Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Masalah Sosial
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sosiologi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Masalah Sosial |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang masyarakat dan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Sosiologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep-konsep dasar sosiologi, termasuk struktur sosial, interaksi sosial, dan masalah sosial, serta mengidentifikasi faktor penyebab dan dampaknya dalam masyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kemiskinan, pengangguran, dan kenakalan remaja adalah contoh nyata masalah sosial yang terjadi di sekitar kita. |
| Konseptual | Masalah sosial adalah suatu kondisi atau perilaku yang tidak diinginkan oleh sebagian besar anggota masyarakat karena dianggap mengganggu ketertiban dan kesejahteraan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mencari solusi alternatif untuk masalah sosial. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan empati dalam memahami kompleksitas masalah sosial serta peran individu dalam berkontribusi pada solusinya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan berita dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan faktor penyebab masalah sosial dengan tepat.
- Dengan studi kasus dan analisis data, peserta didik mampu menganalisis berbagai jenis masalah sosial yang terjadi di masyarakat dengan kritis.
- Setelah berdiskusi dan presentasi, peserta didik dapat mengklasifikasikan masalah sosial berdasarkan perspektif sosiologis dengan benar.
- Melalui kegiatan simulasi, peserta didik mampu merumuskan alternatif solusi untuk mengatasi masalah sosial dengan kreatif dan bertanggung jawab.
- Dengan kegiatan proyek sederhana, peserta didik dapat mempresentasikan hasil analisis masalah sosial dan solusinya secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Memahami masalah sosial bukan hanya tentang mengidentifikasi isu, tetapi juga tentang menganalisis akar penyebabnya, dampak pada individu dan masyarakat, serta mengembangkan solusi yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa fenomena seperti kemiskinan dan ketimpangan sosial masih terus terjadi di tengah kemajuan teknologi dan informasi?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan masalah sosial dengan ajaran Islam tentang keadilan sosial, empati, dan tanggung jawab terhadap sesama. Ekonomi: Menganalisis masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran dari perspektif ekonomi, termasuk dampaknya pada pembangunan. Bahasa Indonesia: Melatih kemampuan peserta didik dalam menyusun laporan, presentasi, dan argumen yang koheren terkait masalah sosial. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang masalah sosial di lingkungan sekitar dan bagaimana keluarga dapat berkontribusi pada solusinya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel, dengan akses ke perpustakaan sekolah dan jaringan internet untuk mencari informasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan platform daring untuk mencari berita, data statistik, dan contoh program sosial yang relevan dengan materi masalah sosial. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan berita dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan faktor penyebab masalah sosial dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan studi kasus dan analisis data, peserta didik mampu menganalisis berbagai jenis masalah sosial yang terjadi di masyarakat dengan kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui kegiatan simulasi, peserta didik mampu merumuskan alternatif solusi untuk mengatasi masalah sosial dengan kreatif dan bertanggung jawab. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengklasifikasikan masalah sosial berdasarkan studi kasus yang diberikan.
Alat & bahan: kartu studi kasus, alat tulis, kertas flipchart
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang masalah sosial yang disajikan oleh guru.
Gambar 1. Peta pikiran - Bacalah dengan saksama kartu studi kasus tentang masalah sosial yang diberikan oleh kelompok Anda.
- Diskusikan dalam kelompok untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan faktor penyebab masalah sosial dalam kasus tersebut.
- Klasifikasikan jenis masalah sosial tersebut berdasarkan perspektif sosiologis yang telah dipelajari.
- Rumuskan minimal 2 alternatif solusi kreatif untuk mengatasi masalah sosial tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang 'masalah sosial'?
- Sebutkan satu contoh masalah sosial yang pernah kamu dengar atau lihat!
- Menurutmu, mengapa masalah sosial bisa terjadi di masyarakat?
- Apa dampak masalah sosial bagi kehidupan kita?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil kerja kelompok pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek presentasi alternatif solusi masalah sosial dan tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri dan faktor penyebab masalah sosial. | Ciri-ciri dan faktor penyebab masalah sosial. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis berbagai jenis masalah sosial yang terjadi di masyarakat. | Jenis-jenis masalah sosial (kemiskinan, kriminalitas, disorganisasi keluarga, dll.). | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Merumuskan alternatif solusi untuk mengatasi masalah sosial dengan kreatif dan bertanggung jawab. | Alternatif solusi masalah sosial. | 2 JP | Kemandirian |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa setiap masalah sosial adalah ujian bagi kemanusiaan, mendorong kita untuk berupaya mencari solusi sesuai ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Menggunakan penalaran kritis dan data-data sosiologis untuk memahami akar masalah sosial, menunjukkan komitmen terhadap pencarian kebenaran ilmiah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Merumuskan solusi yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan dampak sosialnya, serta berkontribusi pada kebersihan dan ketertiban lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati terhadap korban masalah sosial, berkolaborasi dalam mencari solusi, dan menghargai martabat setiap individu tanpa diskriminasi. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menganalisis masalah sosial di Indonesia dan mengusulkan solusi yang konstruktif untuk kemajuan bangsa, sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan tanah air. |
Masalah sosial adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika masyarakat. Memahami esensinya membantu kita menjadi warga negara yang peka dan proaktif. Modul ini akan membimbing Anda untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan solusi atas berbagai isu sosial yang ada, sehingga Anda dapat berkontribusi positif pada lingkungan sekitar dan bangsa.
1. Pengertian dan Ciri-Ciri Masalah Sosial
Masalah sosial merujuk pada kondisi atau perilaku yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma masyarakat, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan atau kerugian bagi sebagian besar anggotanya. Ciri-cirinya meliputi tidak adanya kesesuaian antara nilai sosial dan tindakan sosial, sumbernya berasal dari faktor-faktor sosial, dan dapat mengganggu keharmonisan masyarakat. Contoh: kemiskinan, kriminalitas, disorganisasi keluarga. Masalah sosial bersifat kompleks dan membutuhkan pendekatan multidisiplin untuk memahaminya secara utuh.
2. Faktor Penyebab Masalah Sosial
Masalah sosial muncul dari berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor ekonomi seperti kemiskinan dan pengangguran seringkali menjadi pemicu utama. Faktor budaya, seperti nilai-nilai yang bertentangan atau perubahan sosial yang cepat, juga berperan. Faktor biologis dan psikologis individu, serta faktor lingkungan alam juga dapat berkontribusi. Memahami akar penyebab ini krusial untuk merancang solusi yang efektif dan berkelanjutan, bukan hanya mengatasi gejala permukaannya saja.
3. Jenis-Jenis Masalah Sosial
Sosiologi mengklasifikasikan masalah sosial ke dalam beberapa jenis. Kemiskinan adalah kondisi kekurangan materi untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kriminalitas melibatkan tindakan melanggar hukum. Disorganisasi keluarga mencakup perceraian atau konflik keluarga yang berdampak pada anggota. Kenakalan remaja meliputi perilaku menyimpang di kalangan remaja. Konflik sosial adalah pertentangan antara kelompok. Setiap jenis memiliki karakteristik dan dampak unik yang memerlukan penanganan spesifik dan terintegrasi.
4. Dampak Masalah Sosial
Masalah sosial memiliki dampak yang luas, baik bagi individu maupun masyarakat. Bagi individu, dapat menyebabkan stres, depresi, menurunnya kualitas hidup, hingga terganggunya perkembangan pribadi. Bagi masyarakat, masalah sosial dapat memicu ketidakstabilan, disintegrasi sosial, penurunan produktivitas, dan menghambat pembangunan. Dampak ini saling terkait dan seringkali menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus tanpa intervensi yang tepat dan berkelanjutan dari berbagai pihak.
5. Alternatif Solusi Masalah Sosial
Mengatasi masalah sosial memerlukan pendekatan yang komprehensif. Solusi dapat berupa upaya preventif (pencegahan) atau kuratif (penyembuhan). Upaya preventif meliputi pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai agama, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Upaya kuratif melibatkan program rehabilitasi, bantuan sosial, dan penegakan hukum. Keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan keluarga sangat penting. Solusi yang efektif harus adaptif, berkelanjutan, dan berpihak pada keadilan sosial.
Rangkuman: Masalah sosial adalah kondisi yang tidak sesuai norma, mengganggu masyarakat, dan disebabkan oleh beragam faktor seperti ekonomi, budaya, atau psikologis. Jenisnya meliputi kemiskinan, kriminalitas, dan disorganisasi keluarga. Dampaknya luas bagi individu dan masyarakat. Solusi memerlukan pendekatan preventif dan kuratif yang melibatkan berbagai pihak untuk menciptakan masyarakat yang adil dan harmonis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Masalah Sosial | Kondisi atau perilaku yang dianggap tidak sesuai norma dan mengganggu masyarakat. |
| Kemiskinan | Kekurangan materi untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup. |
| Kriminalitas | Tindakan melanggar hukum yang merugikan orang lain atau masyarakat. |
| Disorganisasi Keluarga | Perpecahan atau ketidakharmonisan dalam struktur dan fungsi keluarga. |
| Norma Sosial | Aturan atau pedoman perilaku yang diterima dan diakui dalam masyarakat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Masalah Sosial" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Masalah Sosial yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sosiologi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Sosiologi sebagai IlmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInteraksi SosialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopNilai dan Norma SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSosialisasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenyimpangan SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Penelitian SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIdentitas dan SosialisasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLembaga SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenelitian Sosial SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Sosiologi di kelas lain
Kelompok SosialSosiologi Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Sosiologi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Masalah Sosial pada Sosiologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Sosiologi.
Modul Masalah Sosial ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Masalah Sosial untuk Sosiologi kelas X.
Apakah modul ajar Sosiologi materi Masalah Sosial ini gratis?
Ya. Modul Masalah Sosial untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Masalah Sosial ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sosiologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Masalah Sosial ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Masalah Sosial dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Masalah Sosial ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Masalah Sosial tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Masalah Sosial untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Masalah Sosial ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Masalah Sosial beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sosiologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Sosiologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Masalah Sosial yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sosiologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.