Paket CKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas XI
Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir kritis adalah perintah agama yang termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis, mendorong muslim untuk merenung, menganalisis, dan mengambil keputusan berdasarkan akal sehat yang dilandasi iman. Manfaatnya sangat besar, mulai dari pemahaman agama yang mendalam, terhindar dari kesesatan, hingga kemampuan memecahkan masalah kehidupan dengan bijak. Penerapannya harus objektif, bertanggung jawab, solutif, dan terintegrasi dengan akhlak Islam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis
Pendidikan Agama Islam · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis
Pendidikan Agama Islam · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasF / XI
Materi PokokAyat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya membaca dan memahami Al-Qur'an serta Hadis dalam kehidupan beragama.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Warga belajar menganalisis dan mengevaluasi argumen serta bukti dalam ayat Al-Qur'an dan hadis tentang berpikir kritis.
  2. keimanan dan ketakwaan — elemen: Menerapkan nilai-nilai agama dan kepercayaan
    Warga belajar menerapkan nilai-nilai agama dalam proses berpikir kritis sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Warga belajar berkolaborasi dalam kelompok untuk menganalisis dan mempresentasikan hasil diskusi tentang berpikir kritis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis dan mengimplementasikan ajaran Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari untuk mengembangkan diri dan masyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas ayat Al-Qur'an (QS. Ali Imran: 190-191, QS. Yunus: 101) dan Hadis Nabi Muhammad SAW yang secara eksplisit mendorong umat Islam untuk berpikir kritis.
KonseptualKonsep intinya adalah bahwa berpikir kritis merupakan perintah agama yang terintegrasi dalam ajaran Islam, bukan sekadar kemampuan kognitif semata.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari langkah-langkah menelaah, menganalisis, dan mengimplementasikan pesan-pesan Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis dalam konteks kehidupan nyata.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya refleksi diri dan evaluasi berkelanjutan terhadap cara berpikir mereka agar selalu selaras dengan nilai-nilai Islam.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan merenungkan ciptaan Allah SWT sebagai wujud cinta kepada-Nya dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMendorong warga belajar untuk terus mencari ilmu dan kebenaran melalui berpikir kritis, sebagai bentuk cinta ilmu yang tiada henti.
3. Cinta LingkunganMenerapkan berpikir kritis dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar, menunjukkan cinta lingkungan yang bertanggung jawab.
4. Cinta Diri dan SesamaMenggunakan akal sehat untuk menyelesaikan masalah sosial dan membantu sesama, menumbuhkan cinta diri dan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMengaplikasikan berpikir kritis untuk membangun masyarakat yang maju dan berkeadaban, wujud nyata cinta tanah air dan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian teks Al-Qur'an dan Hadis, warga belajar dapat mengidentifikasi pesan-pesan pokok tentang pentingnya berpikir kritis dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, warga belajar dapat menganalisis makna dan konteks ayat Al-Qur'an (QS. Ali Imran: 190-191 dan QS. Yunus: 101) serta hadis terkait berpikir kritis secara runtut.
  3. Melalui studi kasus, warga belajar dapat mengaplikasikan prinsip berpikir kritis berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari di lingkungan pedesaan dengan bijak.
  4. Setelah presentasi hasil analisis, warga belajar dapat menyajikan kesimpulan tentang relevansi berpikir kritis dalam pengembangan diri dan masyarakat sesuai ajaran Islam secara percaya diri.
Halaman 2 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir kritis bukan hanya kemampuan intelektual, tetapi juga perintah agama yang esensial untuk memahami kebesaran Allah SWT dan menjalani kehidupan yang bermakna sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Hadis.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Allah SWT dan Rasul-Nya begitu sering memerintahkan kita untuk merenungkan ciptaan-Nya dan menggunakan akal sehat kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks Al-Qur'an dan Hadis serta menyampaikan argumen secara lisan dan tertulis dengan baik.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Menerapkan berpikir kritis dalam menganalisis masalah-masalah sosial dan ekonomi di masyarakat pedesaan.
Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai berpikir kritis dalam Al-Qur'an dan Hadis dengan sila-sila Pancasila, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat dapat berperan sebagai narasumber bagi warga belajar dalam mencari contoh penerapan berpikir kritis di lingkungan mereka.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dengan penataan tempat duduk melingkar untuk diskusi kelompok, serta penggunaan area terbuka di sekitar PKBM untuk observasi fenomena alam.
Pemanfaatan Teknologi DigitalWarga belajar memanfaatkan gawai untuk mencari referensi ayat Al-Qur'an dan Hadis, menonton video inspiratif tentang berpikir kritis, serta membuat presentasi digital sederhana.
Halaman 3 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian teks Al-Qur'an dan Hadis, warga belajar dapat mengidentifikasi pesan-pesan pokok tentang pentingnya berpikir kritis dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai: Tutor menyebut satu kata, lalu warga belajar secara bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan, membentuk rantai ide. Ini melatih koneksi ide.
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Tutor melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman warga belajar dalam membuat keputusan penting dan apakah mereka sudah berpikir masak-masak sebelum mengambil keputusan tersebut.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pesan Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis, serta memantik rasa ingin tahu warga belajar dengan pertanyaan 'Apa hubungan antara iman dan kemampuan berpikir kritis?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan video singkat tentang fenomena alam (misalnya, hujan atau pertumbuhan tanaman) di pedesaan, lalu bertanya 'Apa yang membuat fenomena ini terjadi? Bagaimana kita bisa memahaminya lebih dalam?'
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar menjadi beberapa kelompok kecil, lalu membagikan lembar kerja yang berisi potongan ayat QS. Ali Imran: 190-191 dan QS. Yunus: 101 beserta terjemahannya, serta satu hadis terkait berpikir kritis.
  3. Tutor meminta setiap kelompok untuk membaca dan mengidentifikasi kata kunci serta pesan pokok dari setiap dalil tersebut tentang pentingnya berpikir kritis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok menganalisis makna dan konteks turunnya ayat serta hadis tersebut, mencari keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pedesaan.
  2. Warga belajar mencatat hasil identifikasi dan analisis mereka pada lembar kerja, berdiskusi tentang contoh-contoh nyata penerapan berpikir kritis dalam menghadapi masalah pertanian atau sosial di desa.
  3. Tutor berkeliling untuk memfasilitasi diskusi, memberikan bimbingan, dan memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi pesan pokok dan analisis mereka di depan kelas, menjelaskan mengapa berpikir kritis itu penting menurut dalil yang dikaji.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi yang disampaikan.
  3. Tutor memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap konsep-konsep penting yang telah dibahas, menekankan bahwa berpikir kritis adalah bagian dari ibadah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Tutor dan warga belajar bersama-sama menyimpulkan pesan-pesan kunci dari Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis.
  2. Tutor mengajak warga belajar melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Tutor memberikan tugas individu untuk mencari contoh lain penerapan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, warga belajar dapat menganalisis makna dan konteks ayat Al-Qur'an (QS. Ali Imran: 190-191 dan QS. Yunus: 101) serta hadis terkait berpikir kritis secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rangkai Cerita Islami: Tutor memulai sebuah cerita pendek, lalu setiap warga belajar melanjutkan satu kalimat, dengan tema yang relevan dengan hikmah atau nilai-nilai Islam.
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Tutor mengaitkan pembelajaran hari ini dengan pertemuan sebelumnya, menanyakan hasil tugas individu mereka tentang contoh penerapan berpikir kritis, dan mengulas singkat materi sebelumnya.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis makna dan konteks ayat serta hadis tentang berpikir kritis, dan memotivasi warga belajar dengan pertanyaan 'Bagaimana kita bisa menggunakan akal kita untuk memecahkan masalah di sekitar kita?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor menayangkan gambar atau studi kasus sederhana tentang masalah umum di pedesaan (misalnya, cara meningkatkan hasil panen dengan keterbatasan lahan atau mengatasi berita hoaks di grup warga).
  2. Tutor meminta warga belajar secara individu untuk menganalisis masalah tersebut dan merumuskan satu pertanyaan kritis yang relevan dengan masalah tersebut.
  3. Warga belajar membandingkan pertanyaan kritis mereka dengan teman sebelahnya, saling memberikan masukan untuk memperdalam pertanyaan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar ke dalam kelompok yang berbeda dari pertemuan sebelumnya. Setiap kelompok mendapatkan satu studi kasus yang berbeda, berupa masalah nyata di lingkungan pedesaan, yang membutuhkan pemikiran kritis untuk menyelesaikannya.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mendiskusikan studi kasus yang diberikan. Mereka diminta untuk mengidentifikasi akar masalah, mencari solusi alternatif, dan memilih solusi terbaik dengan mempertimbangkan dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis yang telah dipelajari.
  3. Warga belajar menyusun rencana aksi sederhana untuk mengimplementasikan solusi tersebut, mencatat argumen dan dasar pemikiran mereka dalam memilih solusi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan analisis studi kasus, solusi yang diusulkan, dan rencana aksi mereka. Mereka juga menjelaskan bagaimana pemikiran kritis berbasis Al-Qur'an dan Hadis membimbing mereka dalam proses ini.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau saran konstruktif. Tutor memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok.
  3. Tutor memberikan umpan balik menyeluruh, mengapresiasi kerangka berpikir kritis yang ditunjukkan, dan menguatkan pentingnya berpikir kritis dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Tutor dan warga belajar merangkum poin-poin penting dari diskusi dan presentasi hari ini, menekankan bahwa berpikir kritis adalah alat untuk mencapai kebaikan.
  2. Tutor memimpin refleksi akhir dengan menanyakan 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini? Bagaimana Anda akan menerapkan berpikir kritis dalam hidup Anda?' dan memberikan apresiasi atas kerja keras warga belajar.
  3. Tutor memberikan motivasi untuk terus belajar dan mengamalkan ilmu, lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Dalil Berpikir KritisNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi dan menganalisis pesan-pesan pokok dari ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis.

Alat & bahan: Al-Qur'an terjemah, buku hadis, alat tulis, kertas flipchart, spidol, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang fenomena alam. Diskusikan dalam kelompok, pertanyaan kritis apa yang muncul di benak Anda setelah melihat gambar tersebut?
    Fenomena AlamHujanPertumbuhanTanamanPerubahan Musim
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Bacalah dengan cermat QS. Ali Imran: 190-191 dan QS. Yunus: 101 beserta terjemahannya, serta hadis tentang 'Berpikir Sejenak Lebih Baik dari Ibadah Setahun'.
  3. Identifikasi kata kunci dan pesan pokok dari setiap dalil tersebut yang berhubungan dengan berpikir kritis. Tuliskan dalam tabel yang disediakan.
  4. Diskusikan bagaimana pesan-pesan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, berikan minimal tiga contoh konkret yang relevan dengan lingkungan Anda.
  5. Susunlah kesimpulan kelompok tentang pentingnya berpikir kritis dalam Islam dan siapkan untuk presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'berpikir kritis'?
  2. Apakah ada ayat Al-Qur'an atau Hadis yang Anda ketahui membahas tentang pentingnya menggunakan akal?
  3. Mengapa penting bagi seorang muslim untuk berpikir kritis dalam menghadapi informasi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan kualitas argumen yang disampaikan selama analisis studi kasus.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan jawaban esai individu mengenai implementasi berpikir kritis berdasarkan dalil.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pesan pokok ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis.QS. Ali Imran: 190-191, QS. Yunus: 101, Hadis tentang berpikir.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis makna dan konteks dalil tentang berpikir kritis.Tafsir ringkas ayat dan syarah hadis, studi kasus.2 JPkeimanan dan ketakwaan
3Mengaplikasikan prinsip berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari.Penyelesaian masalah kontekstual, diskusi kelompok.2 JPkolaborasi
4Menyajikan kesimpulan tentang relevansi berpikir kritis dalam Islam.Presentasi hasil analisis dan refleksi.2 JPpenalaran kritis, komunikasi
Halaman 8 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir kritis adalah kemampuan esensial yang membedakan manusia dari makhluk lain. Dalam Islam, kemampuan ini tidak hanya dianjurkan, tetapi juga diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Materi ini akan membimbing warga belajar untuk memahami bagaimana Al-Qur'an dan Hadis mendorong kita untuk merenung, menganalisis, dan mengambil keputusan berdasarkan akal sehat yang selaras dengan nilai-nilai agama.

1. Perintah Berpikir dalam Al-Qur'an
Al-Qur'an secara eksplisit mengajak manusia untuk menggunakan akalnya, merenung, dan berpikir. Contohnya dalam QS. Ali Imran: 190-191 yang artinya: 'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'' Ayat ini menekankan pentingnya merenungkan ciptaan Allah untuk mengenal kebesaran-Nya. Begitu pula QS. Yunus: 101: 'Katakanlah: 'Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman.' Ayat ini mendorong observasi dan refleksi terhadap alam semesta.

2. Hadis tentang Berpikir Kritis
Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya berpikir. Salah satu hadis yang masyhur meskipun derajatnya masih diperselisihkan namun maknanya relevan adalah 'Tafakkur sa'atin khairun min qiyami lailah' (berpikir sejenak lebih baik daripada ibadah semalam). Hadis ini mengindikasikan bahwa perenungan dan pemikiran yang mendalam memiliki nilai ibadah yang tinggi. Berpikir kritis dalam Islam berarti menggunakan akal untuk memahami kebenaran, membedakan yang hak dan batil, serta mencari solusi yang sesuai syariat dalam setiap permasalahan. Ini bukan sekadar berpikir logis, tetapi berpikir yang dilandasi iman dan takwa.

3. Ciri-ciri Berpikir Kritis dalam Islam
Berpikir kritis dalam perspektif Islam memiliki beberapa ciri. Pertama, objektif dan tidak bias, selalu mencari kebenaran berdasarkan dalil dan fakta. Kedua, terbuka terhadap ide baru dan siap mengoreksi diri jika ditemukan kekeliruan. Ketiga, bertanggung jawab atas setiap pemikiran dan keputusan yang diambil, karena semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Keempat, solutif dan konstruktif, bukan hanya mencari kesalahan tetapi juga menawarkan solusi yang bermanfaat bagi umat. Kelima, terintegrasi dengan nilai-nilai moral dan etika Islam, tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia.

4. Manfaat Berpikir Kritis bagi Muslim
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis membawa banyak manfaat bagi seorang muslim. Ini membantu dalam memahami ajaran agama secara mendalam, tidak mudah terpengaruh paham sesat atau hoaks, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai aspek kehidupan, baik pribadi, keluarga, maupun masyarakat. Dengan berpikir kritis, seorang muslim dapat menjadi agen perubahan yang positif, berkontribusi dalam memecahkan masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan cara yang inovatif dan Islami. Ini juga memperkuat iman karena semakin memahami kebesaran dan hikmah di balik ciptaan Allah SWT.

5. Penerapan Berpikir Kritis dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan berpikir kritis dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, saat menerima informasi, kita tidak langsung percaya, tetapi melakukan tabayyun (klarifikasi) atau mencari sumber lain yang terpercaya. Dalam menghadapi masalah di lingkungan pedesaan, seperti kesulitan irigasi atau pemasaran hasil panen, warga belajar dapat menganalisis penyebabnya, mencari berbagai alternatif solusi, mempertimbangkan dampak baik dan buruknya, lalu memilih solusi yang paling efektif dan sesuai dengan nilai-nilai kebersamaan serta gotong royong. Berpikir kritis juga penting dalam memilih pemimpin, mengelola keuangan, dan mendidik anak agar menjadi individu yang cerdas dan berakhlak mulia.

Rangkuman: Berpikir kritis adalah perintah agama yang termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis, mendorong muslim untuk merenung, menganalisis, dan mengambil keputusan berdasarkan akal sehat yang dilandasi iman. Manfaatnya sangat besar, mulai dari pemahaman agama yang mendalam, terhindar dari kesesatan, hingga kemampuan memecahkan masalah kehidupan dengan bijak. Penerapannya harus objektif, bertanggung jawab, solutif, dan terintegrasi dengan akhlak Islam.

Halaman 9 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Berpikir KritisKemampuan menganalisis informasi secara objektif, mengevaluasi argumen, dan membentuk penilaian yang rasional.
TabayyunProses mencari kejelasan atau klarifikasi terhadap suatu informasi untuk memastikan kebenarannya.
DalilDasar atau bukti hukum dalam Islam, seperti ayat Al-Qur'an dan Hadis.
AndragogiMetode pengajaran yang berfokus pada orang dewasa, menghargai pengalaman dan kemandirian belajar mereka.
RefleksiProses merenung dan mengevaluasi pengalaman atau pembelajaran untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIPeta Konsep
Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir KritisPerintah Berpikir dalam Al-Qur'anHadis tentang Berpikir KritisCiri-ciri Berpikir Kritis dalam IslamManfaat Berpikir Kritis bagi MuslimPenerapan Berpikir Kritis dalam Kehidupan Sehari-hari
Dari sub-bab Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir KritisHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKeimanan dan ketakwaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Penyakit Sosial: Perundungan, Perkelahian, dan PerjudianPendidikan Agama Islam Kelas XI Paket CAdab Bermasyarakat: Menjalin Silaturahmi dan Menjaga Hak TetanggaPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CMemelihara Kehidupan ManusiaPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CPernikahan dalam IslamPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis pada Pendidikan Agama Islam Paket C, Fase F, elemen Al-Qur'an dan Hadis.

Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis untuk Pendidikan Agama Islam kelas XI.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini gratis?

Ya. Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis untuk kelas XI Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XI Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis untuk Pendidikan Agama Islam kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas XI Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Berpikir Kritis disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.