Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas VII
Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu
Modul ajar (RPP) Keterampilan SMPLB kelas VII materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu yang Anda cari? Materi Keterampilan Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Keterampilan |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis bahan dan alat sederhana yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan tangan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik mengembangkan ide-ide unik untuk membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang yang memiliki nilai jual. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan membuat kerajinan tangan, saling membantu dan berbagi tugas. - kemandirian — elemen: Regulasi diri
Peserta didik merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sendiri proses pembuatan kerajinan tangan, serta mengatasi tantangan yang muncul.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III |
| Elemen / Domain | Keterampilan Berkreasi dan Berkarya |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase D, peserta didik mampu menghasilkan karya kerajinan tangan sederhana dengan memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia, serta menunjukkan apresiasi terhadap karya sendiri dan orang lain. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kerajinan tangan seperti tas dari plastik bekas atau hiasan dari koran bekas dapat dijual di pasar atau pameran. |
| Konseptual | Konsep nilai jual kerajinan tangan ditentukan oleh kreativitas, kualitas bahan, dan ketelitian pengerjaan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah merencanakan, membuat, dan mempresentasikan kerajinan tangan dari bahan daur ulang. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kreatif dan teliti dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah dan diminati pasar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan bernilai jual dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan contoh visual, peserta didik dapat merancang ide kerajinan tangan dari bahan daur ulang secara kreatif dan terperinci.
- Setelah merancang, peserta didik dapat membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang sesuai desain yang telah dibuat dengan rapi dan teliti.
- Melalui presentasi dan tanya jawab, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan mereka dengan percaya diri dan jelas.
Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang bukan hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga dapat menghasilkan karya bernilai jual dan membantu menjaga lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara mengubah sampah di sekitar kita menjadi barang yang indah dan bisa menghasilkan uang?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual kerajinan tangan. Bahasa Indonesia: Menyusun deskripsi produk atau kalimat promosi untuk kerajinan tangan. Seni Budaya: Mengembangkan estetika dan keindahan dalam desain kerajinan tangan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dalam membuat atau memasarkan kerajinan tangan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memiliki area praktik yang luas dan aman, dengan meja kerja yang mudah diakses dan pencahayaan yang cukup, serta tempat sampah terpilah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial sederhana tentang cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang yang ditayangkan di proyektor dengan subtitle. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan bernilai jual dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Sampah: Guru menunjukkan gambar berbagai jenis sampah, peserta didik menebak namanya dan menyebutkan apakah bisa didaur ulang atau tidak.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah merancang, peserta didik dapat membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang sesuai desain yang telah dibuat dengan rapi dan teliti. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata Kerajinan: Guru memulai dengan kata 'kerajinan', peserta didik berikutnya menyebutkan satu kata terkait kerajinan secara berurutan, dengan isyarat dan lisan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui presentasi dan tanya jawab, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan mereka dengan percaya diri dan jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Harga: Guru menunjukkan beberapa contoh kerajinan tangan sederhana (bukan karya siswa), peserta didik menebak kira-kira berapa harganya jika dijual, dengan isyarat dan lisan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang ide kerajinan tangan dari bahan daur ulang dan membuat sketsa desainnya.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, spidol warna, lembar kerja
Langkah kerja:
- Amati gambar bahan daur ulang yang ada di meja kelompokmu.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu, ide kerajinan tangan apa yang bisa dibuat dari bahan tersebut.
- Tuliskan nama bahan, ide kerajinan, dan alat yang dibutuhkan pada tabel di bawah.
- Gambarlah sketsa sederhana dari ide kerajinan tanganmu di kotak yang tersedia.
- Pastikan sketsamu jelas dan mudah dimengerti.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kamu sebutkan 3 benda bekas yang bisa didaur ulang?
- Apa itu kerajinan tangan?
- Menurutmu, mengapa kerajinan tangan bisa dijual?
- Pernahkah kamu membuat kerajinan tangan dari barang bekas?
Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan praktik membuat kerajinan tangan, serta penilaian terhadap LKPD rancangan ide.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kerajinan tangan dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bahan daur ulang yang berpotensi menjadi kerajinan tangan bernilai jual. | Jenis-jenis bahan daur ulang | 2 JP | kreativitas |
| 2 | Merancang ide kerajinan tangan dari bahan daur ulang secara kreatif dan terperinci. | Perancangan ide kerajinan | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 3 | Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang sesuai desain yang telah dibuat dengan rapi dan teliti. | Proses pembuatan kerajinan | 2 JP | kemandirian, kolaborasi |
| 4 | Mempresentasikan hasil karya kerajinan tangan dengan percaya diri dan jelas. | Presentasi karya dan nilai jual | 2 JP | komunikasi, kreativitas |
Kerajinan tangan dari bahan daur ulang adalah kegiatan kreatif yang mengubah barang bekas menjadi benda baru yang bermanfaat dan indah. Selain mengurangi sampah, kegiatan ini juga bisa menghasilkan uang jika karya yang dibuat memiliki nilai jual. Modul ini akan membimbingmu untuk menjadi pengrajin muda yang kreatif dan mandiri.
1. Mengenal Bahan Daur Ulang
Bahan daur ulang adalah benda-benda yang sudah tidak terpakai namun masih bisa diolah menjadi barang lain. Contohnya botol plastik, koran bekas, kardus, kain perca, atau kaleng. Setiap bahan memiliki karakteristik berbeda yang mempengaruhi jenis kerajinan yang bisa dibuat. Botol plastik cocok untuk vas bunga, koran untuk anyaman, dan kardus untuk kotak penyimpanan. Penting untuk memilih bahan yang bersih dan aman.
2. Ide Kerajinan Bernilai Jual
Kerajinan tangan bernilai jual adalah karya yang diminati orang lain dan bersedia dibeli. Untuk membuat kerajinan bernilai jual, kita perlu memikirkan beberapa hal: keunikan ide, fungsi benda, estetika (keindahan), dan kualitas pengerjaan. Contoh ide kerajinan bernilai jual dari daur ulang antara lain tas dari bungkus kopi, tempat pensil dari botol plastik, hiasan dinding dari koran bekas, atau kotak perhiasan dari kardus.
3. Alat dan Bahan Pendukung
Selain bahan utama daur ulang, kita juga memerlukan alat dan bahan pendukung. Alat yang umum digunakan adalah gunting, cutter (hati-hati saat menggunakan), lem, penggaris, pensil. Bahan pendukung bisa berupa cat warna, benang, manik-manik, atau kain flanel untuk hiasan. Pastikan semua alat aman digunakan dan selalu diawasi oleh guru atau orang dewasa.
4. Langkah Membuat Kerajinan
Proses membuat kerajinan tangan dimulai dari perencanaan. Pertama, tentukan ide dan bahan yang akan digunakan. Kedua, siapkan semua alat dan bahan. Ketiga, ikuti langkah-langkah pembuatan sesuai desain. Misalnya, jika membuat tempat pensil dari botol, potong botol, hias dengan cat atau kain, lalu keringkan. Keempat, periksa kerapian dan kekuatan karya. Terakhir, berikan sentuhan akhir agar lebih menarik.
5. Menjual Kerajinan Tangan
Setelah kerajinan tangan selesai dibuat, kita bisa mencoba menjualnya. Ada beberapa cara untuk menjual, misalnya menawarkan kepada teman, guru, atau keluarga. Kita juga bisa memajang di pameran sekolah. Untuk menarik pembeli, buatlah deskripsi produk yang menarik, sebutkan bahan dan keunikannya. Tentukan harga yang sesuai dengan bahan dan waktu pengerjaan. Ingat, senyum dan ramah saat menawarkan.
Rangkuman: Membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang adalah cara yang bagus untuk berkreasi, menjaga lingkungan, dan bahkan menghasilkan uang. Dengan ide kreatif, bahan yang tepat, alat yang aman, dan pengerjaan yang teliti, kita bisa mengubah sampah menjadi karya bernilai jual. Jangan lupa untuk selalu percaya diri saat mempresentasikan dan memasarkan hasil karyamu.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Daur ulang | Proses mengolah kembali sampah menjadi barang baru. |
| Kerajinan tangan | Karya seni yang dibuat menggunakan tangan. |
| Nilai jual | Harga yang pantas untuk suatu barang di pasaran. |
| Estetika | Keindahan dalam seni. |
| Kreativitas | Kemampuan menciptakan ide atau karya baru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Keterampilan Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Tata Boga: Olahan Pangan LokalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTata Busana: Menjahit DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBudidaya Sayuran PekaranganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerikanan dan Ternak Skala RumahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Modul Keterampilan lain yang sudah tersedia
Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBTata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBKeterampilan Suvenir : Membungkus kado berbagai bentuk — TunarunguKeterampilan Kelas VIII SMPLBTata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunarunguKeterampilan Kelas VIII SMPLBLihat semua Modul Ajar Keterampilan Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Keterampilan Berkreasi dan Berkarya.
Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII.
Apakah modul ajar Keterampilan materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Keterampilan kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kerajinan Tangan Bernilai Jual — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.