SMPKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Kerajinan Bahan Semikeras/Keras

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kerajinan bahan semikeras/keras memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Bahan semikeras seperti bambu dan rotan mudah dibentuk, sementara bahan keras seperti kayu dan batu memerlukan teknik khusus. Pemahaman karakteristik bahan, teknik pengolahan, dan prinsip desain (fungsi, estetika) sangat penting. Proses pembuatan meliputi perencanaan, persiapan, pembentukan, dan finishing. Dengan kreativitas dan ketekunan, kita dapat menciptakan karya kerajinan bernilai tinggi yang mencerminkan budaya dan memiliki potensi ekonomi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajinan Bahan Semikeras/Keras
Prakarya · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajinan Bahan Semikeras/Keras
Prakarya · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKerajinan Bahan Semikeras/Keras
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bahan alam dan buatan serta mampu membuat karya sederhana dari bahan lunak.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis kelebihan dan kekurangan berbagai bahan semikeras/keras untuk kerajinan, lalu mengevaluasi kesesuaiannya dengan desain proyek.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik merancang dan membuat produk kerajinan dari bahan semikeras/keras dengan ide-ide baru yang unik dan fungsional.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, membagi tugas, dan menyelesaikan proyek kerajinan secara efektif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainKerajinan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, mengeksplorasi, merancang, membuat, dan mengevaluasi produk kerajinan dari berbagai bahan dengan memperhatikan aspek fungsi, estetika, dan keberlanjutan, serta memahami potensi kewirausahaan dari produk kerajinan tersebut.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKerajinan dari bahan semikeras/keras seperti patung kayu, ukiran batu, atau vas bunga dari bambu banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
KonseptualKonsep penting dalam kerajinan bahan semikeras/keras adalah memahami karakteristik bahan, teknik dasar pengolahan, serta prinsip desain yang meliputi fungsi dan estetika.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur merancang, memilih bahan, menyiapkan alat, serta mempraktikkan teknik pembentukan dan penyelesaian kerajinan bahan semikeras/keras.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang, ketelitian dalam bekerja, dan kemampuan beradaptasi saat menemukan tantangan dalam proses pembuatan kerajinan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh kerajinan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bahan semikeras/keras dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik dan teknik dasar pengolahan bahan semikeras/keras secara akurat.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang produk kerajinan dari bahan semikeras/keras yang memperhatikan aspek fungsi dan estetika secara kreatif.
  4. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat produk kerajinan dari bahan semikeras/keras menggunakan teknik yang sesuai dengan langkah-langkah yang runtut.
  5. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mengevaluasi hasil karya kerajinan bahan semikeras/keras berdasarkan kriteria fungsi, estetika, dan kerapian dengan mandiri.
Halaman 2 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan dari bahan semikeras/keras tidak hanya menghasilkan produk indah dan fungsional, tetapi juga melatih kreativitas, ketekunan, dan apresiasi terhadap nilai budaya serta potensi ekonomi lokal.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah potongan kayu atau bambu yang biasa menjadi sebuah karya seni yang bernilai tinggi dan diminati banyak orang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami prinsip-prinsip desain, estetika, dan nilai-nilai budaya dalam pembuatan kerajinan.
Matematika: Mengaplikasikan pengukuran, perhitungan proporsi, dan geometri dalam merancang dan membuat kerajinan.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami sifat-sifat fisik bahan (kekuatan, elastisitas) dan pengaruhnya terhadap proses pengolahan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/komunitas dapat dilibatkan untuk berbagi pengalaman atau menyediakan bahan baku lokal yang relevan dengan jenis kerajinan yang dibuat.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur menjadi area kerja kelompok yang fleksibel, dengan akses ke area luar kelas jika diperlukan untuk proses yang membutuhkan ruang lebih luas atau ventilasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan internet untuk mencari inspirasi desain, tutorial teknik, dan informasi karakteristik bahan, serta mendokumentasikan proses proyek mereka melalui foto atau video digital.
Halaman 3 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 160 menit · awal 25 · inti 110 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh kerajinan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis bahan semikeras/keras dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Bahan: Guru menunjukkan beberapa gambar benda kerajinan, peserta didik menebak bahan dasarnya. Siapa cepat dan tepat, dia pemenang!
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali kerajinan dari bahan lunak yang pernah mereka buat dan bertanya, 'Bagaimana jika kita ingin membuat kerajinan yang lebih kokoh dan tahan lama?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi bahan semikeras/keras dan memperkenalkan bahwa mereka akan membuat proyek kerajinan, serta memantik dengan pertanyaan: 'Bahan apa saja yang bisa kita gunakan untuk membuat kerajinan yang kuat dan indah?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai kerajinan dari bahan semikeras/keras di Indonesia, lalu peserta didik diminta menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak mereka terkait video tersebut.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyaring pertanyaan-pertanyaan menjadi satu pertanyaan inti proyek, misalnya: 'Bagaimana cara membuat kerajinan yang unik dan fungsional dari bahan semikeras/keras di sekitar kita?'
  3. Guru membagikan contoh-contoh bahan semikeras (misalnya bambu, rotan, kulit kayu) dan bahan keras (misalnya kayu, batu, logam) kepada kelompok, meminta peserta didik mengamati tekstur, kekuatan, dan potensi penggunaannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)50 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan berbagai ide proyek kerajinan dari bahan semikeras/keras yang dapat dibuat, mempertimbangkan ketersediaan bahan di lingkungan sekitar dan minat kelompok.
  2. Setiap kelompok membuat daftar potensi bahan yang bisa digunakan, alat yang dibutuhkan, dan sketsa awal desain kerajinan yang ingin mereka buat.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam memilih ide proyek yang realistis dan menarik, serta memastikan desain awal memperhatikan aspek fungsi dan estetika.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan sketsa desain awal proyek mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide dan desain yang dipresentasikan, berfokus pada keunikan, fungsi, dan kemungkinan implementasi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam pembuatan kerajinan dan memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif yang muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis bahan semikeras/keras dan potensi penggunaannya dalam kerajinan.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pengalaman belajar hari ini dengan bertanya, 'Apa yang paling menarik dari bahan semikeras/keras yang kita pelajari hari ini?' dan memberikan pujian atas partisipasi aktif mereka.
  3. Guru menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya yaitu menyusun jadwal proyek secara detail dan meminta peserta didik mulai mencari referensi desain.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 160 menit · awal 25 · inti 110 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik dan teknik dasar pengolahan bahan semikeras/keras secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rantai Kata Kerajinan: Peserta didik bergiliran menyebutkan satu kata terkait kerajinan bahan semikeras/keras. Kata berikutnya harus diawali huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: Kayu - Ukir - Rotan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan pembelajaran dengan proyek yang sudah mereka rencanakan, 'Setelah punya ide, sekarang kita perlu tahu bagaimana cara mengolah bahan yang sudah kita pilih.'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami karakteristik dan teknik pengolahan bahan, serta mengingatkan bahwa pengetahuan ini penting untuk kelancaran proyek mereka.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk menyusun jadwal pengerjaan proyek secara detail, termasuk tahapan pemilihan bahan, persiapan alat, proses pembuatan, hingga finishing.
  2. Peserta didik mencari informasi melalui buku atau internet tentang karakteristik spesifik dari bahan semikeras/keras yang mereka pilih (misalnya kekuatan, kelenturan, cara memotong, cara menghaluskan).
  3. Guru menayangkan video tutorial singkat tentang teknik dasar pengolahan bahan semikeras/keras (misalnya memotong bambu, mengukir kayu, menganyam rotan) dan mendorong peserta didik untuk mencatat poin-poin penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)50 menit
  1. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan teknik pengolahan yang paling sesuai dengan desain proyek mereka, mempertimbangkan alat dan keamanan kerja.
  2. Setiap kelompok membuat daftar alat dan bahan yang lebih rinci, serta mengidentifikasi teknik-teknik yang akan mereka gunakan dalam proyek.
  3. Guru membimbing kelompok dalam membuat rencana kerja yang sistematis, termasuk pembagian tugas antaranggota kelompok untuk setiap tahapan proyek.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan jadwal proyek dan daftar teknik pengolahan yang akan mereka gunakan.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan masukan mengenai efisiensi jadwal dan kesesuaian teknik dengan bahan yang dipilih.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami karakteristik bahan dan teknik yang tepat untuk menghasilkan kerajinan berkualitas, serta mengapresiasi kerja sama kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan karakteristik dan teknik dasar pengolahan bahan semikeras/keras.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan tantangan yang mungkin akan mereka hadapi dalam proyek dan bagaimana cara mengatasinya, serta memberikan semangat untuk memulai proyek.
  3. Guru menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya yaitu mulai membawa bahan dan alat dasar untuk tahap persiapan proyek.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Bahan Kerajinan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis bahan semikeras/keras serta karakteristiknya untuk proyek kerajinan.

Alat & bahan: Berbagai contoh bahan semikeras/keras (kayu, bambu, rotan, batu, logam), lembar kerja, pensil

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar3. Seni memahat atau mengukirpola pada permukaan bahankeras.5. Tahap akhir dalam pembuatankerajinan untuk memperindahdan melindungi produk.Menurun1. Cabang filsafat yangmempelajari keindahan,terutama dalam seni.2. Memiliki fungsi atau kegunaanpraktis.4. Teknik membuat kerajinandengan menyilangkan ataumelipat bahan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati 1. Sebutkan nama-nama benda kerajinan yang kamu lihat dan bahan dasar apa yang digunakan untuk membuat masing-masing benda tersebut.
  3. Pegang dan rasakan setiap contoh bahan semikeras/keras yang telah disediakan guru. Catatlah karakteristik fisik dari setiap bahan (misalnya tekstur, kekerasan, kelenturan).
  4. Diskusikan dalam kelompok, teknik dasar apa yang menurutmu paling cocok untuk mengolah setiap bahan agar menjadi produk kerajinan yang menarik.
  5. Pilih satu jenis bahan yang paling menarik bagimu dan diskusikan ide produk kerajinan apa yang bisa kamu buat dari bahan tersebut, lalu buat sketsa sederhananya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja bahan yang pernah kamu gunakan untuk membuat kerajinan?
  2. Menurutmu, apa bedanya kerajinan dari tanah liat dengan kerajinan dari kayu?
  3. Sebutkan satu contoh benda di sekitarmu yang terbuat dari bahan kayu atau bambu!
  4. Bagaimana cara membuat sebuah benda menjadi lebih kuat dan tahan lama?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat merancang, memilih bahan, dan mempraktikkan teknik pembuatan kerajinan, dilengkapi dengan penilaian diri dan penilaian antarteman.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek kerajinan (produk dan presentasi) berdasarkan rubrik yang telah ditentukan, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan prosedur.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis dan karakteristik bahan semikeras/keras.Jenis dan karakteristik bahan semikeras/keras.4 JPpenalaran kritis
2Merancang produk kerajinan dari bahan semikeras/keras.Prinsip desain, fungsi, estetika, dan pemilihan teknik.4 JPkreativitas
3Membuat produk kerajinan dari bahan semikeras/keras.Teknik pengolahan, penggunaan alat, dan keselamatan kerja.4 JPkolaborasi, kreativitas
4Mengevaluasi dan mempresentasikan hasil karya kerajinan.Kriteria penilaian, presentasi, dan refleksi proses proyek.4 JPpenalaran kritis, komunikasi
Halaman 8 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajinan adalah seni membuat benda-benda yang memiliki nilai guna dan keindahan. Di Indonesia, kekayaan alamnya menyediakan beragam bahan untuk kerajinan, termasuk bahan semikeras dan keras. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal, merancang, dan menciptakan karya kerajinan yang unik dan bernilai dari bahan-bahan tersebut.

1. Mengenal Bahan Semikeras
Bahan semikeras adalah bahan yang memiliki tingkat kekerasan sedang, tidak terlalu lunak namun juga tidak sekeras batu atau logam. Bahan ini umumnya mudah dibentuk dengan peralatan sederhana dan sering ditemukan di alam. Contoh bahan semikeras meliputi bambu, rotan, kulit kayu, dan tempurung kelapa. Bambu dikenal karena kekuatan dan kelenturannya, cocok untuk anyaman atau furnitur. Rotan memiliki serat panjang dan lentur, ideal untuk anyaman dan kerangka. Kulit kayu, seperti kulit kayu waru, bisa diolah menjadi lembaran untuk tas atau hiasan. Tempurung kelapa yang kuat dan unik sering dimanfaatkan untuk aksesoris atau wadah.

2. Mengenal Bahan Keras
Bahan keras adalah bahan yang memiliki tingkat kekerasan tinggi, sulit dibentuk tanpa alat khusus, dan umumnya lebih tahan lama. Bahan ini memerlukan teknik dan peralatan yang lebih spesifik dalam pengolahannya. Contoh bahan keras antara lain kayu, batu, logam, dan kaca. Kayu, seperti jati atau mahoni, sangat populer untuk ukiran, patung, dan mebel karena teksturnya yang indah dan kuat. Batu, seperti batu candi atau batu paras, biasa diukir menjadi patung atau relief. Logam, seperti tembaga atau perak, diolah dengan teknik tempa atau patri menjadi perhiasan atau hiasan dinding. Kaca dapat dilebur dan dibentuk menjadi vas atau patung.

3. Karakteristik dan Potensi Bahan
Setiap bahan semikeras dan keras memiliki karakteristik unik yang menentukan potensi penggunaannya. Bambu dan rotan dikenal karena kelenturannya dan kekuatan tarik, cocok untuk anyaman dan struktur ringan. Kayu memiliki serat yang berbeda-beda, mempengaruhi kekuatan dan keindahan ukiran. Batu memiliki kepadatan tinggi dan tahan cuaca, ideal untuk patung luar ruangan. Memahami karakteristik ini penting untuk memilih bahan yang tepat dan menentukan teknik pengolahan yang efektif. Dengan memahami potensi ini, kita bisa menciptakan kerajinan yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional dan awet.

4. Teknik Dasar Pengolahan Bahan
Pengolahan bahan semikeras/keras melibatkan berbagai teknik. Untuk bambu dan rotan, teknik yang umum digunakan adalah menganyam, merangkai, dan membelah. Kayu sering diolah dengan teknik memahat, mengukir, memotong, dan menghaluskan. Batu diukir atau dipahat. Logam dapat ditempa, dicetak, atau dipatri. Setiap teknik membutuhkan alat khusus dan ketelitian. Misalnya, memahat kayu memerlukan pahat dan palu, sementara menganyam rotan hanya membutuhkan alat bantu seperti pisau kecil dan penjepit. Pemilihan teknik yang tepat akan menghasilkan produk kerajinan yang rapi dan berkualitas tinggi.

5. Prinsip Desain Kerajinan
Desain kerajinan yang baik harus mempertimbangkan dua aspek utama: fungsi dan estetika. Fungsi merujuk pada kegunaan benda tersebut, apakah sebagai wadah, hiasan, atau alat. Estetika berkaitan dengan keindahan, seperti bentuk, warna, tekstur, dan proporsi. Sebuah kerajinan yang baik tidak hanya indah dipandang tetapi juga nyaman dan efektif saat digunakan. Misalnya, sebuah vas bunga harus dapat menampung air dan bunga dengan baik (fungsi), sekaligus memiliki bentuk dan ukiran yang menarik (estetika). Keseimbangan antara fungsi dan estetika akan menciptakan karya yang bernilai tinggi.

6. Proses Pembuatan Kerajinan
Proses pembuatan kerajinan dari bahan semikeras/keras umumnya meliputi beberapa tahapan. Pertama, perencanaan dan desain, yaitu membuat sketsa dan menentukan bahan serta alat. Kedua, persiapan bahan, seperti membersihkan, memotong, atau membentuk bahan dasar. Ketiga, proses pembentukan, yaitu mengubah bahan menjadi bentuk yang diinginkan menggunakan teknik yang sesuai. Keempat, finishing, yaitu tahap penyelesaian seperti menghaluskan, mewarnai, atau memberi pelapis agar kerajinan lebih awet dan menarik. Setiap tahapan memerlukan ketelitian dan kesabaran untuk menghasilkan karya yang optimal.

Rangkuman: Kerajinan bahan semikeras/keras memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Bahan semikeras seperti bambu dan rotan mudah dibentuk, sementara bahan keras seperti kayu dan batu memerlukan teknik khusus. Pemahaman karakteristik bahan, teknik pengolahan, dan prinsip desain (fungsi, estetika) sangat penting. Proses pembuatan meliputi perencanaan, persiapan, pembentukan, dan finishing. Dengan kreativitas dan ketekunan, kita dapat menciptakan karya kerajinan bernilai tinggi yang mencerminkan budaya dan memiliki potensi ekonomi.

Halaman 9 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EstetikaCabang filsafat yang mempelajari keindahan, terutama dalam seni.
FungsionalMemiliki fungsi atau kegunaan praktis.
AnyamanTeknik membuat kerajinan dengan menyilangkan atau melipat bahan.
UkiranSeni memahat atau mengukir pola pada permukaan bahan keras.
FinishingTahap akhir dalam pembuatan kerajinan untuk memperindah dan melindungi produk.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajinan Bahan Semikeras/Keras" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kerajinan Bahan Semikeras/Keras — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIPeta Konsep
Kerajinan Bahan Semikeras/KerasMengenal Bahan SemikerasMengenal Bahan KerasKarakteristik dan Potensi BahanTeknik Dasar Pengolahan BahanPrinsip Desain Kerajinan
Dari sub-bab Kerajinan Bahan Semikeras/KerasHalaman 12
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kerajinan Bahan Semikeras/Keras yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Kerajinan.

Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras untuk Prakarya kelas VII.

Apakah modul ajar Prakarya materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini gratis?

Ya. Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Bahan Semikeras/Keras dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Bahan Semikeras/Keras untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kerajinan Bahan Semikeras/Keras ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Bahan Semikeras/Keras beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Kerajinan Bahan Semikeras/Keras yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Prakarya SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.