MAKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XI
Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Drama merupakan cerminan kehidupan yang disajikan melalui gerak dan dialog, berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan. Apresiasi drama bertema pendidikan melibatkan pemahaman mendalam terhadap unsur intrinsik (tokoh, alur, tema) dan ekstrinsik (latar belakang pengarang, sosial), struktur teks (prolog, babak, epilog), serta ciri kebahasaan. Dengan menganalisis aspek-aspek ini, kita dapat menafsirkan pesan dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung, sehingga mampu menghayati dan mengaplikasikan pelajaran luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan
Bahasa Indonesia · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan
Bahasa Indonesia · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis teks sastra dan unsur intrinsik drama yang pernah dipelajari di jenjang sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Peserta didik mengembangkan akhlak mulia melalui penghayatan nilai-nilai pendidikan dalam drama yang dianalisis.
  2. penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi
    Peserta didik menganalisis struktur dan unsur kebahasaan drama serta mengevaluasi pesan pendidikan di dalamnya.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menghasilkan interpretasi orisinal terhadap drama dan menyajikannya dalam bentuk presentasi atau pertunjukan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengevaluasi dan mengapresiasi berbagai teks (termasuk drama) dengan menganalisis struktur, kebahasaan, dan pesan yang terkandung di dalamnya, serta mengaitkannya dengan isu-isu kontekstual.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh drama bertema pendidikan seperti 'Sang Pemimpi' atau 'Laskar Pelangi' yang diadaptasi ke panggung.
KonseptualKonsep apresiasi drama meliputi pemahaman struktur, unsur intrinsik, ekstrinsik, dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam drama.
ProseduralLangkah-langkah menganalisis drama, menafsirkan pesan pendidikan, dan menyajikannya secara lisan maupun tulisan.
MetakognitifKesadaran akan pentingnya memahami dan menghayati nilai-nilai pendidikan melalui karya sastra drama untuk pengembangan diri dan lingkungan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengidentifikasi nilai-nilai kebaikan dalam drama yang sejalan dengan ajaran agama, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat ilmu.
2. Cinta IlmuMenganalisis drama secara mendalam, menafsirkan pesan pendidikan, dan menyajikannya sebagai wujud cinta akan ilmu pengetahuan.
3. Cinta LingkunganMencari inspirasi dari drama tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai tempat belajar yang nyaman dan kondusif.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati terhadap tokoh-tokoh drama yang berjuang dalam pendidikan, serta berkolaborasi dalam kelompok.
5. Cinta Tanah AirMengekspresikan kekaguman terhadap karya sastra Indonesia, menghargai nilai-nilai perjuangan pendidikan demi kemajuan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian contoh drama, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik drama bertema pendidikan dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur teks dan kebahasaan drama bertema pendidikan secara runtut.
  3. Setelah membaca naskah drama, peserta didik dapat menafsirkan pesan dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam drama dengan argumentasi yang logis.
  4. Melalui presentasi, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis drama bertema pendidikan dengan percaya diri dan komunikatif.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang pertunjukan drama pendek bertema pendidikan dengan kreatif dan kolaboratif.
  6. Setelah berlatih, peserta didik dapat memerankan fragmen drama bertema pendidikan dengan ekspresif dan penuh penghayatan.
Halaman 2 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Apresiasi drama bukan sekadar menonton, tetapi proses aktif memahami, menafsirkan, dan menghayati nilai-nilai luhur, khususnya pendidikan, yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah pementasan drama mampu menyentuh hati dan mengubah cara pandang kita tentang arti sebuah pendidikan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai moral dan akhlak dalam drama yang selaras dengan ajaran Islam.
Sosiologi: Menganalisis konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi drama serta dampaknya terhadap pesan pendidikan.
Seni Budaya (Seni Teater): Memahami teknik dasar pementasan, ekspresi, dan blocking dalam drama untuk pementasan fragmen.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat berperan sebagai audiens pertunjukan drama atau narasumber tentang pengalaman mereka dalam dunia teater.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan ruang kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta panggung mini atau aula sekolah untuk latihan pementasan drama.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan platform presentasi (misalnya Canva, PowerPoint), sumber video drama online, dan alat kolaborasi daring untuk menyusun naskah atau analisis.
Halaman 3 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian contoh drama, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik drama bertema pendidikan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Drama: Guru menyebutkan satu kata terkait drama (misal: 'tokoh'), peserta didik menebak kata berikutnya yang berhubungan (misal: 'karakter'). Lanjut hingga 5 kata.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan cuplikan pendek pementasan drama musikal bertema pendidikan, kemudian bertanya tentang kesan dan pesan yang ditangkap peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik yang akan membimbing proses belajar: 'Bagaimana sebuah pementasan drama mampu menyentuh hati dan mengubah cara pandang kita tentang arti sebuah pendidikan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang pentingnya apresiasi drama dalam kehidupan dan meminta peserta didik mengidentifikasi masalah atau tantangan dalam memahami drama.
  2. Guru membagikan naskah drama pendek bertema pendidikan kepada setiap kelompok (misalnya, fragmen dari 'Sang Pemimpi').
  3. Peserta didik secara berkelompok membaca dan mencermati naskah drama tersebut, menggarisbawahi bagian-bagian yang menarik atau membingungkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik (tokoh, penokohan, alur, latar, tema, amanat) dan ekstrinsik (biografi pengarang, kondisi sosial, nilai-nilai) yang terdapat dalam drama yang dibaca.
  2. Peserta didik mengisi lembar kerja (LKPD) yang telah disediakan untuk mencatat hasil identifikasi unsur-unsur drama tersebut dengan bukti kutipan dari naskah.
  3. Guru berkeliling membimbing diskusi kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memahami tugasnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur-unsur drama di depan kelas, menjelaskan temuan mereka dengan dukungan kutipan naskah.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi yang disampaikan.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan konsep tentang unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik drama bertema pendidikan, mengoreksi miskonsepsi jika ada.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik drama yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan partisipasi aktif peserta didik, mengajak mereka merefleksikan pentingnya memahami struktur drama untuk apresiasi yang lebih mendalam.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh drama lain dan mempersiapkan materi untuk pertemuan berikutnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur teks dan kebahasaan drama bertema pendidikan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Drama: Satu peserta didik menyebutkan kata, peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya, semua terkait drama.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan kembali tentang unsur-unsur drama yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk mengaitkan dengan materi hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menganalisis struktur teks dan kebahasaan drama, dan mengingatkan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan contoh naskah drama yang sudah dianalisis strukturnya (misalnya, babak, adegan, dialog, prolog, epilog) dan bertanya mengapa struktur tersebut penting dalam drama.
  2. Guru membagikan naskah drama yang berbeda dari pertemuan sebelumnya kepada setiap kelompok.
  3. Peserta didik membaca naskah drama tersebut dengan fokus pada bagaimana alur cerita diorganisir dalam babak dan adegan, serta jenis-jenis kalimat yang digunakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi struktur teks drama (prolog, babak, adegan, dialog, epilog) dan ciri kebahasaan drama (kata kerja mental, konjungsi temporal, kata sifat, kalimat langsung/tidak langsung).
  2. Peserta didik mengisi LKPD yang meminta mereka untuk memetakan struktur drama dan mencatat contoh ciri kebahasaan dengan kutipan dari naskah.
  3. Guru membimbing kelompok dalam mengidentifikasi bagian-bagian struktur dan ciri kebahasaan, memberikan contoh jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis struktur teks dan kebahasaan drama mereka, menjelaskan bagaimana struktur dan kebahasaan mendukung penyampaian pesan drama.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan mengenai analisis yang disajikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya struktur dan kebahasaan dalam membangun sebuah cerita drama yang efektif, serta mengaitkannya dengan pesan pendidikan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru membuat simpulan mengenai struktur teks dan ciri kebahasaan drama.
  2. Guru mengapresiasi semangat belajar peserta didik dan mengajak mereka merenungkan bagaimana bahasa drama dapat membentuk pemahaman tentang pendidikan.
  3. Guru memberikan petunjuk untuk mempersiapkan diri pada pertemuan berikutnya yang akan fokus pada penafsiran pesan drama, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Pesan Drama PendidikanNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur, struktur, kebahasaan, serta menafsirkan pesan drama bertema pendidikan.

Alat & bahan: Naskah drama pendek, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar3. Dialog seorang tokoh kepadadirinya sendiri atau penonton.5. Penghargaan atau penilaianterhadap suatu karya seni,termasuk drama.6. Pementasan drama tanpakata-kata, hanya gerak tubuh.Menurun1. Bagian pembuka dalam dramayang berisi pengenalan.2. Unsur yang membangun dramadari dalam, seperti tokoh,alur, dan tema.4. Bagian penutup dalam dramayang berisi simpulan atauamanat.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Bacalah naskah drama 'Mimpi di Balik Jendela' dengan saksama.
  3. Identifikasi unsur intrinsik (tokoh, latar, alur, tema, amanat) dan ekstrinsik drama, lalu catat bukti kutipannya pada tabel.
  4. Analisis struktur teks drama (babak, adegan, dialog) dan ciri kebahasaan (kata kerja mental, konjungsi temporal) yang digunakan.
  5. Tafsirkan pesan dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam drama, sertakan argumentasi logis Anda.
  6. Siapkan presentasi kelompok Anda dengan percaya diri.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang drama?
  2. Sebutkan minimal 3 unsur penting dalam sebuah drama!
  3. Pernahkah Anda menonton atau membaca drama bertema pendidikan? Jika ya, ceritakan sedikit!
  4. Menurut Anda, apa manfaat membaca atau menonton drama?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi hasil analisis drama dan portofolio naskah drama pendek.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik drama bertema pendidikan.Unsur drama intrinsik dan ekstrinsik.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis struktur teks dan kebahasaan drama bertema pendidikan.Struktur teks drama dan ciri kebahasaan.2 JPpenalaran kritis
3Menafsirkan pesan dan nilai-nilai pendidikan dalam drama.Pesan dan nilai pendidikan dalam drama.2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menyajikan hasil analisis drama bertema pendidikan.Presentasi analisis drama.2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Drama adalah cerminan kehidupan, sebuah panggung tempat manusia belajar tentang dirinya dan lingkungannya. Melalui drama bertema pendidikan, kita diajak menyelami berbagai persoalan, tantangan, dan harapan dalam dunia pendidikan. Mempelajari dan mengapresiasi drama semacam ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya mendalam untuk memahami nilai-nilai luhur dan mengasah kepekaan sosial.

1. Pengertian dan Fungsi Drama
Drama adalah genre sastra yang menggambarkan kehidupan manusia melalui gerak dan dialog. Drama disajikan dalam bentuk pementasan di atas panggung oleh para aktor. Fungsi drama sangat beragam, mulai dari hiburan, pendidikan, kritik sosial, hingga sarana refleksi diri. Dalam konteks pendidikan, drama berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan moral, etika, dan nilai-nilai luhur yang dapat menginspirasi penonton atau pembaca untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Drama juga dapat menjadi sarana untuk melatih empati dan pemahaman terhadap berbagai perspektif.

2. Unsur Intrinsik Drama
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun drama dari dalam. Ini meliputi: 1) Tokoh dan Penokohan: Karakter dalam drama dan sifat-sifatnya. 2) Alur (Plot): Rangkaian peristiwa yang membangun cerita. 3) Latar (Setting): Tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa. 4) Tema: Gagasan pokok atau ide dasar yang menjadi inti cerita. 5) Amanat: Pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan penulis kepada penonton/pembaca. 6) Dialog: Percakapan antar tokoh. 7) Konflik: Pertentangan atau masalah yang terjadi dalam cerita. Memahami unsur-unsur ini krusial untuk apresiasi mendalam.

3. Unsur Ekstrinsik Drama
Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berasal dari luar drama tetapi memengaruhi pembangunan cerita. Ini mencakup: 1) Latar Belakang Pengarang: Riwayat hidup, pandangan, dan ideologi penulis. 2) Kondisi Sosial, Budaya, dan Politik: Situasi masyarakat pada saat drama diciptakan. 3) Nilai-nilai: Nilai agama, moral, budaya, dan pendidikan yang berkembang di masyarakat dan tercermin dalam drama. 4) Sejarah: Peristiwa sejarah yang menginspirasi atau menjadi bagian dari cerita. Unsur ekstrinsik memberikan konteks yang lebih luas dalam memahami drama.

4. Struktur Teks Drama
Struktur teks drama umumnya terdiri dari beberapa bagian. 1) Prolog: Bagian pembuka yang berisi pengenalan tokoh, latar, atau konflik. 2) Babak: Pembagian besar dalam drama yang mencakup serangkaian adegan. 3) Adegan: Bagian kecil dari babak yang menggambarkan perubahan peristiwa atau kehadiran/kepergian tokoh. 4) Dialog: Percakapan antar tokoh yang menjadi inti cerita. 5) Epilog: Bagian penutup yang berisi simpulan atau amanat dari cerita. Struktur ini membantu alur cerita drama menjadi lebih jelas dan terorganisir, memudahkan penonton mengikuti jalannya cerita.

5. Ciri Kebahasaan Drama
Drama memiliki ciri kebahasaan yang khas. 1) Kata kerja mental: Kata kerja yang menunjukkan respons atau sikap, seperti 'memikirkan', 'merasakan', 'mengharapkan'. 2) Konjungsi temporal: Kata penghubung yang menunjukkan urutan waktu, seperti 'kemudian', 'lalu', 'setelah itu'. 3) Kata sifat: Kata yang menggambarkan sifat atau keadaan tokoh/objek. 4) Kalimat langsung dan tidak langsung: Dialog sering menggunakan kalimat langsung, sementara narasi menggunakan kalimat tidak langsung. 5) Kata ganti: Penggunaan kata ganti orang pertama (aku, saya), kedua (kamu, Anda), dan ketiga (dia, mereka). Ciri-ciri ini menciptakan suasana dan karakter yang hidup.

6. Menafsirkan Pesan dan Nilai Pendidikan
Menafsirkan pesan dan nilai pendidikan dalam drama berarti menemukan makna tersirat dan pelajaran moral yang ingin disampaikan. Ini dilakukan dengan menganalisis dialog, tindakan tokoh, konflik, dan resolusinya. Pesan pendidikan bisa berupa ajakan untuk berjuang meraih cita-cita, pentingnya kejujuran, semangat kolaborasi, atau toleransi. Penafsiran yang baik didukung oleh bukti-bukti konkret dari naskah drama dan relevansi dengan kehidupan nyata. Proses ini membutuhkan pemikiran kritis dan empati terhadap karakter serta situasi dalam drama.

7. Apresiasi Drama Bertema Pendidikan
Apresiasi drama bertema pendidikan adalah kegiatan menghargai dan memahami drama yang mengangkat isu-isu pendidikan. Apresiasi ini meliputi kegiatan membaca naskah, menonton pementasan, menganalisis unsur-unsur drama, menafsirkan pesan, hingga merespons karya tersebut secara kritis dan kreatif. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai pendidikan, mengasah kepekaan sosial, dan menumbuhkan motivasi untuk belajar dan berprestasi. Apresiasi juga dapat diwujudkan dalam bentuk pertunjukan atau diskusi.

Rangkuman: Drama merupakan cerminan kehidupan yang disajikan melalui gerak dan dialog, berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan. Apresiasi drama bertema pendidikan melibatkan pemahaman mendalam terhadap unsur intrinsik (tokoh, alur, tema) dan ekstrinsik (latar belakang pengarang, sosial), struktur teks (prolog, babak, epilog), serta ciri kebahasaan. Dengan menganalisis aspek-aspek ini, kita dapat menafsirkan pesan dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung, sehingga mampu menghayati dan mengaplikasikan pelajaran luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ApresiasiPenghargaan atau penilaian terhadap suatu karya seni, termasuk drama.
IntrinsikUnsur yang membangun drama dari dalam, seperti tokoh, alur, dan tema.
EkstrinsikUnsur yang memengaruhi drama dari luar, seperti biografi pengarang atau kondisi sosial.
PrologBagian pembuka dalam drama yang berisi pengenalan.
EpilogBagian penutup dalam drama yang berisi simpulan atau amanat.
MonologDialog seorang tokoh kepada dirinya sendiri atau penonton.
MimePementasan drama tanpa kata-kata, hanya gerak tubuh.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIPeta Konsep
Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema PendidikanPengertian dan Fungsi DramaUnsur Intrinsik DramaUnsur Ekstrinsik DramaStruktur Teks DramaCiri Kebahasaan Drama
Dari sub-bab Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema PendidikanHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia

Mengembangkan Apresiasi Puisi Bertema Kehidupan BermaknaBahasa Indonesia Kelas XI MAApresiasi Puisi Bertema Kehidupan BermaknaBahasa Indonesia Kelas XI MAMengapresiasi Teks Eksposisi Bertema Pendidikan dan LingkunganBahasa Indonesia Kelas XI MADramaBahasa Indonesia Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan pada Bahasa Indonesia MA, Fase F, elemen Menulis dan Memirsa.

Modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan untuk Bahasa Indonesia kelas XI.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini gratis?

Ya. Modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan untuk Bahasa Indonesia kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Mengembangkan Apresiasi Drama Bertema Pendidikan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.