SMPKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Kerajinan Bahan Lunak

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kerajinan bahan lunak adalah kreasi dari bahan fleksibel yang mudah dibentuk, terbagi menjadi alami (tanah liat, serat, kulit) dan buatan (sabun, lilin, plastisin, gips). Setiap bahan memiliki karakteristik unik yang memengaruhi teknik pengolahannya. Teknik dasar meliputi membentuk, mengukir, mencetak, menempel, dan finishing. Perencanaan desain dan keselamatan kerja sangat penting untuk menghasilkan karya yang berkualitas, fungsional, estetis, dan aman.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajinan Bahan Lunak
Prakarya · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajinan Bahan Lunak
Prakarya · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKerajinan Bahan Lunak
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai jenis bahan di sekitar mereka dan memiliki keterampilan dasar dalam membuat kreasi sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik merancang dan membuat produk kerajinan bahan lunak dengan ide-ide baru yang belum pernah ada sebelumnya.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek kerajinan bahan lunak secara efektif.
  3. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis berbagai informasi tentang kerajinan bahan lunak untuk menentukan desain dan teknik yang paling sesuai.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKerajinan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami berbagai jenis bahan lunak dan teknik dasar pengolahannya, serta merancang dan membuat produk kerajinan bahan lunak yang bernilai guna dan estetis, dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKerajinan bahan lunak seperti gerabah, sabun ukir, atau lilin hias banyak ditemukan di pasar tradisional maupun modern sebagai benda pakai atau hiasan.
KonseptualKerajinan bahan lunak adalah produk seni atau kerajinan yang dibuat dari bahan yang memiliki sifat lentur, mudah dibentuk, dan tidak kaku.
ProseduralProses pembuatan kerajinan bahan lunak meliputi perencanaan, pemilihan bahan, pembuatan desain, proses pembentukan, hingga tahap penyelesaian dan pengemasan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang dan evaluasi diri dalam setiap tahapan pembuatan kerajinan untuk menghasilkan karya terbaik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh produk kerajinan bahan lunak, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan karakteristik bahan lunak alami dan buatan dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang desain produk kerajinan bahan lunak dengan mempertimbangkan aspek fungsi dan estetika secara kreatif.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan teknik dasar pengolahan bahan lunak yang sesuai dengan desain yang telah dibuat secara runtut.
  4. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan bahan lunak dengan percaya diri dan memberikan tanggapan konstruktif.
  5. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat produk kerajinan bahan lunak dengan memanfaatkan bahan di sekitar secara mandiri dan cermat.
Halaman 2 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami prinsip dasar kerajinan bahan lunak membantu peserta didik mengembangkan ide kreatif, memecahkan masalah desain, dan menciptakan produk yang memiliki nilai jual dan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah bongkahan tanah liat atau sebatang sabun bisa berubah menjadi karya seni yang indah dan bernilai?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Penerapan prinsip-prinsip desain, estetika, dan ekspresi diri dalam menciptakan karya kerajinan.
Ilmu Pengetahuan Alam: Pemahaman sifat-sifat material bahan lunak (plastisitas, daya rekat, kelenturan) dan pengaruhnya terhadap teknik pengolahan.
Matematika: Pengukuran dimensi produk, perhitungan proporsi, dan estimasi bahan yang dibutuhkan dalam proses perancangan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu menyediakan bahan-bahan bekas di rumah atau memfasilitasi kunjungan ke pengrajin lokal untuk inspirasi dan pemahaman lebih lanjut.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar memiliki area kerja kelompok yang cukup luas, sirkulasi udara yang baik, dan akses mudah ke air bersih untuk membersihkan alat dan bahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan internet untuk mencari ide desain, tutorial teknik, dan referensi produk kerajinan bahan lunak dari berbagai daerah atau negara.
Halaman 3 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 160 menit · awal 25 · inti 110 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh produk kerajinan bahan lunak, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan karakteristik bahan lunak alami dan buatan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Bahan: Guru menunjukkan berbagai gambar bahan (tanah liat, sabun, lilin, gips) dan peserta didik menebak namanya serta sifat kelunakannya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar berbagai produk kerajinan bahan lunak dan bertanya, 'Apa saja bahan yang kalian kenali dari kerajinan ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis dan karakteristik bahan lunak, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana sebuah bongkahan tanah liat atau sebatang sabun bisa berubah menjadi karya seni yang indah dan bernilai?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang proses pembuatan kerajinan dari tanah liat dan sabun, kemudian meminta peserta didik mengamati bahan, alat, dan teknik yang digunakan.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul setelah mengamati video, misalnya 'Apa bedanya tanah liat dan sabun?', 'Bagaimana cara membentuknya?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan berbagai contoh bahan lunak (tanah liat, plastisin, sabun batangan, lilin mainan) untuk dipegang, dirasakan, dan diamati sifat-sifatnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)50 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi tabel pengamatan yang berisi jenis bahan, karakteristik (warna, tekstur, kelenturan), dan potensi kerajinan yang bisa dibuat dari bahan tersebut.
  2. Pembuktian: Guru meminta setiap kelompok untuk memilih satu jenis bahan lunak dan mencoba membentuknya menjadi objek sederhana (misalnya, bola, kubus, atau bentuk hewan sederhana) untuk merasakan langsung sifat bahan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan percobaan pembentukan bahan, kemudian menyimpulkan perbedaan karakteristik bahan lunak alami dan buatan.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas presentasi dan hasil percobaan peserta didik, serta mengklarifikasi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang jenis dan karakteristik bahan lunak sebagai dasar untuk pengembangan ide kerajinan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali materi tentang jenis dan karakteristik kerajinan bahan lunak.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajarnya, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari referensi desain kerajinan bahan lunak dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 160 menit · awal 25 · inti 110 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang desain produk kerajinan bahan lunak dengan mempertimbangkan aspek fungsi dan estetika secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Sambung Kata Kerajinan: Guru menyebut satu kata terkait kerajinan, lalu peserta didik lain menyambung dengan kata lain yang berhubungan hingga membentuk rantai ide.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang karakteristik bahan lunak dan bertanya, 'Bahan lunak apa yang paling menarik perhatian kalian?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang desain produk kerajinan bahan lunak dan menjelaskan bahwa mereka akan memulai proyek pembuatan kerajinan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memfasilitasi diskusi dengan pertanyaan 'Bagaimana kita bisa membuat produk kerajinan bahan lunak yang unik, bermanfaat, dan diminati pasar?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok proyek. Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih jenis bahan lunak yang akan digunakan (misalnya, sabun, plastisin, tanah liat) dan menentukan tema proyek kerajinan mereka.
  3. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok mulai membuat sketsa ide desain produk kerajinan mereka, mempertimbangkan fungsi, bentuk, warna, dan hiasan, serta alat dan bahan yang dibutuhkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)50 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik membuat daftar alat dan bahan yang diperlukan untuk proyek mereka, serta perkiraan biaya jika bahan harus dibeli.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok menyusun jadwal kerja proyek yang realistis, mulai dari persiapan bahan hingga penyelesaian produk, dengan pembagian tugas yang jelas antar anggota.
  3. Mendesain perencanaan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam menyempurnakan desain dan perencanaan proyek mereka, memberikan saran teknis dan estetika.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok mempresentasikan desain awal, daftar alat/bahan, dan jadwal kerja mereka kepada kelompok lain untuk mendapatkan masukan dan saran perbaikan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap desain dan perencanaan proyek setiap kelompok, menekankan aspek orisinalitas dan kelayakan.
  3. Guru menguatkan pentingnya perencanaan yang matang dalam proyek kerajinan dan mendorong kreativitas serta kolaborasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru merefleksikan proses perancangan desain dan perencanaan proyek yang telah dilakukan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan kerja sama kelompok yang terjalin, menumbuhkan semangat kebersamaan.
  3. Guru mengingatkan peserta didik untuk membawa alat dan bahan yang telah disepakati untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Bahan Lunak Kreatif!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik bahan lunak dan merancang ide kerajinan dari bahan tersebut.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, pewarna (opsional)

Langkah kerja:

  1. Tuliskan jenis setiap bahan kerajinan pada tabel berikut, lalu tuliskan satu produk dari setiap bahan.
    Bahan kerajinanBahanJenis bahanTanah liatPlastisinLilinLogam
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati 1 yang menampilkan berbagai jenis kerajinan bahan lunak.
  3. Tuliskan minimal 3 jenis bahan lunak yang kamu kenali dan sebutkan karakteristiknya (misal: tekstur, kelenturan).
  4. Pilihlah salah satu bahan lunak yang paling menarik perhatianmu. Jelaskan mengapa bahan tersebut menarik.
  5. Gambarlah sebuah sketsa ide produk kerajinan yang ingin kamu buat dari bahan lunak pilihanmu. Beri nama produk dan jelaskan fungsinya.
  6. Diskusikan sketsa idemu dengan teman sekelompok dan berikan masukan konstruktif untuk perbaikan desain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 2 jenis benda yang terbuat dari bahan lunak!
  2. Menurutmu, apa bedanya tanah liat dan plastisin?
  3. Pernahkah kamu membuat kerajinan dari sabun? Apa yang kamu buat?
  4. Apa saja alat yang biasa digunakan untuk membentuk bahan lunak?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat merancang desain dan menerapkan teknik pengolahan bahan lunak, dengan mencatat partisipasi dan kolaborasi.

Sumatif (akhir): Penilaian produk kerajinan bahan lunak berdasarkan kreativitas, kerapian, fungsi, dan presentasi hasil karya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis dan karakteristik bahan lunakJenis dan karakteristik bahan lunak alami dan buatan4 JPPenalaran Kritis
2Merancang desain produk kerajinan bahan lunakKonsep desain, fungsi, estetika, alat, dan bahan4 JPKreativitas
3Menerapkan teknik dasar pengolahan bahan lunakTeknik pembentukan, ukir, cetak, dan finishing4 JPKolaborasi, Kreativitas
4Mempresentasikan hasil karya kerajinan bahan lunakPenyajian produk, proses, dan refleksi4 JPKomunikasi, Penalaran Kritis
Halaman 8 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajinan bahan lunak adalah salah satu bentuk ekspresi kreativitas yang memanfaatkan bahan-bahan fleksibel dan mudah dibentuk. Dari tanah liat sederhana hingga lilin beraroma, bahan lunak memiliki potensi tak terbatas untuk diubah menjadi karya seni yang indah dan fungsional. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia kerajinan bahan lunak, mulai dari mengenal jenis-jenisnya hingga menciptakan karya unik dengan tangan sendiri.

1. Pengertian dan Jenis Bahan Lunak
Kerajinan bahan lunak adalah produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar bersifat lunak, lentur, dan mudah dibentuk. Bahan lunak dibagi menjadi dua kategori utama: bahan lunak alami dan bahan lunak buatan. Bahan lunak alami adalah bahan yang berasal dari alam dan diolah tanpa campuran bahan kimia buatan, seperti tanah liat, serat alam, dan kulit. Bahan lunak buatan adalah bahan yang diolah secara kimiawi di pabrik dengan campuran zat tertentu sehingga menjadi lunak, contohnya sabun, lilin, plastisin, dan gips. Setiap jenis bahan memiliki karakteristik unik yang memengaruhi teknik pengolahannya dan jenis produk yang dapat dihasilkan.

2. Karakteristik Bahan Lunak Alami
Tanah liat memiliki tekstur lengket, elastis, dan mudah dibentuk saat basah, namun akan mengeras dan rapuh setelah kering atau dibakar. Serat alam, seperti kapas, rotan, atau eceng gondok, bersifat lentur, mudah dianyam atau dipilin, dan memiliki tekstur khas. Kulit hewan, seperti kulit sapi atau kambing, memiliki tekstur kenyal, kuat, dan tahan lama, sering digunakan untuk kerajinan tas, sepatu, atau dompet. Penggunaan bahan lunak alami umumnya memerlukan proses pengeringan atau pembakaran untuk mendapatkan hasil akhir yang kuat dan tahan lama.

3. Karakteristik Bahan Lunak Buatan
Sabun batangan memiliki tekstur padat namun mudah diukir atau dipahat menggunakan alat sederhana. Lilin, baik lilin parafin maupun lilin lebah, mudah dilelehkan dan dicetak, serta dapat diberi warna dan aroma. Plastisin atau playdough memiliki tekstur sangat lunak, mudah dibentuk, dan tidak mengeras, cocok untuk latihan atau kerajinan anak-anak. Gips, berupa bubuk yang dicampur air, akan mengeras cepat setelah dicetak, menghasilkan bentuk yang detail dan padat. Bahan lunak buatan ini seringkali lebih mudah diakses dan diolah untuk pemula.

4. Teknik Dasar Pengolahan Bahan Lunak
Ada beberapa teknik dasar yang dapat diterapkan dalam mengolah bahan lunak. Teknik membentuk adalah cara paling umum, seperti memijit, menekan, atau memilin bahan hingga membentuk objek yang diinginkan. Teknik mengukir atau memahat dilakukan dengan mengurangi bagian bahan menggunakan alat tajam untuk menciptakan detail atau pola. Teknik mencetak melibatkan penggunaan cetakan untuk menghasilkan bentuk yang seragam. Teknik menempel atau menyambung digunakan untuk menggabungkan beberapa bagian bahan menjadi satu kesatuan. Terakhir, teknik finishing seperti menghaluskan, mewarnai, atau melapis, dilakukan untuk mempercantik dan melindungi produk kerajinan.

5. Perencanaan dan Perancangan Kerajinan
Sebelum memulai membuat kerajinan, perencanaan dan perancangan yang matang sangat penting. Tahap ini meliputi penentuan ide atau konsep produk, pemilihan bahan yang sesuai, pembuatan sketsa desain, serta penentuan fungsi dan estetika produk. Desain yang baik tidak hanya indah dipandang tetapi juga fungsional dan aman digunakan. Pertimbangkan juga target pengguna atau pasar jika produk kerajinan tersebut akan dijual. Sketsa desain membantu memvisualisasikan ide dan mempermudah proses pembuatan, serta dapat menjadi acuan saat menghadapi kendala.

6. Aspek Keselamatan Kerja
Keselamatan kerja merupakan hal yang tidak boleh diabaikan dalam membuat kerajinan. Pastikan menggunakan alat dengan hati-hati, terutama alat potong atau pahat. Gunakan alas kerja yang stabil dan bersih. Jika menggunakan bahan kimia seperti lem atau cat, pastikan sirkulasi udara baik dan gunakan sarung tangan jika diperlukan. Selalu bersihkan area kerja setelah selesai berkarya untuk menghindari kecelakaan dan menjaga kebersihan lingkungan. Patuhi petunjuk penggunaan alat dan bahan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pembuatan kerajinan.

Rangkuman: Kerajinan bahan lunak adalah kreasi dari bahan fleksibel yang mudah dibentuk, terbagi menjadi alami (tanah liat, serat, kulit) dan buatan (sabun, lilin, plastisin, gips). Setiap bahan memiliki karakteristik unik yang memengaruhi teknik pengolahannya. Teknik dasar meliputi membentuk, mengukir, mencetak, menempel, dan finishing. Perencanaan desain dan keselamatan kerja sangat penting untuk menghasilkan karya yang berkualitas, fungsional, estetis, dan aman.

Halaman 9 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PlastisinBahan lunak buatan yang mudah dibentuk dan tidak mengeras.
GerabahKerajinan dari tanah liat yang dibakar.
EstetikaKeindahan atau nilai seni suatu karya.
FungsionalMemiliki kegunaan atau manfaat praktis.
FinishingTahap akhir pengerjaan untuk mempercantik dan melindungi produk.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajinan Bahan Lunak" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kerajinan Bahan Lunak — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kerajinan Bahan Lunak ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIPeta Konsep
Kerajinan Bahan LunakPengertian dan Jenis Bahan LunakKarakteristik Bahan Lunak AlamiKarakteristik Bahan Lunak BuatanTeknik Dasar Pengolahan Bahan LunakPerencanaan dan Perancangan Kerajinan
Dari sub-bab Kerajinan Bahan LunakHalaman 12
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kerajinan Bahan Lunak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Bahan Lunak pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Kerajinan.

Modul Kerajinan Bahan Lunak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Prakarya kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Prakarya materi Kerajinan Bahan Lunak ini gratis?

Ya. Modul Kerajinan Bahan Lunak untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Bahan Lunak ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kerajinan Bahan Lunak ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Bahan Lunak dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kerajinan Bahan Lunak ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Bahan Lunak tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Bahan Lunak untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kerajinan Bahan Lunak ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Bahan Lunak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Kerajinan Bahan Lunak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Prakarya SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.