Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas VII
Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda
Modul ajar (RPP) Seni Budaya SMP kelas VII materi Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda yang Anda cari? Materi Seni Budaya Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengalaman dasar dalam mengenali bentuk-bentuk objek di sekitar mereka dan menggoreskan pensil di atas kertas.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, penalaran kritis, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengalami |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengamati, merekam, dan mengekspresikan pengalaman artistik secara personal melalui berbagai media dan teknik, serta mengembangkan kepekaan rasa dan estetika dalam proses berkarya seni. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Menggambar flora dapat berupa bunga mawar, fauna berupa kucing, dan alam benda berupa gelas atau botol. |
| Konseptual | Konsep dasar menggambar meliputi proporsi, komposisi, perspektif, dan gelap terang untuk menciptakan ilusi kedalaman. |
| Prosedural | Langkah-langkah menggambar dimulai dari sketsa, pembentukan, detail, hingga penyelesaian dengan arsiran atau pewarnaan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa setiap objek memiliki karakteristik unik yang memerlukan pendekatan visual berbeda dalam proses menggambar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi unsur-unsur visual dan prinsip-prinsip seni rupa pada objek flora, fauna, dan alam benda.
- Menerapkan teknik dasar menggambar bentuk (sketsa, arsiran, pewarnaan) untuk objek flora, fauna, dan alam benda.
- Menggambar objek flora dengan memperhatikan proporsi, komposisi, dan detail yang realistis.
- Menggambar objek fauna dengan memperhatikan bentuk anatomi, ekspresi, dan tekstur bulu/sisik.
- Menggambar objek alam benda dengan memperhatikan bentuk geometris, gelap terang, dan perspektif.
- Mengekspresikan ide dan perasaan melalui karya gambar flora, fauna, atau alam benda secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Menggambar bukan sekadar meniru, tetapi juga memahami struktur, karakter, dan keunikan objek untuk mengekspresikan interpretasi personal yang bermakna.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mengamati detail kelopak bunga, bulu hewan, atau pantulan cahaya pada sebuah benda? Bagaimana cara kita menuangkan keindahan itu di atas kertas?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: mengamati struktur anatomi tumbuhan dan hewan, serta sifat-sifat fisik benda. Matematika: menerapkan konsep proporsi, simetri, dan geometri dalam menggambar bentuk dasar objek. Bahasa Indonesia: mendeskripsikan hasil pengamatan objek dan proses berkarya secara lisan maupun tulisan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong anak untuk mengamati objek di lingkungan rumah dan menyediakan alat gambar sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang bersih, terang, dan dilengkapi meja yang cukup luas untuk menggambar, serta akses ke taman sekolah untuk observasi flora. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet atau proyektor untuk menampilkan referensi gambar flora, fauna, dan alam benda yang beragam serta tutorial teknik menggambar singkat. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur visual dan prinsip-prinsip seni rupa pada objek flora, fauna, dan alam benda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang identifikasi unsur seni dalam menggambar, dan memantik diskusi tentang objek-objek di sekitar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai gambar flora, fauna, dan alam benda dari buku atau internet, lalu mengidentifikasi garis, bentuk, warna, tekstur, serta prinsip komposisi dan proporsi yang digunakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja untuk menganalisis dan membandingkan unsur-unsur seni rupa pada contoh gambar yang berbeda. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya pengamatan detail dalam menggambar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya pengamatan, memberikan apresiasi atas partisipasi, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dengan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menerapkan teknik dasar menggambar bentuk (sketsa, arsiran, pewarnaan) untuk objek flora, fauna, dan alam benda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, mereview singkat materi sebelumnya, dan menyampaikan bahwa hari ini akan fokus pada praktik teknik dasar menggambar, serta memotivasi untuk berani mencoba. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru mendemonstrasikan teknik dasar sketsa, arsiran (linear, silang, dusel), dan pewarnaan sederhana menggunakan pensil atau pensil warna, menjelaskan perbedaan penerapan pada objek flora, fauna, dan alam benda. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berlatih secara individu menggambar berbagai bentuk dasar (lingkaran, kotak, kerucut) lalu mengembangkannya menjadi sketsa sederhana flora (daun), fauna (kepala kucing), dan alam benda (cangkir) dengan menerapkan teknik arsiran yang telah diajarkan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik menunjukkan hasil latihannya, guru dan teman-teman memberikan masukan konstruktif tentang penerapan teknik, dan guru memberikan tips untuk perbaikan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik, mengingatkan untuk terus berlatih di rumah, dan menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar semangat berkarya terus tumbuh. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menggambar objek flora dengan memperhatikan proporsi, komposisi, dan detail yang realistis; Menggambar objek fauna dengan memperhatikan bentuk anatomi, ekspresi, dan tekstur bulu/sisik; Menggambar objek alam benda dengan memperhatikan bentuk geometris, gelap terang, dan perspektif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, mengingatkan kembali teknik yang sudah dipelajari, dan menjelaskan proyek akhir yaitu menggambar satu objek pilihan (flora/fauna/alam benda) secara mandiri dengan teknik yang sudah dikuasai. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik memilih objek yang akan digambar (bisa membawa objek nyata seperti bunga atau buah, atau menggunakan referensi gambar) dan merencanakan komposisi serta sudut pandang yang menarik. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara mandiri mulai menggambar objek pilihannya, dari sketsa awal, pembentukan detail, hingga penyelesaian dengan arsiran atau pewarnaan, dengan bimbingan dan umpan balik personal dari guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik memamerkan karya sementaranya, saling memberikan apresiasi dan masukan positif antar teman, dan guru memberikan penguatan tentang proses kreatif dan hasil karya yang dicapai. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas seluruh proses dan karya yang dihasilkan, mengumumkan bahwa karya akan dipajang, dan menutup pertemuan dengan motivasi untuk terus berkarya dan mencintai seni. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis unsur-unsur visual dan prinsip-prinsip desain pada berbagai contoh gambar flora, fauna, dan alam benda.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, penghapus, contoh gambar flora/fauna/alam benda (cetak/digital)
Langkah kerja:
- Amati dengan seksama setiap contoh gambar yang diberikan.
- Identifikasi jenis objek pada setiap gambar (flora, fauna, atau alam benda).
- Tuliskan unsur-unsur seni rupa (garis, bentuk, warna, tekstur) yang menonjol pada setiap gambar.
- Analisis bagaimana prinsip komposisi dan proporsi diterapkan dalam gambar tersebut.
- Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Coba gambar sebuah bunga di buku catatanmu. (Tanpa instruksi lebih lanjut)
- Apa saja bagian-bagian yang biasa kamu lihat pada bunga?
- Menurutmu, apa yang membuat sebuah gambar terlihat 'hidup'?
- Benda apa di sekitarmu yang paling sering kamu perhatikan bentuknya?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif, kemampuan mengidentifikasi unsur seni, dan penerapan teknik dasar menggambar selama kegiatan praktik.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek gambar mandiri (flora/fauna/alam benda) berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur visual dan prinsip-prinsip seni rupa pada objek flora, fauna, dan alam benda. | Unsur-unsur dan prinsip seni rupa. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menerapkan teknik dasar menggambar bentuk (sketsa, arsiran, pewarnaan) untuk objek flora, fauna, dan alam benda. | Teknik sketsa, arsiran, dan pewarnaan. | 2 JP | Kemandirian, Kreativitas |
| 3 | Menggambar objek flora, fauna, atau alam benda dengan memperhatikan proporsi, komposisi, dan detail. | Praktik menggambar objek. | 2 JP | Kreativitas, Kemandirian |
Menggambar adalah salah satu bentuk ekspresi seni yang paling mendasar, memungkinkan kita menuangkan pengamatan dan imajinasi ke atas bidang datar. Materi ini akan membimbingmu untuk menjelajahi keindahan di sekitar, mulai dari bentuk-bentuk alami flora dan fauna hingga objek-objek buatan manusia, dan merangkainya menjadi sebuah karya visual yang menarik dan bermakna. Mari kita mulai petualangan menggambar!
1. Mengenal Unsur dan Prinsip Seni Rupa dalam Menggambar
Sebelum mulai menggambar, penting untuk memahami unsur-unsur dasar seni rupa seperti garis (kontur, putus-putus), bentuk (geometris, organis), bidang, tekstur (halus, kasar), warna (primer, sekunder), dan gelap terang (value). Unsur-unsur ini adalah 'bahan baku' dalam berkarya. Selain itu, prinsip seni rupa seperti komposisi (penataan unsur), proporsi (perbandingan ukuran), keseimbangan, irama, dan kesatuan membantu menata unsur-unsur tersebut agar gambar terlihat harmonis dan menarik. Pengamatan yang cermat terhadap unsur dan prinsip ini akan menjadi kunci utama dalam menciptakan gambar yang bagus dan realistis.
2. Teknik Dasar Menggambar Flora
Flora, seperti bunga, daun, atau pohon, memiliki bentuk yang organis dan seringkali simetris. Untuk menggambar flora, mulailah dengan sketsa tipis untuk menangkap bentuk dasar dan proporsi umum. Perhatikan arah pertumbuhan kelopak atau cabang. Setelah itu, tambahkan detail seperti urat daun, tekstur kelopak, atau lekukan batang. Gunakan arsiran tipis hingga tebal untuk menciptakan efek gelap terang yang memberikan dimensi pada gambar. Pewarnaan bisa dilakukan dengan gradasi untuk menonjolkan kelembutan atau kekerasan objek.
3. Teknik Dasar Menggambar Fauna
Fauna, seperti kucing, burung, atau ikan, memiliki anatomi yang kompleks dan ekspresi unik. Awali dengan menggambar kerangka atau bentuk geometris dasar sebagai panduan proporsi tubuh. Perhatikan posisi kepala, badan, dan kaki/sayap. Tambahkan detail otot, bulu, sisik, atau mata yang ekspresif. Arsiran dapat digunakan untuk menunjukkan tekstur bulu atau sisik, serta memberikan efek bayangan yang membuat hewan terlihat hidup. Penting untuk mengamati karakter dan gerakan hewan agar gambar terlihat dinamis.
4. Teknik Dasar Menggambar Alam Benda
Alam benda, seperti gelas, buku, atau vas bunga, umumnya memiliki bentuk geometris yang lebih teratur. Mulailah dengan membuat sketsa bentuk dasar dan perhatikan perspektifnya, yaitu bagaimana objek terlihat dari sudut pandang tertentu. Perhatikan garis horizontal dan vertikal agar objek tidak miring. Tambahkan detail seperti pantulan cahaya, bayangan jatuh, dan tekstur permukaan (misalnya kilap pada logam atau bening pada kaca). Arsiran gelap terang sangat penting untuk memberikan kesan volume dan kedalaman pada alam benda.
5. Penyelesaian dan Ekspresi dalam Menggambar
Setelah sketsa dan detail selesai, tahap akhir adalah penyelesaian. Ini bisa meliputi penghalusan arsiran, penambahan detail yang sangat kecil, atau pewarnaan penuh. Penting untuk tidak terburu-buru dan terus mengamati objek asli atau referensi. Ingatlah bahwa menggambar juga merupakan bentuk ekspresi pribadi. Jangan takut untuk menambahkan sentuhan gaya atau interpretasi unikmu. Setiap goresan adalah bagian dari cerita yang kamu ingin sampaikan, menjadikan karyamu istimewa.
Rangkuman: Menggambar flora, fauna, dan alam benda melibatkan pemahaman unsur dan prinsip seni rupa, serta penerapan teknik dasar sketsa, arsiran, dan pewarnaan. Setiap jenis objek memiliki karakteristik unik yang memerlukan pendekatan berbeda dalam detail dan ekspresi. Dengan pengamatan cermat dan latihan, kita dapat menciptakan karya yang tidak hanya realistis tetapi juga sarat makna dan ekspresi personal, menjadikan proses berkarya seni sebagai pengalaman yang berharga.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Flora | Semua jenis tumbuhan atau kehidupan tanaman di suatu wilayah. |
| Fauna | Semua jenis hewan atau kehidupan hewan di suatu wilayah. |
| Alam Benda | Objek-objek mati atau buatan manusia yang menjadi subjek gambar, seperti buah, gelas, atau buku. |
| Sketsa | Gambar rancangan awal yang kasar dan ringan, berfungsi sebagai panduan. |
| Arsiran | Teknik menggambar dengan membuat garis-garis sejajar atau silang untuk menciptakan efek gelap terang dan tekstur. |
| Proporsi | Perbandingan ukuran antara bagian-bagian objek atau antara objek satu dengan objek lainnya. |
| Komposisi | Penataan atau susunan unsur-unsur seni rupa dalam suatu bidang gambar agar terlihat harmonis dan seimbang. |
| Perspektif | Teknik menggambar yang menciptakan ilusi kedalaman dan jarak pada bidang datar, membuat objek terlihat tiga dimensi. |
| Tekstur | Nilai raba pada suatu permukaan, bisa halus, kasar, licin, atau berbulu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda" mata pelajaran Seni Budaya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Seni Budaya Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap
Semester 2 / Genap1 dari 3 siap
Gerak Tari (Ruang, Waktu, Tenaga)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopFragmen (Teater Dasar)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisApresiasi Karya Seni RupaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Budaya di kelas lain
Seni MusikSeni Budaya Kelas VII SMPSeni RupaSeni Budaya Kelas VII SMPAlat Musik TradisionalSeni Budaya Kelas VIII SMPAnsambel CampuranSeni Budaya Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Seni Budaya Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda ini gratis?
Ya. Modul Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda untuk Seni Budaya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.