Modul Ajar & RPP IPS Kelas IX
Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik analisis dan presentasi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami garis besar peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia dan tokoh-tokoh penting di baliknya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menganalisis dinamika perubahan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia sejak masa kemerdekaan hingga era reformasi, serta mengaitkannya dengan peristiwa global dan nilai-nilai kebangsaan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini mencakup fakta-fakta sejarah seperti tanggal proklamasi, nama presiden, kebijakan Orde Baru, hingga peristiwa Reformasi 1998. |
| Konseptual | Konsep inti yang dipelajari meliputi nasionalisme, demokrasi, otoritarianisme, hak asasi manusia, dan reformasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis sumber sejarah, menyusun kronologi peristiwa, dan mengidentifikasi hubungan sebab-akibat dalam sejarah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya belajar dari sejarah untuk memahami kondisi Indonesia saat ini dan berkontribusi di masa depan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis latar belakang dan dampak peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan tepat.
- Mengidentifikasi kebijakan-kebijakan penting pada masa Orde Lama dan Orde Baru serta dampaknya bagi masyarakat.
- Menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya Reformasi 1998 dan perubahan yang dibawanya.
- Mengevaluasi relevansi nilai-nilai perjuangan kemerdekaan dan reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.
- Membuat kronologi visual atau infografis tentang salah satu periode penting Indonesia dari kemerdekaan hingga reformasi.
Pemahaman bermakna: Memahami sejarah Indonesia dari kemerdekaan hingga reformasi membantu kita mengenali akar masalah dan keberhasilan bangsa, serta menumbuhkan kesadaran akan peran warga negara dalam menjaga demokrasi dan keadilan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana peristiwa-peristiwa besar di masa lalu, seperti kemerdekaan, Orde Baru, dan Reformasi, membentuk Indonesia yang kita kenal sekarang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik analisis dan presentasi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks proklamasi, menyusun laporan sejarah, dan presentasi hasil diskusi dengan struktur yang baik. Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam setiap peristiwa sejarah dan kebijakan pemerintah. Seni Budaya: Membuat infografis atau kronologi visual yang estetik dan informatif untuk mempresentasikan materi sejarah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka atau cerita keluarga yang terkait dengan periode sejarah Indonesia, memperkaya perspektif peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan perpustakaan sekolah untuk sumber buku sejarah, mading kelas untuk menampilkan hasil karya, dan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan platform presentasi online (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat infografis, akses video dokumenter sejarah dari YouTube Edu, dan portal berita daring untuk analisis peristiwa. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis latar belakang dan dampak peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang kemerdekaan. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ketahui tentang Proklamasi Kemerdekaan? Mengapa momen itu sangat penting bagi bangsa kita?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai sumber (teks, gambar, video pendek) tentang detik-detik proklamasi dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, mengidentifikasi tokoh, tanggal, dan dampak awalnya bagi Indonesia. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta pikiran atau rangkuman singkat tentang faktor-faktor yang mendorong proklamasi dan tantangan yang dihadapi pasca-kemerdekaan, lalu mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru dan peserta didik mendiskusikan temuan kelompok, memberikan umpan balik, dan guru memberikan penguatan tentang makna kemerdekaan serta relevansinya dengan semangat kebangsaan masa kini. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menyimpulkan poin penting tentang proklamasi, dan memberikan pesan moral tentang menjaga persatuan, lalu menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi kebijakan-kebijakan penting pada masa Orde Lama dan Orde Baru serta dampaknya bagi masyarakat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengaitkan materi sebelumnya dengan dinamika setelah kemerdekaan. Guru mengajukan pertanyaan: 'Setelah merdeka, Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Bagaimana pemerintahan pada masa Orde Lama dan Orde Baru mencoba mengatasinya?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi kelompok, masing-masing diberikan studi kasus singkat tentang kebijakan penting di era Orde Lama (misal: Demokrasi Terpimpin) atau Orde Baru (misal: Pembangunan Lima Tahun), lalu menganalisis konteks, tujuan, dan implementasinya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengidentifikasi dampak positif dan negatif dari kebijakan yang mereka pelajari terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik masyarakat, kemudian menyusun argumennya dalam bentuk poster digital atau presentasi singkat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi perbandingan antara dua era, menyoroti kompleksitas sejarah dan peran kebijakan dalam membentuk masyarakat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengapresiasi kerja keras peserta didik, dan menyimpulkan bahwa setiap periode memiliki karakteristik dan tantangan unik. Guru memberikan motivasi untuk terus belajar dari sejarah, lalu menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Menganalisis dampak kebijakan pada masa Orde Baru terhadap kehidupan masyarakat Indonesia.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Sejarah Indonesia adalah perjalanan panjang yang penuh liku, dari perjuangan merebut kemerdekaan hingga menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan reformasi.
Alat & bahan: Lembar kerja, pena, buku sumber IPS, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah cuplikan teks tentang kebijakan pembangunan ekonomi pada masa Orde Baru.
- Identifikasi dampak positif dan negatif dari kebijakan tersebut terhadap masyarakat (ekonomi, sosial, politik).
- Diskusikan temuanmu dengan kelompok dan catat dalam tabel yang disediakan.
- Rumuskan kesimpulan kelompok tentang bagaimana kebijakan tersebut membentuk kondisi Indonesia saat itu.
- Siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil diskusimu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama tokoh yang membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?
- Kapan Indonesia merdeka?
- Apa yang kamu ketahui tentang Orde Baru?
- Apa itu Reformasi 1998?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kualitas argumen, dan kerja sama tim saat mengerjakan LKPD dan proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek kronologi visual/infografis dan presentasi kelompok yang mencakup pemahaman konsep, analisis, dan relevansi nilai-nilai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis latar belakang dan dampak peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan tepat. | Proklamasi Kemerdekaan dan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi kebijakan-kebijakan penting pada masa Orde Lama dan Orde Baru serta dampaknya bagi masyarakat. | Dinamika Politik dan Ekonomi Masa Orde Lama dan Orde Baru | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya Reformasi 1998 dan perubahan yang dibawanya. | Peristiwa Reformasi 1998 dan Dampaknya | 2 JP | komunikasi |
| 4 | Mengevaluasi relevansi nilai-nilai perjuangan kemerdekaan dan reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. | Relevansi Sejarah untuk Masa Kini | 2 JP | kewargaan |
Sejarah Indonesia adalah perjalanan panjang yang penuh liku, dari perjuangan merebut kemerdekaan hingga menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan reformasi. Memahami periode ini sangat penting untuk mengetahui akar identitas bangsa, menghargai jasa para pahlawan, dan belajar dari pengalaman masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik. Mari kita telusuri bersama jejak langkah Indonesia dari kemerdekaan hingga era reformasi.
1. Proklamasi Kemerdekaan dan Awal Kemerdekaan
Setelah berabad-abad dijajah, Indonesia akhirnya memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Peristiwa ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tantangan baru untuk mempertahankan kedaulatan dari upaya Belanda kembali menjajah. Periode ini ditandai dengan perjuangan fisik dan diplomasi, serta pembentukan dasar-dasar negara. Tokoh-tokoh seperti Soekarno dan Hatta menjadi simbol perjuangan dan kepemimpinan di masa-masa awal kemerdekaan, meletakkan fondasi bagi negara kesatuan Republik Indonesia.
2. Masa Orde Lama (1945-1966)
Periode ini dipimpin oleh Presiden Soekarno, yang dikenal dengan konsep Demokrasi Terpimpin. Orde Lama menghadapi berbagai gejolak politik, termasuk pemberontakan daerah dan ketidakstabilan ekonomi. Soekarno juga memainkan peran penting dalam politik luar negeri, seperti Konferensi Asia-Afrika dan pembentukan Gerakan Non-Blok, yang menunjukkan perannya di kancah internasional. Namun, inflasi tinggi dan ketegangan politik internal menjadi tantangan besar yang pada akhirnya mengakhiri era ini.
3. Masa Orde Baru (1966-1998)
Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, Orde Baru mengedepankan stabilitas politik dan pembangunan ekonomi. Melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), pemerintah berhasil meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan sebagian masyarakat. Namun, rezim ini juga dikritik karena praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta pembatasan kebebasan berpendapat dan pelanggaran hak asasi manusia. Kekuasaan yang terpusat dan kurangnya transparansi menjadi ciri khas periode ini hingga akhirnya runtuh.
4. Peristiwa Reformasi 1998
Krisis moneter Asia pada tahun 1997-1998 memicu gelombang demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang menuntut reformasi di segala bidang. Tuntutan utama adalah pengunduran diri Presiden Soeharto, pemberantasan KKN, penegakan HAM, dan demokratisasi. Puncak peristiwa ini adalah pengunduran diri Soeharto pada 21 Mei 1998, yang menandai berakhirnya Orde Baru dan dimulainya era Reformasi. Peristiwa ini membawa perubahan besar dalam sistem politik dan hukum di Indonesia, membuka jalan bagi demokrasi yang lebih terbuka.
5. Indonesia Pasca-Reformasi hingga Kini
Era Reformasi membawa angin segar bagi demokrasi di Indonesia, ditandai dengan kebebasan pers, pemilihan umum yang lebih transparan, dan desentralisasi kekuasaan. Meskipun demikian, tantangan baru muncul, seperti masalah korupsi yang masih merajalela, konflik sosial, dan upaya menjaga persatuan dalam keberagaman. Indonesia terus berupaya memperkuat institusi demokrasi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan menegakkan supremasi hukum, menjadikan pelajaran dari masa lalu sebagai bekal untuk masa depan.
Rangkuman: Sejarah Indonesia dari kemerdekaan hingga reformasi adalah cerminan perjuangan bangsa dalam membangun identitas dan kedaulatan. Periode Orde Lama dengan Demokrasi Terpimpin, Orde Baru dengan pembangunan ekonominya yang otoriter, hingga Reformasi 1998 yang menuntut demokratisasi, semuanya membentuk Indonesia modern. Memahami dinamika ini penting untuk menghargai proses sejarah dan mengambil hikmahnya demi kemajuan bangsa di masa depan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Proklamasi | Pernyataan resmi tentang kemerdekaan suatu negara. |
| Orde Lama | Periode pemerintahan Indonesia di bawah Presiden Soekarno (1945-1966). |
| Orde Baru | Periode pemerintahan Indonesia di bawah Presiden Soeharto (1966-1998). |
| Reformasi | Perubahan mendasar dalam suatu bidang atau sistem, khususnya di Indonesia yang merujuk pada perubahan pasca-1998. |
| Demokrasi Terpimpin | Sistem pemerintahan yang diterapkan Soekarno, di mana keputusan berpusat pada pemimpin dan bukan pada parlemen. |
| KKN | Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme; istilah yang populer pada masa Orde Baru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi" mata pelajaran IPS Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Interaksi AntarnegaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerubahan Sosial BudayaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGlobalisasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerdagangan InternasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIndonesia Merdeka hingga ReformasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Interaksi Antarnegara Asia dan Benua LainBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGlobalisasi dan Ketergantungan AntarruangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPS lain yang sudah tersedia
Manusia dan PerubahanIPS Kelas IX SMPPerkembangan Ekonomi DigitalIPS Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar IPS Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi pada IPS SMP, Fase D, elemen Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses.
Modul Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi IPS kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPS materi Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi ini gratis?
Ya. Modul Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi untuk IPS kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPS ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Indonesia Masa Kemerdekaan hingga Reformasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.