SMPLB · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas VII
Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu

Modul ajar (RPP) Keterampilan SMPLB kelas VII materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.

Sampul modul ajar Keterampilan kelas VII materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang adalah cara yang bagus untuk berkreasi, menjaga lingkungan, dan bahkan menghasilkan uang. Dengan ide kreatif, bahan yang tepat, alat yang aman, dan pengerjaan yang teliti, kita bisa mengubah sampah menjadi karya bernilai jual. Jangan lupa untuk selalu percaya diri saat mempresentasikan dan memasarkan hasil karyamu.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu
Keterampilan · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu
Keterampilan · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKeterampilan
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis bahan dan alat sederhana yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan tangan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik mengembangkan ide-ide unik untuk membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang yang memiliki nilai jual.
  2. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan membuat kerajinan tangan, saling membantu dan berbagi tugas.
  3. kemandirian — elemen: Regulasi diri
    Peserta didik merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sendiri proses pembuatan kerajinan tangan, serta mengatasi tantangan yang muncul.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III
Elemen / DomainKeterampilan Berkreasi dan Berkarya
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu menghasilkan karya kerajinan tangan sederhana dengan memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia, serta menunjukkan apresiasi terhadap karya sendiri dan orang lain.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKerajinan tangan seperti tas dari plastik bekas atau hiasan dari koran bekas dapat dijual di pasar atau pameran.
KonseptualKonsep nilai jual kerajinan tangan ditentukan oleh kreativitas, kualitas bahan, dan ketelitian pengerjaan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah merencanakan, membuat, dan mempresentasikan kerajinan tangan dari bahan daur ulang.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kreatif dan teliti dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah dan diminati pasar.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan bernilai jual dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan contoh visual, peserta didik dapat merancang ide kerajinan tangan dari bahan daur ulang secara kreatif dan terperinci.
  3. Setelah merancang, peserta didik dapat membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang sesuai desain yang telah dibuat dengan rapi dan teliti.
  4. Melalui presentasi dan tanya jawab, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan mereka dengan percaya diri dan jelas.
Halaman 2 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang bukan hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga dapat menghasilkan karya bernilai jual dan membantu menjaga lingkungan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara mengubah sampah di sekitar kita menjadi barang yang indah dan bisa menghasilkan uang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual kerajinan tangan.
Bahasa Indonesia: Menyusun deskripsi produk atau kalimat promosi untuk kerajinan tangan.
Seni Budaya: Mengembangkan estetika dan keindahan dalam desain kerajinan tangan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dalam membuat atau memasarkan kerajinan tangan.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memiliki area praktik yang luas dan aman, dengan meja kerja yang mudah diakses dan pencahayaan yang cukup, serta tempat sampah terpilah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial sederhana tentang cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang yang ditayangkan di proyektor dengan subtitle.
Halaman 3 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan bernilai jual dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gambar Sampah: Guru menunjukkan gambar berbagai jenis sampah, peserta didik menebak namanya dan menyebutkan apakah bisa didaur ulang atau tidak.
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik dengan bantuan visual kartu nama.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang kerajinan tangan dari barang bekas, lalu bertanya 'Apa yang kalian lihat? Barang apa yang dipakai?' dengan bahasa isyarat dan tulisan.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan 'Bagaimana cara mengubah sampah di sekitar kita menjadi barang yang indah dan bisa menghasilkan uang?' secara visual dan lisan, memastikan peserta didik memahami.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menampilkan gambar-gambar bahan daur ulang (botol plastik, koran, kardus) dan bertanya 'Bisakah ini jadi barang bagus? Barang apa?' sambil menunjuk gambar.
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan memberikan kartu bergambar bahan daur ulang berbeda untuk tiap kelompok.
  3. Setiap kelompok berdiskusi (dengan bantuan isyarat dan tulisan) untuk mengidentifikasi potensi kerajinan dari bahan yang mereka miliki.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagikan lembar kerja (LKPD) 'Ide Kerajinan Daur Ulang' yang berisi kolom untuk menuliskan bahan, ide kerajinan, dan sketsa sederhana.
  2. Peserta didik dalam kelompok mulai mengisi LKPD, menggambar sketsa ide kerajinan mereka dari bahan daur ulang yang sudah diidentifikasi.
  3. Guru berkeliling membimbing, memberikan masukan, dan memastikan ide yang dirancang realistis dan memiliki potensi nilai jual.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan ide kerajinan mereka, menunjukkan sketsa di LKPD dan menjelaskan bahan yang akan digunakan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik positif dan pertanyaan melalui isyarat atau tulisan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap ide-ide kreatif dan mengingatkan pentingnya memilih bahan yang mudah didapat serta aman digunakan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan tentang jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memuji semua kelompok atas ide-ide kreatif mereka dan memberikan stiker bintang untuk setiap kelompok yang aktif.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru meminta peserta didik untuk membawa bahan daur ulang yang sudah dipilih untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah merancang, peserta didik dapat membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang sesuai desain yang telah dibuat dengan rapi dan teliti.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Kata Kerajinan: Guru memulai dengan kata 'kerajinan', peserta didik berikutnya menyebutkan satu kata terkait kerajinan secara berurutan, dengan isyarat dan lisan.
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya 'Apakah kalian sudah membawa bahan yang disiapkan?' sambil menunjukkan bahan daur ulang contoh. 'Ingat ide kerajinan kita kemarin?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menunjukkan kembali sketsa ide dari pertemuan sebelumnya dan menjelaskan bahwa hari ini adalah waktunya mewujudkan ide tersebut menjadi karya nyata, memastikan peserta didik siap untuk praktik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menayangkan jadwal pengerjaan proyek hari ini (persiapan alat & bahan, proses pembuatan, finishing).
  2. Guru menjelaskan langkah-langkah umum pembuatan kerajinan sesuai dengan LKPD yang akan digunakan, disertai demonstrasi singkat penggunaan alat yang aman.
  3. Peserta didik dalam kelompok menyiapkan alat dan bahan yang sudah dibawa sesuai dengan desain mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengerjakan kerajinan tangan sesuai dengan desain yang telah mereka buat di LKPD.
  2. Guru berkeliling, memonitor kemajuan setiap kelompok, memberikan bimbingan teknis, dan membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi peserta didik (misalnya cara memotong, menempel yang rapi).
  3. Guru memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif dan bekerja sama sesuai pembagian tugas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Uji Hasil: Setiap kelompok menunjukkan hasil sementara kerajinan tangan mereka kepada guru dan kelompok lain.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif mengenai kerapian, kesesuaian dengan desain, dan potensi perbaikan.
  3. Guru memberikan penguatan dan motivasi agar peserta didik menyelesaikan karyanya dengan semangat dan teliti.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kegiatan hari ini yaitu proses pembuatan kerajinan tangan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan pujian atas kerja keras dan kreativitas peserta didik, memberikan stiker 'Karya Hebat' pada hasil karya yang sudah mulai terbentuk.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk melanjutkan penyelesaian kerajinan di rumah jika belum selesai dan mempersiapkan untuk presentasi di pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui presentasi dan tanya jawab, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan mereka dengan percaya diri dan jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Harga: Guru menunjukkan beberapa contoh kerajinan tangan sederhana (bukan karya siswa), peserta didik menebak kira-kira berapa harganya jika dijual, dengan isyarat dan lisan.
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya 'Siapa yang sudah selesai membuat kerajinan tangannya? Tunjukkan!' sambil memberi semangat. 'Siapa yang siap presentasi?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah waktunya memamerkan dan menjelaskan karya mereka, serta belajar cara menjualnya. Memastikan peserta didik siap dan percaya diri.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji Hasil: Setiap kelompok menyiapkan karya kerajinan tangan mereka dan melatih presentasi singkat tentang bahan, proses, dan keunikan karya.
  2. Guru memberikan panduan visual tentang poin-poin penting yang harus disampaikan saat presentasi (nama karya, bahan, cara membuat, keunikan, potensi jual).
  3. Peserta didik saling membantu dalam kelompok untuk memastikan semua siap presentasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan mereka di depan kelas.
  2. Peserta didik lain dan guru memberikan pertanyaan dan umpan balik, fokus pada kualitas karya, kreativitas, dan potensi nilai jual.
  3. Guru memfasilitasi diskusi tentang tantangan yang dihadapi selama proses pembuatan dan bagaimana cara mengatasinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Guru memandu refleksi bersama tentang seluruh proses pembuatan kerajinan tangan bernilai jual, mulai dari ide hingga menjadi karya.
  2. Peserta didik menuliskan atau mengisyaratkan hal-hal yang mereka pelajari dan rasakan selama proyek ini.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketekunan, kreativitas, dan kerja sama dalam menghasilkan karya yang bermanfaat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini tentang pentingnya mempresentasikan karya dan nilai jual.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas karya-karya luar biasa mereka, memberikan sertifikat 'Pencipta Karya Kreatif' kepada setiap kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mendorong peserta didik untuk terus berkreasi dan mencoba menjual karya mereka di lingkungan sekolah atau rumah. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat merancang ide kerajinan tangan dari bahan daur ulang dan membuat sketsa desainnya.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, spidol warna, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati gambar bahan daur ulang yang ada di meja kelompokmu.
  2. Diskusikan dengan teman kelompokmu, ide kerajinan tangan apa yang bisa dibuat dari bahan tersebut.
  3. Tuliskan nama bahan, ide kerajinan, dan alat yang dibutuhkan pada tabel di bawah.
  4. Gambarlah sketsa sederhana dari ide kerajinan tanganmu di kotak yang tersedia.
  5. Pastikan sketsamu jelas dan mudah dimengerti.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bisakah kamu sebutkan 3 benda bekas yang bisa didaur ulang?
  2. Apa itu kerajinan tangan?
  3. Menurutmu, mengapa kerajinan tangan bisa dijual?
  4. Pernahkah kamu membuat kerajinan tangan dari barang bekas?

Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan praktik membuat kerajinan tangan, serta penilaian terhadap LKPD rancangan ide.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kerajinan tangan dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan bernilai jual.Jenis-jenis bahan daur ulang2 JPkreativitas
2Merancang ide kerajinan tangan dari bahan daur ulang secara kreatif dan terperinci.Perancangan ide kerajinan2 JPkreativitas, kolaborasi
3Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang sesuai desain yang telah dibuat dengan rapi dan teliti.Proses pembuatan kerajinan2 JPkemandirian, kolaborasi
4Mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan dengan percaya diri dan jelas.Presentasi karya dan nilai jual2 JPkomunikasi, kreativitas
Halaman 9 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajinan tangan dari bahan daur ulang adalah kegiatan kreatif yang mengubah barang bekas menjadi benda baru yang bermanfaat dan indah. Selain mengurangi sampah, kegiatan ini juga bisa menghasilkan uang jika karya yang dibuat memiliki nilai jual. Modul ini akan membimbingmu untuk menjadi pengrajin muda yang kreatif dan mandiri.

1. Mengenal Bahan Daur Ulang
Bahan daur ulang adalah benda-benda yang sudah tidak terpakai namun masih bisa diolah menjadi barang lain. Contohnya botol plastik, koran bekas, kardus, kain perca, atau kaleng. Setiap bahan memiliki karakteristik berbeda yang mempengaruhi jenis kerajinan yang bisa dibuat. Botol plastik cocok untuk vas bunga, koran untuk anyaman, dan kardus untuk kotak penyimpanan. Penting untuk memilih bahan yang bersih dan aman.

2. Ide Kerajinan Bernilai Jual
Kerajinan tangan bernilai jual adalah karya yang diminati orang lain dan bersedia dibeli. Untuk membuat kerajinan bernilai jual, kita perlu memikirkan beberapa hal: keunikan ide, fungsi benda, estetika (keindahan), dan kualitas pengerjaan. Contoh ide kerajinan bernilai jual dari daur ulang antara lain tas dari bungkus kopi, tempat pensil dari botol plastik, hiasan dinding dari koran bekas, atau kotak perhiasan dari kardus.

3. Alat dan Bahan Pendukung
Selain bahan utama daur ulang, kita juga memerlukan alat dan bahan pendukung. Alat yang umum digunakan adalah gunting, cutter (hati-hati saat menggunakan), lem, penggaris, pensil. Bahan pendukung bisa berupa cat warna, benang, manik-manik, atau kain flanel untuk hiasan. Pastikan semua alat aman digunakan dan selalu diawasi oleh guru atau orang dewasa.

4. Langkah Membuat Kerajinan
Proses membuat kerajinan tangan dimulai dari perencanaan. Pertama, tentukan ide dan bahan yang akan digunakan. Kedua, siapkan semua alat dan bahan. Ketiga, ikuti langkah-langkah pembuatan sesuai desain. Misalnya, jika membuat tempat pensil dari botol, potong botol, hias dengan cat atau kain, lalu keringkan. Keempat, periksa kerapian dan kekuatan karya. Terakhir, berikan sentuhan akhir agar lebih menarik.

5. Menjual Kerajinan Tangan
Setelah kerajinan tangan selesai dibuat, kita bisa mencoba menjualnya. Ada beberapa cara untuk menjual, misalnya menawarkan kepada teman, guru, atau keluarga. Kita juga bisa memajang di pameran sekolah. Untuk menarik pembeli, buatlah deskripsi produk yang menarik, sebutkan bahan dan keunikannya. Tentukan harga yang sesuai dengan bahan dan waktu pengerjaan. Ingat, senyum dan ramah saat menawarkan.

Rangkuman: Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang adalah cara yang bagus untuk berkreasi, menjaga lingkungan, dan bahkan menghasilkan uang. Dengan ide kreatif, bahan yang tepat, alat yang aman, dan pengerjaan yang teliti, kita bisa mengubah sampah menjadi karya bernilai jual. Jangan lupa untuk selalu percaya diri saat mempresentasikan dan memasarkan hasil karyamu.

Halaman 10 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Daur ulangProses mengolah kembali sampah menjadi barang baru.
Kerajinan tanganKarya seni yang dibuat menggunakan tangan.
Nilai jualHarga yang pantas untuk suatu barang di pasaran.
EstetikaKeindahan dalam seni.
KreativitasKemampuan menciptakan ide atau karya baru.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIPeta Konsep
Kerajinan Tangan Bernilai Jual — TunarunguMengenal Bahan Daur UlangIde Kerajinan Bernilai JualAlat dan Bahan PendukungLangkah Membuat KerajinanMenjual Kerajinan Tangan
Dari sub-bab Kerajinan Tangan Bernilai Jual — TunarunguHalaman 13
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Tata Boga: Olahan Pangan Lokal2Tata Busana: Menjahit Dasar3Budidaya Sayuran Pekarangan4Perikanan dan Ternak Skala Rumahan5Kerajinan Tangan Bernilai Jual…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Keterampilan Berkreasi dan Berkarya.

Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII.

Apakah modul ajar Keterampilan materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Keterampilan kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Keterampilan SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.