Paket CKelas XIIFase F

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas XII
Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Adab menggunakan media sosial dalam Islam adalah etika digital yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah, meliputi menjaga lisan dan tulisan, melakukan tabayyun, menjaga privasi, serta memanfaatkan media sosial untuk kebaikan dan dakwah. Penerapan adab ini sangat penting untuk menghindari dampak negatif seperti hoaks dan fitnah, sekaligus menjadikan media sosial sebagai sarana positif yang bernilai ibadah. Dengan begitu, kita bisa menjadi muslim yang cerdas dan bertanggung jawab di dunia maya.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam
Pendidikan Agama Islam · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam
Pendidikan Agama Islam · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasF / XII
Materi PokokAdab Menggunakan Media Sosial dalam Islam
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Warga Belajar:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang penggunaan media sosial dan prinsip-prinsip akhlak dalam Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Menerapkan adab Islami dalam berinteraksi di media sosial sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Menganalisis informasi yang diterima dari media sosial untuk membedakan antara fakta dan hoaks, serta menyaring konten yang tidak sesuai ajaran Islam.
  3. komunikasi — elemen: berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif
    Menggunakan bahasa yang santun dan etis dalam berkomunikasi di media sosial, menjaga kehormatan diri dan orang lain.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAkhlak
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis dan menerapkan prinsip-prinsip akhlak mulia dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam berinteraksi di dunia digital, serta menunjukkan sikap tanggung jawab sosial sesuai ajaran Islam.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFaktanya, banyak berita bohong (hoaks) dan konten negatif tersebar di media sosial yang dapat merugikan individu dan masyarakat.
KonseptualKonsep intinya adalah bahwa setiap muslim wajib menjaga adab dan etika dalam berinteraksi di media sosial, sebagaimana tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah.
ProseduralProsedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah memverifikasi informasi, memilih konten yang bermanfaat, dan menyampaikan pesan dengan bahasa yang baik.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya refleksi diri sebelum mengunggah atau membagikan sesuatu di media sosial, serta dampak dari setiap tindakan digitalnya.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenerapkan adab media sosial sesuai ajaran Al-Qur'an dan Sunnah sebagai wujud ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMencari dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat melalui media sosial, serta menolak informasi yang menyesatkan sebagai bentuk cinta ilmu.
3. Cinta LingkunganMenggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi positif tentang pelestarian lingkungan atau kegiatan sosial di pedesaan sebagai wujud cinta lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaMenjaga kehormatan diri dan orang lain di media sosial, menghindari ghibah dan fitnah, serta membangun silaturahmi sebagai wujud cinta diri dan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMenyebarkan konten positif yang mendukung persatuan bangsa dan menolak ujaran kebencian di media sosial sebagai wujud cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip adab menggunakan media sosial dalam Islam dengan tepat.
  2. Setelah menganalisis studi kasus hoaks, warga belajar dapat membedakan informasi yang benar dan salah di media sosial sesuai kaidah Islam dengan akurat.
  3. Dengan menyusun rencana konten dakwah, warga belajar dapat merancang unggahan media sosial yang positif dan bermanfaat sesuai adab Islam secara kreatif.
Halaman 2 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Adab menggunakan media sosial dalam Islam bukan hanya tentang menghindari yang haram, tetapi juga tentang memaksimalkan potensi kebaikan dan dakwah, serta menjaga kehormatan diri dan orang lain di dunia maya yang tak terbatas.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menjadikan media sosial sebagai sarana ibadah dan kebaikan, bukan justru menjerumuskan pada dosa dan fitnah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menulis teks persuasif dan informatif untuk unggahan media sosial yang efektif.
Seni Budaya: Pemanfaatan elemen desain visual dan estetika dalam merancang konten dakwah media sosial yang menarik.
Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga toleransi dan persatuan di ruang digital.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat dapat diajak berdialog tentang tantangan dan peluang dakwah melalui media sosial di lingkungan pedesaan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat memanfaatkan balai desa atau pusat komunitas yang memiliki akses internet untuk diskusi kelompok dan presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain grafis sederhana di ponsel untuk merancang konten dakwah media sosial dan platform berbagi video untuk studi kasus.
Halaman 3 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip adab menggunakan media sosial dalam Islam dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Emoji Islami: Tutor menampilkan beberapa emoji yang mewakili konsep Islami (mis. masjid, Al-Qur'an, berdoa), lalu warga belajar menebak maknanya.
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi warga belajar.
  2. Tutor mengaitkan pengalaman warga belajar dalam menggunakan media sosial dengan pentingnya menjaga adab, misalnya kasus viral yang merugikan.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik untuk memotivasi warga belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan gambar 1, yaitu infografis tentang dampak positif dan negatif media sosial, lalu meminta warga belajar mengidentifikasi masalah etika yang sering muncul.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan lembar kerja berisi studi kasus sederhana tentang dilema etika di media sosial.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok menganalisis studi kasus, mencari dalil naqli (Al-Qur'an dan Hadis) yang relevan, serta merumuskan prinsip-prinsip adab Islami terkait penggunaan media sosial.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil analisis studi kasus dan prinsip adab yang ditemukan di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara tutor memfasilitasi diskusi untuk memperdalam pemahaman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka mengenai prinsip-prinsip adab menggunakan media sosial.
  2. Tutor memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil diskusi setiap kelompok, menyoroti poin-poin penting.
  3. Tutor menguatkan pemahaman warga belajar tentang adab menggunakan media sosial berdasarkan dalil-dalil syar'i dan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Warga belajar bersama tutor menyimpulkan prinsip-prinsip adab menggunakan media sosial dalam Islam.
  2. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan mendorong mereka untuk menerapkan adab tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Tutor memberikan tugas individu untuk pertemuan berikutnya (mencari contoh hoaks dan cara verifikasinya) dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyusun rencana konten dakwah, warga belajar dapat merancang unggahan media sosial yang positif dan bermanfaat sesuai adab Islam secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Pesan Positif: Warga belajar secara berantai membisikkan satu pesan positif tentang media sosial ke teman di sebelahnya, lalu orang terakhir menyebutkan pesan yang diterimanya.
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi warga belajar.
  2. Tutor mengulas kembali materi adab media sosial dari pertemuan sebelumnya dan menanyakan contoh hoaks yang ditemukan warga belajar.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan pentingnya menjadi agen kebaikan di media sosial.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan contoh unggahan media sosial yang positif dan negatif, lalu meminta warga belajar mengidentifikasi ciri-ciri konten dakwah yang efektif dan etis.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar kembali ke kelompok semula dan menugaskan mereka untuk merancang satu unggahan media sosial bertema dakwah Islami.
  3. Membimbing penyelidikan: Kelompok berdiskusi tentang pesan yang ingin disampaikan, target audiens, desain visual, dan teks unggahan, memastikan sesuai adab Islam.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan unggahan media sosial mereka (bisa berupa sketsa atau deskripsi detail) dan menjelaskan alasan di balik pilihan mereka.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan masukan dan saran perbaikan, fokus pada aspek adab, efektivitas, dan kreativitas konten.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan konten dakwah media sosial yang telah dibuat, menjelaskan pesan dan strateginya.
  2. Tutor dan warga belajar lainnya memberikan umpan balik kritis dan konstruktif terhadap rancangan konten, menyoroti kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan.
  3. Tutor menguatkan pentingnya menjadi muslim yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Warga belajar bersama tutor menyimpulkan pentingnya merencanakan konten media sosial yang positif dan bermanfaat.
  2. Tutor memberikan apresiasi atas kreativitas warga belajar dan mendorong mereka untuk terus berkarya positif di media sosial.
  3. Tutor memberikan tugas mandiri untuk mengimplementasikan rancangan konten dakwah mereka dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA WARGA BELAJAR
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Digital: Verifikasi Hoaks!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Tutor

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Warga belajar dapat memverifikasi kebenaran informasi di media sosial dan mengidentifikasi ciri-ciri hoaks.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern, termasuk di pedesaan. Sebagai umat Islam, kita memiliki panduan etika dan adab yang jelas dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam berinteraksi di dunia maya.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, ponsel/tablet dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar2. Norma atau aturan sopan santun4. Berita bohong atau informasipalsu5. Menggunjing atau membicarakanaib orang lain6. Menuduh orang lain tanpa buktiMenurun1. Mengadu domba atau menyebarkanperselisihan3. Proses klarifikasi atauverifikasi kebenaran berita
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati yang berisi tangkapan layar sebuah unggahan berita viral di media sosial.
  3. Identifikasi judul berita, sumber, tanggal unggah, dan isi pokok informasi dari unggahan tersebut.
  4. Cari tahu kebenaran informasi tersebut menggunakan mesin pencari atau situs cek fakta terpercaya, catat hasilnya.
  5. Bandingkan informasi asli dengan unggahan viral, lalu tentukan apakah unggahan tersebut hoaks atau fakta.
  6. Tuliskan ciri-ciri yang membuat unggahan tersebut tergolong hoaks atau fakta di tabel yang tersedia.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja media sosial yang sering Anda gunakan?
  2. Menurut Anda, apa saja manfaat dan bahaya dari media sosial?
  3. Pernahkah Anda menemukan berita yang tidak benar (hoaks) di media sosial? Bagaimana Anda menyikapinya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis studi kasus.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap rancangan konten dakwah media sosial yang dibuat oleh warga belajar, fokus pada kesesuaian adab Islami, kreativitas, dan pesan yang disampaikan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi prinsip-prinsip adab menggunakan media sosial dalam Islam.Prinsip adab media sosial dalam Islam (dalil naqli, etika berkomunikasi, menjaga privasi, tabayyun).2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Membedakan informasi yang benar dan salah di media sosial sesuai kaidah Islam dengan akurat.Teknik verifikasi informasi, identifikasi hoaks, sumber terpercaya, tabayyun. (Tugas LKPD)2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Merancang unggahan media sosial yang positif dan bermanfaat sesuai adab Islam secara kreatif.Perencanaan konten dakwah, teknik penyajian pesan positif, etika visual dan verbal, kreativitas. (Fokus pertemuan 2)2 JPkomunikasi, kreativitas
Halaman 8 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern, termasuk di pedesaan. Sebagai umat Islam, kita memiliki panduan etika dan adab yang jelas dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam berinteraksi di dunia maya. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menerapkan adab Islami agar media sosial menjadi sarana kebaikan dan keberkahan.

1. Pengertian dan Urgensi Adab Media Sosial
Adab adalah norma atau aturan mengenai sopan santun yang didasarkan pada nilai-nilai agama. Adab menggunakan media sosial dalam Islam adalah seperangkat etika dan perilaku yang harus dijaga oleh seorang muslim saat berinteraksi di platform digital. Urgensinya sangat tinggi mengingat media sosial memiliki jangkauan luas dan dampak yang besar, baik positif maupun negatif. Tanpa adab, media sosial bisa menjadi sarana penyebaran fitnah, hoaks, ghibah, dan bahkan ujaran kebencian. Sebaliknya, dengan adab, ia bisa menjadi sarana dakwah, pendidikan, dan silaturahmi yang efektif, bahkan bagi masyarakat pedesaan.

2. Prinsip-prinsip Adab dalam Al-Qur'an dan Sunnah
Islam mengajarkan prinsip-prinsip dasar yang relevan dengan adab media sosial. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 6: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ (Yaa ayyuhallaziina aamanuu in jaa'akum faasiqum binaba'in fatabayyanuu an tusiibuu qaumam bijahaalatin fatushbihuu 'alaa maa fa'altum naadimiin), artinya: 'Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.' Ini adalah perintah untuk tabayyun (klarifikasi) sebelum menyebarkan berita. Rasulullah SAW juga bersabda: 'Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.' (HR. Bukhari dan Muslim). Prinsip ini berlaku universal, termasuk di media sosial.

3. Menjaga Lisan dan Tulisan
Lisan dan tulisan di media sosial adalah sama-sama bentuk komunikasi. Seorang muslim wajib menjaga lisan dan tulisannya dari perkataan kotor, ghibah (menggunjing), fitnah, namimah (adu domba), dan ujaran kebencian. Setiap kata yang diunggah akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Hindari pula berkomentar negatif atau provokatif yang dapat memicu pertengkaran. Gunakan bahasa yang santun, positif, dan membangun, bahkan saat menyampaikan kritik. Ingatlah bahwa apa yang ditulis di media sosial dapat tersebar luas dan sulit dihapus, sehingga dampaknya bisa berlangsung lama.

4. Tabayyun (Klarifikasi) dan Verifikasi Informasi
Di era banjir informasi, kemampuan untuk memverifikasi kebenaran berita adalah adab yang sangat penting. Jangan mudah percaya dan jangan terburu-buru menyebarkan berita yang belum jelas sumbernya atau kebenarannya. Lakukan tabayyun dengan mencari informasi dari sumber-sumber terpercaya, membandingkan berita dari beberapa media, atau mencari fakta di situs cek fakta. Terutama di lingkungan pedesaan, hoaks seringkali menyebar cepat melalui grup perpesanan. Pastikan informasi yang Anda bagikan adalah informasi yang valid dan bermanfaat, bukan sekadar sensasi.

5. Menjaga Privasi Diri dan Orang Lain
Adab lain yang krusial adalah menjaga privasi. Hindari mengunggah informasi pribadi yang terlalu detail, baik tentang diri sendiri maupun orang lain, yang dapat membahayakan atau disalahgunakan. Jangan menyebarkan aib atau rahasia orang lain, meskipun Anda mengetahuinya. Hormati hak privasi orang lain dengan tidak mengambil atau membagikan foto/video mereka tanpa izin. Di masyarakat pedesaan yang erat hubungannya, seringkali batasan privasi menjadi kabur, sehingga penting untuk tetap menjaga etika digital ini.

6. Memanfaatkan Media Sosial untuk Kebaikan dan Dakwah
Media sosial bukan hanya tempat bersenang-senang, tetapi juga platform yang sangat potensial untuk menyebarkan kebaikan dan dakwah. Warga belajar dapat mengunggah konten-konten Islami yang positif, seperti kutipan ayat Al-Qur'an, hadis, nasihat agama, kisah inspiratif, atau informasi tentang kegiatan keagamaan di desa. Jadikan akun media sosial Anda sebagai 'akun dakwah' yang menebarkan manfaat bagi banyak orang. Dengan begitu, setiap interaksi di media sosial akan bernilai ibadah dan menjadi amal jariyah.

Rangkuman: Adab menggunakan media sosial dalam Islam adalah etika digital yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah, meliputi menjaga lisan dan tulisan, melakukan tabayyun, menjaga privasi, serta memanfaatkan media sosial untuk kebaikan dan dakwah. Penerapan adab ini sangat penting untuk menghindari dampak negatif seperti hoaks dan fitnah, sekaligus menjadikan media sosial sebagai sarana positif yang bernilai ibadah. Dengan begitu, kita bisa menjadi muslim yang cerdas dan bertanggung jawab di dunia maya.

Halaman 9 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AdabNorma atau aturan sopan santun
HoaksBerita bohong atau informasi palsu
TabayyunProses klarifikasi atau verifikasi kebenaran berita
GhibahMenggunjing atau membicarakan aib orang lain
FitnahMenuduh orang lain tanpa bukti
NamimahMengadu domba atau menyebarkan perselisihan
Dalil NaqliDasar hukum dari Al-Qur'an dan Hadis
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIPeta Konsep
Adab Menggunakan Media Sosial dalam IslamPengertian dan Urgensi Adab Media SosialPrinsip-prinsip Adab dalam Al-Qur'an dan SunnahMenjaga Lisan dan TulisanTabayyun (Klarifikasi) dan Verifikasi InformasiMenjaga Privasi Diri dan Orang Lain
Dari sub-bab Adab Menggunakan Media Sosial dalam IslamHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas XII Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Adab Bermasyarakat: Menjalin Silaturahmi dan Menjaga Hak TetanggaPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CCabang Iman: Keterkaitan Antara Iman, Islam, dan IhsanPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CKetentuan Fikih Mawaris di Masyarakat sesuai Syarat IslamPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CPernikahan dalam IslamPendidikan Agama Islam Kelas XII Paket CLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam pada Pendidikan Agama Islam Paket C, Fase F, elemen Akhlak.

Modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam untuk Pendidikan Agama Islam kelas XII.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini gratis?

Ya. Modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam untuk kelas XII Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XII Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam untuk Pendidikan Agama Islam kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas XII Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Adab Menggunakan Media Sosial dalam Islam disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.