanya menerima begitu saja, melainkan untuk menggunakan akal pikiran dalam mengamati dan memahami alam semesta. Dengan demikian, berpikir kritis menjadi jalan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

2. Hadis tentang Berpikir Kritis
Banyak Hadis Nabi Muhammad SAW yang mendukung pentingnya berpikir kritis. Misalnya, beliau bersabda, "Carilah ilmu walau sampai ke negeri Cina." Hadis ini bukan hanya tentang mencari ilmu geografis, melainkan semangat untuk tidak pernah berhenti belajar dan menggali kebenaran dari berbagai sumber. Para ulama juga menekankan pentingnya 'ijtihad' atau upaya sungguh-sungguh dalam mengeluarkan hukum syariat dari dalilnya, yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Berpikir kritis juga membantu kita dalam menghadapi berbagai masalah dan mencari solusi yang terbaik sesuai dengan syariat Islam dan kemaslahatan umum.

3. Mencintai Iptek Menurut Al-Qur'an
Semangat mencintai Iptek juga merupakan bagian integral dari ajaran Islam. Q.S. ar-Rahmān/55: 33 menyatakan, "Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan dan teknologi)." Ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa kemajuan dalam menjelajahi alam semesta hanya dapat dicapai melalui kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam tidak melarang, bahkan mendorong, umatnya untuk menguasai dan mengembangkan Iptek, asalkan digunakan untuk kebaikan, bukan untuk merusak atau menyimpang dari ajaran agama.

4. Manfaat Berpikir Kritis dan Mencintai Iptek
Membiasakan berpikir kritis dan mencintai Iptek membawa banyak manfaat. Pertama, meningkatkan keimanan karena kita dapat melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT di balik setiap ciptaan dan inovasi. Kedua, mengembangkan potensi diri dan keterampilan dalam memecahkan masalah. Ketiga, berkontribusi pada kemajuan peradaban Islam dan umat manusia secara keseluruhan. Keempat, menjaga diri dari informasi yang salah dan paham-paham yang menyimpang. Dengan demikian, seorang muslim yang berpikir kritis dan mencintai Iptek akan menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

5. Penerapan dalam Kehidupan SMK
Bagi peserta didik SMK, penerapan berpikir kritis dan mencintai Iptek sangat relevan. Misalnya, dalam memilih jurusan, kamu harus berpikir kritis tentang masa depan karir dan potensi diri. Dalam praktik kejuruan, kamu harus inovatif dalam menggunakan teknologi dan mencari cara-cara baru untuk meningkatkan efisiensi. Mencintai Iptek berarti semangat untuk terus belajar teknologi terbaru, mengikuti perkembangan zaman, dan menggunakannya untuk menciptakan produk atau jasa yang bermanfaat. Ini juga termasuk sikap bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial dan perangkat digital lainnya, menghindari hoaks dan ujaran kebencian.

Rangkuman: Berpikir kritis dan mencintai Iptek adalah ajaran fundamental dalam Islam, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an (misalnya Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. ar-Rahmān/55: 33) dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Keduanya mendorong umat Islam untuk merenungi ciptaan Allah, mencari ilmu, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara bijak demi kemaslahatan. Dengan demikian, seorang muslim diharapkan menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi diri, masyarakat, dan agama.

Halaman 9 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Berpikir KritisKemampuan menganalisis informasi secara objektif dan rasional untuk membuat penilaian yang beralasan.
IptekIlmu Pengetahuan dan Teknologi.
Q.S.Singkatan dari 'Qur'an Surah', merujuk pada ayat Al-Qur'an.
HadisPerkataan, perbuatan, atau ketetapan Nabi Muhammad SAW.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIPeta Konsep
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekBerpikir Kritis dalam IslamHadis tentang Berpikir KritisMencintai Iptek Menurut Al-Qur'anManfaat Berpikir Kritis dan Mencintai IptekPenerapan dalam Kehidupan SMK
Dari sub-bab Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Berpikir Kritis dalam Al-Qur'anPendidikan Agama Islam Kelas XI SMKMenghindari Narkoba dan Pergaulan BebasPendidikan Agama Islam Kelas XI SMKIndahnya Kehidupan BermaknaPendidikan Agama Islam Kelas XII SMKMembudayakan Pola Hidup Sederhana dan Menyantuni DuafaPendidikan Agama Islam Kelas XII SMKLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek pada Pendidikan Agama Islam SMK, Fase F, elemen Al-Qur'an dan Hadis.

Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini gratis?

Ya. Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek untuk Pendidikan Agama Islam kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.