Modul Ajar & RPP Matematika Kelas IX
Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pengumpulan data sederhana dan penyajian data dalam bentuk tabel atau diagram. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi informasi mengenai populasi dan sampel dari berbagai sumber untuk membuat kesimpulan yang tepat. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik berinteraksi secara aktif dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan survei sederhana dengan pembagian tugas yang jelas. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik merancang instrumen survei sederhana dan menyajikan hasil analisis data populasi dan sampel dalam bentuk yang inovatif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Data dan Analisis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase D, peserta didik dapat mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menganalisis data untuk membuat keputusan serta mengidentifikasi populasi dan sampel dalam konteks nyata. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Survei jajak pendapat tentang calon ketua OSIS di sekolah adalah contoh nyata identifikasi populasi dan sampel. |
| Konseptual | Populasi adalah keseluruhan objek penelitian, sedangkan sampel adalah bagian representatif dari populasi yang diteliti. |
| Prosedural | Langkah-langkah yang dipelajari meliputi penentuan populasi, pemilihan metode sampling, pengumpulan data, dan analisis data sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya pemilihan sampel yang tepat agar hasil survei dapat digeneralisasi pada populasi dengan akurat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok dan pengamatan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep populasi dan sampel dengan tepat.
- Dengan menganalisis berbagai skenario penelitian, peserta didik dapat mengidentifikasi populasi dan sampel dari objek penelitian atau survei sederhana secara akurat.
- Melalui studi kasus pemilihan sampel, peserta didik dapat membedakan jenis-jenis teknik pengambilan sampel probabilitas dan non-probabilitas dengan benar.
- Dengan melakukan survei sederhana di lingkungan sekolah, peserta didik dapat menerapkan teknik pengambilan sampel yang sesuai dan mengumpulkan data dengan cermat.
- Setelah mengumpulkan data survei, peserta didik dapat mengolah dan menyajikan data populasi serta sampel dalam bentuk tabel dan diagram dengan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep populasi dan sampel membantu kita dalam melakukan penelitian atau survei yang valid, sehingga keputusan yang diambil berdasarkan data tersebut menjadi lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa hasil survei di TV tentang preferensi makanan siswa di sekolah kita seringkali berbeda dengan kenyataan yang kita lihat langsung?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun pertanyaan survei yang jelas dan efektif, serta menyajikan hasil laporan survei secara komunikatif. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Penerapan konsep populasi dan sampel dalam penelitian sosial untuk memahami fenomena masyarakat atau kebijakan publik. Informatika: Penggunaan perangkat lunak untuk pengolahan dan visualisasi data survei, seperti spreadsheet atau aplikasi presentasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat membantu peserta didik dalam memahami contoh-contoh populasi dan sampel di kehidupan sehari-hari atau memberikan izin untuk melakukan survei di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan sekolah seperti kantin, perpustakaan, atau lapangan dapat menjadi objek langsung untuk observasi dan pengumpulan data survei sederhana, menciptakan pengalaman belajar yang otentik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi survei online sederhana atau spreadsheet untuk mengolah data dapat mempercepat proses dan meningkatkan keterampilan digital peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok dan pengamatan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep populasi dan sampel dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Siapa Aku!: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu kelompok (mis. 'Aku adalah semua siswa kelas IX di sekolah ini'), peserta didik menebak apakah itu populasi atau sampel.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis berbagai skenario penelitian, peserta didik dapat mengidentifikasi populasi dan sampel dari objek penelitian atau survei sederhana secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar: Guru menampilkan beberapa gambar objek penelitian (mis. sekumpulan siswa, beberapa buah apel di keranjang besar, seluruh pohon di hutan), peserta didik menebak mana yang populasi dan mana yang sampel.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi populasi dan sampel dari objek penelitian sederhana serta membedakan teknik sampling.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, koneksi internet (opsional), buku teks
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan sekumpulan siswa SMP yang sedang berdiskusi. Bayangkan ini adalah kelasmu.
- Baca dan pahami studi kasus penelitian sederhana yang diberikan di lembar ini, lalu diskusikan dalam kelompok.
- Identifikasi populasi dan sampel yang relevan untuk setiap studi kasus, sertakan alasannya yang logis.
- Bandingkan berbagai teknik pengambilan sampel (acak sederhana, sistematis, berstrata, klaster, convenience, purposive, snowball) dan berikan contoh penerapannya.
- Pilih satu skenario survei sederhana di sekolah, tentukan populasi, sampel, dan teknik sampling yang akan digunakan, lalu buat rancangan pertanyaan survei.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang 'keseluruhan' dalam sebuah pengamatan?
- Jika kamu ingin tahu pendapat semua teman sekelasmu tentang PR Matematika, bagaimana caramu mengumpulkannya?
- Pernahkah kamu mendengar istilah 'survei' atau 'jajak pendapat'? Apa tujuannya?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan pengisian LKPD, serta presentasi hasil kerja kelompok.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep populasi, sampel, dan teknik sampling, serta penilaian proyek survei sederhana yang telah dilaksanakan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep populasi dan sampel | Konsep dasar populasi dan sampel | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi populasi dan sampel | Identifikasi populasi dan sampel dari objek penelitian/survei | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Membedakan teknik pengambilan sampel | Jenis-jenis teknik sampling (probabilitas dan non-probabilitas) | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Menerapkan teknik sampling dan mengumpulkan data | Praktik survei sederhana, pengumpulan dan penyajian data | 2 JP | kreativitas |
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah survei atau jajak pendapat. Misalnya, survei tentang produk favorit atau jajak pendapat calon pemimpin. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, penting bagi kita untuk memahami siapa yang menjadi target penelitian (populasi) dan sebagian dari mereka yang akan kita teliti (sampel). Modul ini akan membimbingmu untuk memahami kedua konsep tersebut secara mendalam.
1. 1. Pengertian Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek atau individu yang memiliki karakteristik tertentu yang menjadi pusat perhatian dalam suatu penelitian. Objek ini bisa berupa orang, benda, peristiwa, atau bahkan data. Misalnya, jika kita ingin meneliti rata-rata tinggi badan siswa kelas IX di seluruh Indonesia, maka seluruh siswa kelas IX di Indonesia adalah populasinya. Populasi bisa sangat besar dan sulit dijangkau secara keseluruhan, sehingga seringkali kita memerlukan sampel.
2. 2. Pengertian Sampel
Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil untuk diteliti. Sampel yang baik harus representatif, artinya memiliki karakteristik yang mirip dengan populasinya, sehingga hasil penelitian dari sampel dapat digeneralisasi atau diberlakukan untuk populasi. Contohnya, jika populasi adalah seluruh siswa kelas IX di Indonesia, maka beberapa siswa kelas IX yang dipilih dari berbagai sekolah di Indonesia dapat menjadi sampelnya. Pemilihan sampel yang tidak tepat dapat menyebabkan kesimpulan yang bias.
3. 3. Perbedaan Populasi dan Sampel
Perbedaan utama antara populasi dan sampel terletak pada cakupannya. Populasi mencakup seluruh elemen yang menjadi fokus penelitian, sedangkan sampel hanya sebagian kecil yang dipilih dari populasi tersebut. Tujuan utama penggunaan sampel adalah untuk menghemat waktu, biaya, dan tenaga, terutama jika populasi terlalu besar untuk diteliti secara keseluruhan. Namun, pemilihan sampel harus dilakukan dengan metode yang benar agar representatif.
4. 4. Teknik Pengambilan Sampel Probabilitas
Teknik pengambilan sampel probabilitas adalah metode di mana setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Teknik ini menghasilkan sampel yang lebih representatif dan hasilnya dapat digeneralisasi. Contohnya adalah sampel acak sederhana (memilih secara acak), sampel sistematis (memilih setiap 'n' anggota), sampel berstrata (membagi populasi ke strata lalu mengambil sampel dari tiap strata), dan sampel klaster (membagi populasi ke klaster lalu memilih beberapa klaster secara acak).
5. 5. Teknik Pengambilan Sampel Non-Probabilitas
Teknik pengambilan sampel non-probabilitas adalah metode di mana tidak semua anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Teknik ini biasanya digunakan untuk penelitian eksploratif atau ketika sulit mendapatkan daftar lengkap populasi. Contohnya adalah sampel convenience (memilih yang paling mudah dijangkau), sampel purposive (memilih berdasarkan kriteria tertentu), dan sampel snowball (memilih berdasarkan rekomendasi dari sampel awal).
6. 6. Pentingnya Representativitas Sampel
Representativitas sampel sangat penting agar hasil penelitian dari sampel dapat dianggap berlaku untuk populasi secara keseluruhan. Jika sampel tidak representatif, kesimpulan yang ditarik bisa salah atau bias. Misalnya, jika kita ingin tahu minat membaca siswa SMP di seluruh kota, tetapi hanya mengambil sampel dari satu sekolah yang siswanya memang dikenal gemar membaca, maka hasil survei tersebut tidak dapat digeneralisasi untuk semua siswa SMP di kota tersebut. Pemilihan teknik sampling yang tepat adalah kunci untuk mencapai representativitas.
Rangkuman: Populasi adalah keseluruhan objek penelitian, sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang diteliti. Pemilihan sampel yang representatif sangat penting agar hasil penelitian dapat digeneralisasi. Ada dua jenis teknik pengambilan sampel: probabilitas (setiap anggota populasi memiliki kesempatan sama) dan non-probabilitas (tidak semua anggota memiliki kesempatan sama). Memahami konsep ini membantu kita melakukan survei atau penelitian yang valid dan akurat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Populasi | Keseluruhan objek atau individu yang menjadi fokus penelitian. |
| Sampel | Sebagian dari populasi yang diambil untuk diteliti. |
| Representatif | Sampel yang memiliki karakteristik mirip dengan populasinya. |
| Survei | Metode pengumpulan data dari sebagian populasi untuk mendapatkan informasi. |
| Generalisasi | Menerapkan hasil penelitian dari sampel ke populasi. |
| Teknik Sampling | Metode atau cara dalam pengambilan sampel. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me" mata pelajaran Matematika Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Sistem Persamaan Linear Dua VariabelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBangun RuangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Transformasi GeometriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPeluang dan Pemilihan SampelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Analisis Data dan PeluangMatematika Kelas IX SMPBangun Ruang Sisi Datar dan Sisi LengkungMatematika Kelas IX SMPBangun Ruang Sisi Datar, Sisi Lengkung Dan LingkaranMatematika Kelas IX SMPBangun Ruang Sisi LengkungMatematika Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me pada Matematika SMP, Fase D, elemen Data dan Analisis.
Modul Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me untuk Matematika kelas IX.
Apakah modul ajar Matematika materi Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me ini gratis?
Ya. Modul Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me untuk Matematika kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Mengidentifikasi Sampel dan Populasi dari Objek Penelitian atau Survei Sederhana serta Me yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.