SMPKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kerajinan bahan alam serat dan tekstil adalah proses kreatif mengubah bahan alami menjadi produk bernilai. Penting untuk memahami jenis dan karakteristik serat seperti kapas, rami, atau pandan, serta teknik dasar seperti menenun, menganyam, dan menjahit. Pemilihan bahan yang tepat dan penguasaan teknik akan menghasilkan karya yang fungsional, estetis, dan bernilai jual, sekaligus melestarikan kearifan lokal serta lingkungan.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)
Prakarya · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)
Prakarya · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis bahan alam di lingkungan sekitar dan beberapa teknik dasar mengolah bahan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, penalaran kritis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKerajinan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep kerajinan dari bahan alam, mengidentifikasi jenis dan karakteristiknya, serta membuat produk kerajinan dengan memanfaatkan potensi lokal secara mandiri dan inovatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh kerajinan serat dan tekstil adalah tas dari eceng gondok atau kain batik dengan motif alami.
KonseptualKerajinan serat dan tekstil melibatkan proses pengolahan bahan alam menjadi produk fungsional atau hias dengan teknik tertentu.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi bahan serat, menyiapkan, dan membuat kerajinan tekstil sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya eksplorasi bahan alam dan teknik pembuatan untuk menghasilkan karya inovatif serta melestarikan budaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis serat alam dan karakteristiknya dengan tepat.
  2. Dengan mengamati contoh produk, peserta didik dapat menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil (misalnya menenun, menganyam, menjahit) secara akurat.
  3. Setelah melakukan eksplorasi bahan, peserta didik dapat merancang ide kerajinan dari serat alam yang fungsional dan estetis sesuai prosedur.
  4. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat satu produk kerajinan tekstil sederhana dari serat alam dengan menerapkan teknik yang sesuai dan rapi.
Halaman 2 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kerajinan bahan alam serat dan tekstil bukan hanya tentang membuat benda, melainkan juga tentang memahami nilai kearifan lokal, melestarikan lingkungan, dan mengembangkan potensi diri melalui kreativitas.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah limbah atau bahan sederhana di sekitar menjadi karya kerajinan bernilai tinggi yang ramah lingkungan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam: Mengidentifikasi jenis tumbuhan penghasil serat, sifat fisik serat, dan proses penguraian limbah serat.
Seni Budaya: Menganalisis unsur estetika, ragam hias tradisional pada kerajinan tekstil, dan nilai budaya dalam setiap karya.
Matematika: Mengukur panjang dan lebar bahan, menghitung kebutuhan material, serta skala dalam perancangan produk.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mencari bahan serat alam di lingkungan sekitar rumah atau mengunjungi sentra kerajinan lokal.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di ruang kelas yang dilengkapi meja kerja untuk praktik, serta memanfaatkan area sekolah untuk observasi tanaman penghasil serat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan internet untuk mencari referensi ide desain kerajinan, teknik pembuatan, dan mengunggah foto karya mereka ke platform berbagi.
Halaman 3 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis serat alam dan karakteristiknya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan presensi untuk menciptakan suasana kondusif.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan beberapa gambar produk kerajinan dari bahan alam (misalnya tas mendong, sapu ijuk, kain batik) dan bertanya, 'Bahan apa yang digunakan untuk membuat produk-produk ini? Apa saja ciri khasnya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis dan karakteristik serat alam, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menunjukkan berbagai contoh serat alam (misalnya serat kapas, serat rami, serat daun pandan, serat enceng gondok) dan meminta peserta didik mengamati secara visual dan tekstur.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara berkelompok diminta untuk merumuskan pertanyaan tentang perbedaan dan karakteristik setiap jenis serat alam yang diamati.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi dari buku teks, artikel singkat, atau sumber digital yang disediakan guru mengenai jenis-jenis serat alam, asal, dan karakteristiknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok mengolah data yang terkumpul untuk mengidentifikasi ciri-ciri spesifik dari setiap serat alam, seperti kekuatan, kelembutan, daya serap, dan warna.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok menyusun daftar jenis serat alam beserta karakteristiknya dalam bentuk tabel, kemudian membandingkan temuannya dengan kelompok lain.
  3. Mengaplikasi: Peserta didik mengisi LKPD 1 yang berisi tabel identifikasi jenis dan karakteristik serat alam berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi serat alam dan karakteristiknya di depan kelas.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil identifikasi kelompok, serta mengajak peserta didik lain untuk bertanya atau menambahkan informasi.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang jenis-jenis serat alam dan potensi penggunaannya sebagai bahan kerajinan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang jenis dan karakteristik serat alam.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik untuk mengungkapkan satu hal baru yang dipelajari dan satu hal yang paling menarik dari pembelajaran hari ini.
  3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati contoh produk, peserta didik dapat menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil (misalnya menenun, menganyam, menjahit) secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa produk kerajinan tekstil (misalnya kain tenun, tikar anyaman, tas jahit) dan bertanya, 'Bagaimana cara membuat produk-produk ini? Apakah ada teknik khusus?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat atau gambar-gambar proses pembuatan kerajinan tekstil dengan berbagai teknik (menenun, menganyam, menjahit) dan meminta peserta didik mengidentifikasi perbedaan teknik tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan tugas untuk menelaah satu teknik kerajinan tekstil (misalnya kelompok 1 menenun, kelompok 2 menganyam, kelompok 3 menjahit).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mencari informasi lebih lanjut tentang teknik yang ditugaskan, termasuk alat dan bahan yang digunakan, serta langkah-langkah pembuatannya dari berbagai sumber.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster atau mind map yang menjelaskan teknik kerajinan tekstil yang mereka pelajari, lengkap dengan ilustrasi atau contoh sederhana.
  2. Mengaplikasi: Peserta didik secara individu mengisi LKPD 2 yang membandingkan berbagai teknik kerajinan tekstil berdasarkan alat, bahan, dan prosesnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas, menjelaskan teknik kerajinan tekstil yang mereka telaah.
  2. Umpan balik: Guru dan peserta didik lain memberikan pertanyaan atau masukan untuk memperkaya pemahaman tentang berbagai teknik kerajinan tekstil.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pemilihan teknik yang tepat sesuai dengan jenis serat dan desain kerajinan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang teknik dasar pembuatan kerajinan tekstil.
  2. Refleksi: Peserta didik menuliskan satu tantangan yang mereka hadapi dalam memahami teknik kerajinan dan bagaimana mereka mengatasinya.
  3. Guru memberikan apresiasi, menyampaikan persiapan untuk praktik membuat kerajinan di pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat satu produk kerajinan tekstil sederhana dari serat alam dengan menerapkan teknik yang sesuai dan rapi.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali jenis serat alam dan teknik kerajinan yang telah dipelajari, lalu bertanya, 'Apa yang bisa kita buat dari serat alam dengan teknik yang sudah kita tahu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat kerajinan tekstil sederhana dari serat alam dan menjelaskan tahapan kegiatan proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru membuka diskusi tentang ide-ide kerajinan tekstil sederhana yang dapat dibuat dari serat alam di lingkungan sekitar.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara individu merancang satu produk kerajinan tekstil sederhana (misalnya gelang anyaman, tatakan gelas rajutan, hiasan dinding serat) yang akan dibuat, termasuk sketsa, alat, bahan, dan langkah kerjanya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik membuat jadwal pengerjaan proyek secara mandiri, termasuk estimasi waktu untuk setiap tahapan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengerjakan kerajinan sesuai desain dan jadwal. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memantau proses pengerjaan.
  3. Menguji hasil: Peserta didik melakukan evaluasi mandiri terhadap produk yang dibuat, memeriksa kerapian, kekuatan, dan kesesuaian dengan desain awal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi pengalaman: Peserta didik mempresentasikan produk kerajinan yang telah dibuat di depan kelas, menjelaskan proses, tantangan, dan hasil karyanya.
  2. Umpan balik: Guru dan teman sejawat memberikan umpan balik terhadap produk dan presentasi, fokus pada aspek kreativitas, kerapian, dan penerapan teknik.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam proses berkarya dan apresiasi terhadap setiap produk yang dihasilkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pembuatan kerajinan tekstil dari serat alam.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik untuk merefleksikan proses belajar selama tiga pertemuan, menanyakan perasaan mereka saat berhasil membuat karya, dan memberikan apresiasi tinggi atas usaha dan kreativitas mereka.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa penugasan untuk melengkapi laporan proyek (jika ada), dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan karakteristik serat alam serta merancang kerajinan sederhana.

Alat & bahan: Berbagai contoh serat alam (kapas, rami, enceng gondok, daun pandan), kaca pembesar, alat tulis, lembar kerja.

Langkah kerja:

  1. Amati dengan seksama setiap contoh serat alam yang disediakan, perhatikan warna, tekstur, dan kekuatannya.
  2. Gunakan kaca pembesar untuk melihat detail serat lebih jelas.
  3. Tuliskan hasil pengamatan Anda pada tabel yang tersedia, identifikasi nama serat dan ciri-ciri utamanya.
  4. Diskusikan dalam kelompok, potensi penggunaan setiap serat untuk kerajinan apa saja.
  5. Buatlah satu ide sketsa kerajinan sederhana dari salah satu serat alam yang paling menarik bagi Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 benda di sekitar Anda yang terbuat dari bahan alam!
  2. Menurut Anda, apa bedanya serat dan tekstil?
  3. Pernahkah Anda melihat proses pembuatan kerajinan dari daun atau serat?
  4. Bahan alam apa yang paling mudah ditemukan di daerah tempat tinggal Anda?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan keakuratan LKPD, serta kemajuan proyek kerajinan.

Sumatif (akhir): Penilaian produk kerajinan tekstil sederhana berdasarkan kriteria kerapian, kreativitas, dan kesesuaian teknik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis dan karakteristik serat alamJenis-jenis serat alam dan karakteristiknya2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis teknik dasar pembuatan kerajinan tekstilTeknik menenun, menganyam, menjahit pada kerajinan tekstil2 JPpenalaran kritis
3Membuat produk kerajinan tekstil sederhana dari serat alamPerancangan dan pembuatan kerajinan tekstil sederhana2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 9 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajinan bahan alam merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai. Materi ini akan mengajak Anda menjelajahi dunia serat dan tekstil dari alam, mengubahnya menjadi karya yang indah dan bermanfaat. Anda akan belajar mengenali berbagai jenis serat, memahami karakteristiknya, dan mencoba berbagai teknik dasar untuk menciptakan kerajinan tekstil yang unik dan bernilai.

1. Mengenal Serat Alam
Serat alam adalah bahan baku kerajinan yang berasal dari alam, baik dari tumbuhan maupun hewan. Serat tumbuhan seperti kapas, rami, yute, daun pandan, dan enceng gondok sering digunakan karena mudah didapat dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Serat hewan seperti wol dan sutra juga memiliki keunikan tersendiri. Mengenali jenis serat penting untuk menentukan teknik pengolahan dan jenis produk yang akan dibuat. Misalnya, serat kapas cocok untuk kain lembut, sedangkan serat enceng gondok ideal untuk anyaman kuat.

2. Karakteristik Serat Alam
Setiap serat alam memiliki karakteristik unik. Serat kapas dikenal lembut dan mudah menyerap air, cocok untuk pakaian. Serat rami kuat dan tahan lama, sering digunakan untuk tali atau karung. Serat daun pandan dan enceng gondok kaku dan panjang, ideal untuk anyaman tikar atau tas. Serat ijuk (dari pohon aren) sangat kuat dan tahan air, sering dipakai untuk sapu atau atap. Memahami karakteristik ini membantu kita memilih serat yang tepat sesuai fungsi dan desain kerajinan yang diinginkan, serta memaksimalkan potensi bahan.

3. Teknik Dasar Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil dari serat alam melibatkan berbagai teknik dasar. Menenun adalah teknik membuat kain dengan menyilangkan benang pakan dan lungsin. Menganyam adalah teknik menyusun dan menyilangkan bahan secara berulang hingga membentuk suatu benda. Menjahit adalah menyambungkan dua atau lebih kain dengan benang menggunakan jarum. Merajut dan makrame juga termasuk teknik yang banyak digunakan. Setiap teknik menghasilkan tekstur dan bentuk yang berbeda, memberikan kebebasan dalam berkreasi sesuai dengan karakteristik serat yang digunakan.

4. Proses Pembuatan Kerajinan Sederhana
Proses pembuatan kerajinan dari serat alam dimulai dari pemilihan bahan yang berkualitas, kemudian pembersihan dan pengeringan. Selanjutnya, serat dapat diolah lebih lanjut seperti diwarnai atau dihaluskan. Setelah bahan siap, langkah berikutnya adalah merancang desain produk. Desain harus mempertimbangkan fungsi, estetika, dan teknik yang akan digunakan. Terakhir, adalah proses pembuatan dengan menerapkan teknik yang telah dipilih, diikuti dengan finishing agar produk terlihat rapi dan menarik. Kreativitas sangat dibutuhkan dalam setiap tahapan.

Rangkuman: Kerajinan bahan alam serat dan tekstil adalah proses kreatif mengubah bahan alami menjadi produk bernilai. Penting untuk memahami jenis dan karakteristik serat seperti kapas, rami, atau pandan, serta teknik dasar seperti menenun, menganyam, dan menjahit. Pemilihan bahan yang tepat dan penguasaan teknik akan menghasilkan karya yang fungsional, estetis, dan bernilai jual, sekaligus melestarikan kearifan lokal serta lingkungan.

Halaman 10 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Serat AlamBahan baku kerajinan yang berasal dari alam, baik tumbuhan maupun hewan.
TekstilBahan yang terbuat dari serat, benang, atau kain yang diolah dengan berbagai teknik.
MenenunTeknik membuat kain dengan menyilangkan benang pakan dan lungsin.
MenganyamTeknik menyusun dan menyilangkan bahan secara berulang hingga membentuk suatu benda.
FinishingTahap akhir dalam pembuatan kerajinan untuk mempercantik dan melindungi produk.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIPeta Konsep
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)Mengenal Serat AlamKarakteristik Serat AlamTeknik Dasar Kerajinan TekstilProses Pembuatan Kerajinan Sederhana
Dari sub-bab Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)Halaman 13
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Kerajinan.

Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Prakarya kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Prakarya materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini gratis?

Ya. Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil) yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Prakarya SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.