Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VII
Asmaul husna
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SMP kelas VII materi Asmaul husna lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Asmaul husna yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Asmaul husna |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama Allah SWT secara umum dan memiliki pemahaman dasar tentang keesaan Allah SWT.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis dan memahami makna Asmaul Husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) serta mengimplementasikannya dalam perilaku sehari-hari untuk memperkuat keimanan kepada Allah SWT. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Asmaul husna adalah nama-nama indah Allah SWT yang berjumlah 99, seperti Al-Alim (Yang Maha Mengetahui) dan As-Sami' (Yang Maha Mendengar). |
| Konseptual | Konsep utama Asmaul husna adalah bahwa setiap nama mencerminkan sifat dan kesempurnaan Allah SWT yang harus diimani dan diteladani dalam kehidupan. |
| Prosedural | Mempelajari Asmaul husna dilakukan dengan menghafal, memahami makna, dan mengaplikasikan nilai-nilainya melalui doa, zikir, dan perilaku terpuji. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami Asmaul husna membantu mereka merenungkan kebesaran Allah dan cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada-Nya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi empat Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dengan benar.
- Peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dengan tepat.
- Peserta didik dapat menunjukkan perilaku yang mencerminkan pemahaman terhadap Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik dapat menyusun poster mini tentang Asmaul husna dan relevansinya dengan kehidupan modern.
- Peserta didik dapat mempresentasikan hasil diskusi kelompok mengenai Asmaul husna dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami Asmaul husna bukan hanya menghafal, tetapi juga meresapi makna mendalam setiap nama Allah dan menjadikannya pedoman dalam bersikap serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa lebih mengenal dan mendekat kepada Allah SWT melalui nama-nama-Nya yang indah?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis esai atau narasi singkat yang mengaitkan Asmaul husna dengan pengalaman pribadi. Seni Budaya: Mendesain poster atau kaligrafi Asmaul husna dengan kreativitas dan estetika. Ilmu Pengetahuan Alam: Mengaitkan sifat-sifat Allah seperti Al-Alim dan Al-Khabir dengan keteraturan alam semesta dan penciptaan makhluk hidup. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan Asmaul husna di rumah dan memberikan contoh perilaku yang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan poster Asmaul husna, pojok baca buku agama, dan area diskusi kelompok yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring seperti Google Classroom untuk berbagi materi, tautan video edukasi, dan mengumpulkan tugas poster digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat mengidentifikasi empat Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan nama-nama Allah yang mereka ketahui, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi empat Asmaul husna, dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang bagaimana nama-nama Allah dapat membantu kita memahami-Nya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati tayangan video atau gambar tentang fenomena alam dan kehidupan sehari-hari, kemudian guru mengaitkan fenomena tersebut dengan sifat-sifat Allah yang tercermin dalam Asmaul husna seperti Al-Alim dan As-Sami'. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) untuk mengidentifikasi dan menuliskan lafaz serta arti dari Asmaul husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi Asmaul husna, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang kebenaran lafaz dan makna Asmaul husna tersebut. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama empat Asmaul husna yang telah dipelajari, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan pesan untuk terus mencari tahu Asmaul husna lainnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali empat Asmaul husna dari pertemuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menjelaskan makna dan relevansinya, serta memotivasi peserta didik untuk menjadi agen kebaikan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik membaca dan menganalisis teks singkat atau studi kasus yang menggambarkan situasi di mana sifat Allah Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir tampak nyata, seperti dalam penciptaan alam semesta atau peristiwa sejarah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan makna mendalam dari masing-masing Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dan mengaitkannya dengan contoh-contoh konkret dalam kehidupan, lalu mulai merancang konsep poster mini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi tentang makna Asmaul husna dan menunjukkan rancangan awal poster mini mereka, menerima masukan dari teman dan guru untuk penyempurnaan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengapresiasi kerja keras kelompok, mengingatkan untuk melanjutkan pengerjaan poster mini sebagai tugas rumah, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat menunjukkan perilaku yang mencerminkan pemahaman terhadap Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali pentingnya meneladani Asmaul husna, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengimplementasikan dan mempresentasikan hasil karya, serta memantik semangat dengan contoh perilaku teladan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mengamati dan menganalisis studi kasus atau skenario masalah yang membutuhkan penerapan nilai-nilai dari Asmaul husna (misalnya, bagaimana bersikap jujur karena Allah Maha Mengetahui). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menyelesaikan pembuatan poster mini Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir) dan mempersiapkan presentasi yang mencakup makna dan contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan Asmaul husna tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan poster mini dan hasil diskusi mereka, menjelaskan bagaimana Asmaul husna memengaruhi perilaku. Guru memberikan umpan balik, penguatan, dan mengaitkan presentasi dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya meneladani Asmaul husna, memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses dan karya, mengadakan refleksi singkat tentang pembelajaran yang paling berkesan, dan menutup dengan doa serta motivasi untuk terus berakhlak mulia. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis makna Asmaul husna dan merumuskan contoh penerapannya dalam kehidupan.
Alat & bahan: Kertas A4, alat tulis, spidol warna, buku PAI, smartphone (opsional untuk internet)
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Diskusikan makna dari Asmaul husna Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Bashir.
- Berikan contoh konkret perilaku sehari-hari yang mencerminkan setiap Asmaul husna tersebut.
- Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel yang disediakan.
- Siapkan presentasi singkat untuk membagikan hasil diskusi kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua nama Allah yang kamu ketahui!
- Menurutmu, apa pentingnya kita mengenal nama-nama Allah?
- Apakah kamu pernah mendengar istilah 'Asmaul husna'?
- Bagaimana cara kita menunjukkan rasa hormat kepada Allah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian terhadap rancangan poster mini.
Sumatif (akhir): Penilaian poster mini Asmaul husna dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat mengenai makna dan penerapan Asmaul husna.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi empat Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir). | Pengenalan lafaz dan arti Asmaul husna. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan makna Asmaul husna (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami', Al-Bashir). | Analisis makna dan relevansi Asmaul husna dalam kehidupan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menunjukkan perilaku yang mencerminkan pemahaman Asmaul husna. | Penerapan nilai Asmaul husna dan presentasi poster. | 2 JP | kolaborasi |
Asmaul husna adalah nama-nama indah Allah SWT yang menunjukkan kesempurnaan-Nya. Mengenal Asmaul husna akan membuka mata hati kita untuk semakin mengagumi kebesaran Allah dan mendorong kita untuk meneladani sifat-sifat mulia-Nya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga membentuk pribadi yang berakhlak karimah dan dekat kepada-Nya.
1. Pengertian dan Urgensi Asmaul Husna
Asmaul husna secara harfiah berarti nama-nama yang baik dan indah. Dalam ajaran Islam, Asmaul husna merujuk pada 99 nama Allah SWT yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis. Mengenal dan memahami Asmaul husna sangat penting karena merupakan salah satu rukun iman, yaitu iman kepada Allah. Dengan mengenal nama-nama-Nya, kita dapat memahami sifat-sifat kesempurnaan Allah, sehingga keimanan kita semakin kuat dan kita dapat beribadah kepada-Nya dengan lebih khusyuk dan penuh penghayatan. Selain itu, Asmaul husna juga menjadi doa yang mustajab.
2. Al-Alim (Yang Maha Mengetahui)
Al-Alim (العليم) berarti Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi. Ilmu Allah tidak terbatas oleh ruang dan waktu, meliputi seluruh alam semesta beserta isinya. Tidak ada satu pun partikel di alam semesta ini yang luput dari pengetahuan-Nya. Dengan mengimani Al-Alim, kita akan senantiasa merasa diawasi oleh Allah, sehingga kita termotivasi untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi kemaksiatan, baik di tempat ramai maupun sendirian.
3. Al-Khabir (Yang Maha Mengenal/Teliti)
Al-Khabir (الخبير) memiliki makna Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Mengenal secara detail dan teliti setiap perkara. Pengetahuan-Nya tidak hanya sebatas mengetahui, tetapi juga meliputi seluk-beluk, rahasia, dan segala detail dari setiap ciptaan dan peristiwa. Allah mengetahui niat yang tersembunyi di hati manusia, rencana masa depan, bahkan hal-hal kecil yang tidak terpikirkan oleh akal manusia. Mengimani Al-Khabir menumbuhkan sikap hati-hati dalam bertindak dan berbicara, serta menyadari bahwa setiap perbuatan kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.
4. As-Sami' (Yang Maha Mendengar)
As-Sami' (السميع) berarti Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Mendengar segala suara, baik yang keras maupun yang pelan, yang diucapkan maupun yang dibisikkan, bahkan suara hati yang tersembunyi. Pendengaran Allah tidak terbatas oleh jarak, waktu, maupun banyaknya suara. Dia mendengar doa setiap hamba-Nya, keluhan, dan permohonan. Mengimani As-Sami' mendorong kita untuk senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah, serta menjaga lisan dari ucapan yang buruk karena setiap perkataan kita pasti didengar oleh-Nya.
5. Al-Bashir (Yang Maha Melihat)
Al-Bashir (البصير) berarti Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Melihat segala sesuatu, baik yang besar maupun yang sangat kecil, yang terang maupun yang gelap, yang tampak maupun yang tersembunyi. Penglihatan Allah tidak terbatas oleh penghalang apa pun. Dia melihat setiap gerak-gerik makhluk-Nya, setiap perbuatan, dan setiap kejadian. Dengan mengimani Al-Bashir, kita akan selalu berhati-hati dalam setiap tindakan, merasa selalu diawasi oleh Allah, dan berusaha untuk selalu berbuat kebaikan di mana pun kita berada.
Rangkuman: Asmaul husna adalah nama-nama baik Allah yang mengajarkan kita tentang sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Empat di antaranya adalah Al-Alim (Maha Mengetahui), Al-Khabir (Maha Mengenal/Teliti), As-Sami' (Maha Mendengar), dan Al-Bashir (Maha Melihat). Memahami dan meneladani Asmaul husna ini akan meningkatkan keimanan kita, mendorong kita untuk selalu berbuat kebaikan, dan membentuk akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, karena kita sadar Allah selalu mengawasi segala perbuatan kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Asmaul husna | Nama-nama baik dan indah bagi Allah SWT. |
| Al-Alim | Yang Maha Mengetahui. |
| Al-Khabir | Yang Maha Mengenal atau Maha Teliti. |
| As-Sami' | Yang Maha Mendengar. |
| Al-Bashir | Yang Maha Melihat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Asmaul husna" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 5 siap
ThaharahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopShalat BerjamaahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIman kepada Allah dan Asmaul HusnaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSejarah Nabi Periode MakkahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJujur, Amanah, dan IstiqamahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap0 dari 4 siap
Shalat Jumat, Jamak, dan QasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIman kepada MalaikatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEmpati dan Menghargai SesamaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSejarah Nabi Periode MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Al-quran dan sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAyat Al-Qur’an dan Hadis tentang keimanan QS. al-Baqarah/1: 285Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMPMembaca Q.S.Al-Baqarah/2:285 Sesuai Kaidah Ilmu Tajwid,Khususnya Hukum Bacaan Alif Lam SyaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPMendiskripsikan contoh-contoh penerapan iman kepada allah swt melalui asmaulhusnaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Asmaul husna ini gratis?
Ya. Modul Asmaul husna untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Asmaul husna ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VII SMP.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Asmaul husna untuk Pendidikan Agama Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Asmaul husna ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Asmaul husna dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.