SMPKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Mengolah buah menjadi produk pangan seperti selai dan manisan adalah keterampilan berharga. Dengan memilih buah yang tepat, menerapkan metode pengawetan yang sesuai, serta menjaga kebersihan, kita dapat menciptakan produk lezat yang tahan lama dan bermanfaat bagi kesehatan serta ekonomi.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan
Prakarya · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan
Prakarya · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPengolahan Buah Menjadi Produk Pangan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis buah-buahan lokal yang ada di sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kemandirian, kesehatan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPrakarya dan Kewirausahaan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi potensi sumber daya lokal dan merancang produk berbasis kearifan lokal yang inovatif serta berkelanjutan. Peserta didik juga mampu mengelola proses produksi dan memasarkan produknya dengan memanfaatkan teknologi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBuah-buahan segar seperti mangga, apel, dan jeruk dapat diolah menjadi berbagai produk pangan yang tahan lama dan bernilai jual.
KonseptualPrinsip pengolahan pangan bertujuan untuk mengawetkan, meningkatkan nilai gizi, dan menciptakan variasi rasa serta bentuk produk.
ProseduralProses pengolahan buah melibatkan langkah-langkah seperti pemilihan buah, pencucian, pemotongan, penambahan bahan lain, pemasakan, dan pengemasan.
MetakognitifPeserta didik diajak merefleksikan proses belajar mereka dalam mengolah buah, mengidentifikasi tantangan, dan mencari solusi kreatif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui demonstrasi guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis buah yang cocok diolah menjadi produk pangan dengan tepat.
  2. Dengan mengikuti panduan LKPD, peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga metode pengawetan buah yang umum digunakan dalam pengolahan pangan secara runtut.
  3. Setelah melakukan praktik pengolahan buah, peserta didik dapat membuat produk olahan buah (misal: selai atau manisan) sesuai resep dengan kualitas rasa dan tampilan yang baik.
  4. Melalui presentasi hasil praktik, peserta didik dapat mempresentasikan proses pembuatan produk olahan buah yang mereka buat dengan percaya diri.
  5. Dengan menganalisis hasil praktik, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal dua kendala yang dihadapi saat pengolahan dan mengusulkan solusi perbaikannya secara logis.
Halaman 2 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengolah buah menjadi produk pangan tidak hanya memperpanjang masa simpan dan menambah nilai ekonomis, tetapi juga merupakan bentuk pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah untuk kesehatan dan kesejahteraan.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat atau mencicipi produk olahan buah seperti selai, manisan, atau jus? Bagaimana buah segar bisa berubah menjadi produk-produk tersebut?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami prinsip-prinsip biologi dan kimia dalam proses pengawetan buah.
Matematika: Menghitung proporsi bahan, mengukur volume, dan menghitung biaya produksi.
Bahasa Indonesia: Membaca instruksi resep, menulis laporan hasil praktik, dan mempresentasikan karya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat dilibatkan dalam penyediaan buah-buahan lokal atau mendampingi peserta didik saat praktik di rumah sebagai bagian dari penguatan pembelajaran.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang tertata rapi dan aman, serta ketersediaan alat dan bahan praktik yang memadai akan mendukung kelancaran pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial pengolahan buah di YouTube atau platform lain dapat menjadi sumber belajar tambahan bagi peserta didik.
Halaman 3 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui demonstrasi guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis buah yang cocok diolah menjadi produk pangan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang buah-buahan favorit mereka dan bagaimana cara mereka mengonsumsinya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa buah segar kadang cepat rusak dan bagaimana cara agar buah bisa dinikmati lebih lama?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menampilkan berbagai jenis buah segar dan produk olahan buah (selai, manisan, jus) melalui gambar atau video.
  2. Identifikasi masalah: Guru memandu peserta didik untuk mengidentifikasi perbedaan antara buah segar dan produk olahan, serta potensi buah yang bisa diolah.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi tentang jenis-jenis buah yang cocok diolah, karakteristiknya, dan produk yang bisa dihasilkan dari masing-masing buah.
  4. Pengolahan data: Peserta didik mendiskusikan hasil pencarian informasi dan mengelompokkan buah berdasarkan potensi olahannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi minimal tiga jenis buah yang tersedia di lingkungan mereka dan cocok untuk diolah menjadi produk pangan.
  2. Peserta didik mencatat hasil identifikasi mereka dalam tabel sederhana.
  3. Guru berkeliling untuk memfasilitasi diskusi dan memberikan bimbingan jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi buah yang cocok diolah.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap hasil presentasi kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pemilihan buah yang tepat dalam pengolahan pangan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan jenis-jenis buah yang cocok diolah dan alasannya.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan kegiatan pembelajaran hari ini dan mengapresiasi partisipasi aktif mereka.
  3. Guru memberikan informasi singkat tentang materi pertemuan berikutnya (metode pengolahan) dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengikuti panduan LKPD, peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga metode pengawetan buah yang umum digunakan dalam pengolahan pangan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis buah yang cocok diolah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Setelah memilih buahnya, langkah apa saja yang perlu dilakukan agar buah tersebut bisa diubah menjadi produk yang tahan lama?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menampilkan video singkat atau gambar tentang berbagai teknik pengolahan buah (misalnya pengeringan, perebusan, penambahan gula/garam).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok akan mendalami satu atau dua metode pengawetan buah.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) tentang metode pengawetan buah yang ditugaskan, prinsip kerjanya, dan contoh produknya.
  4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempersiapkan ringkasan informasi tentang metode pengawetan yang mereka pelajari untuk dipresentasikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan dan menyusun ringkasan informasi mengenai metode pengawetan buah yang mereka pelajari.
  2. Peserta didik mencatat poin-poin penting tentang prinsip kerja, kelebihan, dan kekurangan masing-masing metode.
  3. Guru memfasilitasi diskusi dan memastikan pemahaman konsep metode pengawetan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil ringkasan informasi tentang metode pengawetan buah.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang variasi metode pengawetan dan pengaruhnya terhadap kualitas produk.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan berbagai metode pengawetan buah yang telah dipelajari.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan proses diskusi dan presentasi kelompok.
  3. Guru memberikan informasi tentang rencana praktik pengolahan buah pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Tujuan Pertemuan 3Setelah melakukan praktik pengolahan buah, peserta didik dapat membuat produk olahan buah (misal: selai atau manisan) sesuai resep dengan kualitas rasa dan tampilan yang baik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi tentang jenis buah dan metode pengawetan yang akan dipraktikkan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan memotivasi peserta didik untuk menghasilkan produk olahan buah yang berkualitas.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan, 'Bagaimana cara membuat selai/manisan buah yang enak dan aman dikonsumsi di rumah?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagikan LKPD yang berisi resep dan langkah-langkah praktik membuat selai atau manisan buah.
  3. Menyusun jadwal: Peserta didik memahami alokasi waktu untuk setiap tahapan praktik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Peserta didik secara berkelompok menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan sesuai LKPD.
  2. Peserta didik mempraktikkan pembuatan selai atau manisan buah sesuai resep dan panduan dalam LKPD.
  3. Peserta didik melakukan pengemasan sederhana untuk produk yang dihasilkan.
  4. Guru membimbing dan mengawasi jalannya praktik, memberikan bantuan jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan produk olahan buah yang mereka buat, termasuk menceritakan prosesnya.
  2. Peserta didik saling memberikan umpan balik terhadap rasa, tekstur, dan tampilan produk olahan buah.
  3. Guru memberikan apresiasi terhadap hasil karya peserta didik dan memberikan penguatan tentang aspek kewirausahaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil praktik pengolahan buah dan pelajaran yang didapat.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan seluruh rangkaian pembelajaran, tantangan yang dihadapi, dan kepuasan belajar.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa penilaian hasil praktik dan memberikan motivasi untuk terus berkreasi di rumah, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Kreasi Olahan Buah LezatNama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik mampu mempraktikkan pembuatan selai atau manisan buah sesuai resep yang diberikan.

Alat & bahan: Pisau, talenan, panci, kompor/pemanas, sendok pengaduk, wadah/toples bersih, timbangan/gelas ukur, alat pengukur suhu (opsional)

Langkah kerja:

  1. Tuliskan teknik pengawetan setiap produk pada tabel berikut, lalu jelaskan cara kerjanya.
    Teknik pengawetan makananProdukTeknik pengawetanIkan asinSarden kalengAcarIkan asap
  2. Siapkan buah segar (misal: stroberi, apel, nanas) yang sudah dicuci bersih dan potong-potong sesuai selera.
  3. Campurkan buah dengan gula pasir dan sedikit air/lemon sesuai takaran resep pada panci.
  4. Masak campuran di atas api sedang sambil terus diaduk hingga mengental dan bertekstur selai/manisan.
  5. Dinginkan produk olahan, lalu kemas dalam wadah yang bersih dan kedap udara.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan tiga jenis buah yang kamu ketahui!
  2. Menurutmu, mengapa buah segar bisa cepat busuk?
  3. Pernahkah kamu mencoba membuat makanan atau minuman dari buah?

Formatif (proses): Guru melakukan observasi selama kegiatan praktik, menilai keterampilan peserta didik dalam mengikuti langkah-langkah pembuatan, keaktifan dalam diskusi, dan kerjasama tim.

Sumatif (akhir): Peserta didik dinilai berdasarkan produk olahan buah yang dihasilkan (rasa, tekstur, tampilan), presentasi hasil praktik, dan laporan hasil pengamatan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi buah yang cocok diolahJenis buah, karakteristik, potensi olahan2 JPkreativitas, kesehatan
2Menjelaskan metode pengawetan buahMetode pengawetan (pengeringan, perebusan, penambahan gula/garam), prinsip kerja2 JPkreativitas, kemandirian
3Membuat produk olahan buah (selai/manisan)Praktik pembuatan selai/manisan, resep, pengemasan5 JPkreativitas, kemandirian, kesehatan
Halaman 9 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Buah-buahan adalah anugerah alam yang kaya akan vitamin dan mineral. Namun, kesegarannya seringkali tidak bertahan lama. Modul ini akan mengajakmu menjelajahi dunia pengolahan buah, mengubahnya menjadi produk pangan yang lezat, bernilai ekonomi, dan tahan lama. Bersiaplah menjadi koki kreatif!

1. Memilih Buah Berkualitas
Pemilihan buah yang tepat adalah kunci utama dalam pengolahan pangan. Buah yang dipilih harus matang sempurna, bebas dari cacat fisik atau serangan hama, serta memiliki rasa dan aroma yang khas. Contohnya, untuk membuat selai stroberi, gunakan stroberi yang matang dan beraroma kuat. Sementara untuk manisan, buah yang sedikit lebih keras seperti pepaya muda atau mangga muda seringkali lebih disukai karena teksturnya yang renyah.

2. Metode Pengawetan Buah
Pengawetan bertujuan memperpanjang masa simpan buah. Beberapa metode umum meliputi: 1. Pengeringan (menghilangkan kadar air), 2. Perebusan/Pemasakan (menggunakan panas untuk membunuh mikroba), 3. Penambahan Gula (sebagai manisan atau selai, gula menghambat pertumbuhan mikroba), 4. Penambahan Asam (seperti cuka atau lemon, menurunkan pH). Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

3. Membuat Selai Buah
Selai adalah produk olahan buah yang dimasak dengan gula hingga mengental. Bahan utamanya adalah buah segar, gula pasir (perbandingan sekitar 1:1 atau sesuai selera), dan sedikit air atau perasan lemon untuk menambah rasa asam. Prosesnya meliputi pencampuran, pemasakan sambil diaduk terus menerus hingga mendidih dan mengental, lalu dikemas setelah dingin.

4. Membuat Manisan Buah
Manisan dibuat dari buah yang direndam dalam larutan gula pekat atau direbus berulang kali dengan larutan gula. Tujuannya agar air dalam buah terganti oleh gula, sehingga buah menjadi awet dan memiliki rasa manis. Buah yang umum dijadikan manisan antara lain salak, kedondong, atau pala. Tekstur buah biasanya tetap terjaga.

5. Aspek Keamanan Pangan
Dalam setiap proses pengolahan, kebersihan alat dan bahan sangatlah penting. Pastikan semua peralatan dicuci bersih, buah dicuci sebelum diolah, dan proses pemasakan dilakukan hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri berbahaya. Pengemasan yang tepat juga menjaga produk tetap higienis dan aman dikonsumsi.

Rangkuman: Mengolah buah menjadi produk pangan seperti selai dan manisan adalah keterampilan berharga. Dengan memilih buah yang tepat, menerapkan metode pengawetan yang sesuai, serta menjaga kebersihan, kita dapat menciptakan produk lezat yang tahan lama dan bermanfaat bagi kesehatan serta ekonomi.

Halaman 10 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SelaiProduk olahan buah yang dimasak dengan gula hingga mengental.
ManisanBuah yang direndam atau direbus dalam larutan gula pekat agar awet.
PengawetanProses untuk memperpanjang masa simpan bahan pangan.
MikrobaOrganisme sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, seperti bakteri dan jamur.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATISWord + PDF · nama Anda tercetak · tanpa watermark · ±1 menit

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIPeta Konsep
Pengolahan Buah Menjadi Produk PanganMemilih Buah BerkualitasMetode Pengawetan BuahMembuat Selai BuahMembuat Manisan BuahAspek Keamanan Pangan
Dari sub-bab Pengolahan Buah Menjadi Produk PanganHalaman 13
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas VIIProfil Lulusan
KreativitasKemandirianKesehatan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Prakarya dan Kewirausahaan.

Modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan untuk Prakarya kelas VII.

Apakah modul ajar Prakarya materi Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini gratis?

Ya. Modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pengolahan Buah Menjadi Produk Pangan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Prakarya SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.