MAKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Kajian Sosiologi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, interaksi, struktur, dan proses sosial secara empiris, teoritis, kumulatif, dan non-etis. Objek kajiannya meliputi fenomena sosial yang terjadi antarindividu dan kelompok. Sosiologi berfungsi sebagai alat untuk penelitian, perencanaan, dan pembangunan sosial, serta berperan sebagai ahli riset, konsultan, dan pendidik untuk memecahkan masalah masyarakat secara ilmiah dan etis.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kajian Sosiologi
Sosiologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kajian Sosiologi
Sosiologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokKajian Sosiologi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang interaksi sosial di lingkungan sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Sosiologi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar sosiologi, mengidentifikasi objek kajian, dan menganalisis peran sosiologi dalam kehidupan masyarakat dengan menerapkan nilai-nilai keislaman.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSosiologi mengkaji fenomena sosial nyata seperti kemacetan lalu lintas atau tren penggunaan media sosial.
KonseptualSosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, interaksi sosial, dan struktur sosial.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi masalah sosial, mengumpulkan data sederhana, dan menganalisisnya menggunakan konsep sosiologi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana berpikir sosiologis membantu mereka memahami dunia dan posisi mereka di dalamnya.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMelihat fenomena sosial sebagai tanda kebesaran Allah SWT dan mengambil hikmah dari setiap interaksi manusia untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
2. Cinta IlmuMenyelidiki berbagai konsep dan teori sosiologi dengan semangat ingin tahu dan kritis, tidak mudah puas dengan jawaban permukaan.
3. Cinta LingkunganMenganalisis masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar dan mencari solusi yang berkelanjutan, menumbuhkan kepedulian terhadap keseimbangan alam dan sosial.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun empati terhadap individu dan kelompok yang terdampak masalah sosial, serta berkolaborasi aktif dalam menemukan solusi yang adil dan merata.
5. Cinta Tanah AirMenerapkan hasil kajian sosiologi untuk berkontribusi positif dalam pembangunan masyarakat yang harmonis dan berkeadilan di tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena sosial, peserta didik dapat menjelaskan pengertian sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi objek kajian sosiologi secara runtut.
  3. Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menganalisis ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dengan benar.
  4. Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat mengaplikasikan fungsi sosiologi dalam memahami masalah sosial di lingkungan sekitar secara mandiri.
  5. Dengan proyek observasi sederhana, peserta didik dapat menyusun laporan hasil observasi fenomena sosial sesuai kaidah ilmiah.
Halaman 2 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sosiologi bukan hanya menghafal teori, tetapi juga melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, menyadari bahwa setiap individu adalah bagian dari struktur dan dinamika masyarakat yang kompleks, serta mampu berkontribusi positif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari masyarakat secara ilmiah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Memahami nilai-nilai keimanan dan etika dalam interaksi sosial dan menanggapi masalah sosial.
Sejarah: Mengaitkan fenomena sosial masa kini dengan konteks sejarah dan perubahan masyarakat dari waktu ke waktu.
Bahasa Indonesia: Menyusun laporan observasi dan presentasi secara efektif dan sesuai kaidah bahasa yang baik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber atau objek observasi bagi peserta didik dalam memahami fenomena sosial di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranLingkungan sekolah dan sekitar rumah dijadikan 'laboratorium' hidup untuk observasi fenomena sosial, dilengkapi dengan akses internet yang aman dan nyaman untuk mencari referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi digital (misalnya Google Slides atau Canva) untuk menyajikan hasil observasi dan analisis kelompok secara menarik.
Halaman 3 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena sosial, peserta didik dapat menjelaskan pengertian sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang fenomena sosial yang sedang hangat di masyarakat, seperti 'flexing' di media sosial atau gotong royong di desa, lalu bertanya: 'Apa yang kalian lihat dari gambar/video ini? Mengapa hal ini bisa terjadi?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini peserta didik akan diajak memahami apa itu sosiologi dan mengapa penting mempelajarinya, sehingga peserta didik menyadari arah belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis tentang 'Tren Gaya Hidup Masyarakat Urban' dan meminta peserta didik mengamati, lalu bertanya: 'Apa saja masalah sosial yang muncul dari tren ini? Mengapa kita perlu mengkaji masalah ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus singkat tentang fenomena sosial di lingkungan sekitar.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan kunci terkait fenomena sosial dalam studi kasus, seperti 'Apa penyebabnya?' dan 'Siapa saja yang terlibat?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet) untuk menemukan definisi sosiologi dan konsep-konsep dasar yang relevan dengan studi kasus yang diberikan.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara kolaboratif menyusun penjelasan awal tentang pengertian sosiologi berdasarkan temuan mereka dan mengaitkannya dengan fenomena sosial di studi kasus.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk membagikan hasil diskusi dan pemahaman awal mereka tentang sosiologi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan pengertian sosiologi dan kaitannya dengan masalah sosial.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, dan umpan balik konstruktif terhadap presentasi yang disajikan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap materi pengertian sosiologi, objek kajian, dan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, mengoreksi miskonsepsi, dan memastikan pemahaman yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting tentang pengertian sosiologi dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut untuk membaca materi selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan proyek observasi sederhana, peserta didik dapat menyusun laporan hasil observasi fenomena sosial sesuai kaidah ilmiah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian sosiologi dan objek kajiannya, lalu bertanya: 'Fenomena sosial apa lagi yang sering kalian amati di sekitar rumah atau sekolah?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melakukan observasi sederhana dan menyusun laporan, sehingga peserta didik memahami tahapan proyek yang akan mereka lakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana sosiologi dapat membantu kita memahami dan mencari solusi untuk masalah sosial di lingkungan sekitar kita?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan bahwa peserta didik akan membuat proyek observasi sederhana tentang fenomena sosial di lingkungan sekolah atau rumah.
  3. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara berkelompok merumuskan topik observasi, menentukan lokasi, dan menyusun instrumen observasi sederhana (misalnya daftar cek atau pertanyaan wawancara singkat).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok menyusun jadwal pelaksanaan observasi dan penyusunan laporan, termasuk pembagian tugas antaranggota.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik melakukan observasi di lingkungan yang telah ditentukan, mengumpulkan data, dan mencatat temuan mereka sesuai instrumen yang telah dibuat.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru memantau kemajuan setiap kelompok, memberikan bimbingan, dan memastikan bahwa observasi dilakukan dengan etika yang baik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok menyusun laporan hasil observasi, menganalisis data yang terkumpul menggunakan konsep sosiologi yang telah dipelajari, dan menyajikan temuan serta kesimpulan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan laporan observasi mereka di depan kelas, menjelaskan proses, hasil, dan temuan yang relevan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik terhadap laporan dan presentasi, serta melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya peran sosiologi dalam memahami dan mengatasi masalah sosial di masyarakat.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan proyek, menumbuhkan rasa bangga dan semangat belajar.
  3. Guru memberikan penguatan tentang nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam melihat fenomena sosial sebagai bentuk syukur atas ciptaan Allah dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Sosial: Mengamati Sekitar!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi fenomena sosial dan mengaitkannya dengan konsep sosiologi.

Alat & bahan: Kertas, pensil, smartphone (opsional), panduan observasi

Langkah kerja:

  1. Lengkapi pemikiran setiap tokoh sosiologi pada tabel berikut.
    Tokoh sosiologiTokohPemikiranKarl MarxAuguste ComteEmile DurkheimMax Weber
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati 'Kerja Bakti Lingkungan' di bawah ini selama 2 menit.
  3. Diskusikan dalam kelompok: Apa saja aktivitas? Siapa saja yang terlibat?
  4. Identifikasi 3-4 masalah sosial sederhana yang mungkin terjadi di lingkungan sekitarmu (misalnya sampah berserakan, kurangnya interaksi antarwarga, berita hoax).
  5. Pilih satu masalah sosial yang paling menarik untuk kelompokmu, lalu tuliskan mengapa masalah itu penting untuk dikaji.
  6. Catat objek kajian sosiologi yang relevan dengan masalah yang kamu pilih.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang masyarakat?
  2. Pernahkah kamu mendengar istilah 'sosiologi'? Jika ya, apa yang terlintas di benakmu?
  3. Menurutmu, mengapa orang-orang sering berkumpul dan membentuk kelompok?
  4. Apa saja masalah yang sering terjadi dalam interaksi antarmanusia?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, pengumpulan data, dan penyusunan laporan observasi.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan proyek observasi fenomena sosial dan presentasi hasil analisis kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dengan tepat.Pengertian sosiologi, ciri-ciri sosiologi.2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi objek kajian sosiologi secara runtut.Objek kajian sosiologi (masyarakat, interaksi, proses sosial).2 JPkolaborasi
3Menganalisis ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dengan benar.Ciri-ciri sosiologi (empiris, teoritis, kumulatif, non-etis).2 JPpenalaran kritis
4Mengaplikasikan fungsi sosiologi dalam memahami masalah sosial di lingkungan sekitar secara mandiri.Fungsi dan peran sosiologi dalam masyarakat.2 JPkewargaan
Halaman 8 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sosiologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang sangat relevan untuk dipelajari, terutama di era modern ini. Melalui sosiologi, kita dapat memahami berbagai fenomena sosial yang terjadi di sekitar kita, mulai dari interaksi antarindividu, dinamika kelompok, hingga struktur masyarakat yang lebih luas. Modul ini akan membimbing Anda untuk menyelami dasar-dasar sosiologi.

1. Pengertian Sosiologi
Sosiologi berasal dari bahasa Latin 'socius' yang berarti teman atau masyarakat, dan bahasa Yunani 'logos' yang berarti ilmu. Jadi, sosiologi secara harfiah berarti ilmu tentang masyarakat. Secara umum, sosiologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat secara keseluruhan, termasuk interaksi sosial, struktur sosial, dan proses sosial yang terjadi di dalamnya. Para tokoh seperti Auguste Comte, Emile Durkheim, dan Max Weber memberikan kontribusi besar dalam pengembangan sosiologi sebagai disiplin ilmu yang sistematis. Sosiologi membantu kita melihat hubungan antara individu dengan masyarakatnya.

2. Ciri-Ciri Sosiologi
Sebagai ilmu pengetahuan, sosiologi memiliki empat ciri utama. Pertama, empiris, artinya sosiologi didasarkan pada observasi dan akal sehat, bukan spekulasi. Kedua, teoritis, sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat. Ketiga, kumulatif, yaitu teori sosiologi dibangun atas dasar teori-teori yang sudah ada, diperbaiki, diperluas, serta diperhalus. Keempat, non-etis, sosiologi tidak membahas baik atau buruknya suatu fakta, melainkan menjelaskan fakta secara analitis dan objektif. Ciri-ciri ini membedakan sosiologi dari disiplin ilmu lain.

3. Objek Kajian Sosiologi
Objek kajian sosiologi adalah masyarakat itu sendiri, yang mencakup interaksi sosial, struktur sosial, dan proses sosial. Interaksi sosial merujuk pada hubungan timbal balik antara individu atau kelompok. Struktur sosial adalah keseluruhan jalinan unsur-unsur sosial yang pokok, seperti kelompok sosial, lembaga sosial, dan stratifikasi sosial. Sementara itu, proses sosial adalah perubahan atau perkembangan yang terjadi dalam interaksi dan struktur sosial. Dengan demikian, sosiologi mengkaji bagaimana individu dan kelompok saling memengaruhi dan membentuk pola-pola kehidupan bersama.

4. Fungsi dan Peran Sosiologi
Sosiologi memiliki fungsi dan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Fungsi sosiologi antara lain untuk penelitian sosial, perencanaan sosial, dan pembangunan sosial. Sosiologi membantu kita memahami pola-pola perilaku masyarakat, memprediksi perubahan sosial, serta merumuskan kebijakan yang tepat. Peran sosiologi dapat dilihat sebagai ahli riset, konsultan kebijakan, teknisi, dan guru atau pendidik. Sebagai ahli riset, sosiolog melakukan penelitian untuk mencari data tentang kehidupan masyarakat. Sebagai konsultan, sosiolog memberikan masukan dalam pengambilan keputusan. Pemahaman ini sangat relevan untuk pembangunan bangsa.

Rangkuman: Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, interaksi, struktur, dan proses sosial secara empiris, teoritis, kumulatif, dan non-etis. Objek kajiannya meliputi fenomena sosial yang terjadi antarindividu dan kelompok. Sosiologi berfungsi sebagai alat untuk penelitian, perencanaan, dan pembangunan sosial, serta berperan sebagai ahli riset, konsultan, dan pendidik untuk memecahkan masalah masyarakat secara ilmiah dan etis.

Halaman 9 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SosiologiIlmu yang mempelajari masyarakat, interaksi sosial, dan struktur sosial.
EmpirisCiri sosiologi yang didasarkan pada observasi dan akal sehat.
Interaksi SosialHubungan timbal balik antara individu atau kelompok dalam masyarakat.
Struktur SosialKeseluruhan jalinan unsur-unsur sosial yang pokok dalam masyarakat.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kajian Sosiologi" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kajian Sosiologi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kajian Sosiologi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XPeta Konsep
Kajian SosiologiPengertian SosiologiCiri-Ciri SosiologiObjek Kajian SosiologiFungsi dan Peran Sosiologi
Dari sub-bab Kajian SosiologiHalaman 12
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSosiologi · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kajian Sosiologi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kajian Sosiologi pada Sosiologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Sosiologi.

Modul Kajian Sosiologi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Sosiologi kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Sosiologi materi Kajian Sosiologi ini gratis?

Ya. Modul Kajian Sosiologi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kajian Sosiologi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sosiologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kajian Sosiologi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kajian Sosiologi dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kajian Sosiologi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kajian Sosiologi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kajian Sosiologi untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kajian Sosiologi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kajian Sosiologi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sosiologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Sosiologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Kajian Sosiologi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sosiologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sosiologi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.