SMPLB · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas VII
Pecahan — Tunarungu

Modul ajar (RPP) Matematika SMPLB kelas VII materi Pecahan — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Pendidikan Khusus).

Sampul modul ajar Matematika kelas VII materi Pecahan — Tunarungu — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pecahan adalah cara menyatakan bagian dari keseluruhan, terdiri dari pembilang (bagian yang diambil) di atas dan penyebut (total bagian) di bawah. Untuk menulis pecahan, hitung bagian yang diarsir sebagai pembilang dan total bagian sebagai penyebut. Saat membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama, pecahan dengan pembilang yang lebih besar memiliki nilai yang lebih besar. Pecahan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pecahan — Tunarungu
Matematika · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pecahan — Tunarungu
Matematika · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPecahan — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal konsep bilangan cacah dan dapat melakukan operasi penjumlahan serta pengurangan bilangan cacah sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mengidentifikasi informasi tentang pecahan dari berbagai sumber visual dan memprosesnya untuk menyelesaikan masalah.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik membuat model visual pecahan menggunakan benda konkret dan menyajikannya dengan cara yang unik.
  3. komunikasi — elemen: menyampaikan gagasan
    Peserta didik mengomunikasikan pemahaman mereka tentang pecahan melalui bahasa isyarat, tulisan, atau gambar kepada teman dan guru.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Pendidikan Khusus)
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang bilangan cacah, bilangan bulat, dan bilangan pecahan serta menggunakannya dalam konteks kehidupan sehari-hari dan memecahkan masalah sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPecahan adalah bagian dari keseluruhan, seperti setengah dari sebuah kue atau seperempat dari sebuah pizza.
KonseptualKonsep inti pecahan melibatkan pembagian suatu objek atau kumpulan menjadi bagian-bagian yang sama besar dan merepresentasikannya dengan pembilang dan penyebut.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi, menulis, membandingkan, dan melakukan operasi penjumlahan/pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pecahan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana cara memecahkan masalah yang melibatkan pecahan dengan strategi yang tepat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep pecahan biasa (pembilang dan penyebut) dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan kartu pecahan, peserta didik dapat menuliskan lambang pecahan biasa sesuai gambar yang diberikan dengan benar.
  3. Setelah membandingkan model visual pecahan, peserta didik dapat membandingkan dua pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau = dengan tepat.
  4. Melalui kegiatan simulasi berbagi, peserta didik dapat menjumlahkan dua pecahan berpenyebut sama dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan benar.
  5. Dengan mengerjakan lembar kerja, peserta didik dapat mengurangi dua pecahan berpenyebut sama dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan tepat.
Halaman 2 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami pecahan membantu peserta didik membagi dan mengukur benda atau jumlah dalam kehidupan sehari-hari, seperti berbagi makanan atau memahami resep masakan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membagi sebuah kue agar setiap teman mendapatkan bagian yang sama besar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Membuat karya seni mozaik dari potongan kertas yang merepresentasikan pecahan.
Bahasa Indonesia: Menulis kalimat sederhana untuk mendeskripsikan gambar pecahan atau menceritakan kegiatan berbagi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik menemukan contoh pecahan di rumah, seperti membagi buah atau kue, dan mendiskusikannya.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur dengan visualisasi pecahan di dinding, sudut belajar dengan benda-benda yang dapat dibagi, dan area diskusi kelompok yang nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan tablet atau komputer dengan aplikasi interaktif untuk mengenal dan membandingkan pecahan, serta video pembelajaran bersubtitle dan bahasa isyarat.
Halaman 3 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep pecahan biasa (pembilang dan penyebut) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Angka Pecahan: Guru memandu peserta didik melakukan tepuk dengan menyebutkan angka pembilang dan penyebut secara bergantian, lalu tepuk tangan sesuai jumlah bagian.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran menggunakan daftar nama visual.
  2. Guru menampilkan gambar kue utuh dan kue yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian, lalu bertanya bagaimana cara membagi kue itu secara adil.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa mereka akan belajar tentang pecahan untuk memecahkan masalah berbagi benda.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek tanpa suara (dengan teks dan bahasa isyarat) tentang seseorang yang kesulitan membagi pizza kepada teman-temannya, lalu bertanya, “Apa masalah yang dihadapi orang di video?”
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan membagikan satu buah apel atau roti kepada setiap kelompok.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru meminta setiap kelompok untuk membagi apel/roti tersebut menjadi dua bagian yang sama besar, lalu menanyakan berapa bagian yang didapat masing-masing. Guru mengulang dengan empat bagian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta menunjukkan hasil pembagian apel/roti mereka dan menjelaskan (dengan isyarat/tulisan) bagaimana mereka membaginya. Guru memperkenalkan istilah 'setengah', 'seperempat', dan 'pecahan'.
  2. Guru mencontohkan cara menulis pecahan 1/2 dan 1/4 menggunakan kartu bilangan dan kartu kata 'pembilang' serta 'penyebut' di papan tulis.
  3. Peserta didik berlatih menuliskan pecahan dari berbagai gambar benda yang dibagi (misal: cokelat, pizza) pada lembar kerja sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan (dengan isyarat/tulisan/gambar) hasil identifikasi mereka tentang pembilang dan penyebut dari pecahan yang mereka buat.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi pemahaman yang kurang tepat dengan menunjukkan contoh visual yang benar.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang konsep pecahan sebagai bagian dari keseluruhan yang sama besar, serta memperkenalkan istilah pembilang (bagian yang diambil) dan penyebut (jumlah seluruh bagian).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang apa itu pecahan, pembilang, dan penyebut dengan bantuan visual kartu kata.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar pecahan, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa mencari contoh pecahan di lingkungan rumah dan mempersilakan peserta didik untuk berdoa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menggunakan kartu pecahan, peserta didik dapat menuliskan lambang pecahan biasa sesuai gambar yang diberikan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gambar Pecahan: Guru menunjukkan gambar benda yang terbagi, peserta didik menebak berapa bagian yang diarsir. Contoh: gambar lingkaran dibagi 4, 1 bagian diarsir. Siswa menebak 'satu per empat'.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran menggunakan kartu nama bergambar.
  2. Guru mengulas materi sebelumnya tentang pembilang dan penyebut dengan menunjukkan beberapa kartu pecahan dan meminta peserta didik menyebutkan pembilang/penyebutnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menuliskan lambang pecahan dari gambar, dan mengajukan pertanyaan pemantik, “Bagaimana cara kita mengubah gambar bagian makanan menjadi angka pecahan?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar benda yang terbagi menjadi beberapa bagian, dengan beberapa bagian diarsir, melalui proyektor atau kartu besar.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik mengamati gambar-gambar tersebut dan secara individu mencoba menuliskan lambang pecahan yang sesuai pada papan tulis mini atau kertas.
  3. Pengumpulan data: Guru membagikan satu set kartu pecahan (gambar dan lambang) kepada setiap kelompok. Peserta didik diminta mencocokkan kartu gambar dengan kartu lambang pecahannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi dan saling memeriksa hasil pencocokan kartu pecahan mereka. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi jika ada kesalahan.
  2. Pembuktian: Guru memberikan LKPD berjudul 'Pasangkan Pecahanmu!' yang berisi gambar-gambar pecahan dan kolom kosong untuk menuliskan lambang pecahannya. Peserta didik mengisi LKPD tersebut secara mandiri.
  3. Guru meminta beberapa peserta didik maju ke depan untuk menunjukkan hasil LKPD mereka dan menjelaskan (dengan isyarat/tulisan) bagaimana mereka menuliskan lambang pecahan tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah dalam menuliskan lambang pecahan dari suatu gambar (menghitung bagian yang diarsir sebagai pembilang, menghitung seluruh bagian sebagai penyebut).
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan memberikan pujian atas usaha dan ketepatan peserta didik dalam menuliskan lambang pecahan.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan memberikan contoh tambahan dan memastikan semua peserta didik memahami hubungan antara gambar dan lambang pecahan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat tentang cara menuliskan lambang pecahan menggunakan kartu kata dan gambar.
  2. Guru mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada peserta didik atas semangat belajar mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh lambang pecahan di buku atau majalah, dan diakhiri dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Setelah membandingkan model visual pecahan, peserta didik dapat membandingkan dua pecahan berpenyebut sama menggunakan tanda <, >, atau = dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Pecahan Berantai: Guru memulai dengan satu pecahan (misal: 1/4), peserta didik berikutnya menyebutkan pecahan lain yang lebih besar atau lebih kecil (sesuai instruksi guru) secara berurutan, sambil menunjukkan dengan jari jumlah bagiannya.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran menggunakan papan kehadiran visual.
  2. Guru mengulas materi sebelumnya tentang menulis lambang pecahan dengan menunjukkan beberapa gambar dan meminta peserta didik menuliskan pecahannya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membandingkan dua pecahan berpenyebut sama, dan bertanya, “Bagaimana cara kita tahu pecahan mana yang lebih besar atau lebih kecil?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan dua gambar pizza yang dibagi sama besar (misal: keduanya dibagi 8), tetapi satu pizza memiliki 3 potong yang tersisa (3/8) dan pizza lainnya memiliki 5 potong yang tersisa (5/8). Guru bertanya, “Pizza mana yang tersisa lebih banyak?”
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil dan membagikan satu set kartu pecahan visual (misal: 1/4, 2/4, 3/4) dan kartu tanda perbandingan (<, >, =).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk membandingkan dua kartu pecahan visual yang diberikan guru (misal: 2/4 dan 1/4) dan meletakkan tanda perbandingan yang tepat di antaranya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perbandingan pecahan mereka dengan menunjukkan kartu visual dan tanda perbandingan, sambil menjelaskan alasannya (dengan isyarat/tulisan).
  2. Guru memperkenalkan konsep membandingkan pecahan berpenyebut sama: jika penyebutnya sama, bandingkan pembilangnya. Guru menuliskan contoh di papan tulis.
  3. Peserta didik mengerjakan LKPD berjudul 'Siapa Lebih Besar?' yang berisi gambar dan lambang pecahan berpenyebut sama untuk dibandingkan dengan tanda <, >, atau =.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru membahas jawaban LKPD secara klasikal, meminta peserta didik menjelaskan pilihan mereka, dan memberikan koreksi jika diperlukan.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang strategi membandingkan pecahan berpenyebut sama, yaitu dengan melihat angka pembilangnya.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa semakin besar pembilangnya (dengan penyebut yang sama), semakin besar nilai pecahannya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan tentang cara membandingkan pecahan berpenyebut sama menggunakan kartu tanda perbandingan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kerja keras dan pemahaman mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan melalui tepuk tangan bersama.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal membandingkan pecahan sederhana dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123Ayo Berbagi dan Mengenal Pecahan!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan lambang pecahan dari benda yang dibagi.

Alat & bahan: Gambar benda yang dibagi, pensil warna, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Bagian yang diarsir pada gambar adalah 1/4. Tuliskan pecahan untuk bagian yang tidak diarsir.
  2. Amati gambar pizza di bawah ini yang sudah terpotong.
  3. Warnai 3 bagian dari pizza tersebut.
  4. Tuliskan berapa bagian pizza yang sudah kamu warnai sebagai pembilang.
  5. Tuliskan berapa jumlah seluruh potongan pizza sebagai penyebut.
  6. Tuliskan lambang pecahan dari pizza yang sudah kamu warnai.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bisakah kamu menunjukkan 1 bagian dari 4 bagian kue ini?
  2. Jika ada 3 buah apel, dan kamu makan 1, berapa apel yang tersisa?
  3. Coba gambar sebuah lingkaran, lalu bagi menjadi 2 bagian sama besar.

Formatif (proses): Observasi selama kegiatan kelompok, keaktifan dalam diskusi, dan ketepatan dalam mengisi LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis atau lisan/isyarat/visual dengan soal pilihan ganda dan esai tentang identifikasi, penulisan, dan perbandingan pecahan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep pecahan biasaPengenalan pecahan, pembilang, dan penyebut2 JPpenalaran kritis
2Menuliskan lambang pecahan biasaRepresentasi pecahan dari gambar2 JPkreativitas
3Membandingkan dua pecahan berpenyebut samaPerbandingan nilai pecahan2 JPpenalaran kritis, komunikasi
Halaman 9 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pecahan adalah bagian penting dalam matematika yang membantu kita memahami pembagian dan proporsi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai pecahan, seperti saat membagi makanan, mengukur bahan resep, atau membaca diskon harga. Mempelajari pecahan akan membuatmu lebih mudah memahami dunia di sekitar kita.

1. Apa itu Pecahan?
Pecahan adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari keseluruhan. Pecahan terdiri dari dua bagian utama: pembilang dan penyebut. Pembilang adalah angka di atas garis pecahan yang menunjukkan berapa banyak bagian yang kita ambil atau miliki. Penyebut adalah angka di bawah garis pecahan yang menunjukkan berapa banyak total bagian yang sama besar dari keseluruhan. Contohnya, jika sebuah kue dipotong menjadi 4 bagian yang sama, dan kamu mengambil 1 bagian, maka kamu memiliki 1/4 dari kue tersebut. Angka '1' adalah pembilang, dan angka '4' adalah penyebut.

2. Mengenal Pembilang dan Penyebut
Pembilang (numerator) adalah angka yang berada di atas garis pecahan. Pembilang menunjukkan jumlah bagian yang menjadi fokus atau yang sedang dibahas. Misalnya, dalam pecahan 3/5, angka 3 adalah pembilang, yang berarti ada 3 bagian yang kita perhatikan. Penyebut (denominator) adalah angka yang berada di bawah garis pecahan. Penyebut menunjukkan jumlah total bagian yang sama besar dari suatu keseluruhan. Dalam pecahan 3/5, angka 5 adalah penyebut, yang berarti keseluruhan dibagi menjadi 5 bagian yang sama. Penting untuk diingat bahwa penyebut tidak boleh nol.

3. Menuliskan Lambang Pecahan
Untuk menuliskan lambang pecahan dari suatu gambar, pertama hitunglah berapa banyak bagian yang diarsir atau yang menjadi fokus. Angka ini akan menjadi pembilang. Kedua, hitunglah berapa banyak total bagian yang sama besar pada gambar tersebut. Angka ini akan menjadi penyebut. Kemudian, tuliskan pembilang di atas dan penyebut di bawah, dipisahkan oleh garis datar. Contoh: jika ada sebuah persegi panjang dibagi menjadi 6 bagian sama besar, dan 2 bagian diarsir, maka lambang pecahannya adalah 2/6.

4. Membandingkan Pecahan Berpenyebut Sama
Membandingkan pecahan berarti menentukan pecahan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama nilainya. Untuk pecahan yang memiliki penyebut yang sama, membandingkannya sangat mudah. Kita hanya perlu membandingkan angka pembilangnya. Pecahan dengan pembilang yang lebih besar akan memiliki nilai yang lebih besar. Contoh: Untuk membandingkan 3/5 dan 2/5, karena penyebutnya sama (yaitu 5), kita bandingkan pembilangnya (3 dan 2). Karena 3 lebih besar dari 2, maka 3/5 lebih besar dari 2/5 (ditulis 3/5 > 2/5).

5. Contoh Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pecahan sering kita temukan dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya, saat kamu memotong sebuah apel menjadi dua bagian, setiap bagian adalah 1/2. Jika kamu membeli kue yang dipotong menjadi 8 bagian, dan kamu makan 2 potong, kamu telah makan 2/8 dari kue tersebut. Dalam resep masakan, sering tertulis '1/2 sendok teh garam' atau '1/4 cangkir gula'. Pecahan juga digunakan untuk menunjukkan waktu, misalnya 'setengah jam' atau 'seperempat jam'.

Rangkuman: Pecahan adalah cara menyatakan bagian dari keseluruhan, terdiri dari pembilang (bagian yang diambil) di atas dan penyebut (total bagian) di bawah. Untuk menulis pecahan, hitung bagian yang diarsir sebagai pembilang dan total bagian sebagai penyebut. Saat membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama, pecahan dengan pembilang yang lebih besar memiliki nilai yang lebih besar. Pecahan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 10 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PecahanBagian dari keseluruhan
PembilangAngka di atas garis pecahan, menunjukkan bagian yang diambil
PenyebutAngka di bawah garis pecahan, menunjukkan total bagian
KeseluruhanJumlah total atau utuh
MembandingkanMenentukan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pecahan — Tunarungu" mata pelajaran Matematika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pecahan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Pecahan — Tunarungu ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIPeta Konsep
Pecahan — TunarunguApa itu Pecahan?Mengenal Pembilang dan PenyebutMenuliskan Lambang PecahanMembandingkan Pecahan Berpenyebut SamaContoh Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari
Dari sub-bab Pecahan — TunarunguHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Bilangan Bulat1Pecahan1Bentuk Aljabar1Persamaan Linear Satu Variabel2Perbandingan…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBilangan BulatPecahanBentuk AljabarPersamaan Linear Satu Variabel
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pecahan — Tunarungu pada Matematika SMPLB, Fase D, elemen Bilangan.

Modul Pecahan — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pecahan — Tunarungu untuk Matematika kelas VII.

Apakah modul ajar Matematika materi Pecahan — Tunarungu ini gratis?

Ya. Modul Pecahan — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pecahan — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pecahan — Tunarungu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pecahan — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pecahan — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Pendidikan Khusus), pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pecahan — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pecahan — Tunarungu untuk Matematika kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pecahan — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pecahan — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Matematika ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pecahan — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Matematika SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.