Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas IX
Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu
Modul ajar (RPP) Keterampilan SMPLB kelas IX materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Keterampilan |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal beberapa jenis pakaian dan alat-alat jahit sederhana seperti jarum dan benang.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kemandirian — elemen: Memahami diri dan situasi
Peserta didik mampu mengidentifikasi kebutuhan alat dan bahan menjahit serta memilihnya secara mandiri untuk proyek sederhana. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik dapat merancang pola jahitan sederhana dan memilih warna benang yang sesuai untuk produk yang akan dibuat. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan proyek menjahit, saling membantu dan berbagi tugas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Keterampilan Vokasi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan kemampuan dasar dalam bidang tata busana, termasuk mengidentifikasi peralatan, teknik menjahit dasar, dan membuat produk sederhana secara mandiri atau berkelompok. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pakaian yang kita pakai setiap hari adalah hasil dari proses menjahit. |
| Konseptual | Menjahit adalah proses menyambungkan dua atau lebih kain menggunakan jarum dan benang untuk membuat suatu benda, seperti pakaian atau kerajinan. |
| Prosedural | Proses menjahit dasar meliputi menyiapkan bahan, membuat pola, memotong kain, menjahit lurus dan lengkung, serta merapikan hasil jahitan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam proses menjahit untuk menghasilkan karya yang baik. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat.
- Setelah mengamati video, peserta didik dapat menjelaskan fungsi setiap alat dan bahan menjahit dasar dengan runtut.
- Dengan bimbingan guru dan praktik, peserta didik dapat menyiapkan mesin jahit dan memasang benang dengan mandiri.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menjahit lurus dan lengkung pada kain perca menggunakan mesin jahit dengan rapi.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat membuat produk sederhana seperti sarung bantal atau tas belanja dari kain perca dengan bantuan guru.
Pemahaman bermakna: Menjahit bukan hanya sekadar menyambungkan kain, tetapi juga keterampilan yang melatih ketelitian, kesabaran, dan kreativitas untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi diri sendiri atau orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu melihat baju sobek lalu dijahit kembali? Bagaimana caranya baju itu bisa kembali rapi?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Mengukur panjang kain atau pola menggunakan meteran dan menghitung kebutuhan benang. Seni Budaya: Memilih kombinasi warna benang dan kain yang serasi, serta merancang bentuk pola yang estetis. Bahasa Indonesia: Membaca dan memahami instruksi tertulis dalam langkah-langkah menjahit atau label bahan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat membantu peserta didik mengidentifikasi pakaian yang membutuhkan perbaikan sederhana di rumah sebagai latihan tambahan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi meja kerja individual, mesin jahit yang aman, pencahayaan cukup, dan ruang display untuk memajang hasil karya peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial menjahit dasar tanpa suara dengan subtitle dan panduan visual yang jelas untuk referensi peserta didik saat praktik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Nama Alat: Guru menunjukkan gambar alat jahit dan peserta didik menebak namanya menggunakan bahasa isyarat atau menunjuk kartu nama. Fokus pada alat yang akan dipelajari hari ini.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan praktik, peserta didik dapat menyiapkan mesin jahit dan memasang benang dengan mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Rantai Kata Jahit: Guru memulai dengan kata 'jarum', lalu peserta didik secara bergantian menambahkan kata-kata yang berhubungan dengan menjahit (benang, kain, gunting, mesin) secara berurutan. Gunakan kartu kata dan isyarat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menjahit lurus dan lengkung pada kain perca menggunakan mesin jahit dengan rapi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Jahit: Guru membuat gerakan seperti menjahit, menggunting, atau mengukur, lalu peserta didik menebak gerakan apa itu dengan isyarat atau menunjuk kartu kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dan menjelaskan fungsinya.
Alat & bahan: Kartu gambar alat/bahan, kartu nama alat/bahan, pensil warna
Langkah kerja:
- Amati gambar alat dan bahan menjahit yang ditunjukkan oleh guru.
- Jodohkan gambar alat/bahan dengan nama yang tepat dari kartu nama yang tersedia.
- Tuliskan nama alat/bahan pada kolom 'Nama Benda' di tabel.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu, apa fungsi setiap alat/bahan, lalu tuliskan pada kolom 'Fungsi' di tabel.
- Warnai gambar alat/bahan yang paling kamu suka!
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Coba tunjukkan mana jarum dan mana benang?
- Apakah kamu pernah melihat orang menjahit?
- Menurutmu, apa kegunaan gunting dalam menjahit?
- Apa saja benda yang bisa kita jahit?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi alat, menyiapkan mesin, dan menjahit lurus/lengkung selama praktik.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil jahitan lurus dan lengkung pada kain perca serta produk sederhana yang dibuat peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar | Alat dan bahan menjahit dasar | 4 JP | Kemandirian |
| 2 | Menyiapkan mesin jahit dan memasang benang | Mesin jahit dan cara memasang benang | 4 JP | Kemandirian, Kolaborasi |
| 3 | Menjahit lurus dan lengkung dengan mesin | Teknik menjahit lurus dan lengkung | 4 JP | Kreativitas, Kemandirian |
Menjahit adalah keterampilan yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, dari memperbaiki baju yang sobek hingga membuat kreasi baru. Modul ini akan membimbingmu mengenal alat-alat menjahit, cara menggunakan mesin jahit, dan berlatih membuat jahitan lurus serta lengkung yang rapi. Mari belajar dengan semangat dan ciptakan karya indahmu!
1. Mengenal Alat dan Bahan Menjahit
Untuk menjahit, kita membutuhkan beberapa alat dan bahan. Alat adalah benda yang membantu kita bekerja, seperti jarum, benang, gunting, meteran, dan mesin jahit. Bahan adalah benda yang akan diubah atau dijahit, seperti kain perca, kancing, atau resleting. Jarum digunakan untuk menusuk kain, benang untuk menyambung kain, gunting untuk memotong kain, dan meteran untuk mengukur. Mesin jahit membantu kita menjahit lebih cepat dan rapi.
2. Fungsi Setiap Alat Jahit
Setiap alat jahit memiliki fungsi khusus. Gunting kain untuk memotong kain agar rapi, jangan pakai gunting kertas. Jarum jahit untuk memasukkan benang dan menusuk kain. Benang jahit untuk menyatukan kain. Meteran untuk mengukur panjang dan lebar kain atau pola. Kapur jahit untuk menandai garis pada kain. Pendedel jahitan untuk membongkar jahitan yang salah. Mesin jahit untuk mempercepat proses menjahit dengan hasil yang lebih kuat dan rapi.
3. Mengenal Bagian Mesin Jahit
Mesin jahit memiliki banyak bagian, tetapi beberapa yang penting adalah: roda tangan (untuk memutar jarum secara manual), tiang benang (tempat benang diletakkan), pengatur tegangan benang (mengatur kekencangan benang), tuas penekan sepatu (mengangkat dan menurunkan sepatu mesin), sepatu mesin (menekan kain saat dijahit), jarum mesin (menusuk kain), dan pedal kaki (mengatur kecepatan jahitan). Memahami bagian ini penting untuk mengoperasikan mesin dengan aman.
4. Menyiapkan Mesin Jahit
Sebelum menjahit, pastikan mesin jahit sudah siap. Pertama, letakkan mesin di meja yang rata dan aman. Kedua, pasang jarum mesin dengan benar dan kencang. Ketiga, hubungkan mesin ke listrik. Keempat, pastikan ada benang di gulungan atas dan di sekoci (benang bawah). Kelima, letakkan kain di bawah sepatu mesin. Selalu periksa semua bagian sebelum mulai menjahit untuk menghindari masalah.
5. Cara Memasang Benang
Memasang benang ada dua bagian: benang atas dan benang bawah (sekoci). Untuk benang atas, ikuti jalur yang ada di mesin jahit, mulai dari tiang benang, melewati pengatur tegangan, dan masuk ke lubang jarum. Untuk benang bawah, isi sekoci dengan benang, lalu masukkan sekoci ke dalam rumah sekoci di bawah jarum. Pastikan benang terpasang dengan benar agar jahitan tidak putus atau kusut.
6. Teknik Menjahit Lurus
Menjahit lurus adalah dasar utama. Caranya: letakkan kain di bawah sepatu mesin, pastikan jarum sudah di posisi bawah. Injak pedal kaki perlahan untuk memulai jahitan. Pandu kain agar tetap lurus dengan kedua tangan. Jangan menarik kain terlalu kencang. Jaga kecepatan agar jahitan tetap rapi. Latihan menjahit lurus pada garis yang sudah digambar di kain perca akan membantu meningkatkan ketepatanmu.
7. Teknik Menjahit Lengkung
Setelah menjahit lurus, kita bisa belajar menjahit lengkung. Caranya mirip dengan menjahit lurus, tetapi saat di bagian lengkung, putar kain secara perlahan mengikuti bentuk lengkungan. Angkat sedikit sepatu mesin jika perlu untuk membantu memutar kain, tetapi jarum tetap menancap di kain. Jaga agar jahitan tidak keluar dari garis lengkung. Latihan terus akan membuat jahitan lengkungmu semakin halus dan rapi.
Rangkuman: Menjahit dasar melibatkan pengenalan alat dan bahan seperti jarum, benang, gunting, dan mesin jahit. Memahami bagian mesin dan cara memasang benang adalah langkah penting sebelum praktik. Teknik menjahit lurus dan lengkung merupakan keterampilan dasar yang membutuhkan ketelitian dan latihan. Dengan menguasai dasar-dasar ini, kita dapat membuat berbagai produk sederhana dan memperbaiki pakaian sendiri.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Jarum | Alat kecil runcing untuk menusuk kain |
| Benang | Serat tipis untuk menyambung kain |
| Kain perca | Potongan kain sisa yang bisa dimanfaatkan |
| Sekoci | Tempat benang bawah pada mesin jahit |
| Pedal | Penginjak kaki untuk menjalankan mesin jahit |
| Sepatu mesin | Bagian mesin yang menekan kain saat dijahit |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Keterampilan Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Tata Boga: Olahan Pangan LokalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Kerajinan Tangan Bernilai JualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan Dasar Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomputer PerkantoranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran Daring Produk UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Keterampilan di kelas lain
Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBTata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunarunguKeterampilan Kelas VIII SMPLBTata Kecantikan : Perawatan Kulit Kepala dan Rambut — TunarunguKeterampilan Kelas VIII SMPLBKerajinan Tangan Bernilai Jual — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar Keterampilan Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Keterampilan Vokasi.
Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk Keterampilan kelas IX.
Apakah modul ajar Keterampilan materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk kelas IX SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Keterampilan kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas IX SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk Keterampilan kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas IX SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.