Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis bahan alam di lingkungan sekitar dan beberapa teknik dasar mengolah bahan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, penalaran kritis.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kerajinan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep kerajinan dari bahan alam, mengidentifikasi jenis dan karakteristiknya, serta membuat produk kerajinan dengan memanfaatkan potensi lokal secara mandiri dan inovatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh kerajinan serat dan tekstil adalah tas dari eceng gondok atau kain batik dengan motif alami. |
| Konseptual | Kerajinan serat dan tekstil melibatkan proses pengolahan bahan alam menjadi produk fungsional atau hias dengan teknik tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi bahan serat, menyiapkan, dan membuat kerajinan tekstil sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya eksplorasi bahan alam dan teknik pembuatan untuk menghasilkan karya inovatif serta melestarikan budaya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis serat alam dan karakteristiknya dengan tepat.
- Dengan mengamati contoh produk, peserta didik dapat menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil (misalnya menenun, menganyam, menjahit) secara akurat.
- Setelah melakukan eksplorasi bahan, peserta didik dapat merancang ide kerajinan dari serat alam yang fungsional dan estetis sesuai prosedur.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat satu produk kerajinan tekstil sederhana dari serat alam dengan menerapkan teknik yang sesuai dan rapi.
Pemahaman bermakna: Kerajinan bahan alam serat dan tekstil bukan hanya tentang membuat benda, melainkan juga tentang memahami nilai kearifan lokal, melestarikan lingkungan, dan mengembangkan potensi diri melalui kreativitas.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah limbah atau bahan sederhana di sekitar menjadi karya kerajinan bernilai tinggi yang ramah lingkungan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Mengidentifikasi jenis tumbuhan penghasil serat, sifat fisik serat, dan proses penguraian limbah serat. Seni Budaya: Menganalisis unsur estetika, ragam hias tradisional pada kerajinan tekstil, dan nilai budaya dalam setiap karya. Matematika: Mengukur panjang dan lebar bahan, menghitung kebutuhan material, serta skala dalam perancangan produk. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mencari bahan serat alam di lingkungan sekitar rumah atau mengunjungi sentra kerajinan lokal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di ruang kelas yang dilengkapi meja kerja untuk praktik, serta memanfaatkan area sekolah untuk observasi tanaman penghasil serat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan internet untuk mencari referensi ide desain kerajinan, teknik pembuatan, dan mengunggah foto karya mereka ke platform berbagi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis serat alam dan karakteristiknya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan mengamati contoh produk, peserta didik dapat menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil (misalnya menenun, menganyam, menjahit) secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat satu produk kerajinan tekstil sederhana dari serat alam dengan menerapkan teknik yang sesuai dan rapi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan karakteristik serat alam serta merancang kerajinan sederhana.
Alat & bahan: Berbagai contoh serat alam (kapas, rami, enceng gondok, daun pandan), kaca pembesar, alat tulis, lembar kerja.
Langkah kerja:
- Amati dengan seksama setiap contoh serat alam yang disediakan, perhatikan warna, tekstur, dan kekuatannya.
- Gunakan kaca pembesar untuk melihat detail serat lebih jelas.
- Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel yang tersedia, identifikasi nama serat dan ciri-ciri utamanya.
- Diskusikan dalam kelompok, potensi penggunaan setiap serat untuk kerajinan apa saja.
- Buatlah satu ide sketsa kerajinan sederhana dari salah satu serat alam yang paling menarik bagi Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 benda di sekitar Anda yang terbuat dari bahan alam!
- Menurut Anda, apa bedanya serat dan tekstil?
- Pernahkah Anda melihat proses pembuatan kerajinan dari daun atau serat?
- Bahan alam apa yang paling mudah ditemukan di daerah tempat tinggal Anda?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan keakuratan LKPD, serta kemajuan proyek kerajinan.
Sumatif (akhir): Penilaian produk kerajinan tekstil sederhana berdasarkan kriteria kerapian, kreativitas, dan kesesuaian teknik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis dan karakteristik serat alam | Jenis-jenis serat alam dan karakteristiknya | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil | Teknik menenun, menganyam, menjahit pada kerajinan tekstil | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Membuat produk kerajinan tekstil sederhana dari serat alam | Perancangan dan pembuatan kerajinan tekstil sederhana | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Kerajinan bahan alam merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai. Materi ini akan mengajak Anda menjelajahi dunia serat dan tekstil dari alam, mengubahnya menjadi karya yang indah dan bermanfaat. Anda akan belajar mengenali berbagai jenis serat, memahami karakteristiknya, dan mencoba berbagai teknik dasar untuk menciptakan kerajinan tekstil yang unik dan bernilai.
1. Mengenal Serat Alam
Serat alam adalah bahan baku kerajinan yang berasal dari alam, baik dari tumbuhan maupun hewan. Serat tumbuhan seperti kapas, rami, yute, daun pandan, dan enceng gondok sering digunakan karena mudah didapat dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Serat hewan seperti wol dan sutra juga memiliki keunikan tersendiri. Mengenali jenis serat penting untuk menentukan teknik pengolahan dan jenis produk yang akan dibuat. Misalnya, serat kapas cocok untuk kain lembut, sedangkan serat enceng gondok ideal untuk anyaman kuat.
2. Karakteristik Serat Alam
Setiap serat alam memiliki karakteristik unik. Serat kapas dikenal lembut dan mudah menyerap air, cocok untuk pakaian. Serat rami kuat dan tahan lama, sering digunakan untuk tali atau karung. Serat daun pandan dan enceng gondok kaku dan panjang, ideal untuk anyaman tikar atau tas. Serat ijuk (dari pohon aren) sangat kuat dan tahan air, sering dipakai untuk sapu atau atap. Memahami karakteristik ini membantu kita memilih serat yang tepat sesuai fungsi dan desain kerajinan yang diinginkan, serta memaksimalkan potensi bahan.
3. Teknik Dasar Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil dari serat alam melibatkan berbagai teknik dasar. Menenun adalah teknik membuat kain dengan menyilangkan benang pakan dan lungsin. Menganyam adalah teknik menyusun dan menyilangkan bahan secara berulang hingga membentuk suatu benda. Menjahit adalah menyambungkan dua atau lebih kain dengan benang menggunakan jarum. Merajut dan makrame juga termasuk teknik yang banyak digunakan. Setiap teknik menghasilkan tekstur dan bentuk yang berbeda, memberikan kebebasan dalam berkreasi sesuai dengan karakteristik serat yang digunakan.
4. Proses Pembuatan Kerajinan Sederhana
Proses pembuatan kerajinan dari serat alam dimulai dari pemilihan bahan yang berkualitas, kemudian pembersihan dan pengeringan. Selanjutnya, serat dapat diolah lebih lanjut seperti diwarnai atau dihaluskan. Setelah bahan siap, langkah berikutnya adalah merancang desain produk. Desain harus mempertimbangkan fungsi, estetika, dan teknik yang akan digunakan. Terakhir, adalah proses pembuatan dengan menerapkan teknik yang telah dipilih, diikuti dengan finishing agar produk terlihat rapi dan menarik. Kreativitas sangat dibutuhkan dalam setiap tahapan.
Rangkuman: Kerajinan bahan alam serat dan tekstil adalah proses kreatif mengubah bahan alami menjadi produk bernilai. Penting untuk memahami jenis dan karakteristik serat seperti kapas, rami, atau pandan, serta teknik dasar seperti menenun, menganyam, dan menjahit. Pemilihan bahan yang tepat dan penguasaan teknik akan menghasilkan karya yang fungsional, estetis, dan bernilai jual, sekaligus melestarikan kearifan lokal serta lingkungan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Serat Alam | Bahan baku kerajinan yang berasal dari alam, baik tumbuhan maupun hewan. |
| Tekstil | Bahan yang terbuat dari serat, benang, atau kain yang diolah dengan berbagai teknik. |
| Menenun | Teknik membuat kain dengan menyilangkan benang pakan dan lungsin. |
| Menganyam | Teknik menyusun dan menyilangkan bahan secara berulang hingga membentuk suatu benda. |
| Finishing | Tahap akhir dalam pembuatan kerajinan untuk mempercantik dan melindungi produk. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Prakarya Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Rekayasa Konstruksi MiniaturBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengemasan dan Penyajian ProdukBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWirausaha SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Prakarya lain yang sudah tersedia
Kerajinan Bahan AlamPrakarya Kelas VII SMPKerajinan Tangan dengan Bahan AlamiPrakarya Kelas VII SMPKerajinan tekstil bahan alamPrakarya Kelas IX SMPMengenal Tekstil dan Produk Kerajinan Tekstil Bahan AlamPrakarya Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Prakarya Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Kerajinan.
Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Prakarya kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Prakarya materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini gratis?
Ya. Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.