SDLB · Kelas III · Fase B

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
Paragraf Sederhana — Tunagrahita

Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SDLB kelas III materi Paragraf Sederhana — Tunagrahita, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II (Pendidikan Khusus).

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas III materi Paragraf Sederhana — Tunagrahita — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Paragraf sederhana adalah kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok. Setiap paragraf memiliki kalimat utama yang berisi ide pokok, dan kalimat pendukung yang menjelaskan kalimat utama. Menyusun paragraf dengan baik akan membuat tulisan kita lebih jelas dan mudah dipahami. Dengan latihan, kita bisa membuat cerita pendek kita sendiri yang menarik dan informatif untuk dibaca teman-teman.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Bukan Paragraf Sederhana — Tunagrahita yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas III lainnya:

Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Paragraf Sederhana — Tunagrahita
Bahasa Indonesia · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Paragraf Sederhana — Tunagrahita
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / III
Materi PokokParagraf Sederhana — Tunagrahita
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 30 menit = 60 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mampu mengenal dan memahami kata serta kalimat sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, komunikasi, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II (Pendidikan Khusus)
Elemen / DomainMenyimak; Membaca dan Memirsa; Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi sederhana dari teks lisan dan tulis, serta dapat mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan sederhana dengan bantuan visual atau bimbingan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualParagraf sederhana dapat ditemukan dalam cerita pendek, pengumuman, atau pesan singkat sehari-hari.
KonseptualParagraf adalah kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok atau topik.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi kalimat utama dan kalimat pendukung dalam sebuah paragraf, serta menyusun paragraf sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya menyusun kalimat secara teratur agar mudah dipahami orang lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi kalimat utama dalam paragraf sederhana dengan tepat.
  2. Setelah membaca teks pendek, peserta didik dapat menyebutkan minimal dua kalimat pendukung yang relevan dengan kalimat utama.
  3. Dengan bantuan kartu kata, peserta didik dapat menyusun kalimat-kalimat menjadi paragraf sederhana yang padu secara runtut.
  4. Melalui kegiatan menulis terbimbing, peserta didik dapat menuliskan paragraf sederhana tentang pengalaman pribadi dengan bantuan gambar.
Halaman 2 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami paragraf sederhana membantu kita menyampaikan dan menerima informasi dengan jelas dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat bercerita atau membaca pengumuman.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bercerita atau menulis agar teman-teman mudah mengerti?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Menggambar ilustrasi untuk mendukung paragraf sederhana yang dibuat peserta didik.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menulis paragraf sederhana tentang aktivitas fisik atau kebiasaan hidup sehat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk membacakan cerita pendek dan meminta anak mengidentifikasi kalimat utama atau menceritakan kembali dengan paragraf sederhana.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dihias dengan poster contoh paragraf sederhana bergambar, meja belajar diatur agar mudah untuk kerja kelompok dan presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan tablet atau komputer untuk menampilkan gambar atau video pendek sebagai stimulus, serta aplikasi sederhana untuk menyusun kalimat menjadi paragraf jika tersedia.
Halaman 3 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi kalimat utama dalam paragraf sederhana dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan melakukan presensi dengan menyebut nama serta menanyakan kabar.
  2. Guru menampilkan sebuah gambar aktivitas sehari-hari (misalnya anak sedang bermain bola) dan bertanya: 'Apa yang sedang dilakukan anak ini? Bagaimana perasaannya?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar bagaimana menyusun kata-kata menjadi cerita pendek yang mudah dipahami. Nanti kita akan menemukan kalimat utama dari cerita itu.'
  4. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita bercerita atau menulis agar teman-teman mudah mengerti?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar sebuah kejadian sederhana (misalnya 'Liburan ke Pantai') dan membacakan sebuah paragraf sederhana yang sesuai dengan gambar tersebut secara perlahan dan jelas.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya: 'Dari cerita yang Ibu/Bapak bacakan, cerita tentang apa ya ini? Kalimat mana yang paling penting?' Peserta didik mencoba menjawab dengan bimbingan.
  3. Pengumpulan data: Guru memberikan lembar kerja bergambar yang berisi 3-4 kalimat acak. Peserta didik diminta untuk menunjuk kalimat yang menurut mereka paling penting dari setiap kelompok kalimat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pengolahan data: Guru membimbing peserta didik untuk mencari 'kalimat utama' dari setiap kelompok kalimat dengan cara melingkari atau memberi tanda pada kalimat yang paling penting.
  2. Pembuktian: Peserta didik secara individu atau berpasangan menunjukkan kalimat utama yang sudah mereka tandai. Guru memberikan contoh lain dan meminta peserta didik mengidentifikasi kalimat utama dari contoh tersebut.
  3. Guru memberikan kartu kalimat acak yang berhubungan dengan satu topik. Peserta didik mencoba menyusunnya menjadi cerita pendek dan menemukan kalimat utamanya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik secara bergantian menyampaikan kalimat utama yang mereka temukan. Guru menguatkan pemahaman tentang 'kalimat utama' sebagai inti cerita.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam mengidentifikasi kalimat utama, dengan menunjukkan letak kalimat utama yang tepat.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan menjelaskan bahwa kalimat utama adalah kalimat yang menjadi inti atau pokok pembicaraan dalam sebuah paragraf.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali apa itu kalimat utama dan bagaimana menemukannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi dan semangat belajarnya, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas sederhana di rumah berupa mencari satu kalimat utama dari cerita pendek yang dibacakan orang tua, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah membaca teks pendek, peserta didik dapat menyebutkan minimal dua kalimat pendukung yang relevan dengan kalimat utama.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulang kembali materi tentang kalimat utama dengan meminta beberapa peserta didik menyebutkan ciri-ciri kalimat utama yang mereka ingat dari pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar tentang kalimat-kalimat lain yang membantu menjelaskan kalimat utama. Kita akan belajar menyusun cerita yang lengkap.'
  4. Guru bertanya: 'Jika kita punya kalimat utama, kalimat apa lagi yang bisa membuat cerita kita lebih jelas?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah paragraf sederhana yang sudah lengkap dengan kalimat utama dan kalimat pendukung (misalnya tentang 'Kucingku yang Lucu'). Guru membacakan paragraf tersebut dengan intonasi yang jelas.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan memberikan setiap kelompok sebuah LKPD yang berisi paragraf serupa, namun beberapa kalimat pendukungnya diacak atau dihilangkan.
  3. Guru menjelaskan tugas kelompok: 'Tugas kalian adalah mencari kalimat-kalimat yang cocok untuk menjelaskan kalimat utama ini. Kalimat mana yang membuat cerita jadi lebih lengkap?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencari dan menempelkan kartu kalimat pendukung yang sesuai dengan kalimat utama pada LKPD.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan kepada kelompok yang mengalami kesulitan, memberikan pertanyaan pancingan untuk membantu mereka berpikir.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, dengan membacakan paragraf yang sudah mereka susun lengkap dengan kalimat utama dan kalimat pendukungnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik positif terhadap hasil kerja kelompok. Guru mengoreksi jika ada kalimat pendukung yang kurang relevan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang fungsi kalimat pendukung yang menjelaskan dan memperjelas kalimat utama dalam sebuah paragraf.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk memahami bahwa kalimat pendukung adalah teman bagi kalimat utama, mereka saling membantu agar cerita jadi lebih utuh.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa paragraf terdiri dari kalimat utama dan kalimat pendukung yang saling berkaitan.
  2. Guru memberikan pujian dan tepuk tangan untuk semua kelompok yang telah bekerja sama dengan baik, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa mencari contoh paragraf sederhana dari buku cerita dan mengidentifikasi kalimat pendukungnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan bantuan kartu kata, peserta didik dapat menyusun kalimat-kalimat menjadi paragraf sederhana yang padu secara runtut. Melalui kegiatan menulis terbimbing, peserta didik dapat menuliskan paragraf sederhana tentang pengalaman pribadi dengan bantuan gambar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang kalimat utama dan kalimat pendukung dengan kuis singkat berupa menunjuk kalimat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan membuat sebuah cerita pendek kita sendiri! Kalian akan menyusun kalimat-kalimat menjadi sebuah paragraf yang bagus.'
  4. Guru bertanya: 'Siapa yang mau membuat cerita tentang pengalamannya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru bertanya kepada peserta didik: 'Bagaimana cara kita membuat cerita pendek yang mudah dibaca dan dipahami orang lain?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan bahwa mereka akan membuat 'Buku Cerita Pengalamanku' yang berisi paragraf sederhana. Guru menunjukkan contoh buku cerita sederhana yang sudah jadi.
  3. Guru memfasilitasi peserta didik memilih satu pengalaman pribadi yang paling berkesan (misalnya: pergi ke kebun binatang, bermain di taman, membantu ibu di rumah).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru membantu peserta didik merencanakan langkah-langkah pembuatan buku cerita: memilih pengalaman, membuat kalimat utama, menambahkan kalimat pendukung, lalu menggambar.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai menyusun kalimat utama untuk pengalaman mereka. Guru memberikan kartu kata atau frase untuk membantu mereka merangkai kalimat.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik menambahkan kalimat-kalimat pendukung untuk melengkapi paragraf mereka. Guru berkeliling memberikan bimbingan individual dan memastikan setiap paragraf memiliki satu ide pokok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap peserta didik mempresentasikan 'Buku Cerita Pengalamanku' mereka di depan kelas, membacakan paragraf sederhana yang telah dibuat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya urutan kalimat dan kesesuaian isi paragraf.
  3. Guru memberikan apresiasi khusus untuk kreativitas dan usaha peserta didik dalam membuat karya mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa membuat paragraf sederhana adalah cara yang baik untuk berbagi cerita dan informasi.
  2. Guru memberikan piagam 'Penulis Hebat' kecil kepada setiap peserta didik sebagai bentuk apresiasi yang sangat menggembirakan.
  3. Guru mendorong peserta didik untuk terus berlatih menulis cerita pendek di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun kalimat acak menjadi paragraf sederhana yang padu.

Alat & bahan: Kertas LKPD, gunting, lem, kartu kalimat, gambar

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar yang diberikan oleh guru tentang sebuah kegiatan.
  2. Baca kartu-kartu kalimat yang sudah dipotong. Pilihlah satu kalimat yang paling penting (kalimat utama) dan tempelkan di kotak paling atas.
  3. Pilihlah kalimat-kalimat lain yang menjelaskan kalimat utama tersebut (kalimat pendukung) dan tempelkan di bawahnya secara berurutan.
  4. Baca kembali paragraf yang sudah kamu susun. Apakah ceritanya sudah bagus dan mudah dimengerti?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bisakah kamu menyebutkan nama benda ini? (menunjuk gambar benda)
  2. Apa yang kamu lakukan saat bermain di taman?
  3. Coba ceritakan apa yang kamu lihat di gambar ini dalam satu atau dua kalimat.
  4. Mana yang lebih panjang, kalimat 'Saya suka makan' atau 'Saya suka makan apel merah yang manis dan segar'?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, partisipasi dalam menyusun paragraf, dan presentasi hasil karya.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil penyusunan paragraf sederhana dalam 'Buku Cerita Pengalamanku' berdasarkan kelengkapan dan keterpaduan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi kalimat utamaKalimat utama dalam paragraf2 JPPenalaran Kritis
2Menyebutkan kalimat pendukungKalimat pendukung dan fungsinya2 JPKomunikasi
3Menyusun dan menulis paragraf sederhanaMenyusun paragraf dari kalimat acak, menulis paragraf pribadi2 JPKemandirian, Kreativitas
Halaman 9 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul 'Paragraf Sederhana'! Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bercerita atau membaca informasi. Agar cerita atau informasi itu mudah dipahami, kita perlu menyusunnya dengan baik. Modul ini akan membantu kamu belajar bagaimana membuat cerita pendek yang bagus, yaitu paragraf sederhana. Kamu akan belajar mengenal bagian-bagian paragraf dan cara menyusunnya.

1. Apa itu Paragraf Sederhana?
Paragraf sederhana adalah kumpulan beberapa kalimat yang membahas satu topik atau ide utama. Seperti puzzle yang disusun dari beberapa kepingan, paragraf terbentuk dari beberapa kalimat yang saling berkaitan. Paragraf membuat tulisan kita rapi dan mudah dibaca. Contohnya, saat kamu bercerita tentang liburanmu, kamu bisa membuat satu paragraf untuk cerita tentang pantai, lalu paragraf lain untuk cerita tentang makanan di sana. Setiap paragraf punya satu cerita utama yang ingin disampaikan.

2. Mengenal Kalimat Utama
Setiap paragraf punya satu kalimat yang paling penting, namanya kalimat utama. Kalimat utama ini seperti inti dari sebuah cerita pendek. Dia berisi ide pokok atau gagasan utama yang ingin disampaikan. Kalimat utama bisa ada di awal, tengah, atau akhir paragraf. Untuk menemukannya, kamu bisa bertanya: 'Cerita ini sebenarnya tentang apa ya?' Atau 'Apa pesan utama dari kalimat-kalimat ini?' Kalimat utama akan memberikan gambaran besar dari seluruh paragraf.

3. Mengenal Kalimat Pendukung
Selain kalimat utama, ada juga kalimat pendukung. Kalimat pendukung adalah kalimat-kalimat yang menjelaskan atau merinci kalimat utama. Mereka seperti teman-teman yang membantu kalimat utama agar ceritanya jadi lebih jelas dan lengkap. Misalnya, jika kalimat utama adalah 'Kucingku sangat lucu', kalimat pendukungnya bisa 'Dia punya bulu putih yang lembut' atau 'Dia suka bermain bola kecil'. Kalimat pendukung membuat paragraf menjadi lebih kaya informasi dan menarik untuk dibaca.

4. Cara Menyusun Paragraf Sederhana
Untuk menyusun paragraf sederhana, pertama, tentukan dulu apa ide pokok yang ingin kamu ceritakan. Ini akan menjadi kalimat utama. Kedua, pikirkan beberapa kalimat yang bisa menjelaskan ide pokok itu lebih lanjut. Ini akan menjadi kalimat pendukung. Ketiga, susun kalimat utama dan kalimat pendukung secara berurutan agar ceritanya mengalir dengan baik. Pastikan semua kalimat berhubungan dengan satu topik yang sama. Dengan begitu, paragrafmu akan mudah dipahami oleh pembaca.

Rangkuman: Paragraf sederhana adalah kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok. Setiap paragraf memiliki kalimat utama yang berisi ide pokok, dan kalimat pendukung yang menjelaskan kalimat utama. Menyusun paragraf dengan baik akan membuat tulisan kita lebih jelas dan mudah dipahami. Dengan latihan, kita bisa membuat cerita pendek kita sendiri yang menarik dan informatif untuk dibaca teman-teman.

Halaman 10 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ParagrafKumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok.
Kalimat UtamaKalimat yang berisi ide pokok atau inti cerita dalam paragraf.
Kalimat PendukungKalimat yang menjelaskan dan merinci kalimat utama.
Ide PokokGagasan utama atau inti dari sebuah tulisan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Paragraf Sederhana — Tunagrahita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIPeta Konsep
Paragraf Sederhana — TunagrahitaApa itu Paragraf Sederhana?Mengenal Kalimat UtamaMengenal Kalimat PendukungCara Menyusun Paragraf Sederhana
Dari sub-bab Paragraf Sederhana — TunagrahitaHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Paragraf Sederhana1Teks Petunjuk1Cerita Rakyat1Puisi Anak2Ide Pokok Paragraf…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDParagraf SederhanaTeks PetunjukCerita RakyatPuisi Anak
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Paragraf Sederhana — Tunagrahita pada Bahasa Indonesia SDLB, Fase B, elemen Menyimak; Membaca dan Memirsa; Menulis.

Modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita untuk Bahasa Indonesia kelas III.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini gratis?

Ya. Modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita untuk kelas III SDLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Paragraf Sederhana — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II (Pendidikan Khusus), pada Fase B untuk kelas III SDLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Paragraf Sederhana — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Paragraf Sederhana — Tunagrahita untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III SDLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Paragraf Sederhana — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SDLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SDLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Paragraf Sederhana — Tunagrahita disusun untuk SDLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.