Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas XI
Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep kelangkaan, kebutuhan, dan sistem ekonomi sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
Peserta didik mengembangkan akhlak mulia dengan menunjukkan empati terhadap isu kemiskinan dan mencari solusi yang adil. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis data dan informasi terkait pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan untuk merumuskan solusi yang relevan. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah, mencari data, dan menyajikan solusi terkait kemiskinan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis konsep dasar ekonomi makro, termasuk pertumbuhan ekonomi dan permasalahan kemiskinan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya dan solusi yang mungkin diterapkan dalam konteks pembangunan berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fakta menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu merata dan seringkali menyisakan masalah kemiskinan di berbagai daerah. |
| Konseptual | Konsep inti materi ini adalah hubungan antara pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan, dan tingkat kemiskinan dalam suatu negara. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar prosedur mengukur pertumbuhan ekonomi, menganalisis data kesenjangan, dan merumuskan strategi penanggulangan kemiskinan. |
| Metakognitif | Materi ini mendorong kesadaran peserta didik tentang kompleksitas masalah ekonomi dan pentingnya berpikir kritis dalam mencari solusi yang berpihak pada keadilan sosial. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari konsep zakat dan infak sebagai upaya mengatasi ketimpangan ekonomi, menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai keadilan sosial sesuai ajaran agama. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong peserta didik untuk mencari informasi dari berbagai sumber, menganalisis data, dan merumuskan solusi, menumbuhkan semangat belajar dan rasa ingin tahu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menganalisis dampak pembangunan terhadap lingkungan, serta mempertimbangkan solusi ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam penanggulangan kemiskinan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun empati terhadap kelompok masyarakat yang kurang beruntung, serta mendorong kolaborasi dalam mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menganalisis masalah pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Indonesia, serta merumuskan strategi yang relevan untuk kemajuan bangsa dan negara. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi dengan tepat.
- Dengan menganalisis data statistik, peserta didik dapat menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara secara akurat.
- Melalui analisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan, dan tingkat kemiskinan dengan runtut.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat merumuskan berbagai strategi penanggulangan kemiskinan yang relevan dengan kondisi Indonesia secara komprehensif.
- Melalui analisis data dan curah pendapat, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan dengan tepat.
- Dengan menyusun presentasi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil analisis tentang masalah pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Indonesia secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus mampu mengurangi kesenjangan dan kemiskinan, bukan hanya meningkatkan angka PDB, sehingga pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa pertumbuhan ekonomi yang tinggi di suatu negara seringkali tidak serta-merta menghilangkan kemiskinan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Geografi: Mempelajari distribusi spasial kemiskinan dan faktor geografis yang memengaruhinya di Indonesia. Sosiologi: Menganalisis dampak sosial kemiskinan dan stratifikasi sosial akibat ketimpangan ekonomi. Pendidikan Agama Islam: Membahas konsep zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan dalam Islam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana keluarga dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di lingkungan sekitar atau mendukung program sosial. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di kelas dengan pengaturan tempat duduk kelompok untuk diskusi dan di laboratorium komputer/perpustakaan untuk pencarian data, serta memastikan akses internet yang stabil. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform presentasi daring untuk menyajikan hasil analisis, penggunaan aplikasi pengolah angka untuk perhitungan data ekonomi, dan video dokumenter sebagai stimulus awal. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tepuk Fokus: Guru menjelaskan urutan tepuk tunggal, ganda, dan tripel. Peserta didik mengikuti tepuk sambil berkonsentrasi penuh pada instruksi guru.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis data statistik, peserta didik dapat menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Angka: Guru menyebutkan dua angka, peserta didik menebak angka berikutnya dalam pola yang sama. Contoh: 2, 4, 6, ... (peserta didik menebak 8).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat menganalisis data PDB riil untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator penting untuk mengukur kemajuan suatu negara. Namun, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu menjamin kesejahteraan merata.
Alat & bahan: laptop/komputer, koneksi internet, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati gambar tabel data PDB riil beberapa negara pada tahun 2020-2023 yang disajikan.
Gambar 1. Tabel - Hitung tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan untuk setiap negara menggunakan rumus: ((PDB tahun t - PDB tahun t-1) / PDB tahun t-1) x 100%.
- Catat hasil perhitunganmu pada tabel yang tersedia di lembar kerja ini.
- Bandingkan tingkat pertumbuhan ekonomi antar negara dan identifikasi minimal dua faktor yang menurutmu paling memengaruhi perbedaan tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang istilah 'pendapatan nasional'?
- Menurutmu, mengapa sebuah negara perlu mengukur pertumbuhan ekonominya?
- Sebutkan satu masalah ekonomi yang sering kamu dengar di berita!
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi dan kualitas argumen peserta didik dalam diskusi kelompok serta kelengkapan dan ketepatan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi. | Faktor-faktor pertumbuhan ekonomi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. | Perhitungan pertumbuhan ekonomi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menjelaskan hubungan antara pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan, dan kemiskinan. | Hubungan pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan. | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Merumuskan strategi penanggulangan kemiskinan yang relevan. | Strategi penanggulangan kemiskinan. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator penting untuk mengukur kemajuan suatu negara. Namun, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu menjamin kesejahteraan merata. Seringkali, masalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masih menjadi tantangan serius. Modul ini akan membahas bagaimana pertumbuhan ekonomi diukur, faktor-faktor apa saja yang memengaruhinya, serta bagaimana kita dapat memahami dan mengatasi kemiskinan.
1. Konsep Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional adalah total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Ini merupakan salah satu indikator utama untuk mengukur kinerja ekonomi suatu negara. Konsep-konsep penting yang terkait meliputi Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Nasional Bruto (PNB), Pendapatan Nasional Neto (NNI), Pendapatan Perseorangan (PI), dan Pendapatan Disposabel (DI). PDB sering digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi karena mencakup semua produksi dalam batas geografis negara.
2. Pengertian dan Pengukuran Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan kapasitas suatu perekonomian untuk menghasilkan barang dan jasa dibandingkan periode sebelumnya. Pengukurannya umumnya menggunakan tingkat pertumbuhan PDB riil, yaitu PDB yang telah disesuaikan dengan inflasi. Rumus dasar perhitungannya adalah persentase perubahan PDB riil dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ekonomi yang positif menunjukkan ekspansi ekonomi, sementara pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi atau resesi.
3. Faktor-Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi
Beberapa faktor kunci memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pertama, akumulasi modal, yaitu investasi dalam peralatan, infrastruktur, dan teknologi. Kedua, pertumbuhan penduduk dan angkatan kerja, yang menyediakan sumber daya manusia. Ketiga, kemajuan teknologi, yang meningkatkan efisiensi produksi. Keempat, sumber daya alam yang melimpah. Kelima, kebijakan pemerintah yang stabil dan kondusif bagi investasi. Keenam, kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan.
4. Kesenjangan Ekonomi dan Indikatornya
Kesenjangan ekonomi mengacu pada perbedaan distribusi pendapatan atau kekayaan antar individu atau kelompok dalam masyarakat. Indikator utama untuk mengukur kesenjangan adalah Koefisien Gini, yang nilainya berkisar antara 0 (pemerataan sempurna) hingga 1 (ketimpangan sempurna). Kurva Lorenz juga digunakan untuk menggambarkan distribusi pendapatan secara visual. Kesenjangan yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi inklusif dan memicu masalah sosial.
5. Kemiskinan: Definisi dan Jenisnya
Kemiskinan adalah kondisi ketidakmampuan individu atau rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak, seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan. Ada dua jenis kemiskinan utama: kemiskinan absolut (ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar minimal yang ditetapkan) dan kemiskinan relatif (hidup di bawah standar hidup masyarakat sekitarnya). Pengukuran kemiskinan sering menggunakan garis kemiskinan, yaitu batas pendapatan minimal yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
6. Hubungan Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan
Hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan bersifat kompleks. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat mengurangi kemiskinan jika bersifat inklusif, yaitu manfaatnya tersebar luas ke seluruh lapisan masyarakat. Namun, jika pertumbuhan hanya dinikmati oleh segelintir orang (pertumbuhan tanpa pemerataan), maka kesenjangan akan meningkat dan kemiskinan bisa tetap tinggi. Kebijakan redistribusi pendapatan dan investasi pada sektor padat karya menjadi penting untuk memastikan pertumbuhan yang pro-poor.
7. Strategi Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia
Indonesia telah menerapkan berbagai strategi untuk menanggulangi kemiskinan. Strategi tersebut meliputi program bantuan sosial (misalnya Program Keluarga Harapan), peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan akses modal usaha mikro, pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil, serta reformasi agraria. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil sangat krusial untuk keberhasilan program-program ini.
8. Peran Ekonomi Digital dalam Pertumbuhan dan Kemiskinan
Ekonomi digital memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi, efisiensi, dan penciptaan lapangan kerja baru. Namun, ia juga dapat memperlebar kesenjangan jika akses terhadap teknologi dan literasi digital tidak merata. Transformasi digital dapat membantu UMKM menjangkau pasar lebih luas, tetapi juga berisiko menggeser pekerjaan tradisional. Oleh karena itu, kebijakan yang inklusif dan adaptif diperlukan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi digital dan meminimalkan risikonya terhadap kemiskinan.
Rangkuman: Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan kapasitas produksi suatu negara, diukur dengan PDB riil. Meskipun penting, pertumbuhan ini harus inklusif untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan. Kemiskinan adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar. Berbagai faktor memengaruhi pertumbuhan ekonomi, dan strategi penanggulangan kemiskinan di Indonesia mencakup bantuan sosial hingga pemberdayaan ekonomi. Ekonomi digital menawarkan peluang namun juga tantangan dalam konteks pertumbuhan dan kemiskinan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| PDB Riil | Produk Domestik Bruto yang nilainya telah disesuaikan dengan inflasi, mencerminkan volume output sebenarnya. |
| Koefisien Gini | Ukuran statistik yang menggambarkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan atau kekayaan dalam suatu populasi. |
| Garis Kemiskinan | Batas pendapatan minimum yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup seseorang atau rumah tangga. |
| Pertumbuhan Inklusif | Pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya tersebar luas ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok miskin dan rentan. |
| Ekonomi Digital | Aktivitas ekonomi yang didasarkan pada teknologi digital, termasuk internet, e-commerce, dan platform digital lainnya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan" mata pelajaran Ekonomi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Semester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Uang, Inflasi, dan Kebijakan MoneterBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAPBN, APBD, dan Kebijakan FiskalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Pendapatan Nasional dan Kesenjangan EkonomiEkonomi Kelas XI MABab 2. KetenagakerjaanEkonomi Kelas XI MABab 3 - KetenagakerjaanEkonomi Kelas XI MABadan Usaha dalam PerekonomianEkonomi Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan pada Ekonomi MA, Fase F, elemen Pemahaman Konsep Ekonomi.
Modul Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Ekonomi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ini gratis?
Ya. Modul Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan untuk Ekonomi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.