Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas IX
Budi Daya Ikan Hias dan Unggas
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Budi Daya Ikan Hias dan Unggas |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis ikan hias dan unggas yang umum ditemukan di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mampu merancang ide budi daya ikan hias atau unggas yang inovatif dan sesuai dengan kondisi lokal. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan proyek budi daya secara efektif. - Kemandirian — elemen: Pemahaman diri dan situasi
Peserta didik bertanggung jawab atas tugasnya dalam proyek dan mampu mengatasi tantangan budi daya secara mandiri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II.2.2.1.2. Prakarya |
| Elemen / Domain | Budi Daya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan budi daya komoditas pertanian atau peternakan yang sesuai potensi lokal, serta mengidentifikasi peluang usaha dari hasil budi daya tersebut. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ikan cupang dan ayam kampung adalah contoh nyata komoditas budi daya yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. |
| Konseptual | Prinsip dasar budi daya meliputi pemilihan bibit, penyediaan pakan, pemeliharaan, dan penanganan hama penyakit untuk mencapai hasil optimal. |
| Prosedural | Langkah-langkah budi daya ikan hias dan unggas dipelajari mulai dari persiapan kandang/akuarium, pembenihan, pembesaran, hingga panen. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang dan evaluasi berkelanjutan dalam setiap tahapan budi daya untuk mencapai keberhasilan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis ikan hias dan unggas yang potensial untuk dibudidayakan di lingkungan sekitar dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik mampu menyusun perencanaan proyek budi daya ikan hias atau unggas secara runtut dan realistis.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyiapkan media dan sarana budi daya ikan hias atau unggas sesuai standar operasional yang berlaku.
- Setelah melaksanakan praktik, peserta didik mampu melakukan pemeliharaan ikan hias atau unggas dengan baik dan benar sesuai prosedur.
- Melalui presentasi hasil, peserta didik dapat menganalisis keberhasilan dan tantangan dalam proyek budi daya ikan hias atau unggas secara kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami prinsip budi daya ikan hias dan unggas tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan potensi ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memanfaatkan potensi sumber daya di sekitar untuk menghasilkan produk budi daya yang bernilai ekonomi tinggi?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | IPA: Konsep ekosistem, rantai makanan, dan adaptasi hewan dalam konteks pemeliharaan ikan hias dan unggas. Matematika: Perhitungan biaya produksi, proyeksi keuntungan, dan pengukuran volume akuarium atau luas kandang. Bahasa Indonesia: Menyusun laporan proyek budi daya yang runtut dan menggunakan bahasa yang baik dan benar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan menyediakan ruang atau sudut untuk praktik budi daya sederhana di rumah, serta membantu pengawasan awal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas atau area terbuka di sekolah yang aman dan nyaman dapat dimanfaatkan sebagai lokasi praktik budi daya dengan pengaturan yang sesuai. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial budi daya dari YouTube dan aplikasi pencatat pertumbuhan hewan dapat membantu peserta didik dalam belajar dan memantau proyek. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis ikan hias dan unggas yang potensial untuk dibudidayakan di lingkungan sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Suara Hewan: Guru memutar rekaman suara beberapa hewan budi daya, peserta didik menebak dan menuliskan namanya, lalu menyebutkan potensi budi dayanya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik mampu menyusun perencanaan proyek budi daya ikan hias atau unggas secara runtut dan realistis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Teka-teki Silang Prakarya: Peserta didik mengisi teka-teki silang dengan istilah-istilah dasar budi daya yang telah dipelajari sebelumnya, secara individu atau berpasangan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menyusun perencanaan proyek budi daya ikan hias atau unggas dengan lengkap dan sistematis.
Alat & bahan: Alat tulis, penggaris, kertas HVS
Langkah kerja:
- Amati gambar jenis-jenis ikan hias dan unggas di bawah ini, kemudian pilih satu yang paling menarik minatmu untuk dibudidayakan.
Gambar 1. Kartu gambar - Berdasarkan pilihanmu, identifikasi potensi dan tantangan budi daya komoditas tersebut di lingkungan sekitarmu.
- Buatlah peta pikiran yang berisi perencanaan awal proyek budi daya, mencakup jenis komoditas, alasan pemilihan, dan gambaran umum tahapan budi daya.
- Diskusikan dengan kelompokmu, lalu lengkapi tabel perencanaan proyek budi daya berikut ini.
- Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis ikan hias yang kamu ketahui!
- Apa saja jenis unggas yang biasa dipelihara di rumah?
- Menurutmu, apa manfaat memelihara hewan seperti ikan atau ayam?
- Pernahkah kamu membantu orang tua merawat hewan peliharaan di rumah?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan perencanaan proyek budi daya.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio laporan akhir proyek budi daya ikan hias atau unggas, termasuk presentasi dan praktik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis ikan hias dan unggas potensial | Potensi budi daya ikan hias dan unggas | 2 JP | Kreativitas |
| 2 | Menyusun perencanaan proyek budi daya | Tahapan perencanaan budi daya | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Menyiapkan media dan sarana budi daya | Praktik persiapan sarana budi daya | 2 JP | Kemandirian |
Budi daya ikan hias dan unggas adalah kegiatan yang menarik dan memiliki potensi ekonomi besar. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dasar-dasar budi daya, mulai dari pemilihan jenis, persiapan, pemeliharaan, hingga panen. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat mengembangkan keterampilan praktis dan bahkan memulai usaha kecil.
1. Mengenal Potensi Ikan Hias
Ikan hias memiliki daya tarik visual yang tinggi dan banyak diminati. Beberapa jenis ikan hias populer di Indonesia antara lain ikan cupang, guppy, molly, dan koki. Pemilihan jenis ikan hias untuk budi daya harus mempertimbangkan permintaan pasar, kemudahan perawatan, dan ketersediaan bibit. Misalnya, ikan cupang mudah dibudidayakan di lahan sempit dan memiliki variasi warna yang menarik, menjadikannya pilihan favorit bagi pemula. Potensi ekonomi dari budi daya ikan hias cukup menjanjikan, baik untuk pasar lokal maupun ekspor.
2. Mengenal Potensi Unggas
Unggas merupakan hewan ternak yang mudah dipelihara dan memberikan banyak manfaat, seperti daging, telur, dan bulu. Jenis unggas yang umum dibudidayakan di Indonesia meliputi ayam (broiler, petelur, kampung), bebek, puyuh, dan burung puyuh. Setiap jenis memiliki karakteristik dan kebutuhan budi daya yang berbeda. Ayam kampung, misalnya, dikenal dengan ketahanan tubuhnya dan dagingnya yang digemari, cocok untuk budi daya skala rumahan. Pemahaman tentang jenis unggas dan produk yang dihasilkan sangat penting dalam perencanaan budi daya.
3. Prinsip Dasar Budi Daya
Budi daya yang berhasil didasari oleh beberapa prinsip penting. Pertama, pemilihan bibit unggul yang sehat dan bebas penyakit. Kedua, penyediaan pakan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi hewan pada setiap fase pertumbuhan. Ketiga, pemeliharaan lingkungan yang bersih, nyaman, dan aman dari predator. Keempat, penanganan hama dan penyakit secara cepat dan tepat. Kelima, manajemen panen yang efektif untuk mendapatkan hasil terbaik. Penerapan prinsip-prinsip ini akan memaksimalkan produktivitas dan keuntungan.
4. Persiapan Media dan Sarana Budi Daya
Persiapan yang matang adalah kunci keberhasilan budi daya. Untuk ikan hias, media yang dibutuhkan adalah akuarium atau kolam kecil dengan sistem filtrasi dan aerasi yang memadai. Pastikan kualitas air sesuai dengan jenis ikan. Untuk unggas, sarana yang diperlukan meliputi kandang yang bersih, berventilasi baik, tempat pakan dan minum, serta lampu penghangat untuk anakan. Ukuran kandang harus disesuaikan dengan jumlah unggas agar tidak terlalu padat. Kebersihan dan sanitasi menjadi prioritas utama dalam persiapan ini.
5. Pemeliharaan Ikan Hias
Pemeliharaan ikan hias meliputi pemberian pakan secara teratur, penggantian air secara berkala, dan pengawasan kesehatan ikan. Pakan harus diberikan dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan untuk menghindari pencemaran air. Penggantian air (sekitar 20-30% volume) perlu dilakukan setiap minggu untuk menjaga kualitas air. Amati perilaku ikan setiap hari untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit sedini mungkin. Pemberian vitamin dan probiotik juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh ikan.
6. Pemeliharaan Unggas
Pemeliharaan unggas mencakup pemberian pakan dan minum yang cukup, menjaga kebersihan kandang, serta vaksinasi dan pemberian obat cacing secara berkala. Pakan harus disesuaikan dengan usia dan jenis unggas. Air minum harus selalu tersedia dan bersih. Kandang perlu dibersihkan setiap hari untuk mencegah penumpukan kotoran dan penyebaran penyakit. Program vaksinasi penting untuk mencegah penyakit menular. Pengawasan rutin terhadap kesehatan unggas juga krusial untuk mencegah kerugian.
7. Penanganan Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit merupakan ancaman serius dalam budi daya. Pencegahan adalah langkah terbaik, yaitu dengan menjaga kebersihan, memberikan pakan berkualitas, dan meminimalkan stres pada hewan. Jika terjadi serangan hama (misalnya kutu pada unggas) atau penyakit (misalnya jamur pada ikan), identifikasi penyebabnya dan berikan penanganan yang tepat. Penggunaan obat-obatan harus sesuai dosis dan anjuran dokter hewan atau ahli. Isolasi hewan yang sakit juga penting untuk mencegah penularan.
8. Panen dan Pascapanen
Panen dilakukan ketika hewan budi daya telah mencapai ukuran atau usia yang diinginkan. Untuk ikan hias, panen dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai ikan. Untuk unggas, panen dapat berupa telur atau hewan yang siap potong. Pascapanen meliputi penanganan hasil panen agar tetap berkualitas, misalnya pengemasan ikan hias yang baik atau penyimpanan telur yang tepat. Pemasaran hasil panen juga perlu direncanakan agar produk dapat sampai ke konsumen dengan baik.
Rangkuman: Budi daya ikan hias dan unggas adalah kegiatan yang berpotensi ekonomi. Keberhasilannya bergantung pada pemilihan jenis, perencanaan matang, persiapan media, pemeliharaan yang baik, serta penanganan hama dan penyakit. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, kita dapat menghasilkan produk berkualitas dan berkontribusi pada ketahanan pangan serta ekonomi lokal. Praktik langsung akan memperkaya pemahaman dan keterampilan Anda.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aerasi | Proses penambahan oksigen ke dalam air. |
| Bibit unggul | Benih atau anakan yang memiliki kualitas genetik baik. |
| Filtrasi | Proses penyaringan air untuk menghilangkan kotoran. |
| Pascapanen | Kegiatan setelah panen untuk menjaga kualitas produk. |
| Sanitasi | Upaya menjaga kebersihan lingkungan budi daya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Budi Daya Ikan Hias dan Unggas" mata pelajaran Prakarya Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Budi Daya Ikan Hias dan Unggas yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Prakarya Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi PakaiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKerajinan Media CampuranModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Rekayasa Elektronika DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRancangan dan Biaya ProduksiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran ProdukBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Prakarya lain yang sudah tersedia
Kerajinan Bahan BuatanPrakarya Kelas IX SMPKerajinan bahan keras buatanPrakarya Kelas IX SMPKerajinan Bahan Limbah Lunak dan KerasPrakarya Kelas IX SMPKerajinan tekstil bahan alamPrakarya Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Prakarya Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Budi Daya Ikan Hias dan Unggas pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Budi Daya.
Modul Budi Daya Ikan Hias dan Unggas ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Prakarya kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Prakarya materi Budi Daya Ikan Hias dan Unggas ini gratis?
Ya. Modul Budi Daya Ikan Hias dan Unggas untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Budi Daya Ikan Hias dan Unggas ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Budi Daya Ikan Hias dan Unggas ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Budi Daya Ikan Hias dan Unggas dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Budi Daya Ikan Hias dan Unggas ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II.2.2.1.2. Prakarya, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Budi Daya Ikan Hias dan Unggas tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Budi Daya Ikan Hias dan Unggas untuk Prakarya kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Budi Daya Ikan Hias dan Unggas ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Budi Daya Ikan Hias dan Unggas beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Budi Daya Ikan Hias dan Unggas yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.