Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas VII
Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda
Modul ajar (RPP) Seni Budaya SMPLB kelas VII materi Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda yang Anda cari? Materi Seni Budaya Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik langsung |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengalaman menggambar bentuk dasar atau mencoret-coret dengan media sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kemandirian, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus |
| Elemen / Domain | Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa, mengapresiasi dan menanggapi karya seni rupa |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menghasilkan karya seni rupa sederhana dari berbagai media, serta mampu menyampaikan pendapat tentang karya seni rupa yang dibuatnya atau karya orang lain dengan bantuan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini melibatkan pengamatan langsung terhadap bentuk, warna, dan tekstur tumbuhan (flora), hewan (fauna), serta benda-benda di sekitar (alam benda) sebagai objek gambar. |
| Konseptual | Konsep inti adalah memahami proporsi, komposisi, perspektif sederhana, dan teknik dasar dalam menggambar objek tiga dimensi menjadi dua dimensi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menggambar mulai dari sketsa, pembentukan, hingga pemberian detail dan arsiran. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa menggambar adalah cara untuk mengekspresikan diri dan mengasah kepekaan visual terhadap lingkungan sekitar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk dasar flora, fauna, dan alam benda di sekitar.
- Peserta didik mampu membuat sketsa sederhana objek flora, fauna, dan alam benda.
- Peserta didik mampu menerapkan teknik dasar arsiran pada gambar flora, fauna, dan alam benda.
- Peserta didik mampu menghasilkan karya gambar flora, fauna, atau alam benda dengan bantuan.
- Peserta didik mampu menyampaikan perasaan atau cerita di balik gambarnya secara sederhana.
Pemahaman bermakna: Menggambar flora, fauna, dan alam benda adalah cara untuk mengamati dan mengapresiasi keindahan di sekitar kita, sekaligus melatih keterampilan motorik halus dan ekspresi diri.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mencoba menggambar bunga, kucing, atau botol di rumah? Bagaimana rasanya?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik langsung |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Mengamati bentuk, struktur, dan ciri-ciri makhluk hidup (flora dan fauna) serta benda mati. Bahasa Indonesia: Mengungkapkan ide, perasaan, dan cerita di balik gambar yang dibuat secara lisan atau tulisan sederhana. Matematika: Memahami konsep bentuk dasar geometri yang ada pada objek gambar dan proporsi sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mengamati objek gambar di rumah dan menyediakan alat gambar sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman dengan meja yang cukup luas untuk menggambar, pencahayaan baik, dan tersedia contoh-contoh objek nyata atau gambar inspiratif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet atau proyektor untuk menampilkan gambar-gambar referensi flora, fauna, dan alam benda yang beragam dan menarik sebagai inspirasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk dasar flora, fauna, dan alam benda di sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan beberapa gambar sederhana flora, fauna, dan alam benda. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal objek-objek gambar dan menanyakan, 'Apa saja yang bisa kita gambar di sekitar kita?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati benda-benda nyata di kelas (misalnya daun, pensil, boneka kecil) atau melihat gambar/video pendek tentang berbagai bentuk flora, fauna, dan alam benda. Guru membimbing peserta didik untuk menyebutkan ciri-ciri sederhana dari objek tersebut (misalnya 'daun bentuknya lonjong', 'kucing punya ekor', 'botol tinggi'). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik memilih satu objek (flora, fauna, atau alam benda) yang paling menarik perhatian mereka. Dengan bimbingan guru, mereka mencoba menyebutkan bagian-bagian objek tersebut dan menunjukannya. Kemudian, mereka mencoba meniru bentuk dasar objek tersebut dengan jari di udara atau di meja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menunjukkan objek yang mereka pilih dan menyebutkan bentuk dasarnya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman bahwa setiap objek memiliki bentuk dasar yang bisa dikenali. Peserta didik diajak bersyukur atas keindahan ciptaan Tuhan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa ada banyak objek indah di sekitar kita yang bisa digambar. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar, mengingatkan untuk mengamati lebih banyak objek di rumah, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa serta senyuman. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu membuat sketsa sederhana objek flora, fauna, dan alam benda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik mengingat kembali objek-objek yang sudah mereka kenali di pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah membuat sketsa objek yang dipilih dan memotivasi dengan pertanyaan, 'Siapa yang mau mencoba menggambar bunga atau hewan kesukaannya hari ini?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan langkah-langkah sederhana membuat sketsa: mulai dari bentuk dasar (lingkaran, kotak), menambahkan garis bantu, hingga membentuk objek. Guru mendemonstrasikan secara langsung di papan tulis atau kertas besar, misalnya menggambar apel dari lingkaran, atau kucing dari dua lingkaran. Peserta didik mengamati dengan seksama. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik memilih satu objek (flora/fauna/alam benda) yang telah disiapkan guru (misalnya bunga plastik, buah, mainan hewan). Mereka diberikan kertas dan pensil. Dengan bimbingan individu dari guru, peserta didik mulai mencoba membuat sketsa objek pilihannya. Guru berkeliling memberikan dukungan dan arahan khusus, misalnya 'Coba buat lingkaran besar dulu untuk badannya'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik yang bersedia menunjukkan sketsa mereka. Guru memberikan pujian dan umpan balik konstruktif, misalnya 'Wah, bunga ini sudah terlihat kelopaknya!'. Peserta didik lain juga diajak memberikan komentar positif. Guru menekankan bahwa setiap usaha itu berharga. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum bahwa membuat sketsa itu seru dan butuh latihan. Guru mengapresiasi semua usaha, memberikan semangat untuk terus berlatih, dan menyampaikan bahwa di pertemuan selanjutnya kita akan mewarnai atau memberi arsiran pada sketsa kita. Pembelajaran ditutup dengan doa dan yel-yel penyemangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu menerapkan teknik dasar arsiran pada gambar flora, fauna, dan alam benda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, mengajak berdoa, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan kembali sketsa-sketsa dari pertemuan sebelumnya. Guru memotivasi dengan pertanyaan, 'Sketsa kalian sudah bagus, bagaimana kalau kita buat gambar ini jadi lebih hidup dengan arsiran?' Guru menyampaikan tujuan hari ini yaitu menyelesaikan gambar dengan arsiran sederhana dan menceritakan sedikit tentang gambar mereka. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan dan mendemonstrasikan teknik arsiran sederhana menggunakan pensil (misalnya arsiran searah, silang, atau tekanan pensil untuk terang-gelap) pada sebuah objek sketsa. Guru menekankan bahwa arsiran bisa membuat gambar terlihat lebih bervolume. Peserta didik diajak menirukan gerakan arsiran di udara. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melanjutkan sketsa yang telah mereka buat di pertemuan sebelumnya. Mereka diberikan pensil dengan kekerasan berbeda (jika ada) atau pensil warna. Dengan bimbingan guru, peserta didik mencoba menerapkan arsiran sederhana pada gambar mereka. Guru membantu mengarahkan 'Coba arsir bagian bawah daun agar terlihat gelap' atau 'Tekan pensilnya lebih kuat di sini'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik memamerkan hasil karyanya di meja masing-masing. Setiap peserta didik secara bergantian menceritakan sedikit tentang objek yang digambar dan perasaannya saat menggambar (misalnya 'Ini kucingku, aku senang menggambarnya'). Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan komentar positif tentang usaha dan kreativitas mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa dengan sketsa dan arsiran, kita bisa membuat gambar yang indah. Guru memberikan pujian setinggi-tingginya untuk setiap karya, menegaskan bahwa setiap orang punya cara unik dalam menggambar, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa serta ajakan untuk terus berkarya dan mencintai seni. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu membuat sketsa dan arsiran sederhana pada objek pilihan.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, pensil warna/krayon, objek nyata (daun, buah, mainan hewan, botol kecil)
Langkah kerja:
- Amati objek yang tersedia di meja kalian.
- Pilih satu objek yang paling kalian suka.
- Buatlah sketsa bentuk dasar objek tersebut di kertasmu dengan pensil.
- Tambahkan detail-detail sederhana pada sketsamu.
- Warnai atau berikan arsiran sederhana pada gambarmu agar terlihat lebih hidup.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Benda apa saja yang kamu lihat di sekitarmu?
- Coba tunjuk mana yang bunga? Mana yang hewan?
- Pernahkah kamu mencoba menggambar?
- Alat apa yang biasanya kamu pakai untuk menggambar?
Formatif (proses): Pengamatan langsung terhadap partisipasi peserta didik dalam mengidentifikasi objek, membuat sketsa, dan mengarsir, serta interaksi mereka saat berkarya.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya gambar flora, fauna, atau alam benda peserta didik berdasarkan kelengkapan sketsa, penggunaan arsiran sederhana, dan kemampuan menceritakan karyanya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bentuk-bentuk dasar flora, fauna, dan alam benda di sekitar. | Pengenalan objek gambar | 2 JP | kreativitas |
| 2 | Membuat sketsa sederhana objek flora, fauna, dan alam benda. | Membuat sketsa objek | 2 JP | kemandirian |
| 3 | Menerapkan teknik dasar arsiran pada gambar flora, fauna, dan alam benda. | Penyelesaian gambar dengan arsiran | 2 JP | komunikasi |
Seni menggambar adalah cara yang menyenangkan untuk melihat dan menunjukkan apa yang kita lihat di sekitar. Kita akan belajar menggambar tiga jenis objek yang mudah kita temukan: tumbuhan (flora), hewan (fauna), dan benda-benda sehari-hari (alam benda). Dengan menggambar, kita bisa melatih mata untuk lebih jeli dan tangan untuk lebih terampil. Mari kita mulai petualangan menggambar kita!
1. Apa itu Menggambar?
Menggambar adalah kegiatan membuat tanda atau goresan pada suatu permukaan, seperti kertas, dengan menggunakan alat seperti pensil, krayon, atau spidol. Tanda-tanda ini membentuk gambar yang bisa berupa apa saja yang kita lihat, rasakan, atau bayangkan. Menggambar adalah cara kita menyampaikan ide atau perasaan tanpa kata-kata, hanya dengan gambar. Ini juga membantu kita melatih koordinasi mata dan tangan.
2. Mengenal Flora (Tumbuhan) sebagai Objek Gambar
Flora berarti tumbuhan. Ada banyak sekali jenis tumbuhan di sekitar kita, seperti bunga, daun, pohon, atau rumput. Setiap tumbuhan punya bentuk dan ciri khasnya sendiri. Misalnya, bunga mawar punya kelopak yang berlapis-lapis, sedangkan daun pisang lebar dan panjang. Saat menggambar flora, kita bisa mengamati bentuk umum, garis-garis pada daun, atau susunan kelopak bunga. Perhatikan juga warna-warni indah pada bunga dan daun!
3. Mengenal Fauna (Hewan) sebagai Objek Gambar
Fauna berarti hewan. Kita bisa menemukan berbagai hewan di sekitar kita, seperti kucing, burung, ikan, atau kupu-kupu. Setiap hewan juga punya bentuk tubuh yang berbeda-beda. Kucing punya kumis dan ekor, burung punya sayap, dan ikan punya sirip. Saat menggambar fauna, kita bisa mulai dari bentuk dasar tubuhnya, lalu menambahkan bagian-bagian lain seperti kepala, kaki, atau ekor. Perhatikan juga bagaimana bulu atau sisiknya terlihat.
4. Mengenal Alam Benda sebagai Objek Gambar
Alam benda adalah benda-benda yang tidak hidup, baik yang dibuat oleh manusia maupun yang ada secara alami. Contohnya meja, kursi, botol minum, gelas, buku, atau batu. Benda-benda ini sering kita lihat setiap hari. Saat menggambar alam benda, kita bisa melihat bentuk dasarnya seperti kotak, lingkaran, atau silinder. Perhatikan juga bagaimana cahaya jatuh pada benda tersebut, ada bagian yang terang dan ada yang gelap.
5. Alat dan Bahan Menggambar Sederhana
Untuk menggambar, kita tidak butuh banyak alat yang mahal. Alat-alat sederhana yang bisa kita gunakan antara lain: kertas gambar (bisa kertas HVS biasa), pensil (untuk membuat sketsa), penghapus (untuk memperbaiki kesalahan), dan pensil warna atau krayon (untuk memberi warna pada gambar kita). Kita juga bisa menggunakan spidol atau arang jika ada. Yang terpenting adalah semangat untuk mencoba!
6. Langkah-langkah Dasar Menggambar
Menggambar itu mudah jika kita tahu langkahnya. Pertama, mulailah dengan membuat sketsa atau garis bantu yang sangat tipis untuk menentukan bentuk dasar objek. Misalnya, jika menggambar apel, buat lingkaran. Kedua, tambahkan detail-detail pada sketsa tersebut, seperti tangkai atau lekukan. Ketiga, tebalkan garis yang sudah benar dan hapus garis bantu yang tidak perlu. Keempat, berikan arsiran atau warna agar gambar terlihat lebih hidup dan bervolume. Jangan takut salah, teruslah berlatih!
Rangkuman: Menggambar flora, fauna, dan alam benda adalah kegiatan seni yang melatih kepekaan kita terhadap lingkungan sekitar. Dengan alat sederhana seperti pensil dan kertas, kita bisa menciptakan karya seni yang indah. Mulailah dengan mengenali bentuk dasar, membuat sketsa, menambahkan detail, dan memberi arsiran atau warna. Menggambar adalah proses belajar dan ekspresi diri yang menyenangkan bagi siapa saja.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Flora | Tumbuhan atau segala jenis tanaman. |
| Fauna | Hewan atau segala jenis binatang. |
| Alam Benda | Benda-benda yang tidak hidup, baik buatan manusia maupun alami. |
| Sketsa | Gambar kasar atau rancangan awal suatu objek. |
| Arsiran | Teknik memberi efek gelap terang pada gambar menggunakan garis-garis sejajar atau silang. |
| Proporsi | Perbandingan ukuran bagian-bagian objek yang digambar. |
| Komposisi | Susunan atau penempatan objek-objek dalam sebuah gambar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda" mata pelajaran Seni Budaya Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Seni Budaya Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap
Semester 2 / Genap0 dari 3 siap
Gerak Tari (Ruang, Waktu, Tenaga)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFragmen (Teater Dasar)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisApresiasi Karya Seni RupaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Budaya di kelas lain
Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda — TunarunguSeni Budaya Kelas VII SMPLB[UJIAN pas1]Seni Budaya Kelas VIII SMPLB[UJIAN pts1]Seni Budaya Kelas VIII SMPLBGambar Model dan Ilustrasi — TunarunguSeni Budaya Kelas VIII SMPLBLihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Seni Budaya Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda ini gratis?
Ya. Modul Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda untuk Seni Budaya kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.