Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VII
Beriman kepada Allah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Beriman kepada Allah |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal nama-nama Allah Swt. dan beberapa sifat-Nya secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menganalisis makna beriman kepada Allah Swt. dengan mendalami Asmaul Husna, serta mengaplikasikan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Melihat ciptaan Allah Swt. di alam semesta seperti gunung, laut, dan manusia adalah bukti nyata keberadaan-Nya. |
| Konseptual | Beriman kepada Allah Swt. berarti meyakini keberadaan dan keesaan-Nya melalui pemahaman Asmaul Husna dan sifat-sifat-Nya. |
| Prosedural | Menerapkan nilai-nilai Asmaul Husna dalam perilaku sehari-hari seperti jujur, adil, dan sabar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari Asmaul Husna dapat meningkatkan keyakinan dan kedekatan diri kepada Allah Swt. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menumbuhkan rasa syukur dan ketaatan kepada Allah Swt. dengan memahami kebesaran-Nya melalui Asmaul Husna dan mengaplikasikannya dalam setiap tindakan. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat untuk terus belajar dan mencari ilmu pengetahuan, menyadari bahwa Allah Swt. adalah Al-Alim, sumber segala ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar, karena setiap perbuatan sekecil apa pun akan dilihat dan diketahui oleh Allah Swt. sebagai Al-Bashir dan Al-Khabir. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun empati dan sikap saling menghargai sesama manusia, dengan menjaga perkataan dan perbuatan karena merasa selalu didengar dan dilihat oleh Allah Swt. (As-Sami' dan Al-Bashir). |
| 5. Cinta Tanah Air | Mendorong rasa cinta tanah air dengan berkontribusi positif, berbuat jujur, dan bertanggung jawab dalam setiap aktivitas sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keimanan kepada Allah Swt.. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir dengan tepat.
- Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat menganalisis relevansi Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir dengan perilaku sehari-hari secara runtut.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir melalui presentasi kelompok dengan percaya diri.
- Melalui kegiatan proyek sederhana, peserta didik dapat merancang dan mempraktikkan cara meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. melalui ibadah dan akhlak mulia sesuai ajaran Islam.
Pemahaman bermakna: Beriman kepada Allah Swt. bukan hanya keyakinan di hati, tetapi juga termanifestasi dalam sikap dan perilaku sehari-hari yang mencerminkan Asmaul Husna, sehingga menjadikan hidup lebih bermakna dan terarah.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa yakin bahwa Allah itu ada, padahal kita tidak pernah melihat-Nya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik berlatih menyusun kalimat yang efektif untuk menjelaskan makna Asmaul Husna dan mempresentasikan hasil diskusi. Ilmu Pengetahuan Alam: Mempelajari keajaiban alam semesta dan makhluk hidup sebagai bukti kebesaran dan ilmu Allah Swt. (Al-Alim, Al-Khabir). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mengidentifikasi perilaku-perilaku baik yang mencerminkan Asmaul Husna di lingkungan keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok, serta akses ke perpustakaan atau sudut baca untuk mencari referensi Asmaul Husna. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan proyektor untuk menayangkan video atau infografis tentang Asmaul Husna dan penciptaan alam semesta sebagai bukti kekuasaan Allah Swt.. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat menganalisis relevansi Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir dengan perilaku sehari-hari secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis relevansi Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir dengan perilaku sehari-hari.
Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol, lembar kasus
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan rukun iman berikut, lalu tuliskan satu perilaku yang mencerminkan setiap rukun.
1 Iman kepada malaikat 2 Iman kepada kitab 3 4 Iman kepada hari akhir 5 Iman kepada qada dan qadar 6 Gambar 1. Alur - Amati (jenis:tabel, judul:Kasus Perilaku, kolom:[Kasus, Perilaku], baris:[["1","Seorang siswa menemukan dompet berisi uang di jalan, lalu mengembalikannya kepada pemiliknya."],["2","Seorang anak rajin belajar meskipun tidak diawasi orang tuanya."],["3","Seorang remaja menolak ajakan temannya untuk menyontek saat ujian."]]) dan baca dengan seksama setiap kasus perilaku yang disajikan.
- Diskusikan dalam kelompok, Asmaul Husna mana (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', atau Al-Bashir) yang paling relevan dengan setiap kasus tersebut.
- Tuliskan makna dari Asmaul Husna yang dipilih dan jelaskan mengapa Asmaul Husna tersebut relevan dengan perilaku dalam kasus tersebut.
- Berikan contoh perilaku lain yang dapat mencerminkan Asmaul Husna tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua nama Asmaul Husna yang kamu ketahui!
- Apa arti dari kata 'iman'?
- Menurutmu, mengapa kita harus percaya kepada Allah Swt.?
- Apa contoh perbuatan baik yang kamu lakukan karena merasa diawasi Allah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan analisis pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan lembar kerja peserta didik (LKPD).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir dengan tepat. | Makna Asmaul Husna | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis relevansi Asmaul Husna dengan perilaku sehari-hari secara runtut. | Relevansi Asmaul Husna dalam perilaku | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna melalui presentasi kelompok dengan percaya diri. | Aplikasi Asmaul Husna | 2 JP | kolaborasi |
Beriman kepada Allah Swt. adalah rukun iman yang pertama dan paling mendasar dalam Islam. Keimanan ini menjadi pondasi bagi seluruh aspek kehidupan seorang muslim. Kita meyakini Allah Swt. sebagai satu-satunya Tuhan yang Maha Esa, pencipta, pengatur, dan pemilik alam semesta. Pemahaman tentang Asmaul Husna, nama-nama indah Allah, akan memperkuat keimanan kita dan menuntun kita pada akhlak mulia.
1. Makna Beriman kepada Allah Swt.
Beriman kepada Allah Swt. berarti membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan perbuatan bahwa Allah itu ada, Esa, dan memiliki sifat-sifat sempurna. Ini adalah keyakinan mutlak bahwa Allah Swt. adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tiada sekutu bagi-Nya. Keimanan ini harus tertanam kuat dalam diri setiap muslim dan menjadi dasar setiap tindakan dan niat. Tanpa keimanan yang kokoh, amalan ibadah tidak akan bernilai di sisi-Nya. Keimanan juga berarti menyerahkan segala urusan kepada-Nya dan meyakini takdir-Nya.
2. Asmaul Husna: Al-Alim (Yang Maha Mengetahui)
Al-Alim (العليم) berarti Allah Swt. Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi. Ilmu Allah tidak terbatas oleh waktu dan ruang. Tidak ada satu pun peristiwa di alam semesta ini yang luput dari pengetahuan-Nya. Contoh penerapannya dalam kehidupan adalah mendorong kita untuk selalu berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatan, karena Allah Swt. Maha Mengetahui segalanya, bahkan isi hati manusia. Ini juga memotivasi kita untuk terus belajar dan mencari ilmu.
3. Asmaul Husna: Al-Khabir (Yang Maha Mengenal/Teliti)
Al-Khabir (الخبير) berarti Allah Swt. Maha Mengenal dan Teliti terhadap segala sesuatu, bahkan detail-detail terkecil sekalipun. Pengetahuan-Nya bukan hanya tentang apa yang terjadi, tetapi juga tentang bagaimana dan mengapa sesuatu terjadi. Allah Swt. mengetahui niat di balik setiap perbuatan dan hikmah di balik setiap kejadian. Dengan memahami Al-Khabir, kita akan senantiasa berusaha melakukan pekerjaan dengan teliti dan penuh tanggung jawab, serta menyadari bahwa setiap amal perbuatan sekecil apa pun akan diperhitungkan oleh Allah Swt..
4. Asmaul Husna: As-Sami' (Yang Maha Mendengar)
As-Sami' (السميع) berarti Allah Swt. Maha Mendengar segala suara, baik yang keras maupun yang pelan, yang diucapkan maupun yang dibisikkan, bahkan lintasan hati sekalipun. Pendengaran Allah tidak terbatas oleh jarak dan volume suara. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga lisan dari perkataan yang buruk, ghibah, atau fitnah, karena Allah Swt. senantiasa mendengar setiap ucapan kita. Ini juga memotivasi kita untuk berdoa dan memohon kepada-Nya, karena Dia pasti mendengar permohonan hamba-Nya.
5. Asmaul Husna: Al-Bashir (Yang Maha Melihat)
Al-Bashir (البصير) berarti Allah Swt. Maha Melihat segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, bahkan hal yang paling kecil sekalipun. Penglihatan Allah tidak terbatas oleh kegelapan atau penghalang. Dengan meyakini Al-Bashir, kita akan selalu merasa diawasi oleh Allah Swt. sehingga terhindar dari perbuatan maksiat dan senantiasa berbuat kebaikan, baik saat sendiri maupun di keramaian. Hal ini menumbuhkan sikap mawas diri dan jujur dalam setiap tindakan.
Rangkuman: Beriman kepada Allah Swt. adalah rukun iman pertama yang mencakup keyakinan hati, ucapan lisan, dan perbuatan. Pemahaman Asmaul Husna seperti Al-Alim (Maha Mengetahui), Al-Khabir (Maha Mengenal/Teliti), As-Sami' (Maha Mendengar), dan Al-Bashir (Maha Melihat) sangat penting untuk memperkuat keimanan. Dengan menginternalisasi makna Asmaul Husna ini, kita akan termotivasi untuk senantiasa berhati-hati, teliti, menjaga lisan, dan berakhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan, karena Allah Swt. selalu mengawasi dan mengetahui segala sesuatu.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Iman | Keyakinan hati, ucapan lisan, dan perbuatan yang membenarkan keberadaan Allah Swt. |
| Asmaul Husna | Nama-nama indah Allah Swt. yang berjumlah 99. |
| Al-Alim | Allah Swt. Yang Maha Mengetahui segala sesuatu. |
| Al-Khabir | Allah Swt. Yang Maha Mengenal dan Teliti. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Beriman kepada Allah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Beriman kepada Allah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Al-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman HidupModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMeneladan Nama dan Sifat Allah untuk Kebaikan HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenghadirkan Salat dan Zikir dalam KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengagungkan Allah Swt. dengan Tunduk pada Perintah-NyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDamaskus: Pusat Peradaban Timur Islam (661–750 M)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Alam Semesta sebagai Tanda Kekuasaan Allah Swt.Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenghindari Gibah dan Melaksanakan TabayunBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRukhsah: Kemudahan dari Allah Swt. dalam Beribadah kepada-NyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAndalusia: Kota Peradaban Islam di Barat (756–1031 M)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Iman kepada Allah dan Asmaul HusnaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPMendiskripsikan contoh-contoh penerapan iman kepada allah swt melalui asmaulhusnaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAl-quran dan sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAsmaul husnaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Beriman kepada Allah pada Pendidikan Agama Islam SMP, Fase D, elemen Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah.
Modul Beriman kepada Allah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Beriman kepada Allah untuk Pendidikan Agama Islam kelas VII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Beriman kepada Allah ini gratis?
Ya. Modul Beriman kepada Allah untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Beriman kepada Allah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Beriman kepada Allah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Beriman kepada Allah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Beriman kepada Allah ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Beriman kepada Allah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Beriman kepada Allah untuk Pendidikan Agama Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Beriman kepada Allah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Beriman kepada Allah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Beriman kepada Allah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.