Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas VII
Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Keterampilan |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal berbagai jenis kain dan alat menjahit sederhana dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Keterampilan Vokasi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan dasar dalam merancang, membuat, dan memodifikasi produk sederhana sesuai dengan minat dan potensi, serta menerapkan keselamatan kerja. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Menjahit dasar melibatkan penggunaan alat seperti jarum, benang, dan kain untuk membuat atau memperbaiki pakaian. |
| Konseptual | Konsep menjahit dasar adalah menggabungkan dua atau lebih lembar kain menggunakan tusuk jahit tangan atau mesin untuk membentuk suatu produk. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah menjahit tusuk jelujur, tusuk tikam jejak, dan tusuk feston secara berurutan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam proses menjahit untuk menghasilkan produk yang rapi dan bermanfaat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi guru dan kartu instruksi visual, peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan contoh visual, peserta didik dapat menerapkan teknik menjahit tusuk jelujur pada kain perca dengan rapi.
- Setelah mengamati video tutorial dan praktik langsung, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik menjahit tusuk tikam jejak pada kain perca sesuai langkah-langkah.
- Melalui latihan berulang dan umpan balik, peserta didik dapat membuat produk sederhana seperti sarung bantal mini menggunakan teknik menjahit dasar dengan mandiri.
- Dengan diskusi kelompok dan lembar observasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap teliti dan rapi dalam setiap tahapan menjahit secara konsisten.
Pemahaman bermakna: Menjahit dasar bukan hanya tentang membuat pakaian, tetapi juga mengembangkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam menghasilkan karya yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memperbaiki baju yang robek agar bisa dipakai kembali?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Mengukur panjang kain dan benang, serta menghitung jarak tusukan yang sama. Seni Budaya: Merancang pola sederhana dan memilih kombinasi warna benang yang serasi. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Melatih koordinasi mata dan tangan, serta menjaga postur tubuh yang baik saat menjahit. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mengidentifikasi pakaian yang perlu diperbaiki di rumah dan menyediakan kain perca untuk latihan tambahan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan meja yang cukup luas untuk praktik menjahit, dilengkapi pencahayaan yang baik, serta poster visual langkah-langkah menjahit. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial menjahit dasar dari YouTube (dengan subtitle) dan aplikasi gambar untuk membuat kartu instruksi visual yang mudah dipahami. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi guru dan kartu instruksi visual, peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat, serta menerapkan teknik menjahit tusuk jelujur pada kain perca dengan rapi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati video tutorial dan praktik langsung, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik menjahit tusuk tikam jejak pada kain perca sesuai langkah-langkah, dan membuat produk sederhana seperti sarung bantal mini menggunakan teknik menjahit dasar dengan mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat membuat sarung bantal mini sederhana menggunakan tusuk jelujur dan tusuk tikam jejak dengan rapi.
Alat & bahan: Kain perca ukuran 20x40 cm, jarum jahit tangan, benang jahit, gunting kain, pensil kain, penggaris, dakron/kapas
Langkah kerja:
- Amati gambar alat menjahit berikut dan tuliskan namanya pada tabel.
- Lipat kain perca menjadi dua bagian yang sama besar (20x20 cm), lalu buat garis bantu jahitan dengan pensil kain.
- Jahit salah satu sisi kain yang terlipat menggunakan tusuk jelujur sesuai garis bantu.
- Jahit dua sisi kain lainnya menggunakan tusuk tikam jejak, sisakan satu sisi terbuka.
- Isi sarung bantal mini dengan dakron/kapas, lalu jahit sisa sisi yang terbuka dengan tusuk jelujur atau dibantu guru.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja alat yang kamu tahu untuk menjahit?
- Pernahkah kamu melihat orang menjahit? Apa yang mereka buat?
- Bagaimana perasaanmu saat melihat baju yang robek?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap ketelitian dan kerapian peserta didik saat mempraktikkan tusuk jelujur dan tusuk tikam jejak.
Sumatif (akhir): Penilaian produk sarung bantal mini yang dibuat peserta didik berdasarkan kerapian jahitan dan kesesuaian teknik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat. | Alat dan bahan menjahit dasar. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menerapkan teknik menjahit tusuk jelujur dan tikam jejak pada kain perca dengan rapi. | Teknik tusuk jelujur dan tusuk tikam jejak. | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
| 3 | Membuat produk sederhana (sarung bantal mini) menggunakan teknik menjahit dasar dengan mandiri. | Pembuatan sarung bantal mini. | 2 JP | kemandirian, kolaborasi |
Menjahit adalah keterampilan yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjahit, kita bisa memperbaiki pakaian yang rusak, membuat kerajinan tangan, atau bahkan menciptakan baju baru. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal alat-alat menjahit dan mempelajari teknik menjahit dasar yang mudah dipraktikkan.
1. Mengenal Alat dan Bahan Menjahit
Sebelum memulai menjahit, penting untuk mengenal alat dan bahan yang akan digunakan. Alat dasar seperti jarum jahit tangan berfungsi untuk menusuk kain dan membawa benang. Benang jahit adalah serat panjang yang digunakan untuk menyatukan kain. Gunting kain khusus digunakan untuk memotong kain agar hasilnya rapi. Kain perca adalah potongan kain sisa yang bisa digunakan untuk latihan. Pensil kain atau kapur jahit digunakan untuk membuat pola atau garis bantu pada kain, sedangkan penggaris membantu mengukur dengan tepat. Memahami fungsi setiap alat akan membuat proses menjahit lebih mudah dan aman.
2. Teknik Tusuk Jelujur
Tusuk jelujur adalah teknik menjahit yang paling dasar dan sering digunakan untuk menyatukan dua lembar kain sementara atau sebagai jahitan awal. Caranya cukup mudah: masukkan jarum dari bawah kain, tarik benang, lalu masukkan kembali jarum ke bawah kain dengan jarak yang sama. Ulangi gerakan ini secara terus-menerus. Hasilnya akan terlihat seperti garis putus-putus. Tusuk jelujur penting untuk melatih ketelitian dan keseragaman jarak tusukan. Meskipun sederhana, tusuk jelujur adalah fondasi penting sebelum belajar teknik menjahit yang lebih rumit. Latihan berulang akan membuat tusukanmu semakin rapi.
3. Teknik Tusuk Tikam Jejak
Tusuk tikam jejak adalah teknik menjahit yang menghasilkan jahitan lebih kuat dan rapi dibandingkan jelujur, mirip jahitan mesin. Teknik ini cocok untuk jahitan yang membutuhkan kekuatan, seperti menyambung dua lembar kain secara permanen. Cara melakukannya: buat satu tusukan ke depan, lalu masukkan jarum kembali ke titik awal tusukan sebelumnya, kemudian tarik jarum lagi ke depan sejauh dua tusukan awal. Ulangi langkah ini sehingga tusukan terlihat menyambung tanpa putus. Tusuk tikam jejak membutuhkan ketelitian lebih, namun hasilnya akan sangat memuaskan dan tahan lama untuk berbagai produk jahitan.
4. Membuat Sarung Bantal Mini
Setelah menguasai tusuk jelujur dan tikam jejak, kita bisa membuat produk sederhana seperti sarung bantal mini. Pertama, siapkan kain perca berbentuk persegi panjang. Lipat kain menjadi dua dan buat pola dengan pensil kain. Jahit tiga sisi kain menggunakan kombinasi tusuk jelujur dan tikam jejak, sisakan satu sisi terbuka. Setelah itu, isi sarung bantal dengan dakron atau kapas hingga penuh. Terakhir, jahit sisi yang terbuka dengan rapi. Proyek ini melatih kemandirian dan kreativitas dalam menghasilkan karya nyata. Selain itu, sarung bantal mini juga bisa menjadi hadiah atau hiasan kamar.
Rangkuman: Menjahit dasar adalah keterampilan penting yang dimulai dengan mengenal alat dan bahan seperti jarum, benang, dan kain. Teknik tusuk jelujur dan tusuk tikam jejak adalah dasar yang harus dikuasai untuk menyatukan kain. Dengan latihan dan ketelitian, kita dapat membuat produk sederhana seperti sarung bantal mini. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan tangan, tetapi juga menumbuhkan kesabaran, kerapian, dan kreativitas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Jarum jahit | Alat untuk menusuk kain dan membawa benang |
| Benang jahit | Serat untuk menyatukan kain |
| Kain perca | Potongan kain sisa |
| Tusuk jelujur | Jahitan dasar berupa garis putus-putus |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Keterampilan Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Tata Boga: Olahan Pangan LokalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Kerajinan Tangan Bernilai JualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan Dasar Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomputer PerkantoranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran Daring Produk UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Keterampilan lain yang sudah tersedia
Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBTata Busana: Menjahit Dasar — TunarunguKeterampilan Kelas IX SMPLBKerajinan Tangan Bernilai Jual — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBKeterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar Keterampilan Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Keterampilan Vokasi.
Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII.
Apakah modul ajar Keterampilan materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Keterampilan kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.