SMPLB · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas VII
Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu

Modul ajar (RPP) Keterampilan SMPLB kelas VII materi Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Keterampilan kelas VII materi Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kain perca adalah bahan sisa yang dapat diubah menjadi suvenir bernilai seni dan jual. Proses pembuatannya meliputi pengenalan jenis kain, perancangan pola, pemotongan, penjahitan, dan penambahan hiasan. Keterampilan ini tidak hanya melatih kreativitas dan ketelitian, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dan menarik.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu
Keterampilan · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu
Keterampilan · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKeterampilan
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKeterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengenal berbagai jenis kain dan dapat menggunakan alat potong sederhana dengan pengawasan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menghasilkan desain suvenir unik dari kain perca dan membuat produk yang inovatif serta bermanfaat.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan membuat suvenir, berbagi tugas, serta saling membantu.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik mampu mengidentifikasi kebutuhan material, merencanakan langkah kerja, dan menyelesaikan proyek suvenir secara mandiri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKeterampilan Vokasi
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan kemampuan dasar dalam bidang keterampilan vokasi, seperti mengidentifikasi alat dan bahan, mengikuti prosedur kerja sederhana, serta menghasilkan produk atau layanan dengan bimbingan, sesuai dengan potensi dan minatnya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKain perca adalah sisa potongan kain yang dapat diubah menjadi berbagai suvenir menarik seperti gantungan kunci atau hiasan dinding.
KonseptualPrinsip dasar pengolahan kain perca adalah daur ulang dan kreativitas untuk menciptakan nilai tambah dari bahan sisa.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah memilah, memotong, menjahit, dan merangkai kain perca menjadi bentuk suvenir.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya merencanakan proyek, mengatasi kesulitan dalam proses pembuatan, dan mengevaluasi hasil karyanya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh suvenir dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kain perca yang sesuai untuk suvenir dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan panduan visual, peserta didik dapat merancang pola suvenir sederhana dari kain perca sesuai kreativitasnya.
  3. Setelah mengamati demonstrasi dan mengikuti instruksi visual, peserta didik dapat memotong kain perca sesuai pola dengan rapi dan aman.
  4. Melalui praktik menjahit sederhana, peserta didik dapat menyatukan potongan kain perca menjadi bentuk dasar suvenir dengan bantuan guru.
  5. Dengan alat dan bahan yang disediakan, peserta didik dapat menghias dan menyelesaikan suvenir dari kain perca menjadi produk yang menarik dan fungsional.
  6. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya suvenirnya dengan percaya diri kepada teman sekelas.
Halaman 2 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membuat suvenir dari kain perca tidak hanya melatih keterampilan tangan, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kesadaran akan pentingnya daur ulang untuk lingkungan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah sisa kain yang tidak terpakai menjadi barang yang cantik dan bernilai jual?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik menerapkan prinsip-prinsip desain, warna, dan bentuk dalam merancang suvenir yang estetis.
Matematika: Peserta didik mengukur dan memotong kain sesuai pola, melatih konsep pengukuran dan geometri dasar.
Bahasa Indonesia: Peserta didik menyajikan dan menjelaskan hasil karyanya secara lisan atau menggunakan bahasa isyarat dengan kosakata yang tepat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat membantu mengumpulkan kain perca dari rumah dan memberikan motivasi kepada peserta didik dalam menyelesaikan proyek suvenir.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang terang, bersih, dan dilengkapi meja kerja individual atau kelompok akan mendukung kenyamanan dan keamanan peserta didik saat praktik menjahit.
Pemanfaatan Teknologi DigitalVideo tutorial menjahit sederhana dan gambar-gambar inspirasi suvenir dari kain perca dapat diakses melalui tablet atau proyektor untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh suvenir dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kain perca yang sesuai untuk suvenir dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata: Guru menunjukkan kartu gambar benda-benda dari kain. Peserta didik menebak nama benda tersebut dengan bahasa isyarat atau lisan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menunjukkan berbagai contoh suvenir dari kain perca (gantungan kunci, bros, hiasan dinding kecil) dan bertanya kepada peserta didik apakah mereka pernah melihat atau membuat benda serupa.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kain perca dan merancang suvenir, serta mengajukan pertanyaan 'Bagaimana kita bisa mengubah sisa kain yang tidak terpakai menjadi barang yang cantik dan bernilai jual?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang pengolahan kain perca menjadi suvenir dan meminta peserta didik mengamati jenis-jenis kain yang digunakan.
  2. Guru membagikan berbagai jenis potongan kain perca dan kartu nama kain (misalnya: katun, flanel, batik) kepada setiap kelompok.
  3. Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis-jenis kain perca berdasarkan tekstur, warna, dan pola dengan bimbingan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok mendiskusikan ide suvenir yang ingin mereka buat dan jenis kain perca yang akan digunakan.
  2. Peserta didik secara individu atau berpasangan mulai membuat sketsa sederhana atau pola dasar suvenir yang mereka inginkan di buku gambar atau lembar kerja.
  3. Guru berkeliling membimbing peserta didik dalam menentukan desain yang realistis dan sesuai dengan bahan yang tersedia.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan ide desain suvenir dan alasan pemilihan jenis kain perca di depan kelas menggunakan bahasa isyarat atau lisan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap desain dan ide yang disampaikan, serta mengapresiasi setiap usaha peserta didik.
  3. Penguatan: Guru menyimpulkan pentingnya pemilihan bahan yang tepat dan kreativitas dalam mendesain suvenir dari kain perca.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang identifikasi kain perca dan pentingnya desain dalam pembuatan suvenir.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar merancang suvenir.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk mempersiapkan alat dan bahan untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati demonstrasi dan mengikuti instruksi visual, peserta didik dapat memotong kain perca sesuai pola dengan rapi dan aman.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru membuat gerakan memotong atau menjahit. Peserta didik meniru gerakan tersebut dan menebak artinya.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali desain suvenir yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya dan alat-alat yang akan digunakan hari ini.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memotong kain perca sesuai pola dengan aman dan rapi, serta bertanya 'Bagaimana cara memotong kain perca agar hasilnya sesuai dengan pola yang kita inginkan?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menayangkan video tutorial singkat tentang cara menggunakan gunting kain yang aman dan teknik memotong kain perca yang tepat.
  2. Guru mendemonstrasikan secara langsung cara memegang gunting, menjiplak pola pada kain, dan memotong kain perca dengan rapi dan hati-hati.
  3. Peserta didik mengamati demonstrasi guru dengan seksama, dibantu dengan kartu instruksi visual langkah demi langkah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik secara berpasangan atau individu mulai menjiplak pola desain suvenir mereka pada kain perca yang sudah dipilih.
  2. Dengan pengawasan ketat dari guru dan asisten, peserta didik memotong kain perca sesuai dengan pola yang telah digambar menggunakan gunting kain.
  3. Guru berkeliling untuk memastikan peserta didik memotong dengan aman dan memberikan bantuan jika ada kesulitan, terutama untuk peserta didik dengan hambatan motorik halus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap peserta didik menunjukkan hasil potongan kain percanya kepada guru dan teman sekelompok.
  2. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif serta saran untuk meningkatkan kerapian potongan.
  3. Penguatan: Guru menekankan pentingnya ketelitian dan kesabaran dalam proses memotong untuk mendapatkan hasil yang baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum langkah-langkah memotong kain perca dengan aman dan rapi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan pujian atas usaha dan ketelitian peserta didik dalam memotong kain, serta menanyakan kesulitan yang mereka alami.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk membawa benang dan jarum tumpul (jika memungkinkan) untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan alat dan bahan yang disediakan, peserta didik dapat menghias dan menyelesaikan suvenir dari kain perca menjadi produk yang menarik dan fungsional.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Jari Menari: Peserta didik mengikuti gerakan jari guru yang membentuk pola jahitan sederhana di udara, melatih koordinasi motorik halus.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan kembali potongan-potongan kain perca yang sudah dipotong peserta didik dan mengingatkan tujuan akhir pembuatan suvenir.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyatukan dan menghias suvenir hingga selesai, serta bertanya 'Bagaimana kita bisa membuat suvenir kain perca kita menjadi produk yang cantik dan siap pakai?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menguji hasil: Guru menayangkan video tutorial singkat tentang teknik menjahit tangan dasar (misalnya tusuk jelujur) yang mudah diikuti oleh peserta didik.
  2. Guru mendemonstrasikan cara menyatukan dua potongan kain perca menggunakan jarum tumpul dan benang, serta cara menambahkan hiasan seperti kancing atau manik-manik.
  3. Peserta didik mengamati demonstrasi guru dengan cermat, dibantu dengan kartu instruksi visual dan contoh-contoh suvenir jadi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Peserta didik mulai menyatukan potongan-potongan kain perca sesuai dengan desain yang telah mereka buat menggunakan teknik menjahit tangan sederhana.
  2. Guru dan asisten memberikan bimbingan individual, membantu peserta didik yang kesulitan dalam menjahit atau merangkai bagian-bagian suvenir.
  3. Setelah bentuk dasar suvenir jadi, peserta didik menambahkan hiasan seperti kancing, manik-manik, atau aplikasi kain kecil lainnya untuk mempercantik hasil karya mereka.
  4. Peserta didik memastikan semua bagian suvenir terpasang dengan kuat dan rapi, serta membersihkan sisa benang atau lem.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Setiap peserta didik mempresentasikan suvenir kain perca yang telah selesai dibuat di depan kelas, menjelaskan bahan dan proses pembuatannya.
  2. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan umpan balik positif terhadap karya suvenir yang telah dihasilkan, serta menanyakan kesan dan pembelajaran yang didapat.
  3. Penguatan: Guru menyimpulkan seluruh rangkaian kegiatan pembuatan suvenir, menekankan nilai kreativitas, ketekunan, dan manfaat daur ulang kain perca.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang seluruh proses pembuatan suvenir dari kain perca, mulai dari ide hingga produk jadi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua karya yang telah dibuat dan menanyakan perasaan bangga peserta didik terhadap hasil karyanya, menciptakan suasana gembira.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mendorong peserta didik untuk terus berkreasi dengan bahan daur ulang di rumah, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat merancang pola, memotong, dan menyatukan kain perca menjadi suvenir sederhana.

Alat & bahan: Kain perca aneka warna, gunting kain, pensil/kapur jahit, jarum tumpul, benang jahit, kancing/manik-manik, lem kain, contoh gambar suvenir

Langkah kerja:

  1. Amati contoh gambar suvenir dari kain perca yang ditunjukkan guru.
  2. Pilih jenis kain perca yang ingin kamu gunakan, lalu buatlah sketsa pola suvenir yang kamu inginkan di kertas.
  3. Jiplat pola sketsa kamu pada kain perca menggunakan pensil/kapur jahit dengan hati-hati.
  4. Gunting kain perca sesuai pola yang sudah dijiplak dengan rapi.
  5. Satukan potongan-potongan kain perca menggunakan jahitan sederhana atau lem kain, lalu tambahkan hiasan agar suvenirmu lebih cantik.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Pernahkah kamu melihat benda-benda yang terbuat dari sisa kain?
  2. Sebutkan 3 benda yang bisa dibuat dari kain perca!
  3. Bisakah kamu menggunakan gunting dengan hati-hati?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi, kerapian memotong, dan kemandirian dalam menjahit.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan dengan menilai produk suvenir kain perca yang dihasilkan peserta didik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis kain perca yang sesuai untuk suvenir.Identifikasi kain perca.4 JPKreativitas
2Merancang pola suvenir sederhana dan memotong kain perca sesuai pola.Desain pola dan pemotongan kain.4 JPKreativitas, Kemandirian
3Menyatukan dan menghias suvenir dari kain perca hingga selesai.Penjahitan dan finishing suvenir.4 JPKreativitas, Kolaborasi, Kemandirian
Halaman 9 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kain perca adalah potongan-potongan kain sisa dari proses pembuatan pakaian atau kerajinan lainnya. Seringkali dianggap limbah, namun dengan sedikit sentuhan kreativitas, kain perca dapat diubah menjadi berbagai suvenir yang cantik dan memiliki nilai jual. Modul ini akan membimbingmu untuk menciptakan karya unik dari kain perca.

1. Mengenal Kain Perca
Kain perca adalah sisa potongan kain yang ukurannya bervariasi. Ada banyak jenis kain perca, seperti katun, flanel, batik, atau brokat. Setiap jenis kain memiliki tekstur dan karakteristik yang berbeda. Kain katun dan flanel sering digunakan karena mudah dijahit dan memiliki banyak pilihan warna serta motif. Mengenali jenis kain akan membantumu memilih bahan yang tepat untuk suvenir yang ingin kamu buat. Misalnya, flanel cocok untuk boneka kecil, sedangkan katun cocok untuk dompet koin.

2. Ide Suvenir dari Kain Perca
Ada banyak ide suvenir yang bisa dibuat dari kain perca. Beberapa contoh yang populer antara lain gantungan kunci bentuk hewan atau bunga, bros lucu, hiasan dinding mini, sarung bantal dekoratif, dompet koin, atau tatakan gelas. Pilihlah ide yang sesuai dengan kemampuanmu dan bahan perca yang tersedia. Kamu juga bisa mencari inspirasi dari majalah kerajinan atau internet untuk menemukan desain yang kamu suka.

3. Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk membuat suvenir dari kain perca, kamu memerlukan beberapa alat dan bahan dasar. Alat utama adalah gunting kain yang tajam, pensil atau kapur jahit untuk menggambar pola, jarum tumpul dan benang jahit untuk menyatukan kain, serta lem kain jika diperlukan. Bahan utama tentu saja kain perca aneka warna dan motif. Untuk hiasan, kamu bisa menyiapkan kancing, manik-manik, pita, atau renda sesuai dengan desain suvenirmu.

4. Cara Membuat Pola Suvenir
Pola adalah cetakan atau bentuk dasar suvenir yang akan kamu buat. Pertama, gambarlah sketsa suvenir yang kamu inginkan di kertas. Pastikan ukurannya sesuai dengan suvenir yang kamu bayangkan. Setelah itu, gunting sketsa pola tersebut. Kemudian, letakkan pola kertas di atas kain perca dan jiplak bentuknya menggunakan pensil atau kapur jahit. Pastikan kamu menjiplak dengan hati-hati agar hasilnya rapi dan sesuai dengan bentuk pola.

5. Teknik Memotong Kain Perca
Memotong kain perca harus dilakukan dengan hati-hati agar hasilnya rapi dan aman. Gunakan gunting kain yang tajam. Pegang gunting dengan benar dan pastikan jari-jarimu tidak menghalangi mata gunting. Potong kain tepat di garis pola yang sudah kamu jiplak. Untuk bagian yang melengkung, potonglah secara perlahan dan ikuti lengkungan pola. Jika kamu merasa kesulitan, mintalah bantuan guru atau teman agar proses memotong berjalan lancar.

6. Menjahit dan Merangkai Kain Perca
Setelah semua potongan kain perca siap, saatnya menyatukan mereka. Kamu bisa menggunakan teknik menjahit tangan sederhana seperti tusuk jelujur atau tusuk tikam jejak. Jika kamu belum mahir menjahit, bisa juga menggunakan lem kain khusus untuk merekatkan potongan-potongan kain. Pastikan semua bagian terpasang dengan kuat. Setelah bentuk dasar suvenir jadi, tambahkan hiasan seperti kancing, manik-manik, atau aplikasi kain kecil untuk mempercantik hasil karyamu.

Rangkuman: Kain perca adalah bahan sisa yang dapat diubah menjadi suvenir bernilai seni dan jual. Proses pembuatannya meliputi pengenalan jenis kain, perancangan pola, pemotongan, penjahitan, dan penambahan hiasan. Keterampilan ini tidak hanya melatih kreativitas dan ketelitian, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dan menarik.

Halaman 10 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kain PercaPotongan kain sisa
SuvenirCenderamata atau oleh-oleh
PolaBentuk atau cetakan dasar
MenjiplakMenggambar ulang bentuk
Tusuk JelujurTeknik jahitan tangan sederhana
Daur UlangPemanfaatan kembali barang bekas
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIPeta Konsep
Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — TunarunguMengenal Kain PercaIde Suvenir dari Kain PercaAlat dan Bahan yang DibutuhkanCara Membuat Pola SuvenirTeknik Memotong Kain Perca
Dari sub-bab Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — TunarunguHalaman 13
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaKeterampilan · Kelas VIIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Tata Boga: Olahan Pangan Lokal2Tata Busana: Menjahit Dasar3Budidaya Sayuran Pekarangan4Perikanan dan Ternak Skala Rumahan5Kerajinan Tangan Bernilai Jual…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Keterampilan Vokasi.

Modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII.

Apakah modul ajar Keterampilan materi Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Keterampilan kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Keterampilan Suvenir : Pengolahan kain perca — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Keterampilan SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.