Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Tarik dan Embuskan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Tarik dan Embuskan |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui bahwa manusia bernapas menggunakan hidung dan paru-paru. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPAS |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk dan fungsi bagian tubuh pada berbagai makhluk hidup, mengidentifikasi cara menjaga kesehatan organ tubuh, serta menerapkan gaya hidup sehat untuk keberlanjutan hidup. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manusia bernapas dengan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida melalui sistem pernapasan. |
| Konseptual | Sistem pernapasan manusia terdiri dari organ-organ yang bekerja sama untuk pertukaran gas vital bagi kehidupan. |
| Prosedural | Peserta didik dapat membuat model sederhana sistem pernapasan dan melakukan kampanye menjaga kesehatan pernapasan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan dan lingkungan untuk kualitas hidup yang lebih baik. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan model sistem pernapasan, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem pernapasan manusia dan fungsinya dengan tepat.
- Dengan menganalisis teks informasi, peserta didik dapat menjelaskan proses perjalanan udara dalam sistem pernapasan manusia secara runtut.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga faktor penyebab gangguan pernapasan dan cara mencegahnya dengan benar.
- Dengan melakukan praktik membuat model sederhana paru-paru, peserta didik dapat menjelaskan cara kerja paru-paru dalam proses pernapasan secara sederhana.
- Melalui kegiatan kampanye, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami bagaimana udara bergerak di dalam tubuh dan pentingnya menjaga kebersihan udara serta menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan sistem pernapasan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita bisa merasakan udara masuk dan keluar dari tubuh kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun teks kampanye dan presentasi yang efektif dan persuasif. Seni Budaya: Peserta didik mendesain poster atau media kampanye yang menarik secara visual. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Peserta didik memahami dampak olahraga terhadap kesehatan pernapasan dan pentingnya menjaga kebugaran tubuh. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendukung kebiasaan hidup sehat di rumah dan mendampingi anak dalam mencari informasi tentang gangguan pernapasan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar memiliki sirkulasi udara yang baik dan tersedia akses ke sumber air bersih untuk praktik dan menjaga kebersihan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan internet untuk mencari informasi tentang penyakit pernapasan dan cara pencegahannya, serta membuat poster digital untuk kampanye. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan model sistem pernapasan, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem pernapasan manusia dan fungsinya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan praktik membuat model sederhana paru-paru, peserta didik dapat menjelaskan cara kerja paru-paru dalam proses pernapasan secara sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat membuat model paru-paru sederhana dan merancang kampanye menjaga kesehatan pernapasan.
Alat & bahan: Botol plastik bekas, balon, sedotan, plastisin, gunting, selotip, spidol, kertas HVS
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan jalannya udara pada saluran pernapasan berikut.
Gambar 1. Alur - Siapkan botol plastik bekas, potong bagian bawahnya dengan hati-hati.
- Masukkan dua sedotan ke dalam tutup botol, rekatkan dengan plastisin agar tidak ada udara yang keluar.
- Pasang balon pada ujung sedotan yang berada di dalam botol, lalu rekatkan dengan selotip.
- Pasang balon yang sudah dipotong bagian ujungnya pada bagian bawah botol plastik.
- Tarik dan dorong balon di bagian bawah botol untuk mengamati perubahan pada balon di dalam botol.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu rasakan saat menarik napas dalam-dalam?
- Menurutmu, organ tubuh apa saja yang berperan dalam proses pernapasan?
- Mengapa kita perlu bernapas?
- Apakah kamu pernah mengalami kesulitan bernapas?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kegiatan praktik membuat model paru-paru.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan produk kampanye kesehatan pernapasan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem pernapasan manusia dan fungsinya. | Anatomi dan Fisiologi Sistem Pernapasan Manusia | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan proses perjalanan udara dalam sistem pernapasan manusia. | Proses Pernapasan | 4 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi faktor penyebab gangguan pernapasan dan cara mencegahnya. | Gangguan Pernapasan dan Pencegahannya | 4 JP | kesehatan |
| 4 | Menyajikan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan. | Gaya Hidup Sehat untuk Sistem Pernapasan | 4 JP | kolaborasi |
Pernapasan adalah proses penting bagi kehidupan kita. Setiap saat, tanpa kita sadari, tubuh kita bekerja keras untuk mengambil oksigen dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida. Proses ini melibatkan banyak organ yang bekerja sama membentuk sistem pernapasan. Mari kita pelajari lebih dalam tentang bagaimana tubuh kita melakukan 'Tarik dan Embuskan' ini.
1. Begini Perjalanan Udara di Tubuhmu
Sistem pernapasan manusia terdiri dari beberapa organ utama yang bekerja secara berurutan. Udara pertama kali masuk melalui hidung, di mana ia disaring, dihangatkan, dan dilembapkan. Kemudian, udara bergerak melalui faring (tenggorokan), laring (kotak suara), dan trakea (batang tenggorokan). Trakea bercabang menjadi dua bronkus, satu menuju paru-paru kiri dan satu lagi menuju paru-paru kanan. Di dalam paru-paru, bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus yang lebih kecil, dan berakhir di alveolus, kantung-kantung udara tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi dengan darah. Proses ini sangat vital untuk kelangsungan hidup sel-sel tubuh.
2. Bersih Udaranya, Sehat Tubuhnya
Udara yang kita hirup harus bersih agar sistem pernapasan kita sehat. Udara kotor atau tercemar dapat mengandung debu, asap, bakteri, dan virus yang berbahaya. Partikel-partikel ini bisa menyebabkan iritasi atau infeksi pada saluran pernapasan, seperti batuk, pilek, asma, bahkan penyakit yang lebih serius seperti bronkitis atau pneumonia. Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga kualitas udara di sekitar kita. Misalnya, dengan tidak merokok, menghindari asap kendaraan, dan menanam pohon untuk menghasilkan oksigen bersih. Lingkungan yang bersih adalah kunci utama kesehatan pernapasan.
3. Gaya Hidupmu Cermin Kesehatan Ragamu
Selain udara bersih, gaya hidup sehat juga sangat memengaruhi kesehatan sistem pernapasan. Pola makan bergizi seimbang, cukup istirahat, dan olahraga teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit pernapasan. Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, karena asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang merusak paru-paru. Menggunakan masker saat berada di lingkungan berpolusi atau saat sakit juga merupakan langkah pencegahan yang efektif. Dengan gaya hidup sehat, kita bisa menjaga paru-paru tetap kuat dan berfungsi optimal sepanjang hidup.
4. Cara Kerja Paru-Paru
Paru-paru bekerja seperti balon yang mengembang dan mengempis. Saat kita menarik napas (inspirasi), otot diafragma di bawah paru-paru berkontraksi dan bergerak ke bawah, sementara otot-otot di antara tulang rusuk juga berkontraksi, mengangkat tulang rusuk ke atas dan ke luar. Gerakan ini memperbesar rongga dada, menyebabkan tekanan udara di dalam paru-paru lebih rendah daripada tekanan udara di luar, sehingga udara masuk. Sebaliknya, saat mengembuskan napas (ekspirasi), otot diafragma dan otot rusuk berelaksasi, mengecilkan rongga dada dan meningkatkan tekanan udara di paru-paru, sehingga udara keluar. Ini adalah mekanisme sederhana namun sangat efisien.
Rangkuman: Sistem pernapasan manusia terdiri dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan alveolus. Udara bergerak dari hidung hingga ke alveolus untuk pertukaran gas. Menjaga kebersihan udara dan menerapkan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, makan bergizi, dan olahraga teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pernapasan agar berfungsi optimal.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Diafragma | Otot yang terletak di bawah paru-paru, berperan penting dalam proses pernapasan. |
| Alveolus | Kantung udara kecil di paru-paru tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida. |
| Bronkus | Cabang dari trakea yang menuju paru-paru kiri dan kanan. |
| Trakea | Batang tenggorokan, saluran utama udara setelah laring. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tarik dan Embuskan" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Tarik dan Embuskan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEnergi untuk Masa DepanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembara di Jagat RayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
ALAT PERNAPASAN PADA MANUSIAIPAS Kelas VI SDBagaimana tubuh kita bergerakIPAS Kelas VI SDBagaimana tubuh kita bisa bergerak?IPAS Kelas VI SDListrik dan Magnet di Sekitar KitaIPAS Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tarik dan Embuskan pada IPAS SD, Fase C, elemen Pemahaman IPAS.
Modul Tarik dan Embuskan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPAS kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPAS materi Tarik dan Embuskan ini gratis?
Ya. Modul Tarik dan Embuskan untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tarik dan Embuskan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tarik dan Embuskan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tarik dan Embuskan dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tarik dan Embuskan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tarik dan Embuskan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tarik dan Embuskan untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tarik dan Embuskan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tarik dan Embuskan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPAS ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Tarik dan Embuskan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.