Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas X
Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengalaman mengamati dan mengidentifikasi bentuk-bentuk dasar benda di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengalami |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis berbagai konsep seni rupa dua dan tiga dimensi serta mengaplikasikannya dalam berkarya secara kreatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Seni rupa dua dimensi seperti lukisan dan foto, serta tiga dimensi seperti patung dan kerajinan, dapat ditemukan di berbagai aspek kehidupan sehari-hari. |
| Konseptual | Seni rupa dua dimensi memiliki panjang dan lebar, sementara seni rupa tiga dimensi memiliki panjang, lebar, dan volume. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, membandingkan, dan menganalisis karakteristik serta unsur-unsur pembentuk karya seni rupa dua dan tiga dimensi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman konsep seni rupa dapat meningkatkan apresiasi terhadap lingkungan dan potensi kreatif diri sendiri. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan karya seni, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa dua dimensi dengan tepat.
- Dengan membandingkan contoh, peserta didik dapat menjelaskan perbedaan antara seni rupa dua dan tiga dimensi secara runtut.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis unsur-unsur pembentuk seni rupa dua dimensi secara kritis.
- Melalui eksplorasi bahan, peserta didik dapat merancang sebuah sketsa karya seni rupa tiga dimensi sederhana dengan kreatif.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis konsep seni rupa dua dan tiga dimensi di depan kelas dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep seni rupa dua dan tiga dimensi membantu peserta didik menganalisis dan mengapresiasi karya seni, serta mengembangkan kemampuan berpikir kreatif untuk menciptakan karya sendiri yang bermakna.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah lukisan bisa membuat kita merasakan kedalaman, padahal permukaannya datar?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks deskripsi karya seni rupa dan menyusun laporan hasil pengamatan. Matematika: Memahami konsep geometri dan proporsi dalam seni rupa dua dan tiga dimensi. Sejarah: Mengidentifikasi perkembangan seni rupa dua dan tiga dimensi dari berbagai zaman dan budaya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mengunjungi pameran seni lokal atau museum bersama anak untuk memperkaya pengalaman visual dan diskusi tentang karya seni. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan dilengkapi dengan contoh-contoh karya seni rupa dua dan tiga dimensi, serta alat dan bahan sederhana untuk eksplorasi bentuk. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform berbagi video seperti YouTube atau situs museum virtual untuk menampilkan berbagai contoh karya seni rupa dua dan tiga dimensi dari berbagai budaya dan periode waktu. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan karya seni, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa dua dimensi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis konsep seni rupa dua dan tiga dimensi di depan kelas dengan percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri dan perbedaan seni rupa dua dan tiga dimensi serta menganalisis unsur-unsurnya.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, plastisin/tanah liat, gambar-gambar karya seni rupa
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati gambar-gambar karya seni rupa dua dan tiga dimensi yang disajikan oleh guru.
- Identifikasi ciri-ciri khusus dari setiap jenis karya seni rupa tersebut.
- Isi tabel perbandingan di bawah ini dengan ciri-ciri yang telah kalian diskusikan.
- Pilih satu karya seni rupa dua dimensi, lalu analisis unsur-unsur seni rupa (garis, bentuk, warna, tekstur) yang dominan.
- Buatlah sketsa sederhana (minimal 3 objek) untuk sebuah karya seni rupa tiga dimensi menggunakan plastisin atau tanah liat, dengan mempertimbangkan unsur volume dan ruang.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kalian tahu perbedaan antara lukisan dan patung?
- Sebutkan benda di sekitarmu yang memiliki panjang dan lebar saja!
- Sebutkan benda di sekitarmu yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi!
- Menurutmu, apa saja yang bisa dilihat dalam sebuah gambar?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan sketsa karya seni rupa tiga dimensi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa dua dimensi dengan tepat. | Ciri-ciri seni rupa dua dimensi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan perbedaan antara seni rupa dua dan tiga dimensi secara runtut. | Perbedaan seni rupa dua dan tiga dimensi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menganalisis unsur-unsur pembentuk seni rupa dua dimensi secara kritis. | Unsur-unsur seni rupa dua dimensi (garis, bentuk, warna, tekstur). | 2 JP | Kreativitas |
| 4 | Merancang sebuah sketsa karya seni rupa tiga dimensi sederhana dengan kreatif. | Rancangan sketsa karya seni rupa tiga dimensi. | 2 JP | Kreativitas |
Seni rupa adalah cabang seni yang menciptakan karya yang bisa dinikmati dengan indra penglihatan dan peraba. Karya seni rupa terbagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan dimensinya, yaitu seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Memahami perbedaan keduanya adalah kunci untuk mengapresiasi dan menciptakan karya seni.
1. Seni Rupa Dua Dimensi
Seni rupa dua dimensi adalah karya seni yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar, tanpa volume atau kedalaman. Karya jenis ini hanya dapat dinikmati dari satu arah pandang. Contoh paling umum adalah lukisan, gambar, fotografi, batik, dan grafis. Unsur-unsur yang membentuk seni rupa dua dimensi meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang. Meskipun datar, seniman dapat menciptakan ilusi kedalaman menggunakan teknik perspektif, gradasi warna, atau penumpukan objek. Misalnya, lukisan pemandangan seringkali menggunakan gradasi warna untuk menunjukkan jarak objek.
2. Seni Rupa Tiga Dimensi
Berbeda dengan seni rupa dua dimensi, seni rupa tiga dimensi memiliki panjang, lebar, dan juga volume (kedalaman atau tinggi). Karya ini bisa dinikmati dari berbagai arah pandang karena memiliki ruang nyata. Contoh seni rupa tiga dimensi meliputi patung, arsitektur, kriya (kerajinan), dan instalasi seni. Unsur-unsur pembentuknya sama dengan dua dimensi, namun ditambah dengan unsur ruang dan massa. Seniman harus mempertimbangkan bagaimana karya tersebut terlihat dari segala sisi, bagaimana cahaya berinteraksi dengannya, dan bagaimana ia menempati ruang di sekitarnya. Patung seringkali dibuat dari berbagai bahan seperti kayu, batu, logam, atau tanah liat.
3. Unsur-Unsur Seni Rupa
Unsur-unsur seni rupa adalah komponen dasar yang membentuk sebuah karya. Garis adalah goresan atau batas benda. Bentuk adalah wujud suatu benda, bisa geometris atau non-geometris. Warna adalah spektrum cahaya yang ditangkap mata, dapat memberikan kesan emosi. Tekstur adalah nilai raba pada permukaan benda. Bidang adalah area datar yang memiliki panjang dan lebar. Ruang adalah area kosong di sekitar objek atau di dalam objek. Dalam seni rupa tiga dimensi, volume menjadi unsur penting yang menunjukkan isi atau massa benda. Pemahaman unsur-unsur ini krusial untuk menganalisis dan menciptakan karya seni.
4. Perbedaan Kunci
Perbedaan paling mendasar antara seni rupa dua dan tiga dimensi terletak pada dimensi fisiknya. Seni rupa dua dimensi bersifat pipih, hanya bisa dilihat dari depan atau satu sudut pandang utama, dan tidak memiliki kedalaman fisik. Sementara itu, seni rupa tiga dimensi memiliki kedalaman dan volume, sehingga dapat dilihat dan dinikmati dari berbagai sudut pandang. Interaksi dengan ruang di sekitarnya juga menjadi aspek penting pada karya tiga dimensi. Memahami perbedaan ini akan membantu kita lebih mendalam dalam mengapresiasi setiap jenis karya seni rupa dan proses penciptaannya.
Rangkuman: Seni rupa dua dimensi hanya memiliki panjang dan lebar, dapat dinikmati dari satu arah, seperti lukisan. Seni rupa tiga dimensi memiliki panjang, lebar, dan volume, dapat dinikmati dari berbagai arah, seperti patung. Keduanya dibentuk oleh unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur, dengan penambahan ruang dan massa pada tiga dimensi. Pemahaman ini penting untuk apresiasi dan kreasi seni.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dimensi | Ukuran atau matra (panjang, lebar, tinggi/kedalaman). |
| Volume | Isi atau besaran ruang yang ditempati oleh suatu objek. |
| Perspektif | Teknik menggambar untuk menciptakan ilusi kedalaman pada bidang datar. |
| Tekstur | Nilai raba pada permukaan suatu benda, bisa halus atau kasar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi" mata pelajaran Seni Budaya Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Konsep Tari TradisiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeragaan TariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTeater TradisionalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi pada Seni Budaya SMK, Fase E, elemen Mengalami.
Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini gratis?
Ya. Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi untuk Seni Budaya kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.