Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas I
hukum mim sukun
Modul ajar (RPP) Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SD kelas I materi hukum mim sukun lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan hukum mim sukun yang Anda cari? Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas I lainnya:
Lihat peta materi setahun6 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | hukum mim sukun |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik Langsung |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal huruf hijaiyah dan mampu membaca beberapa harakat dasar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca Al-Qur'an |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengenal huruf hijaiyah tunggal dan bersambung, serta membaca lafal ayat-ayat pendek Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid dasar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hukum mim sukun ditemukan dalam banyak ayat Al-Qur'an, misalnya pada surat Al-Fatihah ayat 7 'alaihim' atau surat Al-Lahab ayat 1 'tabbat yada abi lahabiw wataab'. |
| Konseptual | Hukum mim sukun adalah kaidah tajwid yang mengatur cara membaca huruf mim (م) yang tidak berharakat (sukun) ketika bertemu dengan huruf hijaiyah tertentu. |
| Prosedural | Membaca hukum mim sukun melibatkan identifikasi mim sukun, melihat huruf setelahnya, dan menerapkan salah satu dari tiga hukumnya: ikhfa' syafawi, idgham mitslain syafawi, atau izhar syafawi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami hukum mim sukun untuk membaca Al-Qur'an dengan benar dan merasakan kepuasan saat berhasil menerapkannya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi huruf mim sukun (مْ) dalam ayat-ayat pendek.
- Peserta didik dapat menyebutkan tiga macam hukum mim sukun dengan benar.
- Peserta didik dapat menjelaskan pengertian setiap hukum mim sukun dengan bahasanya sendiri.
- Peserta didik dapat menunjukkan contoh setiap hukum mim sukun dalam potongan ayat.
- Peserta didik dapat mempraktikkan bacaan hukum mim sukun dengan tepat dan lancar.
Pemahaman bermakna: Memahami hukum mim sukun membantu kita membaca Al-Qur'an dengan tartil dan benar, sehingga makna ayat tidak berubah dan ibadah membaca Al-Qur'an menjadi lebih sempurna.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu membaca Al-Qur'an dengan kaidah tajwid yang benar?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik Langsung |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengenali pola huruf dan bunyi, serta memahami instruksi lisan dan tulisan. Seni Budaya: Melafalkan huruf dan ayat dengan intonasi dan irama yang baik (seni suara). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak mendampingi anak berlatih membaca Al-Qur'an di rumah dengan fokus pada mim sukun, serta memberikan motivasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihiasi poster huruf hijaiyah dan contoh hukum mim sukun, serta tersedia sudut baca Al-Qur'an yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Guru menggunakan aplikasi atau video pendek interaktif yang menampilkan contoh bacaan hukum mim sukun untuk visualisasi dan pendengaran. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat mengidentifikasi huruf mim sukun (مْ) dalam ayat-ayat pendek dan menyebutkan tiga macam hukum mim sukun dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan mengulang bacaan hijaiyah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tahu, ada berapa cara membaca huruf mim yang mati di Al-Qur'an?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati kartu-kartu huruf hijaiyah dan mencari huruf mim sukun. Guru kemudian memperkenalkan tiga jenis hukum mim sukun (ikhfa' syafawi, idgham mitslain syafawi, izhar syafawi) dengan bantuan gambar dan contoh sederhana dari lingkungan sekitar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mencocokkan kartu hukum mim sukun dengan kartu nama-nama hukumnya. Mereka juga berlatih menyebutkan nama-nama hukum tersebut berulang-ulang. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pencocokan kartu mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pengenalan mim sukun dan nama-nama hukumnya, serta mengoreksi jika ada kesalahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan singkat. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya akan belajar lebih dalam tentang pengertian tiap hukum. Mereka menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | PBL (Problem Based Learning) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat menjelaskan pengertian setiap hukum mim sukun dengan bahasanya sendiri dan menunjukkan contoh setiap hukum mim sukun dalam potongan ayat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis-jenis hukum mim sukun dan meminta peserta didik menyebutkannya. Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini: memahami pengertian dan contohnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberi potongan ayat pendek yang mengandung mim sukun. Mereka diminta mencari tahu (menggunakan buku atau bimbingan guru) apa yang terjadi pada mim sukun tersebut dan bagaimana cara membacanya, kemudian mengaitkan dengan pengertian ikhfa' syafawi, idgham mitslain syafawi, dan izhar syafawi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok berdiskusi untuk menjelaskan pengertian masing-masing hukum mim sukun dan mencari contoh lain. Mereka juga berlatih membacakan contoh-contoh tersebut secara bergantian dalam kelompok. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan pengertian hukum mim sukun dan contohnya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik, mengoreksi bacaan, dan memberikan penguatan dengan menjelaskan secara ringkas dan jelas pengertian setiap hukum mim sukun. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pengertian dan contoh hukum mim sukun. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan keberanian peserta didik. Guru menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya akan fokus pada praktik membaca. Ditutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat mempraktikkan bacaan hukum mim sukun dengan tepat dan lancar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik melakukan 'Tadarus Cepat' membaca beberapa ayat pendek yang mengandung mim sukun sebagai apersepsi. Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah praktik membaca dan penilaian. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diingatkan kembali tentang ciri-ciri dan cara membaca masing-masing hukum mim sukun melalui tayangan visual singkat (misalnya kartu bergambar atau video pendek tanpa suara yang menunjukkan gerakan bibir). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan akan maju ke depan untuk mempraktikkan membaca potongan ayat yang telah disiapkan guru, fokus pada penerapan hukum mim sukun. Guru memberikan bimbingan individual dan koreksi langsung. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setelah praktik individu, guru memberikan umpan balik umum tentang kesalahan yang sering terjadi dan cara memperbaikinya. Guru juga memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah menunjukkan kemajuan dalam membaca. Peserta didik diajak merefleksikan kesulitan dan keberhasilan mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru merangkum pembelajaran hukum mim sukun dari awal hingga akhir. Guru memberikan pujian dan semangat kepada seluruh peserta didik, mengingatkan untuk terus berlatih membaca Al-Qur'an di rumah. Guru memberikan 'bintang' atau stiker kepada yang berani tampil. Ditutup dengan doa dan salam yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan hukum mim sukun pada ayat-ayat pendek.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, penghapus, Al-Qur'an/juz 'amma
Langkah kerja:
- Perhatikan ayat-ayat pendek yang ada di lembar kerja.
- Lingkari setiap huruf mim sukun (مْ) yang kamu temukan.
- Tuliskan di bawah setiap mim sukun, termasuk hukum mim sukun apa dia (Ikhfa', Idgham, atau Izhar).
- Bacalah kembali ayat-ayat tersebut dengan bimbingan guru.
- Warnai bintang jika kamu merasa sudah paham.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan huruf hijaiyah yang kamu tahu!
- Bisakah kamu membaca huruf 'mim' dengan harakat fathah, kasrah, dan dammah?
- Coba baca potongan ayat ini: 'Alhamdulillahi Robbil 'alamin'.
- Pernahkah kamu mendengar tentang hukum tajwid?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan praktik membaca, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa membaca Al-Qur'an yang mengandung hukum mim sukun secara individu.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi mim sukun dan menyebutkan hukumnya | Pengenalan mim sukun dan 3 hukumnya | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan pengertian dan contoh hukum mim sukun | Pengertian dan contoh ikhfa', idgham, izhar syafawi | 2 JP | komunikasi |
| 3 | Mempraktikkan bacaan hukum mim sukun | Praktik membaca ayat-ayat pendek | 2 JP | kreativitas |
Adik-adik yang shalih dan shalihah, Al-Qur'an adalah kitab suci kita. Membacanya harus dengan benar agar pahala dan kebaikan kita dapatkan. Salah satu caranya adalah dengan memahami tajwid, yaitu ilmu tentang cara membaca huruf-huruf Al-Qur'an dengan tepat. Yuk, kita belajar salah satu bagian penting dari tajwid, yaitu hukum mim sukun!
1. Mengenal Huruf Mim Sukun (مْ)
Huruf mim sukun adalah huruf mim (م) yang tidak memiliki harakat (fathah, kasrah, dammah). Tanda mim sukun biasanya berupa bulatan kecil di atas huruf mim (مْ) atau tidak ada harakat sama sekali. Mim sukun sangat sering kita temui di dalam Al-Qur'an. Penting sekali untuk mengenali mim sukun ini karena cara membacanya akan berbeda tergantung huruf apa yang datang setelahnya. Mari kita cari tahu bagaimana cara membaca mim sukun dengan benar.
2. Tiga Macam Hukum Mim Sukun
Ada tiga cara membaca mim sukun ketika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah lainnya. Tiga hukum itu adalah Ikhfa' Syafawi, Idgham Mitslain Syafawi, dan Izhar Syafawi. Setiap hukum memiliki cara baca yang unik dan berbeda. Jika kita salah membaca, bisa jadi makna ayatnya juga ikut berubah, lho! Oleh karena itu, kita harus belajar satu per satu agar bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Yuk, kita pelajari lebih lanjut!
3. 1. Ikhfa' Syafawi (إخفاء شفوي)
Ikhfa' Syafawi terjadi jika mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf ba' (ب). Cara membacanya adalah dengan menyamarkan bunyi mim sukun dan mendengung (ghunnah) selama dua harakat, sambil bibir sedikit tertutup. Contohnya pada lafaz 'hum bihi' (هُم بِه). Bunyi mim-nya tidak terlalu jelas seperti 'm' biasa, tapi samar dan mendengung. Ini seperti kita ingin mengucapkan 'm' tapi langsung disambung dengan 'b' dengan sedikit dengungan di hidung.
4. 2. Idgham Mitslain Syafawi (إدغام مثلين شفوي)
Idgham Mitslain Syafawi terjadi jika mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf mim (م) yang berharakat. Cara membacanya adalah dengan memasukkan bunyi mim sukun ke dalam mim yang berharakat, sehingga seolah-olah menjadi satu huruf mim bertasydid dan didengungkan (ghunnah) dua harakat. Contohnya pada lafaz 'kum mim' (كُم مِّن). Kita tidak membaca dua mim terpisah, tapi langsung 'kummim' dengan dengung. Ini seperti dua mim menjadi satu mim yang kuat.
5. 3. Izhar Syafawi (إظهار شفوي)
Izhar Syafawi terjadi jika mim sukun (مْ) bertemu dengan semua huruf hijaiyah selain huruf ba' (ب) dan mim (م). Cara membacanya adalah dengan jelas dan terang tanpa dengung. Contohnya pada lafaz 'antum' (أَنتُمْ). Mim sukun dibaca jelas seperti 'm' biasa. Ini adalah hukum mim sukun yang paling banyak ditemukan. Jadi, jika mim sukun tidak bertemu 'ba' dan tidak bertemu 'mim', maka hukumnya pasti Izhar Syafawi.
Rangkuman: Hukum mim sukun adalah cara membaca huruf mim mati di Al-Qur'an. Ada tiga jenis: Ikhfa' Syafawi (jika bertemu ب, dibaca samar dan dengung), Idgham Mitslain Syafawi (jika bertemu م, dibaca masuk dan dengung), dan Izhar Syafawi (jika bertemu huruf lain, dibaca jelas tanpa dengung). Memahami ini penting agar bacaan Al-Qur'an kita benar dan sempurna.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mim Sukun | Huruf mim (م) yang tidak berharakat (mati). |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
| Harakat | Tanda baca dalam tulisan Arab (fathah, kasrah, dammah). |
| Ghunnah | Dengung yang keluar dari hidung. |
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan perlahan, baik, dan benar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "hukum mim sukun" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Mengenal Huruf HijaiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHarakat Fathah, Kasrah, dan DammahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenulis Huruf Hijaiah TunggalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Membaca Suku Kata HijaiahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDoa Sebelum dan Sesudah Belajar Al-Qur'anBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab terhadap Al-Qur'anBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) hukum mim sukun ini gratis?
Ya. Modul hukum mim sukun untuk kelas I SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul hukum mim sukun ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas hukum mim sukun untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul hukum mim sukun ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas I SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi hukum mim sukun pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SD, Fase A, elemen Membaca Al-Qur'an.
Bisakah modul hukum mim sukun ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan hukum mim sukun dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.