Modul Ajar & RPP Matematika Kelas IV
PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN
Modul ajar (RPP) Matematika SD kelas IV materi PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN yang Anda cari? Materi Matematika Kelas IV lainnya:
Lihat peta materi setahun10 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal konsep bilangan cacah dan operasi hitung dasar penjumlahan serta pengurangan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Penalaran Kritis, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000, pecahan biasa dan campuran, dan bilangan desimal, serta dapat menerapkan operasi hitung dasar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pecahan terlihat pada pembagian kue, potongan pizza, atau diskon harga barang di toko. |
| Konseptual | Pecahan adalah bagian dari keseluruhan, bilangan desimal adalah bentuk lain pecahan dengan penyebut perpangkatan 10, dan persen adalah pecahan dengan penyebut 100. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara membandingkan pecahan, menyederhanakan pecahan, mengubah bentuk pecahan ke desimal dan persen, serta sebaliknya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami berbagai bentuk bilangan untuk memecahkan masalah sehari-hari dan memilih strategi yang tepat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Membandingkan dua pecahan dengan pembilang atau penyebut yang sama menggunakan gambar dan simbol.
- Menyatakan pecahan senilai dari suatu pecahan yang diberikan.
- Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi bilangan desimal dan sebaliknya.
- Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya.
- Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pecahan, desimal, dan persen.
- Membuat proyek sederhana yang menunjukkan aplikasi pecahan, desimal, dan persen dalam kehidupan nyata.
Pemahaman bermakna: Memahami pecahan, desimal, dan persen membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat berbagi makanan, berbelanja, atau membaca informasi data.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berbagi satu buah pizza dengan teman-teman? Bagaimana cara membaginya agar semua mendapatkan bagian yang sama?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Membaca dan memahami teks deskriptif tentang resep masakan yang menggunakan takaran pecahan. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat poster atau media visual yang menarik untuk proyek pameran matematika. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial: Menghitung persentase kandungan gizi pada makanan atau membagi sumber daya alam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan harga barang diskon atau resep masakan yang menggunakan pecahan di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar mudah untuk kerja kelompok dan mengakses alat peraga, serta tersedia sudut baca digital dengan materi pecahan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi simulasi pecahan interaktif atau video edukasi dari platform seperti Rumah Belajar untuk eksplorasi konsep awal dan pengayaan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Membandingkan dua pecahan dengan pembilang atau penyebut yang sama menggunakan gambar dan simbol. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru bertanya tentang pengalaman berbagi makanan untuk mengaitkan materi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar benda yang dibagi menjadi beberapa bagian (misal: kue, cokelat) dan mendiskusikan konsep 'setengah', 'seperempat'. Mereka diajak menemukan bagaimana membandingkan bagian-bagian tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik menggunakan media konkret (kertas lipat, balok pecahan) untuk mempraktikkan pembagian dan membandingkan pecahan dengan pembilang atau penyebut yang sama, lalu menuliskan simbol perbandingannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil perbandingan pecahan yang mereka temukan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang cara membandingkan pecahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama peserta didik menyimpulkan cara membandingkan pecahan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyatakan pecahan senilai dari suatu pecahan yang diberikan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengingatkan kembali materi perbandingan pecahan. Guru mengajukan sebuah masalah: 'Jika kamu memiliki setengah kue, dan temanmu memiliki dua perempat kue, apakah kalian memiliki kue yang sama banyak?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mencari solusi masalah kue tersebut, mengidentifikasi bahwa 'setengah' dan 'dua perempat' adalah sama. Guru membimbing untuk memahami konsep pecahan senilai melalui visualisasi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal menemukan pecahan senilai dengan cara mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama, menggunakan bantuan gambar atau model. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan cara mereka menemukan pecahan senilai. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pecahan senilai dan kegunaannya dalam menyederhanakan pecahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan cara mencari pecahan senilai. Guru memberikan kuis singkat dan motivasi untuk terus berlatih. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Direct Instruction + Practice |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi bilangan desimal dan sebaliknya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengulas singkat materi pecahan senilai. Guru menunjukkan label harga di supermarket yang menggunakan koma (misal: Rp 5.500,00) dan bertanya apa arti koma tersebut. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan konsep bilangan desimal sebagai pecahan dengan penyebut 10, 100, atau 1000. Guru menunjukkan cara mengubah pecahan biasa menjadi desimal dengan membagi pembilang dengan penyebut atau mengubah penyebut menjadi 10/100/1000. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berlatih mengubah berbagai pecahan biasa menjadi desimal dan sebaliknya melalui latihan soal di buku paket atau LKPD. Mereka juga menggunakan tabel nilai tempat desimal. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik diminta menuliskan jawaban di papan tulis dan menjelaskan langkah-langkahnya. Guru memberikan koreksi dan umpan balik secara konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merangkum cara mengubah pecahan ke desimal dan sebaliknya. Guru memberikan tugas rumah dan pesan agar tetap semangat belajar. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik memahami dan mempraktikkan perbandingan pecahan serta menemukan pecahan senilai.
Alat & bahan: Kertas lipat, pensil warna, gunting, lembar kerja
Langkah kerja:
- Ambil selembar kertas dan lipat menjadi dua bagian sama besar, lalu arsir satu bagian dan tulis pecahannya.
- Ambil selembar kertas lain dengan ukuran yang sama, lipat menjadi empat bagian sama besar, lalu arsir dua bagian dan tulis pecahannya.
- Bandingkan kedua kertas yang sudah diarsir, apakah jumlah arsirannya sama? Diskusikan dengan teman kelompokmu.
- Tuliskan simbol perbandingan (<, >, =) antara kedua pecahan tersebut.
- Gunakan cara yang sama untuk menemukan pecahan senilai dari 1/3.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Jika kamu punya 1 apel dan membaginya menjadi 2 bagian sama besar, berapa bagian yang kamu dapat?
- Manakah yang lebih besar, 1/2 atau 1/4 bagian pizza?
- Apa yang kamu ketahui tentang diskon di toko?
- Pernahkah kamu melihat angka dengan koma di harga barang?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Pameran Mini Matematika' berdasarkan rubrik dan tes tertulis akhir.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Membandingkan dua pecahan dengan pembilang atau penyebut yang sama. | Pecahan pembilang dan penyebut sama | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menyatakan pecahan senilai dari suatu pecahan yang diberikan. | Pecahan senilai | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi bilangan desimal dan sebaliknya. | Bilangan desimal | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya. | Persen | 2 JP | Kolaborasi |
| 5 | Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pecahan, desimal, dan persen. | Aplikasi pecahan, desimal, persen | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 6 | Membuat proyek sederhana yang menunjukkan aplikasi pecahan, desimal, dan persen. | Proyek aplikasi bilangan | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Pernahkah kamu melihat kue dipotong-potong, atau diskon harga di toko? Semua itu berhubungan dengan pecahan, desimal, dan persen! Materi ini akan membantumu memahami bagian-bagian dari suatu benda, cara menghitung diskon, dan banyak lagi hal menarik lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Ayo kita belajar bersama dan jadikan matematika lebih mudah!
1. Pecahan dengan Pembilang atau Penyebut Sama
Pecahan adalah cara untuk menyatakan bagian dari keseluruhan. Pecahan terdiri dari pembilang (angka di atas) dan penyebut (angka di bawah). Contohnya, 1/2 berarti 1 bagian dari 2 bagian yang sama. Jika kita membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama, pecahan dengan pembilang yang lebih besar adalah yang lebih besar. Contoh: 3/5 lebih besar dari 2/5. Jika kita membandingkan pecahan dengan pembilang yang sama, pecahan dengan penyebut yang lebih kecil adalah yang lebih besar. Contoh: 1/2 lebih besar dari 1/4. Kita bisa menggunakan simbol < (lebih kecil dari), > (lebih besar dari), dan = (sama dengan) untuk membandingkan pecahan.
2. Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah pecahan-pecahan yang terlihat berbeda tetapi memiliki nilai yang sama. Kita bisa mendapatkan pecahan senilai dengan mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama (bukan nol). Contoh: 1/2 senilai dengan 2/4, karena jika pembilang dan penyebut 1/2 dikalikan 2, hasilnya menjadi 2/4. Begitu juga, 3/6 senilai dengan 1/2, karena jika pembilang dan penyebut 3/6 dibagi 3, hasilnya menjadi 1/2. Memahami pecahan senilai sangat berguna untuk menyederhanakan pecahan.
3. Bilangan Desimal
Bilangan desimal adalah bentuk lain dari pecahan yang menggunakan tanda koma. Angka di belakang koma menunjukkan bagian persepuluh, perseratus, perseribu, dan seterusnya. Contoh: 0,5 berarti lima persepuluh atau 5/10. Angka 0,25 berarti dua puluh lima perseratus atau 25/100. Untuk mengubah pecahan biasa menjadi desimal, kita bisa membagi pembilang dengan penyebut. Atau, kita bisa mengubah penyebut pecahan menjadi 10, 100, 1000, dst. Untuk mengubah desimal ke pecahan, kita lihat berapa angka di belakang koma, lalu jadikan penyebutnya 10, 100, 1000 sesuai jumlah angka tersebut.
4. Persen
Persen berarti 'per seratus'. Simbol persen adalah %. Jadi, 10% berarti 10 per seratus atau 10/100. Persen sering digunakan untuk menunjukkan diskon, bunga, atau bagian dari suatu total. Untuk mengubah pecahan biasa menjadi persen, kita bisa mengubah penyebutnya menjadi 100, lalu pembilangnya menjadi nilai persen. Atau, kita bisa mengalikan pecahan tersebut dengan 100%. Contoh: 1/2 = 50/100 = 50%. Untuk mengubah persen menjadi pecahan, kita tinggal menulis angka persen sebagai pembilang dengan penyebut 100, lalu sederhanakan jika memungkinkan. Contoh: 25% = 25/100 = 1/4.
5. Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen
Pecahan, desimal, dan persen adalah tiga bentuk yang berbeda untuk menyatakan nilai yang sama. Kita bisa mengubah satu bentuk ke bentuk lainnya. Misalnya, pecahan 1/4 bisa diubah menjadi desimal 0,25 dan persen 25%. Begitu juga sebaliknya. Kemampuan untuk mengubah antar bentuk ini sangat penting karena setiap bentuk memiliki kelebihannya sendiri dalam konteks penggunaan yang berbeda. Misalnya, desimal lebih mudah untuk perhitungan kalkulator, persen lebih mudah untuk menunjukkan perbandingan proporsi, dan pecahan lebih fundamental dalam konsep pembagian.
6. Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Pecahan, desimal, dan persen banyak sekali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Saat membuat resep kue, kita menggunakan takaran 1/2 sendok teh atau 3/4 cangkir. Saat berbelanja, kita sering melihat diskon 20% atau harga barang Rp 15.500,00. Dalam berita, kita mungkin mendengar persentase kenaikan harga atau jumlah penduduk. Memahami konsep-konsep ini membantu kita menjadi lebih cerdas dalam mengelola keuangan, memasak, atau memahami informasi di sekitar kita. Ini adalah alat penting untuk memecahkan masalah sehari-hari.
Rangkuman: Pecahan, desimal, dan persen adalah berbagai cara untuk menyatakan bagian dari keseluruhan. Pecahan memiliki pembilang dan penyebut, desimal menggunakan koma, dan persen berarti per seratus. Ketiga bentuk ini saling berkaitan dan dapat diubah satu sama lain. Memahami konsep ini sangat penting untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat berbagi, berbelanja, atau memahami data.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pecahan | Bagian dari keseluruhan. |
| Pembilang | Angka di atas garis pecahan, menunjukkan jumlah bagian yang diambil. |
| Penyebut | Angka di bawah garis pecahan, menunjukkan jumlah seluruh bagian yang sama. |
| Pecahan Senilai | Pecahan yang berbeda bentuk namun memiliki nilai yang sama. |
| Bilangan Desimal | Bilangan yang menggunakan tanda koma untuk menunjukkan bagian persepuluh, perseratus, dst. |
| Persen | Satuan per seratus, disimbolkan dengan %. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN" mata pelajaran Matematika Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Matematika Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap
Bilangan Cacah BesarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPecahanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKPK dan FPBBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengukuran SudutBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBangun DatarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap0 dari 5 siap
Faktor dan KelipatanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPembulatan BilanganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeliling dan Luas Persegi serta Persegi PanjangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSudut dan PengukurannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDiagram BatangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
Bilangan Cacah sampai 10.000Matematika Kelas IV SDBilangan Cacah sampai 10000Matematika Kelas IV SDBilangan catch sampai 10.000Matematika Kelas IV SDBilangan sampai 10.000Matematika Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas IV →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Matematika PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN ini gratis?
Ya. Modul PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Matematika kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN untuk Matematika kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan PECAHAN PEMBILANG, PENYEBUT SAMA,PECAHAN SENILAI,BILANGAN DESIMAL,DAN PERSEN dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.