SMPLB · Kelas IX · Fase D

Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas IX
Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu

Modul ajar (RPP) Keterampilan SMPLB kelas IX materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Sampul modul ajar Keterampilan kelas IX materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Menjahit dasar melibatkan pengenalan alat dan bahan seperti jarum, benang, gunting, dan mesin jahit. Memahami bagian mesin dan cara memasang benang adalah langkah penting sebelum praktik. Teknik menjahit lurus dan lengkung merupakan keterampilan dasar yang membutuhkan ketelitian dan latihan. Dengan menguasai dasar-dasar ini, kita dapat membuat berbagai produk sederhana dan memperbaiki pakaian sendiri.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu
Keterampilan · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu
Keterampilan · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKeterampilan
Fase / KelasD / IX
Materi PokokTata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengenal beberapa jenis pakaian dan alat-alat jahit sederhana seperti jarum dan benang.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kemandirian — elemen: Memahami diri dan situasi
    Peserta didik mampu mengidentifikasi kebutuhan alat dan bahan menjahit serta memilihnya secara mandiri untuk proyek sederhana.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik dapat merancang pola jahitan sederhana dan memilih warna benang yang sesuai untuk produk yang akan dibuat.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan proyek menjahit, saling membantu dan berbagi tugas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainKeterampilan Vokasi
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan kemampuan dasar dalam bidang tata busana, termasuk mengidentifikasi peralatan, teknik menjahit dasar, dan membuat produk sederhana secara mandiri atau berkelompok.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPakaian yang kita pakai setiap hari adalah hasil dari proses menjahit.
KonseptualMenjahit adalah proses menyambungkan dua atau lebih kain menggunakan jarum dan benang untuk membuat suatu benda, seperti pakaian atau kerajinan.
ProseduralProses menjahit dasar meliputi menyiapkan bahan, membuat pola, memotong kain, menjahit lurus dan lengkung, serta merapikan hasil jahitan.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam proses menjahit untuk menghasilkan karya yang baik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat.
  2. Setelah mengamati video, peserta didik dapat menjelaskan fungsi setiap alat dan bahan menjahit dasar dengan runtut.
  3. Dengan bimbingan guru dan praktik, peserta didik dapat menyiapkan mesin jahit dan memasang benang dengan mandiri.
  4. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menjahit lurus dan lengkung pada kain perca menggunakan mesin jahit dengan rapi.
  5. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat membuat produk sederhana seperti sarung bantal atau tas belanja dari kain perca dengan bantuan guru.
Halaman 2 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menjahit bukan hanya sekadar menyambungkan kain, tetapi juga keterampilan yang melatih ketelitian, kesabaran, dan kreativitas untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi diri sendiri atau orang lain.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu melihat baju sobek lalu dijahit kembali? Bagaimana caranya baju itu bisa kembali rapi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Mengukur panjang kain atau pola menggunakan meteran dan menghitung kebutuhan benang.
Seni Budaya: Memilih kombinasi warna benang dan kain yang serasi, serta merancang bentuk pola yang estetis.
Bahasa Indonesia: Membaca dan memahami instruksi tertulis dalam langkah-langkah menjahit atau label bahan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat membantu peserta didik mengidentifikasi pakaian yang membutuhkan perbaikan sederhana di rumah sebagai latihan tambahan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi meja kerja individual, mesin jahit yang aman, pencahayaan cukup, dan ruang display untuk memajang hasil karya peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial menjahit dasar tanpa suara dengan subtitle dan panduan visual yang jelas untuk referensi peserta didik saat praktik.
Halaman 3 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan demonstrasi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Nama Alat: Guru menunjukkan gambar alat jahit dan peserta didik menebak namanya menggunakan bahasa isyarat atau menunjuk kartu nama. Fokus pada alat yang akan dipelajari hari ini.
  1. Salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran peserta didik dengan menunjuk namanya pada papan absen visual.
  2. Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa gambar pakaian yang berbeda dan bertanya, "Bagaimana baju ini dibuat?" menggunakan bahasa isyarat dan tulisan.
  3. Penyampaian tujuan pembelajaran: Guru menjelaskan tujuan pertemuan ini yaitu mengenal alat dan bahan menjahit dasar, serta menunjukkan pertanyaan pemantik: "Alat apa saja yang kita butuhkan untuk menjahit baju?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang proses menjahit pakaian yang dipercepat, tanpa suara, dengan fokus pada alat-alat yang digunakan.
  2. Identifikasi masalah: Guru menunjukkan berbagai alat jahit dan bahan (kain, benang, jarum, gunting, meteran) secara langsung, lalu meminta peserta didik untuk mengelompokkan mana yang alat dan mana yang bahan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok mengamati setiap alat dan bahan, lalu mencocokkan dengan kartu nama benda yang disediakan guru. Guru berkeliling membimbing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berupa tabel, mencatat nama alat/bahan dan fungsinya setelah berdiskusi. Guru menyediakan kamus gambar untuk membantu.
  2. Pembuktian: Perwakilan kelompok maju ke depan, menunjuk alat/bahan dan menyebutkan namanya (dengan isyarat/tulisan/ucapan) serta fungsinya. Guru memberikan umpan balik dan koreksi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkan nama dan fungsi alat serta bahan menjahit dasar. Guru menuliskan kesimpulan di papan tulis dan peserta didik menyalinnya.
  2. Umpan balik: Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menanyakan bagian mana yang paling mereka sukai.
  3. Penguatan: Guru menayangkan kembali gambar alat dan bahan secara acak, meminta peserta didik menyebutkan nama dan fungsinya dengan cepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik merangkum kembali materi yang telah dipelajari tentang alat dan bahan menjahit.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan pujian atas semangat belajar peserta didik dan meminta mereka menunjukkan ekspresi wajah yang menggambarkan perasaannya hari ini (senang, bingung, dll).
  3. Tindak lanjut & doa: Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya (mengenal mesin jahit) dan menutup pelajaran dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan praktik, peserta didik dapat menyiapkan mesin jahit dan memasang benang dengan mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rantai Kata Jahit: Guru memulai dengan kata 'jarum', lalu peserta didik secara bergantian menambahkan kata-kata yang berhubungan dengan menjahit (benang, kain, gunting, mesin) secara berurutan. Gunakan kartu kata dan isyarat.
  1. Salam, berdoa, dan presensi dengan kartu nama. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang alat dan bahan menjahit.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar mesin jahit dan bertanya, "Apa ini? Bagaimana cara kerjanya?" menggunakan isyarat dan tulisan.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar menggunakan mesin jahit dan bertanya, "Bisakah kita menjahit tanpa mesin jahit? Apa bedanya?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menunjukkan mesin jahit dan bertanya, "Bagaimana cara menghidupkan dan menjalankan mesin jahit dengan aman? Bagaimana cara memasang benangnya?"
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan bahwa proyek akhir adalah membuat produk sederhana. Untuk itu, hari ini akan fokus pada pengenalan mesin jahit dan cara memasang benang.
  3. Menyusun jadwal: Guru bersama peserta didik menyusun langkah-langkah belajar mesin jahit hari ini: pengenalan bagian mesin, cara menghidupkan/mematikan, cara memasang benang atas dan bawah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru mendemonstrasikan bagian-bagian mesin jahit satu per satu (pedal, jarum, roda, penggulung benang, tuas) sambil menunjuk dan menyebutkan namanya (isyarat/tulisan).
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik secara berkelompok mengamati dan menyentuh bagian-bagian mesin yang ditunjukkan guru. Guru membimbing mereka menghidupkan dan mematikan mesin tanpa benang.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru mendemonstrasikan cara memasang benang atas dan mengisi sekoci (benang bawah) secara perlahan dan berulang. Peserta didik mencoba memasang benang secara bergantian di bawah pengawasan ketat guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menguji hasil: Setiap peserta didik secara individu mencoba memasang benang atas dan mengisi sekoci, lalu menunjukkan hasilnya kepada guru untuk diperiksa. Guru memberikan umpan balik langsung.
  2. Mengevaluasi pengalaman: Guru bertanya kepada peserta didik, "Bagian mana yang paling sulit? Apa yang kalian pelajari hari ini?" menggunakan kartu pertanyaan dan isyarat.
  3. Penguatan: Guru mengulang demonstrasi bagian yang masih sulit dipahami peserta didik dan memberikan pujian atas usaha mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik menyimpulkan langkah-langkah menyiapkan mesin jahit dan memasang benang.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik bertepuk tangan untuk diri sendiri dan teman-teman yang sudah berani mencoba. Guru menanyakan perasaan mereka setelah belajar mesin jahit.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk berhati-hati saat menggunakan mesin jahit dan menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya akan praktik menjahit lurus dan lengkung. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menjahit lurus dan lengkung pada kain perca menggunakan mesin jahit dengan rapi.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Gerakan Jahit: Guru membuat gerakan seperti menjahit, menggunting, atau mengukur, lalu peserta didik menebak gerakan apa itu dengan isyarat atau menunjuk kartu kata.
  1. Salam, berdoa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali cara memasang benang pada mesin jahit.
  2. Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa contoh jahitan lurus dan lengkung pada kain perca, lalu bertanya, "Bagaimana cara membuatnya?" dengan isyarat dan tulisan.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan praktik menjahit lurus dan lengkung, serta bertanya, "Mengapa kita perlu bisa menjahit lurus dan lengkung?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru mendemonstrasikan cara menjahit lurus pada kain perca dengan panduan garis yang sudah digambar. Guru menekankan posisi tangan dan kaki saat menginjak pedal.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik secara bergantian mencoba menjahit lurus pada kain perca dengan panduan garis. Guru membimbing setiap peserta didik secara individu, memastikan keselamatan dan kerapian.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru mendemonstrasikan cara menjahit lengkung pada kain perca dengan panduan garis lengkung. Guru menjelaskan pentingnya memutar kain perlahan saat menjahit lengkung.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik secara bergantian mencoba menjahit lengkung pada kain perca dengan panduan garis lengkung. Guru terus membimbing dan memberikan umpan balik konstruktif.
  2. Menguji hasil: Setiap peserta didik mengumpulkan hasil jahitan lurus dan lengkung pada kain perca untuk dinilai. Guru menempelkan hasil jahitan di papan pajangan.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Guru mengajak peserta didik melihat hasil jahitan teman-teman, lalu meminta mereka menyebutkan jahitan mana yang paling rapi dan mengapa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Guru memberikan umpan balik menyeluruh tentang hasil jahitan peserta didik, menyoroti kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Guru menunjukkan contoh jahitan yang sangat rapi.
  2. Penguatan: Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas keberanian dan ketekunan mereka dalam praktik menjahit. Guru menekankan bahwa keterampilan menjahit membutuhkan latihan terus-menerus.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Guru mengajak peserta didik berdiskusi singkat tentang manfaat keterampilan menjahit dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, memperbaiki baju sobek).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik menyimpulkan bahwa menjahit lurus dan lengkung adalah dasar penting dalam menjahit, dan membutuhkan kesabaran serta latihan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan stiker bintang kepada setiap peserta didik yang telah mencoba menjahit. Guru mengajak peserta didik mengucapkan "Aku bisa menjahit!" dengan isyarat tangan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan ide proyek sederhana di rumah (misalnya, menjahit kancing) dan menutup pelajaran dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasar dan menjelaskan fungsinya.

Alat & bahan: Kartu gambar alat/bahan, kartu nama alat/bahan, pensil warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar alat dan bahan menjahit yang ditunjukkan oleh guru.
  2. Jodohkan gambar alat/bahan dengan nama yang tepat dari kartu nama yang tersedia.
  3. Tuliskan nama alat/bahan pada kolom 'Nama Benda' di tabel.
  4. Diskusikan dengan teman kelompokmu, apa fungsi setiap alat/bahan, lalu tuliskan pada kolom 'Fungsi' di tabel.
  5. Warnai gambar alat/bahan yang paling kamu suka!
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Coba tunjukkan mana jarum dan mana benang?
  2. Apakah kamu pernah melihat orang menjahit?
  3. Menurutmu, apa kegunaan gunting dalam menjahit?
  4. Apa saja benda yang bisa kita jahit?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi alat, menyiapkan mesin, dan menjahit lurus/lengkung selama praktik.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil jahitan lurus dan lengkung pada kain perca serta produk sederhana yang dibuat peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi alat dan bahan menjahit dasarAlat dan bahan menjahit dasar4 JPKemandirian
2Menyiapkan mesin jahit dan memasang benangMesin jahit dan cara memasang benang4 JPKemandirian, Kolaborasi
3Menjahit lurus dan lengkung dengan mesinTeknik menjahit lurus dan lengkung4 JPKreativitas, Kemandirian
Halaman 9 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Menjahit adalah keterampilan yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, dari memperbaiki baju yang sobek hingga membuat kreasi baru. Modul ini akan membimbingmu mengenal alat-alat menjahit, cara menggunakan mesin jahit, dan berlatih membuat jahitan lurus serta lengkung yang rapi. Mari belajar dengan semangat dan ciptakan karya indahmu!

1. Mengenal Alat dan Bahan Menjahit
Untuk menjahit, kita membutuhkan beberapa alat dan bahan. Alat adalah benda yang membantu kita bekerja, seperti jarum, benang, gunting, meteran, dan mesin jahit. Bahan adalah benda yang akan diubah atau dijahit, seperti kain perca, kancing, atau resleting. Jarum digunakan untuk menusuk kain, benang untuk menyambung kain, gunting untuk memotong kain, dan meteran untuk mengukur. Mesin jahit membantu kita menjahit lebih cepat dan rapi.

2. Fungsi Setiap Alat Jahit
Setiap alat jahit memiliki fungsi khusus. Gunting kain untuk memotong kain agar rapi, jangan pakai gunting kertas. Jarum jahit untuk memasukkan benang dan menusuk kain. Benang jahit untuk menyatukan kain. Meteran untuk mengukur panjang dan lebar kain atau pola. Kapur jahit untuk menandai garis pada kain. Pendedel jahitan untuk membongkar jahitan yang salah. Mesin jahit untuk mempercepat proses menjahit dengan hasil yang lebih kuat dan rapi.

3. Mengenal Bagian Mesin Jahit
Mesin jahit memiliki banyak bagian, tetapi beberapa yang penting adalah: roda tangan (untuk memutar jarum secara manual), tiang benang (tempat benang diletakkan), pengatur tegangan benang (mengatur kekencangan benang), tuas penekan sepatu (mengangkat dan menurunkan sepatu mesin), sepatu mesin (menekan kain saat dijahit), jarum mesin (menusuk kain), dan pedal kaki (mengatur kecepatan jahitan). Memahami bagian ini penting untuk mengoperasikan mesin dengan aman.

4. Menyiapkan Mesin Jahit
Sebelum menjahit, pastikan mesin jahit sudah siap. Pertama, letakkan mesin di meja yang rata dan aman. Kedua, pasang jarum mesin dengan benar dan kencang. Ketiga, hubungkan mesin ke listrik. Keempat, pastikan ada benang di gulungan atas dan di sekoci (benang bawah). Kelima, letakkan kain di bawah sepatu mesin. Selalu periksa semua bagian sebelum mulai menjahit untuk menghindari masalah.

5. Cara Memasang Benang
Memasang benang ada dua bagian: benang atas dan benang bawah (sekoci). Untuk benang atas, ikuti jalur yang ada di mesin jahit, mulai dari tiang benang, melewati pengatur tegangan, dan masuk ke lubang jarum. Untuk benang bawah, isi sekoci dengan benang, lalu masukkan sekoci ke dalam rumah sekoci di bawah jarum. Pastikan benang terpasang dengan benar agar jahitan tidak putus atau kusut.

6. Teknik Menjahit Lurus
Menjahit lurus adalah dasar utama. Caranya: letakkan kain di bawah sepatu mesin, pastikan jarum sudah di posisi bawah. Injak pedal kaki perlahan untuk memulai jahitan. Pandu kain agar tetap lurus dengan kedua tangan. Jangan menarik kain terlalu kencang. Jaga kecepatan agar jahitan tetap rapi. Latihan menjahit lurus pada garis yang sudah digambar di kain perca akan membantu meningkatkan ketepatanmu.

7. Teknik Menjahit Lengkung
Setelah menjahit lurus, kita bisa belajar menjahit lengkung. Caranya mirip dengan menjahit lurus, tetapi saat di bagian lengkung, putar kain secara perlahan mengikuti bentuk lengkungan. Angkat sedikit sepatu mesin jika perlu untuk membantu memutar kain, tetapi jarum tetap menancap di kain. Jaga agar jahitan tidak keluar dari garis lengkung. Latihan terus akan membuat jahitan lengkungmu semakin halus dan rapi.

Rangkuman: Menjahit dasar melibatkan pengenalan alat dan bahan seperti jarum, benang, gunting, dan mesin jahit. Memahami bagian mesin dan cara memasang benang adalah langkah penting sebelum praktik. Teknik menjahit lurus dan lengkung merupakan keterampilan dasar yang membutuhkan ketelitian dan latihan. Dengan menguasai dasar-dasar ini, kita dapat membuat berbagai produk sederhana dan memperbaiki pakaian sendiri.

Halaman 10 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
JarumAlat kecil runcing untuk menusuk kain
BenangSerat tipis untuk menyambung kain
Kain percaPotongan kain sisa yang bisa dimanfaatkan
SekociTempat benang bawah pada mesin jahit
PedalPenginjak kaki untuk menjalankan mesin jahit
Sepatu mesinBagian mesin yang menekan kain saat dijahit
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas IXPeta Konsep
Tata Busana: Menjahit Dasar — TunarunguMengenal Alat dan Bahan MenjahitFungsi Setiap Alat JahitMengenal Bagian Mesin JahitMenyiapkan Mesin JahitCara Memasang Benang
Dari sub-bab Tata Busana: Menjahit Dasar — TunarunguHalaman 13
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas IXProfil Lulusan
KemandirianKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Tata Boga: Olahan Pangan Lokal2Tata Busana: Menjahit Dasar3Budidaya Sayuran Pekarangan4Perikanan dan Ternak Skala Rumahan5Kerajinan Tangan Bernilai Jual…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Keterampilan Vokasi.

Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk Keterampilan kelas IX.

Apakah modul ajar Keterampilan materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk kelas IX SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Keterampilan kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas IX SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu untuk Keterampilan kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas IX SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Tata Busana: Menjahit Dasar — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Keterampilan SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.