Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VII
Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan
Modul ajar (RPP) Prakarya SMP kelas VII materi Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan yang Anda cari? Materi Prakarya Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis buah lokal dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Kerajinan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik bahan, alat, dan teknik pengolahan, pengemasan, serta penyajian produk non pangan dari potensi lingkungan sekitar secara mandiri dan inovatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak buah-buahan seperti kulit jeruk, biji salak, atau daun pandan yang sering dianggap limbah dapat diolah menjadi produk non pangan yang bernilai ekonomis. |
| Konseptual | Konsep utama adalah pemanfaatan limbah buah melalui proses pengolahan kreatif untuk menghasilkan produk bernilai tambah yang ramah lingkungan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari dan mempraktikkan langkah-langkah pengolahan buah menjadi produk non pangan, mulai dari persiapan bahan hingga pengemasan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan kreatif dalam memanfaatkan potensi lingkungan untuk mengurangi limbah dan menciptakan inovasi produk. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis buah atau bagian buah yang berpotensi diolah menjadi produk non pangan dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang ide produk non pangan dari buah berdasarkan karakteristik bahan dan potensi lingkungan secara kreatif.
- Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pengolahan produk non pangan dari buah sesuai prosedur.
- Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik pengolahan dasar untuk mengubah buah menjadi produk non pangan sesuai desain yang dibuat.
- Dengan menggunakan rubrik penilaian, peserta didik dapat mengevaluasi hasil produk non pangan yang telah dibuat berdasarkan kriteria estetika dan fungsi secara objektif.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat mempresentasikan ide dan hasil karya produk non pangan dari buah dengan percaya diri dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa limbah buah dapat diubah menjadi produk non pangan yang bernilai ekonomis dan estetis melalui proses pengolahan yang tepat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kreativitas dan keberlanjutan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah buah yang tidak layak konsumsi atau bagian dari buah yang biasanya dibuang menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai jual?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami karakteristik fisik dan kimia buah serta proses pengeringan atau fermentasi. Seni Budaya: Menerapkan prinsip desain dan estetika dalam merancang bentuk, warna, dan kemasan produk non pangan. Matematika: Menghitung proporsi bahan, biaya produksi, dan potensi keuntungan dari produk yang dihasilkan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber lokal tentang pemanfaatan buah-buahan tradisional atau membantu menyediakan bahan baku limbah buah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di ruang kelas dan laboratorium prakarya yang dilengkapi fasilitas dasar, serta memanfaatkan kebun sekolah atau lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi dan bahan baku. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial pengolahan limbah buah, aplikasi presentasi untuk mempresentasikan ide produk, dan platform berbagi ide antar kelompok melalui media sosial sekolah. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis buah atau bagian buah yang berpotensi diolah menjadi produk non pangan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pengolahan produk non pangan dari buah sesuai prosedur. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik pengolahan dasar untuk mengubah buah menjadi produk non pangan sesuai desain yang dibuat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi buah atau bagian buah yang dapat diolah menjadi produk non pangan dan merancang ide produk sederhana.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna, gunting, lem, contoh limbah buah (kulit jeruk, biji salak)
Langkah kerja:
- Amati gambar potensi limbah buah yang disediakan guru dan diskusikan dalam kelompok.
- Identifikasi minimal tiga jenis limbah buah yang sering ditemukan di lingkungan sekitar dan tuliskan potensi pemanfaatannya di tabel.
- Pilih salah satu jenis limbah buah, lalu rancanglah ide produk non pangan yang inovatif dengan menggambar sketsa dan menuliskan deskripsi singkat.
- Presentasikan ide produk kelompokmu di depan kelas dan berikan umpan balik kepada kelompok lain.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis buah yang sering kamu temui di pasar!
- Menurutmu, bagian buah apa saja yang biasanya dibuang setelah dikonsumsi?
- Pernahkah kamu melihat produk kerajinan yang terbuat dari bahan alami?
- Apa yang kamu ketahui tentang 'produk non pangan'?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat mengidentifikasi potensi limbah buah, merancang ide produk, dan menyiapkan bahan/alat.
Sumatif (akhir): Penilaian produk non pangan yang dihasilkan dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi potensi limbah buah | Karakteristik dan potensi buah sebagai bahan non pangan | 3 JP | Kreativitas |
| 2 | Menyiapkan alat dan bahan, mengaplikasikan teknik pengolahan | Teknik pengolahan dasar limbah buah | 3 JP | Kemandirian |
| 3 | Menyelesaikan dan mempresentasikan produk | Pengemasan, penyajian, dan evaluasi produk | 3 JP | Kolaborasi |
Modul ajar ini akan membimbingmu untuk menjelajahi dunia pengolahan buah, bukan untuk dimakan, melainkan untuk diubah menjadi produk non pangan yang unik dan bermanfaat. Kamu akan belajar bagaimana bagian-bagian buah yang sering dianggap limbah, seperti kulit atau biji, bisa disulap menjadi karya bernilai tinggi. Siapkan dirimu untuk berkreasi dan menemukan potensi tersembunyi dari kekayaan alam di sekitarmu!
1. Mengenal Potensi Buah untuk Non Pangan
Banyak buah-buahan yang kita konsumsi menyisakan bagian yang sering dibuang, padahal memiliki potensi besar untuk diolah. Misalnya, kulit jeruk dapat dikeringkan dan diubah menjadi pengharum ruangan atau bahan kerajinan. Biji salak, setelah dicuci bersih dan dikeringkan, bisa diukir menjadi aksesoris. Bahkan ampas buah setelah dijus pun dapat diolah menjadi kertas daur ulang. Mengidentifikasi karakteristik unik dari setiap bagian buah adalah langkah awal untuk menciptakan produk non pangan yang inovatif dan bernilai.
2. Karakteristik Bahan dan Alat
Setiap bagian buah memiliki karakteristik berbeda yang mempengaruhi teknik pengolahannya. Kulit buah yang berserat seperti nanas atau pisang cocok untuk diolah menjadi benang atau kerajinan anyaman. Biji buah yang keras seperti salak atau kelapa dapat diukir atau dipoles. Alat yang digunakan pun bervariasi, mulai dari alat pemotong sederhana, alat pengering (oven atau sinar matahari), hingga alat ukir. Pemilihan alat dan bahan yang tepat sangat krusial untuk keberhasilan proses pengolahan dan keamanan kerja.
3. Teknik Pengolahan Dasar
Ada beberapa teknik dasar yang bisa diterapkan dalam pengolahan buah menjadi produk non pangan. Teknik pengeringan adalah yang paling umum, baik dengan menjemur di bawah sinar matahari atau menggunakan oven, untuk mengurangi kadar air dan mencegah pembusukan. Teknik pengukiran dan pemotongan digunakan untuk membentuk biji atau kulit buah menjadi bentuk yang diinginkan. Teknik pewarnaan alami juga dapat diaplikasikan menggunakan ekstrak tumbuhan lain untuk memperindah produk. Pemahaman teknik ini akan membuka banyak kemungkinan kreasi.
4. Pengemasan dan Penyajian Produk
Setelah produk non pangan selesai diolah, tahap selanjutnya adalah pengemasan dan penyajian. Pengemasan berfungsi melindungi produk dari kerusakan dan meningkatkan daya tarik visual. Bahan kemasan bisa bervariasi, dari kotak kardus daur ulang, kantong kain, hingga wadah kaca, disesuaikan dengan jenis produk. Penyajian produk yang menarik juga penting untuk mempromosikan hasil karyamu. Desain kemasan yang kreatif dan informatif dapat menambah nilai jual serta menunjukkan identitas produk.
Rangkuman: Pengolahan buah menjadi produk non pangan adalah cara kreatif memanfaatkan limbah buah menjadi barang bernilai ekonomi dan estetika. Proses ini meliputi identifikasi potensi buah, pemilihan alat dan bahan, penerapan teknik pengolahan seperti pengeringan atau pengukiran, hingga pengemasan dan penyajian yang menarik. Dengan ini, kita dapat mengurangi limbah, menumbuhkan kreativitas, dan menciptakan produk inovatif dari potensi lingkungan sekitar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Limbah Buah | Bagian buah yang tidak dikonsumsi dan biasanya dibuang. |
| Non Pangan | Produk yang tidak untuk dimakan atau dikonsumsi. |
| Pengeringan | Teknik mengurangi kadar air pada bahan untuk pengawetan. |
| Estetika | Keindahan atau nilai seni suatu produk. |
| Inovatif | Bersifat pembaruan, menciptakan hal baru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan" mata pelajaran Prakarya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Prakarya Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Kerajinan Bahan Alam (Serat dan Tekstil)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKerajinan Bahan LunakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBudi Daya Tanaman SayuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengolahan Buah menjadi MinumanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Rekayasa Konstruksi MiniaturBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengemasan dan Penyajian ProdukBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWirausaha SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Prakarya lain yang sudah tersedia
Kerajinan Bahan AlamPrakarya Kelas VII SMPKerajinan Tangan dengan Bahan AlamiPrakarya Kelas VII SMPKerajinan Bahan BuatanPrakarya Kelas IX SMPKerajinan bahan keras buatanPrakarya Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Prakarya Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan pada Prakarya SMP, Fase D, elemen Kerajinan.
Modul Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan untuk Prakarya kelas VII.
Apakah modul ajar Prakarya materi Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan ini gratis?
Ya. Modul Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan untuk Prakarya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Prakarya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pengolahan Buah menjadi Produk Non Pangan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.