SMP · Kelas IX · Fase D · Semester 1

Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas IX
Tartil dan Tahsin Lanjutan

Modul ajar (RPP) Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP kelas IX materi Tartil dan Tahsin Lanjutan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX materi Tartil dan Tahsin Lanjutan — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Tartil dan tahsin adalah fondasi penting dalam membaca Al-Qur'an dengan benar dan indah. Penguasaan hukum tajwid lanjutan seperti idgham mutajanisain, mutaqaribain, serta hukum mim mati, ditambah dengan pelafalan makhraj dan sifat huruf yang tepat, akan menyempurnakan bacaan. Praktik berkelanjutan, menyimak, dan koreksi diri maupun dari guru adalah kunci utama untuk mencapai tartil yang berkualitas, sehingga Al-Qur'an dapat dibaca dengan penuh kekhusyukan dan pemahaman yang lebih mendalam.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tartil dan Tahsin Lanjutan
Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tartil dan Tahsin Lanjutan
Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ)
Fase / KelasD / IX
Materi PokokTartil dan Tahsin Lanjutan
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar dan memahami hukum tajwid dasar seperti mad, nun mati, dan mim mati.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
    Peserta didik menunjukkan kesungguhan dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, dengan menghargai keindahan bahasanya.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis hukum tajwid yang kompleks dan mengidentifikasi kesalahan tartil, lalu menyusun strategi perbaikan bacaan secara mandiri.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan produk rekaman tilawah Al-Qur'an dengan penerapan tartil dan tahsin yang baik, menunjukkan keindahan dan keunikan gaya bacaan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca Al-Qur'an
Rumusan CP FasePeserta didik mampu membaca Al-Qur'an dengan tartil sesuai kaidah tajwid lanjutan, memahami makna dasar ayat, serta mengaplikasikan bacaan dalam praktik ibadah sehari-hari dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak qari' dan qari'ah yang membacakan Al-Qur'an dengan indah dan benar di berbagai kesempatan, seperti lomba MTQ atau acara keagamaan.
KonseptualTartil adalah membaca Al-Qur'an secara pelan, jelas, dan benar sesuai kaidah tajwid, sedangkan tahsin adalah upaya menyempurnakan bacaan Al-Qur'an dari segi makhraj, sifat huruf, dan hukum tajwid.
ProseduralProsedur tahsin melibatkan identifikasi kesalahan bacaan, mempelajari hukum tajwid yang relevan, melatih makhraj dan sifat huruf, serta mengulang-ulang bacaan dengan bimbingan guru atau ahli qira'at.
MetakognitifKesadaran untuk terus memperbaiki bacaan Al-Qur'an adalah bentuk pengamalan ajaran agama dan upaya mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan analisis contoh bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi hukum tajwid lanjutan (idgham mutajanisain, idgham mutaqaribain, izhar syafawi, ikhfa' syafawi, idgham mimi) dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan praktik berulang, peserta didik dapat melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan makhraj dan sifat huruf yang benar sesuai kaidah tahsin lanjutan secara mandiri.
  3. Melalui kerja kelompok dan praktik tilawah, peserta didik dapat menerapkan hukum tajwid lanjutan dalam bacaan surah pilihan dengan tartil yang baik dan benar.
  4. Setelah menganalisis kesalahan umum dalam bacaan, peserta didik dapat mengoreksi bacaan teman sejawat atau diri sendiri dengan memberikan umpan balik yang konstruktif dan solutif.
  5. Melalui proyek rekaman tilawah, peserta didik dapat menghasilkan produk rekaman bacaan Al-Qur'an (surah pilihan) dengan penerapan tartil dan tahsin yang berkualitas tinggi dan penuh percaya diri.
  6. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat merefleksikan proses belajar dan peningkatan kualitas bacaan Al-Qur'an mereka, serta menyusun rencana perbaikan berkelanjutan.
Halaman 2 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membaca Al-Qur'an dengan tartil dan tahsin yang benar bukan hanya tuntutan agama, tetapi juga kunci untuk memahami pesan ilahi dan merasakan keindahan mukjizat Al-Qur'an, sehingga meningkatkan kualitas spiritual dan praktik ibadah kita.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Al-Qur'an harus dibaca dengan tartil dan tahsin, bukan sekadar lancar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan memberikan umpan balik yang efektif dan santun saat mengoreksi bacaan teman.
Seni Budaya: Memahami unsur keindahan dan estetika dalam seni tilawah Al-Qur'an, serta mengembangkan apresiasi terhadap seni suara Islami.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Menggunakan aplikasi perekam suara, editor audio sederhana, dan platform berbagi video untuk proyek rekaman tilawah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai penyimak bacaan (tasmi') di rumah, memberikan dukungan moral, dan memfasilitasi akses ke sumber belajar Al-Qur'an.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar nyaman untuk praktik tilawah kelompok, dilengkapi dengan area tenang untuk rekaman, serta akses ke mushaf Al-Qur'an dan perangkat audio visual.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital, video tutorial tahsin, dan perekam suara di ponsel untuk latihan mandiri, merekam bacaan, dan mendapatkan umpan balik secara virtual.
Halaman 3 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan analisis contoh bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi hukum tajwid lanjutan (idgham mutajanisain, idgham mutaqaribain, izhar syafawi, ikhfa' syafawi, idgham mimi) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Ayat: Guru membacakan potongan ayat Al-Qur'an tanpa tajwid lengkap, peserta didik menebak surah dan ayatnya, lalu menyebutkan kesan pertama tentang bacaan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik dengan sapaan hangat.
  2. Guru menayangkan video pendek tilawah Al-Qur'an yang indah, kemudian bertanya, "Apa yang membuat bacaan ini begitu merdu dan menyentuh hati? Apa bedanya dengan bacaan kita sehari-hari?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi hukum tajwid lanjutan dan memperkenalkan proyek 'Tilawahku Indah' yang akan dikerjakan selama beberapa pertemuan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan, "Bagaimana cara kita membaca Al-Qur'an agar indah dan benar sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ?"
  2. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) secara heterogen.
  3. Guru membagikan lembar kerja berupa potongan ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung hukum tajwid lanjutan (idgham mutajanisain, idgham mutaqaribain, izhar syafawi, ikhfa' syafawi, idgham mimi) dan meminta kelompok untuk mengidentifikasi hukum-hukum tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok berdiskusi untuk merencanakan proyek 'Tilawahku Indah', meliputi pemilihan surah, pembagian tugas, dan target pencapaian bacaan yang akan direkam.
  2. Peserta didik bersama kelompoknya mencari contoh bacaan hukum tajwid lanjutan dari berbagai sumber (mushaf, aplikasi Al-Qur'an digital, video qari') dan mencatat ciri-cirinya.
  3. Setiap kelompok membuat mind map atau peta konsep tentang hukum tajwid lanjutan yang telah diidentifikasi, termasuk contoh ayat dan cara membacanya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi hukum tajwid lanjutan dan rencana awal proyek 'Tilawahku Indah' di depan kelas.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, khususnya mengenai ketepatan identifikasi hukum tajwid dan kelengkapan rencana proyek.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya memahami hukum tajwid lanjutan untuk mencapai tartil yang sempurna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang hukum tajwid lanjutan yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan untuk terus berlatih membaca Al-Qur'an di rumah.
  3. Guru menyampaikan agenda pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan praktik berulang, peserta didik dapat melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan makhraj dan sifat huruf yang benar sesuai kaidah tahsin lanjutan secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Bisik Berantai Ayat: Peserta didik berbaris, guru membisikkan satu kata dalam bahasa Arab ke orang pertama, lalu dibisikkan ke belakang, orang terakhir menuliskan kata yang didengar. Menguji ketepatan pelafalan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi hukum tajwid lanjutan yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya dan kaitannya dengan kesempurnaan bacaan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melatih makhraj dan sifat huruf, serta menjelaskan bahwa ini adalah bagian penting dalam penyempurnaan proyek 'Tilawahku Indah'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik bersama kelompoknya menyusun jadwal terperinci untuk penyelesaian proyek 'Tilawahku Indah', termasuk jadwal latihan makhraj, sifat huruf, dan rekaman bacaan.
  2. Guru menayangkan video tutorial atau rekaman audio pelafalan huruf-huruf hijaiyah yang sulit (misalnya: ح-ه-خ, ع-غ, ذ-ز-ظ, ص-س-ث) dengan makhraj dan sifat huruf yang benar.
  3. Peserta didik secara individu mencoba menirukan pelafalan huruf-huruf tersebut, dengan fokus pada perbedaan makhraj dan sifatnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Guru membagikan lembar kerja latihan makhraj dan sifat huruf, yang berisi tabel perbandingan dan contoh kata-kata.
  2. Dalam kelompok, peserta didik saling menyimak dan mengoreksi pelafalan makhraj dan sifat huruf masing-masing, dengan bimbingan guru.
  3. Peserta didik berlatih membaca potongan ayat dari surah pilihan mereka, fokus pada penerapan makhraj dan sifat huruf yang telah dilatih, mencatat bagian yang masih perlu perbaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Beberapa perwakilan kelompok mendemonstrasikan pelafalan beberapa huruf hijaiyah sulit dan potongan ayat di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik langsung dan mendalam terhadap pelafalan peserta didik, menyoroti kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa latihan makhraj dan sifat huruf adalah fondasi utama tahsin dan tartil, serta memberikan tips latihan mandiri di rumah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum kunci-kunci pelafalan makhraj dan sifat huruf yang benar.
  2. Guru mengapresiasi semangat belajar peserta didik dan mengingatkan untuk terus berlatih makhraj dan sifat huruf sebagai bagian dari persiapan proyek.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan motivasi.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui kerja kelompok dan praktik tilawah, peserta didik dapat menerapkan hukum tajwid lanjutan dalam bacaan surah pilihan dengan tartil yang baik dan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Ayat: Guru memulai dengan satu ayat pendek, lalu setiap peserta didik secara bergantian melanjutkan dengan ayat berikutnya dari surah yang sama, sambil memperhatikan tajwidnya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali latihan makhraj dan sifat huruf, serta menghubungkannya dengan pentingnya penerapan hukum tajwid dalam bacaan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan hukum tajwid lanjutan dalam praktik tilawah sebagai langkah penting dalam proyek 'Tilawahku Indah'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling ke setiap kelompok untuk memonitor kemajuan proyek 'Tilawahku Indah', khususnya dalam hal penerapan hukum tajwid dan makhraj dalam surah pilihan.
  2. Guru menayangkan contoh bacaan surah pilihan yang sering dibaca (misalnya Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq) dengan penekanan pada hukum tajwid lanjutan yang telah dipelajari.
  3. Peserta didik secara individu menyimak dan mencatat penerapan hukum tajwid lanjutan pada contoh bacaan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok berlatih membaca surah pilihan proyek mereka secara bergantian, fokus pada penerapan hukum tajwid lanjutan, makhraj, dan sifat huruf yang telah dilatih.
  2. Kelompok saling memberikan masukan dan koreksi terhadap bacaan teman, dengan menggunakan rubrik penilaian tartil sederhana yang telah disiapkan guru.
  3. Peserta didik menggunakan aplikasi perekam suara di ponsel atau perangkat lain untuk merekam bacaan mereka secara mandiri, kemudian menyimak ulang untuk mengidentifikasi kesalahan dan memperbaikinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Beberapa kelompok secara sukarela membacakan sebagian surah pilihan mereka di depan kelas untuk mendapatkan umpan balik dari guru dan teman-teman.
  2. Guru memberikan umpan balik spesifik mengenai penerapan hukum tajwid, makhraj, dan sifat huruf, serta memberikan strategi perbaikan yang konkret.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa konsistensi dalam latihan dan kesungguhan dalam mengoreksi adalah kunci untuk mencapai tartil yang sempurna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya praktik tilawah yang intensif dengan memperhatikan hukum tajwid dan makhraj.
  2. Guru memberikan motivasi agar peserta didik tidak mudah menyerah dalam memperbaiki bacaan dan terus bersemangat dalam proyek 'Tilawahku Indah'.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar Al-Qur'an senantiasa menjadi penerang hati.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Deteksi Tajwidku: Mari Berlatih!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menerapkan hukum tajwid lanjutan pada ayat pilihan dengan tepat.

Alat & bahan: Mushaf Al-Qur'an, alat tulis, lembar kerja, ponsel (opsional)

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar huruf hijaiyah berikut dan diskusikan perbedaan makhraj serta sifatnya dengan kelompokmu.
  2. Baca dan cermati potongan ayat-ayat berikut dari Surah An-Nisa' (ayat 20-22) yang terdapat dalam lembar kerja.
  3. Identifikasi hukum tajwid lanjutan (idgham mutajanisain, idgham mutaqaribain, izhar syafawi, ikhfa' syafawi, idgham mimi) pada setiap kata yang digarisbawahi, lalu tuliskan hukumnya di kolom yang tersedia.
  4. Setelah mengidentifikasi, berlatihlah membaca potongan ayat tersebut secara berulang dengan memperhatikan makhraj, sifat huruf, dan hukum tajwid yang telah ditulis.
  5. Rekam bacaan kelompokmu menggunakan ponsel, kemudian dengarkan kembali dan diskusikan kesalahan yang masih ada untuk diperbaiki.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Coba bacakan Surah Al-Fatihah, apakah ada hukum nun mati/tanwin yang masih keliru?
  2. Sebutkan tiga contoh huruf yang makhrajnya sering tertukar!
  3. Apa yang kamu ketahui tentang idgham bighunnah dan bilaghunnah?
  4. Menurutmu, apa bedanya membaca Al-Qur'an dengan terburu-buru dan dengan tartil?

Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok, praktik tilawah, dan pemberian umpan balik antarpeserta didik, serta penilaian lembar kerja.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek rekaman tilawah Al-Qur'an (surah pilihan) dengan rubrik yang komprehensif mencakup aspek tajwid, makhraj, sifat huruf, dan kelancaran.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi hukum tajwid lanjutanPengenalan dan identifikasi hukum idgham mutajanisain, mutaqaribain, izhar syafawi, ikhfa' syafawi, idgham mimi.4 JPpenalaran kritis
2Melafalkan makhraj dan sifat hurufLatihan pelafalan huruf hijaiyah dengan makhraj dan sifat huruf yang benar.4 JPkeimanan dan ketakwaan
3Menerapkan hukum tajwid lanjutan dalam tilawahPraktik tilawah surah pilihan dengan penerapan hukum tajwid, makhraj, dan sifat huruf.4 JPkeimanan dan ketakwaan
4Mengoreksi bacaan dengan umpan balikAnalisis kesalahan umum dan praktik pemberian umpan balik konstruktif.4 JPpenalaran kritis
Halaman 9 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Membacanya adalah ibadah yang mendatangkan pahala. Namun, membaca Al-Qur'an tidak sekadar melafalkan huruf, melainkan harus sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan, yaitu tartil dan tahsin. Modul ini akan membimbing Anda untuk menyempurnakan bacaan Al-Qur'an, khususnya pada hukum tajwid lanjutan serta makhraj dan sifat huruf.

1. Idgham Mutajanisain dan Mutaqaribain
Idgham mutajanisain terjadi ketika dua huruf yang sama makhrajnya tetapi berbeda sifatnya bertemu, di mana huruf pertama sukun dan huruf kedua berharakat, seperti pada kata 'قَدْ دَخَلُوا' (qad dakholu). Sementara itu, idgham mutaqaribain adalah pertemuan dua huruf yang berdekatan makhrajnya dan sifatnya, dengan huruf pertama sukun dan huruf kedua berharakat, contohnya 'قُلْ رَبِّ' (qul robbi). Memahami perbedaan ini penting untuk melafalkan Al-Qur'an dengan benar dan fasih.

2. Hukum Mim Mati Lanjutan
Hukum mim mati (مْ) memiliki tiga jenis: izhar syafawi, ikhfa' syafawi, dan idgham mimi. Izhar syafawi terjadi ketika mim mati bertemu dengan semua huruf hijaiyah selain mim (م) dan ba (ب), dibaca jelas tanpa dengung. Ikhfa' syafawi terjadi ketika mim mati bertemu huruf ba (ب), dibaca samar disertai dengung. Idgham mimi terjadi ketika mim mati bertemu huruf mim (م), dibaca dengan memasukkan mim pertama ke mim kedua disertai dengung. Penguasaan hukum ini sangat krusial untuk menghindari kesalahan fatal dalam bacaan.

3. Makhraj Huruf yang Sering Keliru
Makhraj huruf adalah tempat keluarnya huruf hijaiyah. Beberapa huruf memiliki makhraj yang berdekatan sehingga sering terjadi kekeliruan dalam pelafalannya, seperti antara huruf ح (ha') dan ه (ha), ع ('ain) dan غ (ghain), ذ (dzal), ز (za), dan ظ (zha). Kesalahan dalam makhraj dapat mengubah makna ayat. Latihan intensif dengan bimbingan guru dan mendengarkan rekaman qari' menjadi kunci untuk menyempurnakan makhraj ini.

4. Sifat Huruf dan Pengaruhnya
Sifat huruf adalah karakteristik yang melekat pada setiap huruf hijaiyah, seperti hams (berdesis), jahr (tertahan), syiddah (kuat), rakhawah (lemah), isti'la (terangkat), istifal (merendah), dan lainnya. Memahami sifat huruf membantu kita melafalkan huruf dengan artikulasi yang benar dan membedakannya dari huruf lain yang serupa makhrajnya. Misalnya, perbedaan antara س (sin) dan ص (shad) terletak pada sifat isti'la pada shad.

5. Pentingnya Praktik dan Koreksi
Teori tajwid dan tahsin tidak akan sempurna tanpa praktik yang konsisten dan koreksi yang berkelanjutan. Praktik tilawah secara rutin, menyimak bacaan qari' yang mutqin, serta meminta koreksi dari guru atau teman yang lebih mahir adalah langkah-langkah esensial. Menerima umpan balik dengan lapang dada dan terus berusaha memperbaiki adalah cerminan kesungguhan kita dalam memuliakan Al-Qur'an dan mencapai kualitas bacaan yang terbaik.

Rangkuman: Tartil dan tahsin adalah fondasi penting dalam membaca Al-Qur'an dengan benar dan indah. Penguasaan hukum tajwid lanjutan seperti idgham mutajanisain, mutaqaribain, serta hukum mim mati, ditambah dengan pelafalan makhraj dan sifat huruf yang tepat, akan menyempurnakan bacaan. Praktik berkelanjutan, menyimak, dan koreksi diri maupun dari guru adalah kunci utama untuk mencapai tartil yang berkualitas, sehingga Al-Qur'an dapat dibaca dengan penuh kekhusyukan dan pemahaman yang lebih mendalam.

Halaman 10 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TartilMembaca Al-Qur'an secara pelan, jelas, dan benar sesuai kaidah tajwid.
TahsinUpaya menyempurnakan bacaan Al-Qur'an dari segi makhraj, sifat huruf, dan hukum tajwid.
MakhrajTempat keluarnya huruf hijaiyah dari rongga mulut atau tenggorokan.
Sifat HurufKarakteristik yang melekat pada setiap huruf hijaiyah, membedakannya dari huruf lain.
Idgham MutajanisainHukum tajwid pertemuan dua huruf yang sama makhrajnya tapi berbeda sifatnya.
Ikhfa' SyafawiHukum mim mati bertemu huruf ba, dibaca samar disertai dengung.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tartil dan Tahsin Lanjutan" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Tartil dan Tahsin Lanjutan — pratinjau tuntas.org

Peta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas IX Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh

Waqaf, Ibtida', dan Tanda MushafModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBacaan Gharib dalam Al-Qur'anModul siap unduh · Word + PDF ber-kop
Tartil dan Tahsin LanjutanHalaman yang sedang Anda buka

Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di kelas lain

Imla' Ayat Pilihan LanjutanBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas IX →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tartil dan Tahsin Lanjutan pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP, Fase D, elemen Membaca Al-Qur'an.

Modul Tartil dan Tahsin Lanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Tartil dan Tahsin Lanjutan ini gratis?

Ya. Modul Tartil dan Tahsin Lanjutan untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Tartil dan Tahsin Lanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Tartil dan Tahsin Lanjutan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tartil dan Tahsin Lanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Tartil dan Tahsin Lanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tartil dan Tahsin Lanjutan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tartil dan Tahsin Lanjutan untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Tartil dan Tahsin Lanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tartil dan Tahsin Lanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Tartil dan Tahsin Lanjutan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.