Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Kerajinan Bahan Semikeras/Keras
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kerajinan Bahan Semikeras/Keras |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bahan alam dan buatan serta mampu membuat karya sederhana dari bahan lunak. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis kelebihan dan kekurangan berbagai bahan semikeras/keras untuk kerajinan, lalu mengevaluasi kesesuaiannya dengan desain proyek. - kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik merancang dan membuat produk kerajinan dari bahan semikeras/keras dengan ide-ide baru yang unik dan fungsional. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, membagi tugas, dan menyelesaikan proyek kerajinan secara efektif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Kerajinan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi, mengeksplorasi, merancang, membuat, dan mengevaluasi produk kerajinan dari berbagai bahan dengan memperhatikan aspek fungsi, estetika, dan keberlanjutan, serta memahami potensi kewirausahaan dari produk kerajinan tersebut. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kerajinan dari bahan semikeras/keras seperti patung kayu, ukiran batu, atau vas bunga dari bambu banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. |
| Konseptual | Konsep penting dalam kerajinan bahan semikeras/keras adalah memahami karakteristik bahan, teknik dasar pengolahan, serta prinsip desain yang meliputi fungsi dan estetika. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur merancang, memilih bahan, menyiapkan alat, serta mempraktikkan teknik pembentukan dan penyelesaian kerajinan bahan semikeras/keras. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang, ketelitian dalam bekerja, dan kemampuan beradaptasi saat menemukan tantangan dalam proses pembuatan kerajinan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh kerajinan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bahan semikeras/keras dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik dan teknik dasar pengolahan bahan semikeras/keras secara akurat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang produk kerajinan dari bahan semikeras/keras yang memperhatikan aspek fungsi dan estetika secara kreatif.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat produk kerajinan dari bahan semikeras/keras menggunakan teknik yang sesuai dengan langkah-langkah yang runtut.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mengevaluasi hasil karya kerajinan bahan semikeras/keras berdasarkan kriteria fungsi, estetika, dan kerapian dengan mandiri.
Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan dari bahan semikeras/keras tidak hanya menghasilkan produk indah dan fungsional, tetapi juga melatih kreativitas, ketekunan, dan apresiasi terhadap nilai budaya serta potensi ekonomi lokal.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah potongan kayu atau bambu yang biasa menjadi sebuah karya seni yang bernilai tinggi dan diminati banyak orang?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Memahami prinsip-prinsip desain, estetika, dan nilai-nilai budaya dalam pembuatan kerajinan. Matematika: Mengaplikasikan pengukuran, perhitungan proporsi, dan geometri dalam merancang dan membuat kerajinan. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami sifat-sifat fisik bahan (kekuatan, elastisitas) dan pengaruhnya terhadap proses pengolahan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat dilibatkan untuk berbagi pengalaman atau menyediakan bahan baku lokal yang relevan dengan jenis kerajinan yang dibuat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi area kerja kelompok yang fleksibel, dengan akses ke area luar kelas jika diperlukan untuk proses yang membutuhkan ruang lebih luas atau ventilasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan internet untuk mencari inspirasi desain, tutorial teknik, dan informasi karakteristik bahan, serta mendokumentasikan proses proyek mereka melalui foto atau video digital. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh kerajinan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bahan semikeras/keras dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Bahan: Guru menunjukkan beberapa gambar benda kerajinan, peserta didik menebak bahan dasarnya. Siapa cepat dan tepat, dia pemenang!
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 50 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik dan teknik dasar pengolahan bahan semikeras/keras secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Rantai Kata Kerajinan: Peserta didik bergiliran menyebutkan satu kata terkait kerajinan bahan semikeras/keras. Kata berikutnya harus diawali huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: Kayu - Ukir - Rotan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 50 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis bahan semikeras/keras serta karakteristiknya untuk proyek kerajinan.
Alat & bahan: Berbagai contoh bahan semikeras/keras (kayu, bambu, rotan, batu, logam), lembar kerja, pensil
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati 1. Sebutkan nama-nama benda kerajinan yang kamu lihat dan bahan dasar apa yang digunakan untuk membuat masing-masing benda tersebut.
- Pegang dan rasakan setiap contoh bahan semikeras/keras yang telah disediakan guru. Catatlah karakteristik fisik dari setiap bahan (misalnya tekstur, kekerasan, kelenturan).
- Diskusikan dalam kelompok, teknik dasar apa yang menurutmu paling cocok untuk mengolah setiap bahan agar menjadi produk kerajinan yang menarik.
- Pilih satu jenis bahan yang paling menarik bagimu dan diskusikan ide produk kerajinan apa yang bisa kamu buat dari bahan tersebut, lalu buat sketsa sederhananya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja bahan yang pernah kamu gunakan untuk membuat kerajinan?
- Menurutmu, apa bedanya kerajinan dari tanah liat dengan kerajinan dari kayu?
- Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang terbuat dari bahan kayu atau bambu!
- Bagaimana cara membuat sebuah benda menjadi lebih kuat dan tahan lama?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat merancang, memilih bahan, dan mempraktikkan teknik pembuatan kerajinan, dilengkapi dengan penilaian diri dan penilaian antarteman.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek kerajinan (produk dan presentasi) berdasarkan rubrik yang telah ditentukan, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan prosedur.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis dan karakteristik bahan semikeras/keras. | Jenis dan karakteristik bahan semikeras/keras. | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Merancang produk kerajinan dari bahan semikeras/keras. | Prinsip desain, fungsi, estetika, dan pemilihan teknik. | 4 JP | kreativitas |
| 3 | Membuat produk kerajinan dari bahan semikeras/keras. | Teknik pengolahan, penggunaan alat, dan keselamatan kerja. | 4 JP | kolaborasi, kreativitas |
| 4 | Mengevaluasi dan mempresentasikan hasil karya kerajinan. | Kriteria penilaian, presentasi, dan refleksi proses proyek. | 4 JP | penalaran kritis, komunikasi |
Kerajinan adalah seni membuat benda-benda yang memiliki nilai guna dan keindahan. Di Indonesia, kekayaan alamnya menyediakan beragam bahan untuk kerajinan, termasuk bahan semikeras dan keras. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal, merancang, dan menciptakan karya kerajinan yang unik dan bernilai dari bahan-bahan tersebut.
1. Mengenal Bahan Semikeras
Bahan semikeras adalah bahan yang memiliki tingkat kekerasan sedang, tidak terlalu lunak namun juga tidak sekeras batu atau logam. Bahan ini umumnya mudah dibentuk dengan peralatan sederhana dan sering ditemukan di alam. Contoh bahan semikeras meliputi bambu, rotan, kulit kayu, dan tempurung kelapa. Bambu dikenal karena kekuatan dan kelenturannya, cocok untuk anyaman atau furnitur. Rotan memiliki serat panjang dan lentur, ideal untuk anyaman dan kerangka. Kulit kayu, seperti kulit kayu waru, bisa diolah menjadi lembaran untuk tas atau hiasan. Tempurung kelapa yang kuat dan unik sering dimanfaatkan untuk aksesoris atau wadah.
2. Mengenal Bahan Keras
Bahan keras adalah bahan yang memiliki tingkat kekerasan tinggi, sulit dibentuk tanpa alat khusus, dan umumnya lebih tahan lama. Bahan ini memerlukan teknik dan peralatan yang lebih spesifik dalam pengolahannya. Contoh bahan keras antara lain kayu, batu, logam, dan kaca. Kayu, seperti jati atau mahoni, sangat populer untuk ukiran, patung, dan mebel karena teksturnya yang indah dan kuat. Batu, seperti batu candi atau batu paras, biasa diukir menjadi patung atau relief. Logam, seperti tembaga atau perak, diolah dengan teknik tempa atau patri menjadi perhiasan atau hiasan dinding. Kaca dapat dilebur dan dibentuk menjadi vas atau patung.
3. Karakteristik dan Potensi Bahan
Setiap bahan semikeras dan keras memiliki karakteristik unik yang menentukan potensi penggunaannya. Bambu dan rotan dikenal karena kelenturannya dan kekuatan tarik, cocok untuk anyaman dan struktur ringan. Kayu memiliki serat yang berbeda-beda, mempengaruhi kekuatan dan keindahan ukiran. Batu memiliki kepadatan tinggi dan tahan cuaca, ideal untuk patung luar ruangan. Memahami karakteristik ini penting untuk memilih bahan yang tepat dan menentukan teknik pengolahan yang efektif. Dengan memahami potensi ini, kita bisa menciptakan kerajinan yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional dan awet.
4. Teknik Dasar Pengolahan Bahan
Pengolahan bahan semikeras/keras melibatkan berbagai teknik. Untuk bambu dan rotan, teknik yang umum digunakan adalah menganyam, merangkai, dan membelah. Kayu sering diolah dengan teknik memahat, mengukir, memotong, dan menghaluskan. Batu diukir atau dipahat. Logam dapat ditempa, dicetak, atau dipatri. Setiap teknik membutuhkan alat khusus dan ketelitian. Misalnya, memahat kayu memerlukan pahat dan palu, sementara menganyam rotan hanya membutuhkan alat bantu seperti pisau kecil dan penjepit. Pemilihan teknik yang tepat akan menghasilkan produk kerajinan yang rapi dan berkualitas tinggi.
5. Prinsip Desain Kerajinan
Desain kerajinan yang baik harus mempertimbangkan dua aspek utama: fungsi dan estetika. Fungsi merujuk pada kegunaan benda tersebut, apakah sebagai wadah, hiasan, atau alat. Estetika berkaitan dengan keindahan, seperti bentuk, warna, tekstur, dan proporsi. Sebuah kerajinan yang baik tidak hanya indah dipandang tetapi juga nyaman dan efektif saat digunakan. Misalnya, sebuah vas bunga harus dapat menampung air dan bunga dengan baik (fungsi), sekaligus memiliki bentuk dan ukiran yang menarik (estetika). Keseimbangan antara fungsi dan estetika akan menciptakan karya yang bernilai tinggi.
6. Proses Pembuatan Kerajinan
Proses pembuatan kerajinan dari bahan semikeras/keras umumnya meliputi beberapa tahapan. Pertama, perencanaan dan desain, yaitu membuat sketsa dan menentukan bahan serta alat. Kedua, persiapan bahan, seperti membersihkan, memotong, atau membentuk bahan dasar. Ketiga, proses pembentukan, yaitu mengubah bahan menjadi bentuk yang diinginkan menggunakan teknik yang sesuai. Keempat, finishing, yaitu tahap penyelesaian seperti menghaluskan, mewarnai, atau memberi pelapis agar kerajinan lebih awet dan menarik. Setiap tahapan memerlukan ketelitian dan kesabaran untuk menghasilkan karya yang optimal.
Rangkuman: Kerajinan bahan semikeras/keras memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Bahan semikeras seperti bambu dan rotan mudah dibentuk, sementara bahan keras seperti kayu dan batu memerlukan teknik khusus. Pemahaman karakteristik bahan, teknik pengolahan, dan prinsip desain (fungsi, estetika) sangat penting. Proses pembuatan meliputi perencanaan, persiapan, pembentukan, dan finishing. Dengan kreativitas dan ketekunan, kita dapat menciptakan karya kerajinan bernilai tinggi yang mencerminkan budaya dan memiliki potensi ekonomi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Estetika | Cabang filsafat yang mempelajari keindahan, terutama dalam seni. |
| Fungsional | Memiliki fungsi atau kegunaan praktis. |
| Anyaman | Teknik membuat kerajinan dengan menyilangkan atau melipat bahan. |
| Ukiran | Seni memahat atau mengukir pola pada permukaan bahan keras. |
| Finishing | Tahap akhir dalam pembuatan kerajinan untuk memperindah dan melindungi produk. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kerajinan Bahan Semikeras/Keras" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kerajinan Bahan Semikeras/Keras yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Prakarya Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopKerajinan Bahan LunakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBudi Daya Tanaman SayuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengolahan Buah menjadi MinumanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Rekayasa Konstruksi MiniaturBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengemasan dan Penyajian ProdukBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWirausaha SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Prakarya lain yang sudah tersedia
Kerajinan Bahan AlamPrakarya Kelas VII SMPKerajinan Tangan dengan Bahan AlamiPrakarya Kelas VII SMPPengolahan Buah menjadi Produk Non PanganPrakarya Kelas VII SMPPengolahan Buah Menjadi Produk PanganPrakarya Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Prakarya Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Kerajinan.
Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras untuk Prakarya kelas VII.
Apakah modul ajar Prakarya materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini gratis?
Ya. Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Bahan Semikeras/Keras dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Bahan Semikeras/Keras untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Bahan Semikeras/Keras beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.